dari kisah nya tentang kehidupan seorang wanita tangguh bernama Rana yang hidup nya penuh liku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia usman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
09
hari ini tepat satu tahun pernikahan Rana dan Romi, dan tepat hari ini juga Rana di nyatakan positif hamil oleh bidan desa, karna sebelum nya Rana merasakan tidak enak badan dan selalu mual² bila pagi hari, ibu mertua nya yang melihat Rana mual mual, langsung membawa Rana ke bidan desa, dan hasilnya Rana di nyatakan positif hamil 6 minggu
kegembiraan tersebut langsung di kabarkan ke seluruh keluarga besar kedua belah pihak.
hari hari yang Rana jalani selama hamil sangat bahagia dan menyenangkan walupun sering kali Rana merasa kesepian Karana kedua mertuanya selalu pergi keladang di pagi hari dan kembali menjelang magrib karna padi yang mereka tanam hampir panen raya, dan suami Rana pun sama sibuk nya di tempat ia bekerja yaitu di pertambakan udang sebagai mandor.
Karana kesepian itulah ia selalu di ajak main kerumah kakak ipar nya yang rumah nya hanya berjarak 5 rumah dari rumah mertuanya
kandungan Rana pun sudah menginjak usia tujuh bulan dan sudah di lakukan syukuran tujuh bulanan dengan meriah sesuai adat di tempat itu.
hari ini Romi pulang lebih awal Karan di tambak sedang tidak banyak kerjaan jadi dia pulang lebih awal ingin menghabis kan waktu dengan istri nya, Romi sangat mencintai Rana
bahkan Romi sering kali merasa cemburu buta, apa bila Rana berdandan, ia takut istri nya di sukai oleh lelaki lain, bahkan Romi selalu melarang Rana berdandan walau pun itu cuma sisir rambut.
dasar gila seperti nya si Romi ini.😠
setiba nya di rumah ternyata Rana tidak ada, dan dia ingat Rana tadi pagi pamit pada nya ingin main kerumah kakak ipar nya, ia pun.mengizin kan,
lalu ia pun pergi kerumah kakak nya ingin menjemput Rana, dan di sana Rana sedang mengobrol bertiga bersama kakak ipar dan suami kakak ipar nya itu, saking asik nya mereka tertawa tawa, sampai tidak menyadari kedatangan Romi,
Romi mengepalkan kedua tangannya mata nya memerah Karana marah, dia melihat kakak ipar nya Zaki sedang menatap Rana, Romi cemburu setengah mati, padahal sebenar nya yang ditatap Zaki adalah istri nya sendiri yang duduk di sebelah Rana sambil memeluk lengan Rana.
tanpa pikir panjang Romi langsung menarik tangan Rana dengan kasar dan tanpa sepatah kata pun dia membawa Rana pulang kerumah nya
sementara kakak dan kakak ipar nya hanya bisa saling tatap
" kenapa Romi narik Rana seperti itu ya"? tanya Zaki pada istri nya
" entah lah aku juga gak ngerti, semoga aja gak kenapa kenapa ya"
" yuk kita ikutin, kok aku jadi hawatir ya takut terjadi sesuatu" ajak Peni kepada suami nya Zaki
" ayo, di rumah juga kayak nya ayah sama ibu belum pulang"
mereka berdua pun terburu buru bangkit dari duduk nya dan mengikuti Rana dan Romi.
sesampai nya di rumah Romi, langsung menampar Rana dengan kencang, dan menjambak rambut Rana yang panjang, hingga Rana menjerit histeris
" apa salahku mas, kau tega menamparku"
" itu Karan kau jalang, sudah tau bersuami masih saja menggoda lelaki lain"
" apa" kapan aku menggoda lelaki lain mas"
" barusan kau mengoda kakak ipar mu sendiri"
"astagfirullah mas, apa kau tidak melihat di situ juga ada kak Peni istri nya, hah?
Romi sambil mengusap wajah nya kasar, lalu dia mendongak ke atas, menarik nafas panjang, meredakan emosi yang meluap luap akibat rasa cemburu yang berlebihan
bahkan dia lupa bahwa di situ juga tadi ada kakak nya ,
lalu dia berjongkok berlutut di depan Rana meminta maaf, sambil membelai perut Rana yang membuncit
" maafkan aku Rana, seperti nya aku sudah tak waras, Karana takut kehilangan mu, aku jadi cemburu buta"
" aku mencintai mu, aku takut kehilangan mu Rana'. maaf.
semangat