NovelToon NovelToon
MIDNIGHT DEAL: ANTARA HATI DAN KONSPIRASI

MIDNIGHT DEAL: ANTARA HATI DAN KONSPIRASI

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Wanita perkasa / Crazy Rich/Konglomerat / Kehidupan di Kantor / Romansa / Rebirth For Love
Popularitas:696
Nilai: 5
Nama Author: nhatvyo24

Ryuga Soobin Dewangga adalah CEO dingin yang terjebak dalam trauma masa lalu dan konspirasi bisnis yang mengancam nyawanya. Hidupnya yang kaku berubah total saat ia bertemu Kiara Adiningrat, asisten pribadi tangguh yang lebih ahli memegang senjata dan memperbaiki jam antik dari pada menyeduh kopi.

​Di tengah ancaman pembunuhan dan pengkhianatan orang terdekat, keduanya terpaksa menjalin kesepakatan tengah malam yang berbahaya. Antara tuntutan profesional, hobi yang saling bersinggungan, dan ego yang setinggi langit, mereka harus menghadapi musuh yang mengintai di balik bayang-bayang.

​Mampukah cinta tumbuh di antara peluru dan rahasia, ataukah kesepakatan ini justru menjadi awal kehancuran mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nhatvyo24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19: Luka Lama, Orang Lama

​SUV Dino berhenti di depan sebuah bangunan minimalis dengan papan nama kecil: The Healing Hands Clinic. Hujan masih turun rintik-rintik, membuat lampu neon klinik itu terpantul di genangan air seperti luka yang meradang.

​"Ingat, kita di sini cuma untuk mengobati kaki Kiara," bisik Ryuga sambil membantu Kiara turun dari mobil. Jas hitamnya masih tersampir di bahu Kiara, melindungi gaun biru safir yang kini sudah agak kusut.

​"Tentu, Pak Bos. Dan aku di sini untuk memastikan tidak ada yang melempar botol infus ke kepala satu sama lain," tambah Dino sambil menyembunyikan kameranya di balik jaket.

​Pertemuan yang Dingin

​Pintu kaca otomatis terbuka. Di balik meja resepsionis, seorang wanita dengan jas putih dokter yang sangat rapi berdiri. Rambutnya disanggul sempurna, wajahnya cantik dengan kesan dingin dan berkelas. Itulah Seline.

​Langkah Seline terhenti saat melihat siapa yang datang. Matanya beralih dari wajah Ryuga ke tangan Ryuga yang masih memegang pinggang Kiara secara protektif.

​"Ryuga? Kau butuh sepuluh tahun dan sebuah peluru untuk akhirnya mencari ku?" suara Seline tenang, namun tajam.

​"Kaki asistenku terluka, Seline. Aku tidak butuh drama, aku butuh keahlian medis mu ," jawab Ryuga tanpa basa-basi.

​Seline menatap Kiara. Tatapannya seperti pemindai laser yang sedang mencari cacat pada sebuah objek. 

"Asisten? Sejak kapan CEO Dewangga membawa asistennya yang memakai gaun pesta ke klinik pukul tiga pagi?"

​Seline menuntun mereka ke ruang periksa. Kiara didudukkan di atas bed medis. Saat Seline mulai membersihkan luka di betis Kiara dengan alkohol, ia sengaja menekan sedikit lebih keras.

​"Aww," rintih Kiara pelan.

​Ryuga langsung maju selangkah. 

"Hati-hati, Seline."

​Seline mendongak, tersenyum tipis yang tidak sampai ke mata. "Tenang saja, Ryuga. Aku tahu cara menangani pasien. Sama seperti kau tahu cara menangani 'jam-jam tua' yang rusak itu. Tapi luka ini... sepertinya didapat dari tempat yang tidak seharusnya dikunjungi oleh seorang gadis cantik."

​Kiara membalas tatapan Seline. 

Meskipun ia merasa "kalah" dalam hal penampilan gaunnya robek dan rambutnya berantakan, Kiara tetap mempertahankan martabatnya. "Ini adalah resiko pekerjaan, Dokter. Sama seperti risiko bertemu dengan orang dari masa lalu yang belum berdamai dengan kenyataan."

​✨✨✨

​Di ruang tunggu, Dino tidak tinggal diam. Ia menggunakan koneksi Wifi klinik untuk meretas masuk ke log pasien Seline.

​"Waduh... waduh..." Dino bergumam sambil menatap layar tabletnya. 

"Seline, Seline... kenapa namamu ada dalam daftar penerima dana dari perusahaan cangkang milik Victor? Kau bukan cuma dokter, kau adalah 'pencuci luka' untuk para anggota Konsorsium!"

​Dino segera mengirimkan pesan singkat ke ponsel Ryuga: 'Bos, jangan minum kopi apa pun yang dia tawarkan. Dokter cantik ini punya rahasia di balik jas putihnya!'

​Cemburu yang Tak Berizin

​Seline selesai membalut luka Kiara. 

Ia melepaskan sarung tangan karetnya dan mendekati Ryuga, berdiri sangat dekat hingga ia bisa merapikan kerah kemeja Ryuga yang berantakan.

​"Kau tahu, Ryuga... Paman Bramasta pernah bilang kalau kita adalah pasangan yang paling serasi di Jakarta. Sayang kau memilih untuk menghilang," bisik Seline cukup keras agar Kiara bisa mendengarnya.

​Ryuga menarik diri dengan sopan namun tegas. "Bramasta juga bilang dia mencintai orang tuaku sebelum dia membunuh mereka. Jangan percaya pada apapun yang dikatakan pria itu."

​Ryuga berbalik ke arah Kiara dan mengulurkan tangannya. "Bisa jalan? Kita harus pergi sekarang."

​Kiara menerima uluran tangan Ryuga. Di depan Seline, Ryuga secara mengejutkan merangkul bahu Kiara lebih erat. "Terima kasih atas bantuannya, Dokter Seline. Tagihannya kirim ke kantor... jika kau masih punya izin praktik besok pagi."

​Saat mereka keluar, Seline menatap punggung mereka dengan tatapan penuh kebencian. Ia mengambil ponselnya dan mengetik sebuah pesan: "Mereka baru saja pergi. Target menuju Balai Kota."

​Suasana di dalam lift klinik yang berdinding cermin itu terasa sangat menyesakkan. Kiara bisa melihat pantulan dirinya: seorang wanita dengan gaun biru safir yang koyak, rambut berantakan, dan kaki terbalut perban. Di sampingnya, Ryuga berdiri tegak, namun tatapannya kosong, seolah jiwanya masih tertinggal di ruang periksa tadi.

​"Pak," panggil Kiara lirih saat pintu lift terbuka menuju lobi. "Jika dokter itu masih berarti untuk Anda, saya bisa pergi sendiri dengan Dino."

​Ryuga berhenti melangkah. Ia menoleh ke arah Kiara, matanya yang tajam kini tampak sedikit lebih lembut. "Seline adalah bagian dari rencana keluarga yang ingin mengendalikan hidupku. Bertemu dengannya bukan soal perasaan, Kiara. Ini soal menutup buku yang seharusnya sudah lama ku bakar."

​Dino sudah menunggu di dalam SUV dengan mesin yang menderu pelan. 

Namun, sebelum Ryuga dan Kiara masuk, Dino memberikan isyarat untuk diam. Ia memegang sebuah kantong plastik medis kecil yang ia ambil dari tempat sampah luar klinik.

​"Lihat ini," Dino menunjukkan botol kecil berisi cairan kimia yang sudah kosong. "Ini bukan obat luka biasa. Ini adalah pelacak cair yang bisa berpendar di bawah sinar ultraviolet. Seline tidak cuma mengobati kakimu, Kiara. Dia mengoleskan ini di perbanmu!"

​Kiara terkesiap. Ia melihat perbannya. Benar saja, saat Dino menyalakan lampu UV dari alat kameranya, perban itu memancarkan cahaya ungu yang terang.

​"Dia menandai kita seperti hewan buruan," desis Ryuga, rahangnya mengeras. "Dino, kita tidak bisa langsung ke Balai Kota. Kita akan membawa mereka berputar-putar."

​"Kita butuh pengalihan," ucap Kiara, otaknya mulai bekerja cepat sebagai asisten strategi. "Ada pasar bunga subuh di dekat sini. Tempat itu sangat ramai dan penuh dengan cahaya warna-warni. Sinar UV ini tidak akan berguna di tengah kekacauan warna di sana."

​"Ide bagus," sahut Dino. "Dan satu lagi... agar tidak terlihat mencurigakan di pasar bunga jam empat pagi, kita harus terlihat seperti... yah, pasangan yang baru pulang berpesta dan sedang mabuk asmara."

​Ryuga menatap Kiara. Kiara menatap Ryuga. Ada kecanggungan yang luar biasa menyeruak di antara mereka.

​"Aku akan melakukannya," ucap Ryuga tegas. Ia melepas kancing teratas kemejanya dan mengacak rambutnya sedikit agar terlihat lebih santai. Ia kemudian merangkul Kiara, menarik tubuh wanita itu hingga menempel di dadanya. "Mulai sekarang, jangan lepaskan tanganku. Siapapun yang melihat, kita adalah sepasang kekasih yang sedang merayakan malam."

​Kiara merasakan wajahnya memanas. Aroma sandalwood dari tubuh Ryuga kini terasa begitu nyata. 

Meskipun ia tahu ini adalah bagian dari strategi, debar jantungnya tidak bisa diajak kompromi.

​Menuju Pasar Bunga

​Mobil berhenti di pinggir jalan dekat pasar bunga yang mulai berdenyut dengan aktivitas pedagang. Dino turun lebih dulu, menyiapkan kameranya seolah-olah dia adalah fotografer jalanan yang sedang mencari objek.

​"Oke, Lovebirds! Keluar dari mobil dan beraksi lah! Ingat, pengawal Seline mungkin sudah ada di sekitar sini," perintah Dino lewat earpiece.

​Ryuga turun, lalu membantu Kiara keluar dengan sangat mesra. Ia melingkarkan tangannya di pinggang Kiara, menyembunyikan bagian gaun yang robek dengan tangannya. 

Mereka berjalan di antara tumpukan mawar dan krisan yang harum.

​Sambil berjalan, Ryuga mendekatkan bibirnya ke telinga Kiara, berpura-pura membisikkan sesuatu yang manis. "Jangan menoleh ke belakang. Ada dua pria berjaket kulit di dekat kedai kopi. Ikuti saja langkahku."

​Kiara mengangguk, ia menyandarkan kepalanya di bahu Ryuga. Untuk sesaat, di tengah hiruk pikuk pasar bunga dan ancaman yang mengintai, Kiara merasa dunia seolah berhenti berputar. Sentuhan Ryuga terasa protektif, bukan lagi sekadar formalitas bos dan bawahan.

​Namun, di balik tumpukan bunga lili, sebuah kilatan lensa kamera lain tertangkap oleh mata tajam Ryuga. 

Bukan kamera Dino.

​"Dino! Ada fotografer lain di arah jam dua!" bisik Ryuga.

​"Aku melihatnya! Sial, itu bukan orang Hendra... itu wartawan tabloid Skandal Jakarta! Kalau foto kalian masuk berita pagi ini, identitas penyamaran kita hancur!" seru Dino panik.

1
Inonk_ordinary
recomended untuk orh2 yg udah jenuh dg cerita yg ngambang. alur nya gak jelas dan yokoh yang itu2 aja
Inonk_ordinary
ya ampuuunnn bagus bangeettt,,pengambaran tokoh nya tu jelas bgt,,kaya ada didepan mata aku...wooooww daebaakkkk
nhatvyo24: terima kasih banyak ka ☺️ semoga suka ceritanya 🙏
total 1 replies
🔵✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᴅ'ғᵗⁱᵃʳᵃ🌹🎀👥
hemmm.. bilang aja kamu terpesona Ryu🤭 dan seiring waktu hubungan itu akn berkembang.. hadech mantan datang, hempaskan aj.
ini juga teman kocak si Dino gangguin aja, 🤣🤣
tp seru dan tegang.. penasaran kode apa itu ya?
🔵✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻᴅ'ғᵗⁱᵃʳᵃ🌹🎀👥
wah sejauh ini ceritanya menarik, penulisannya juga bagus jadi enak bacanya. lanjutlah ..
nhatvyo24: terima kasih ka 🙏
total 1 replies
Inonk_ordinary
okee,,sebelom baca aku follow yaaa
nhatvyo24: 😄🤭 terimakasih ka🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!