Seorang gadis yang cerewet dan suka emosian itu bekerja sebagai CEO di perusahaan kosmetik terbesar di indonesia namun sialnya gadis itu malah bertemu dengan seorang chef yang sangat jutek awalnya mereka saling benci namun lama kelamaan di antara mereka ada rasa sayang yang mulai tumbuh bagaimana kisah kelanjutan nya silahkan kalian baca saja novel nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kriwil86, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep.9
Di hari minggu yang cerah ini..
Clarissa memilih jogging pagi bersama Dinda ke Car free day (CFD).
Saat tiba di CFD Clarissa dan Dinda di sambut oleh suasana yang sangat meriah. Jalan jalan di sekitar CFD dipenuhi oleh orang-orang yang berolahraga,bermain,dan bersenang senang.
Kemudian mereka berdua lari di sekitar taman untuk olahraga pagi.
"Clarissa udah ya gue istirahat dulu capek mau minum haus banget nih" ucap Dinda.
"Ok istirahat dulu baru nanti kita lanjut lagi lari nya" ujar Clarissa.
"Din lu sebenernya capek gak sih kerja di tempat gue" tanya Clarissa.
"ya kalau capek mah pasti. Tapi kan gue butuh duit buat kehidupan gue Clarissa. Kalau gue gak kerja terus gue mau makan apa? Gue kan perintis bukan pewaris kayak lu" ucap Dinda.
"oh gitu ya. Tapi misalnya nih ya kalau ada cowok yang ngelamar lu nanti nya. Lu bakal tetep kerja atau resign dari perusahaan gue" tanya Clarissa.
"ya gue pasti resign lah. Capek gue kerja mulu. Gue juga mau kali di nafkahin nanti sama calon suami gue" jawab Dinda.
"Oh begitu ya, Ok semoga aja lu lama dapet jodoh nya masih lama ya biar lu bisa kerja sama gue lebih lama" ucap Clarissa.
"eh dasar sahabat laknat lu. Doa tuh yang baik baik kenapa. Masa lu ngedoain gue jomblo lebih lama. Parah lu"
"hehe iya iya semoga lu dapet jodoh secepatnya yang kaya raya,ganteng dan bertanggung jawab" kata Clarissa.
"Aamiin nah itu baru doanya bener" ucap Dinda.
"impian lu apa Din" tanya lagi Clarissa.
"impian gue,gue pengen dapet duit tapi tanpa kerja itu udah paling jujur dah" jawab nya.
"yeee dasar kutil. Ya lu ngepet aja sono biar cepet kaya. Gue jaga lilin lu yang keliling mau"
"gue jadi babi ngepet dong. Dih ogah ya enak aja lu"
"atau gak lu pelihara tuyul deh biar lu gak susah payah nyari duit" usul Clarissa.
"Eh oneng lu,itu sama aja sayton" kata Dinda.
Clarissa hanya tertawa. Senang melihat sahabat nya itu sedang marah marah.
"ya udah yuk kita lanjut lagi lari nya" ucap Clarissa pada Dinda.
Saat ia sedang berlari tak sengaja ia menabrak seseorang. Hingga ia terjatuh ke tanah.
"Aww" pekik Clarissa kesakitan saat jatuh.
"Sorry gue gak lihat" ujar Kelvin yang kebetulan sedang jogging dengan Bastian di sekitar taman. Namun Bastian sedang membeli makanan di sebrang jalan.
"astaga lu lagi lu lagi. Bener bener ya setiap ketemu lu gue apes mulu" ucap Clarissa.
"heh lu tuh yang gak lihat jalan udah tahu ada orang lewat malah nabrak" ucap Kelvin tak mau kalah.
"heh lu duluan ya yang ngehalangin jalan gue" ucap Clarissa.
"lagian lu gak kenapa kenapa kan gak ada yang luka kan tubuh lu. Ya udah bye" ucap Kelvin yang tak merasa salah.
"ih nyebelin banget sih tuh cowok awas lu ya kalau ketemu lagi gue tonjok muka lu" ucap Clarissa sangat kesal.
Dinda yang baru bisa menyusul Clarissa saat itu sangat terkejut melihat sahabat nya jatuh dan sedang duduk di bawah tanah.
"Clarissa lu gak kenapa kenapa" tanya Dinda.
"ya menurut Lu gimana. Cepet bantu gue buat bangun" jawab nya.
"lu kenapa abis nabrak orang" tanya Dinda lagi.
"iya gue abis nabrak kera sakti yang nyebelin banget" ucap Clarissa. Kera sakti yang dimaksud ialah Kelvin.
"lah emang ada kera di sini" ucap Dinda.
"udah gak usah di bahas lagi. Yuk kita pulang udah siang nih" kata Clarissa sembari melihat ke arah jam tangan nya yang sudah menunjukkan jam 11 siang.
"ok bentar gue masukin jajanan gue ke tas dulu" ucap Dinda.
/
/
/
Di rumah Clarissa...
"Hai ayah, ayah lagi apa" tanya Clarissa.
"ini ayah lagi nyari ponsel ayah dimana ya" ucap Pak Leo.
Sedangkan Clarissa melihat ponsel ayah nya ada di sebelah ketiak ayah nya sendiri menepuk jidat.
"ayah itu ponsel ayah di jepit sama ketiak ayah" ujar Clarissa.
"astaga ayah lupa tadi lagi bikin kopi ponsel ayah langsung di selipin di sini" kata pak Leo.
"Dasar ayah udah mulai pikun nih ayah faktor U itu" ucap Clarissa.
"apaan faktor U" tanya Pak Leo.
"Faktor Umur maksudnya hehe" ucap Clarissa.
"haduh kamu ada ada aja. Loh ada Dinda juga datang ke rumah" ucap Pak Leo yang baru menyadari kehadiran Dinda di samping Clarissa.
"lah dari tadi Dinda ada di samping Clarissa,ayah" ujar Clarissa.
"maaf ayah gak fokus. Ayo dinda kita makan siang bareng" ajak Pak Leo.
"iya om" jawab Dinda.
Di meja makan mereka bertiga mulai makan dan sedikit mengobrol.
"Clarissa, ayah ingin kamu segera menikah dan memiliki anak. Ayah ingin menjadi kakek" ucap Pak Leo.
Clarissa tersenyum dan berkata " Ayah,aku masih belum siap. Aku masih ingin fokus dengan karirku"
Dinda juga tersenyum lalu berkata "aku pikir Clarissa masih butuh waktu pak, Tapi aku yakin dia akan menemukan orang yang tepat"
Mereka berdua kemudian tertawa dan menikmati makanan mereka. Menikmati waktu bersama dan membuat kenangan baru.
Besok paginya...
Clarissa pagi pagi sekali harus berangkat ke kantor untuk memulai pekerjaannya.
Clarissa, CEO kecantikan, sedang duduk di kantornya, memeriksa laporan keuangan dan strategi pemasaran terbaru. Dia memiliki tim yang sangat kompeten dan selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan perusahaan.
Clarisssa: "Dinda, tolong hubungi tim marketing dan tanya mereka tentang progress kampanye terbaru."
Dinda: "Baik, Bu. Saya akan menghubungi mereka sekarang."
Clarissa kemudian memeriksa email dan menjawab beberapa pesan penting dari klien dan mitra bisnis.
Clarissa: "Dinda, tolong siapkan presentasi untuk meeting dengan investor besok pagi. Saya ingin memastikan bahwa kita memiliki semua data yang dibutuhkan."
Dinda: "Baik, Bu. Saya akan siapkan semuanya."
Clarissa kemudian kembali fokus pada pekerjaan, memeriksa dokumen-dokumen dan menjawab email-email yang ada di inboxnya.
Saat Clarissa sedang fokus dengan pekerjaan nya tiba tiba ada yang masuk ke ruangan nya.
"hai nyonya Clarissa sudah lama kita tidak bertemu ya" ucap seorang wanita cantik bertubuh tinggi dan hidung mancung nya.
#Bersambung...
#selamat membaca semuanya....