NovelToon NovelToon
Ambillah!

Ambillah!

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Mafia
Popularitas:38.7k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

"Ambil, ambillah dia! Aku ikhlaskan dia untukmu."

Suara seorang wanita terdengar begitu nyaring ketika berada di depan rumah wanita yang menjadi selingkuhan suaminya.

Didepan keluarga besar sang pelakor dia tak gentar meski pun sendirian.

Hancur hati Arundari saat mengetahui bahwa gadis yang sudah dia anggap sebagai adiknya sendiri itu tega menjadi duri dalam daging pada biduk rumahtangganya.

Tampilannya yang religius sungguh tidak berjalan lurus dengan perbuatannya.

Tak ingin sakit hati terlalu lama, Arundari memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan Heri.

Apakah Arundari bisa kembali merasakan cinta setelah dirinya disakiti?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecubung 19

"Bos, klien sudah datang,"ucap Beni ketika Adyaksa menunggu di luar kamar mandi.

Adyaksa hanya mengangguk lalu berjalan menuju meja tempat dia akan bertemu dengan klien. Saat berjalan itu, kedua alis Adyaksa mengerut ketika melihat seseorang yang tidak asing bagi dirinya.

Apa ini takdir? ucapnya dalam hati. Meskipun dia cukup tahu siapa orang yang ada di depan sana, tapi Adyaksa pura-pura tidak melihat. Barulah dia bereaksi saat sudah dekat dengan meja dimana kliennya duduk. Terlebih orang itu lebih dulu menyebut namanya.

"Lho Pak Adyaksa?" ucap orang tersebut.

"Lah Arundari? Hahahah ketemu lagi kita hari ini ya,"sahut Adyaksa diiringi tawa ringan.

Ya orang itu adah Arundari, wanita yang hari ini terlibat beberapa kejadian dengan dirinya sekaligus orang yang cukup dikhawatirkan. Siapa sangka mereka akan bertemu seperti ini.

Ahmad dan Fitri yang tidak tahu menahu cukup terlihat bingung. Mereka berdua hanya saling tatap lalu melihat ke arah Adyaksa dan Arundari secara bergantian.

"Terimakasih sudah datang, Pak Adyaksa. Maaf kalau lancang, apa Anda mengenal Arundari?Kebetulan Arundari adalah sahabat istri saya. Perkenalkan, istri saya, Fitri,"ucap Ahmad sambil mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Adyaksa.

Adyaksa pun menyambut tangan Ahmad. Sambil tersenyum ia menjawab, "Ya kebetulan saya mengenal baik Arundari. Benar begitu kan, Arundari?"

"Benar Bang, kami saling kenal," jawab Arndari dengan sedikit malu. Dia bukannya malu karena tersipu, tapi wanita itu malu karena mengenal Adyaksa dengan cara dan situasi yang tidak baik.

"Gimana kalian kenalnya?" tanya Fitri penasaran tentang bagaimana Arudari bisa mengenal CEO dari AKAR yang merupakan perusahaan kontruksi besar.

"Anu Fit, aku nggak sengaja nabrak mobil Pak Adyaksa."

APA?

Bukan hanya Fitri saja yang terkejut tapi Ahmad juga. Pasangan suami istri itu langsung melihat ke arah Arundari. Keduanya benar-benar tidak menyangka bahwa Arundari melakukan itu.

Tapi setelah Arundari berbisik kepada Fitri, akhirnya Fitri pun paham alasan mengapa Arundari menabrak mobil Adyasksa.

"Hahaha, sudahlah nggak apa-apa. Mobilnya cuma lecet dikit kok dan udah diberesin. Ah iya pas bangat ketemu di sini. Arundari, ini aku kembalikan KTP kamu. Aku yakin kamu lebih membutuhkan ini dari pada aku,"ucap Adyaska sembari mengulurkan kartu identitas milik Arundari.

Dengan banyak rasa tidak enak dan juga sesal, Arundari menerima kertu identitas miliknya. Dan soal mobil itu, saat ini Arundari tidak berani menyinggung karena merasa tidak enak kepada Ahmad dan Fitri. Pasalnya ini pertemuan bisnis dan bukan hanya sekedar makan malam biasa.

Makanan di pesan, pembicaraan bisnis pun dilakukan. Ahmad ternyata ingin membangun sebuah panti asuhan, dan dia mempercayakan itu kepada AKAR.

Dua pria yang sedang membicarakan soal pekerjaan itu seolah tidak bisa diganggu. Tapi karena hal tersebut akhirnya malah membuat Fitri memiliki kesempatan untuk bertanya lebih jauh soal Adyaksa kepada Arundari.

"Audi Fit, Audi mobilnya dia. Gila kan? Waaah pusing tahu pas habis lihat mobil yang aku tabrak,"ucap Arundari. Mereka sekarang ada di kamar mandi. Tentu saja Fitri yang mengajak karena dia sangat penasaran dengan cerita Arundari.

"Waaaah itu mah beneran gila, Run. Tapi kayaknya dia nggak mempermasalahkan itu. Tenang-tenang aja tuh dia. Terus dia beneran nganterin kamu ke rumah si lakor?" tanya Fitri.

Arundari mengangguk. Dia menceritakan semua yang belum dia ceritakan terkait Adyaksa kepada Fitri.

Sepanjang Arundari bercerita, Fitri hanya manggut-manggut. Tapi juga diselingi dengan rasa takjub.

"Dia baik banget sampai-sampai ngirim pengacara juga buat kamu,"ucap Fitri setelah Arundari menyelesaikan ceritanya.

"Iya, aku yang ngerasa nggak enak sama dia karena udah banyak banget dibantu,"sahut Arundari lirih.

Selama ini dia tidak pernah menerima bantuan dari orang lain sebanyak ini. Dan itu cukup membuatnya terbebani.

"Jadi mau mu gimana?Bales kebaikan orang itu dengan semua yang udah dia kasih, beneran nggak gampang,"ucap Fitri sambil memikirkan sesuatu.

"Makanya,"sahut Arundari cepat.

Semuanya seketika terdiam. Melihat Adyaksa yang merupakan CEO AKAR sudah cukup menunjukkan bahwa dia memiliki segalanya. Bahkan mobil mewah yang lecet karena ditabrak oleh Arundari tak dipermasalahkan berarti dia bukan orang yang merisaukan sesuatu.

Hal ini semakin membuat Arundari kesulitan untuk membalas kebaikan Adyaksa. Tapi dia tidak mungkin diam saja. Bantuan dari Adyaksa sengat besar dan dia merasa berhutang budi.

"Udahlah pikirkan nanti aja. Sekarang kita balik dulu yuk ke sana. Udah kelewat lama kita di sini,"ucap Fitri.

Arundari mengangguk setuju dengan usulan Fitri. Keduanya jalan beriringan untuk kembali ke meja tempat dimana mereka tadi makan. Dan benar saja, mereka sudah ditunggu. Pembicaraan bisinis telah selesai, sehingga Ahmad dan Adyaksa memutuskan untuk pulang.

"Bang, aku anterin Arun dulu ya,"ucap Fitri. Mereka tadi berangkat memang menggunakan mobil miliknya.

"Oh gitu ya udah, aku nelpon Frans aja biar dia jemput,"sahut Ahmad.

"Maaf kalau saya tidak sopan, bagaimana kalau begini saja. Arundari pulang bersama saya. Kebetulan kami searah jadi saya bisa mengantarkan Arundari. Anda dan Bu Fitri bisa langsung pulang,"ucap Adyksa tiba-tiba.

YA?

Arundari terkejut, wajahnya bahkan nampak kebingungan. Ia pun dengan cepat menolak. Sudah banyak batuan yang diterima dari pria ini dan dia tidak ingin semakin berhutang.

Akan tetapi Adyaksa tetap bersikukuh mengantarkan. Fitri dan Ahmad saling pandang dan mereka pun setuju dengan pria itu.

"K-kalau begitu, mohon bantuannya Pak,"ucap Arundari pada akhirnya. Saat ini dia sudah berada di dalam mobil Adyaksa dengan pria itu duduk di sisi nya. Sedangkan di depan, ada Beni yang siap mengemudi.

"Jangan kaku begitu, Run. Aku nggak gigit kok. Dan jangan panggil Pak ya. Kayak tua amat aku jadinya. Kayaknya umur kita juga nggak terpaut jauh. Panggil nama aja,"balas Adyaksa.

Semakin terkejut saja Arundari dibuat pria itu. Hari ini benar-benar dirinya banyak terlibat dengan pria ini.

"Oh t-tidak bisa. Saya tidak bisa memanggil Anda dengan nama. I-itu seperti kurang sopan. Mas saja, apa Anda tidak keberatan kalau saya memanggil Anda begitu?"

"Mas? boleh juga. Dan jangan bicara formal oke. Santai saja,"ucap Adyaksa sambil tersenyum lebar.

Arundari hanya mengangguk pelan. Dia benar-benar tidak mengerti mengapa jadi terlibat dengan pria yang awalnya adalah klien mantan suaminya tersebut.

Sedangkan di depan, Beni yang merupakan tangan kanan Adyaksa hanya 'hah heh hoh' mendengar sang tuan yang bersikap tidak biasa. Sudah tahunan Beni mendampingin Adyaksa, akan tetapi baru kali ini dia melihat sisi lain dari tuannya itu.

"Apa tadi bos salah makan? Makan kecubung kali ya? Kok jadi aneh gini,"gumam Beni lirih.

TBC

1
cinta semu
arundari terlalu lelet ... mereka udah nikah masih aja ,,mager ...
cinta semu
satu team kompak banget ...tapi nama ny dosa pasti ada cela itu terungkap
Esther
Anis yang nyebarin video dan sekarang malah didukung sama Adyaksa.
Ada maksud tersembunyi nih dari Adyaksa😄
Sri Supriatin
vuma up 1 bab yah thor🤭
Nie
Siapin fisik dan mental kalian ya,karna sebentar lg kalian akan semakin terkenal 🤭
Nanin Rahayu
good job Anis
Miss Typo
bagus Anis biar mereka berdua kapok menderita
dewi rofiqoh
Ternyata benar, anis yang udah nyebarin video itu. Tapi benar nis, heri dan jelita harus dapat sanksi sosial
Miss Typo
cie cieeee dikirim makanan sm Arun, jantung Adyaksa jedag jedug 😁
partini
Anis TK kira laki" ,
Isabela Devi
Anis yg upload semua itu
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
kalo bisa jdiin Istri y Ben,hihihi
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
tuhkan aku dah curiga m anis
Isabela Devi
semoga Arun jd pilihannya
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
baru x ini bos disuruh nunggu
GiZaNyA
wahhh beneran Anis tooo.. kirain si Adyaksa.. 😁😁
Apakah Anis nanti nya akan berjodoh sama Beni yaa..? hhmmm... 🤣🤣
Sunaryati
Arundari banyak orang yang sayang, dan siap membantu serta melindungi kamu.
LIXX
nyuruhnya agak kurang ajar ya🤣🤣🤣
dewi rofiqoh
Berjuanglah untuk hatimu adyaksa! Setelah arun ketuk palu
Esther
Karena tuanmu lagi jatuh cinta pak Anton, makanya terlihat beda😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!