NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Berondong

Terjerat Cinta Berondong

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Berondong / Crazy Rich/Konglomerat / Keluarga / Komedi
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Noorinor

Lydia tidak pernah menyangka, setelah dipecat dan membatalkan petunangan, ia dicintai ugal-ugalan oleh keponakan mantan bosnya.

Rico Arion Wijaya, keturunan dari dua keluarga kaya, yang mencintainya dengan cara istimewa.

Apakah mereka akan bersama, atau berpisah karena status di antara mereka? ikuti terus kisahnya ya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noorinor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Airin dibuat bingung oleh kakaknya yang lebih sering pulang ke rumah akhir-akhir ini. Biasanya, Arion hanya pulang sebulan sekali, itupun kalau ingat. Sekarang, Arion hampir setiap hari pulang.

"Kakak tidak perlu khawatir, aku baik-baik saja sekarang," ucap Airin sambil meletakkan kaleng soda di meja depan Arion.

Ia tidak tahu alasan Arion sering pulang, tapi kalau diingat-dingat, kakaknya mulai sering pulang setelah mendapat telepon darinya. Atau lebih tepatnya, setelah ia menangis dan mengadukan perselingkuhan Marvin.

"Lagipula, ternyata bukan aku yang diselingkuhi oleh Kak Marvin, tapi aku selingkuhannya," lanjutnya.

Arion mengepalkan tangan. Tidak terima adiknya dijadikan selingkuhan oleh Marvin. Namun, ia juga tidak bisa berbuat apa-apa. Ia sudah berjanji tidak akan melakukan sesuatu terhadap Marvin.

"Tapi kalian sudah putus, kan?" tanya Arion, baru ingat Airin belum menceritakan lagi hubungannya dengan sang pacar.

Ia perlu tahu apakah adiknya masih berhubungan dengan laki-laki brengsek seperti Marvin.

"Sebenarnya, sebelum aku telepon kakak, aku dan Kak Marvin sudah putus. Sehari setelah putus, aku melihat Kak Marvin dan Kak Lydia bersama, jadi aku pikir mereka selingkuh," jelas Airin.

Arion nyaris tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar. Jadi, ia benar-benar sudah salah bertindak sebelum mengetahui kebenaran.

"Kenapa kamu baru memberitahu kakak sekarang?"

"Karena kita baru bisa mengobrol sekarang," Airin dengan cepat menjawab pertanyaan Arion.

Arion memang lebih sering pulang ke rumah, tapi laki-laki itu seperti memiliki kesibukan dengan dirinya sendiri. Airin sampai segan untuk memulai obrolan, jika bukan di meja makan. Padahal, mereka dekat sebagai kakak beradik.

"Kakak terlihat sedang memikirkan sesuatu, apa ada masalah?" tanya Airin.

Arion menghela nafas pelan sebelum bicara.

"Dua bulan yang lalu kakak habis pecat Lydia dari Adhivara," jawabnya.

Lydia mungkin tidak mempermasalahkannya dan sudah menjalani hidup dengan baik, tapi masalahnya Arion jadi sering memikirkan perempuan itu.

"Hah? Kakak serius?" tanya Airin tidak menyangka.

Ia tidak pernah berharap Lydia dipecat dari pekerjaannya. Alasannya menelepon Arion waktu itu hanya karena ia tidak bisa berbagi cerita dengan kedua orang tuanya.

Mereka hidup sebagai keluarga yang menyayangi satu sama lain, tapi baik Arion maupun Airin tidak ada yang diizinkan pacaran. Alasannya, karena mereka diminta untuk fokus dulu dengan pendidikan.

"Paman Calvin setuju?" Airin kembali melontarkan pertanyaan.

Meski Airin dan Arion masuk dalam jajaran pewaris Adhivara Grup, tapi paman mereka CEO di perusahaan dan memiliki hak paling tinggi dalam mengambil keputusan, sehingga Airin menanyakan itu.

"Paman setuju, makanya sekarang kakak merasa bersalah," ucap Arion menjelaskan.

Ia juga berusaha meyakinkan dirinya bahwa memang itulah alasannya terus memikirkan Lydia, karena rasa bersalah dalam dirinya.

"Kakak merasa bersalah sudah memecat Kak Lydia?" tanya Airin bingung.

Ia bisa mengerti alasan Arion memecat Lydia, tapi ia tidak mengerti kenapa sekarang kakaknya itu merasa bersalah. Jika memang Arion tahu memecat Lydia salah, bukankah seharusnya Arion tidak melakukannya sejak awal?

"Karena setelah kakak memecat Lydia, kakak baru tahu kalau dia bukan selingkuhan pacar kamu," jawab Arion seadanya.

Airin menganggukkan kepala mengerti. Jika seperti itu pantas saja kakaknya merasa bersalah, pikirnya.

"Terus, Kakak sudah minta maaf? Sekarang Kak Lydia sudah tidak bekerja lagi di Adhivara?" Airin menatap Arion serius.

Ia perlu tahu apakah sekarang Lydia masih bekerja dengan pamannya atau tidak. Jika tidak, ia pasti akan ikut merasa bersalah. Bagaimanapun, Lydia dipecat berawal dari dirinya.

"Kakak sudah minta maaf, kakak juga minta Lydia bekerja kembali ke Adhivara, tapi dia lebih memilih mencari duda kaya daripada bekerja," jelas Arion.

Airin bisa melihat raut tidak suka di wajah Arion saat mengatakan itu. Ekspresinya mudah dibaca karena kedekatan di antara mereka.

"Kenapa Kakak terlihat tidak suka? Jangan bilang Kakak menyukai Kak Lydia?" tanyanya spontan.

***

"Iya, gue yakin Arion suka sama Kak Lydia," ucap Hiro, putra pertama Haikal.

"Gue juga yakin sih kalau soal itu," timpal Dareen, putra tunggal Nathan.

Di depan mereka, Liam, putra tunggal Calvin, terlihat menganggukkan kepalanya. Ia setuju dengan perkataan Haikal maupun Dareen.

Di masa lalu, ayah mereka memiliki geng bernama Orion dengan lima anggota yang bersahabat hingga saat ini. Di masa sekarang, persahabatan itu turun ke generasi mereka, tapi hanya tersisa tiga orang. Anak Jevan tidak ada karena ia memang duda tanpa anak, sementara Arion tidak berminat bergabung.

"Tapi kelihatannya Arion gak sadar," celetuk Calvin.

Meskipun Arion bukan bagian dari geng, namanya sering kali menjadi bahan pembahasan mereka, karena orang tua mereka juga sering menyebut Arion setiap kali ada kesempatan. Mungkin ungkapan yang tepat bagi mereka adalah buah tidak pernah jatuh jauh dari pohonnya. Mereka sering membicarakan Arion karena turunan dari ayah mereka.

"Oh ya, para bapak-bapak emang lagi pada sibuk ya? Biasanya mereka paling heboh kalau soal Arion," kata Dareen, heran karena tidak ada gebrakan dari ayah mereka seperti biasanya.

Arion baru bisa menyetir saja orang tua mereka sampai mengadakan pesta kecil. Sekarang, saat Arion jatuh hati, mereka belum juga membuat kehebohan.

"Kalau Papah gue, kalian tahu sendiri, dia lebih sibuk setelah Kak Lydia dipecat," sahut Liam.

Dareen mengangguk mengerti. Ia belum masuk ke dunia kerja dan masih suka menghamburkan uang orang tuanya, namun ia tahu menemukan karyawan seperti Lydia itu sulit.

Setiap ada pesta perusahaan atau apa pun itu, Lydia tidak pernah mengenal kata lelah. Lydia bisa mengurus banyak hal seorang diri, tanpa pernah melakukan kesalahan sedikitpun.

"Tapi gue masih gak nyangka Papah lo setuju Kak Lydia dipecat, cuma karena Arion," ungkapnya.

Geng mereka bukanlah geng yang ke sana kemari membuat masalah. Mereka hanyalah geng anak SMA yang suka mengamati sekitar dan masih berusaha mencari jati diri.

Mereka tahu Arion yang membuat Lydia dipecat beserta alasannya. Padahal, orang-orang di Adhivara Grup tidak mengetahui hal itu dan mengira Lydia berhenti bekerja karena masalah internal.

"Arion kan anak pertama Paman Calvin," ujar Hiro menyambar sebelum Calvin sempat menjawab.

***

Arion memainkan kunci motor sambil berjalan di parkiran. Matanya tanpa sadar tertuju ke arah mobil Lydia yang terparkir di antara mobil-mobil penghuni apartemen lainnya.

Ketika Arion sedang sibuk memperhatikan mobil Lydia, si pemilik mobil tiba-tiba keluar. Sepertinya perempuan itu juga baru pulang.

"Oh, kak Arion," sapa Lydia sambil tersenyum ramah.

Arion terdiam mendengar panggilan itu, panggilan yang biasa ia dengar keluar dari mulut Lydia sebelum perempuan itu dipecat.

Arion dipanggil kakak oleh semua orang yang mengenalnya karena ia anak pertama. Tidak ada alasan khusus selain itu.

“Baru pulang ya, Kak?” tanya Lydia canggung karena Arion hanya diam menatapnya dan tidak membalas sapaannya.

Arion masih tidak merespons. Ia hanya menatap Lydia sesaat, lalu berjalan pergi tanpa mengatakan apa-apa.

Lydia tampak bingung sekaligus heran melihat Arion pergi. Entah kenapa ia merasa terintimidasi oleh tatapan laki-laki tadi.

"Apa aku melakukan kesalahan?" tanyanya pada diri sendiri.

Ia sudah mencoba bersikap ramah, tanpa memperdulikan hal yang pernah terjadi di antara mereka, tapi kenapa respon Arion seperti itu?

1
Resa05
ditunggu up nya kak
Resa05
wah makin penasaran nih
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Resa05
semangat up-nya thor!
Reverie Noor: terimakasih ❤
total 1 replies
Resa05
sayang banget cerita bagus kayak gini ga rame, semangat up terus thor!
Resa05: bakal jadi pembaca setia, semoga ceritanya seru terus ya thor
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!