NovelToon NovelToon
Tetangga IBLIS.....

Tetangga IBLIS.....

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Horor / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:624.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Novianingsih

Warning......

Segala hujatan dan cibiran yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja bebas untuk di lontarkan. Itu akan kami terima sebagai saran untuk karya saya ini.

Jika kalian pernah mendengar kata IBLIS, itu pasti ada kaitannya dengan pembunuhan dan memakan manusia dengan banyak cara. Namun bagaimana jika ada seseorang yang menolong iblis? Dan bersahabat dengannya? Apa itu mungkin? Ini adalah karya saya yang berjudul "Tetangga Iblis" By : Novianingsih Juliani

Veby adalah seorang gadis SMA yang harus berpisah dengan keluarga nya. Karena ia harus bersekolah di sekolah baru dikarenakan adanya sebuah pertukaran pelajar antar kota.

Ia juga harus tinggal di sebuah apartemen dekat sekolah nya yang baru dan hanya bisa pulang saat libur sekolah atau hari raya karena jarak antara kedua kota tersebut sangat jauh

Hal aneh mulai terjadi saat ia baru saja pindah ke apartemen tersebut, yaitu di sebelah apartemen miliknya, yang ditinggali oleh seorang pria tampan yang kira-kira Satu tahun lebih tua darinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novianingsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 9

Tinggggg Dongggg Jam Istirahat dimulai.....2X

Veby pun mengemasi buku-bukunya, semua siswa berhamburan sambil membawa kotak makan siang mereka.

"Gue gak bawa kotak makan siang nihh." Gumam Veby.

Ia kemudian melihat seorang laki-laki yang duduk di depannya yang tadi dikatakan bernama Joung-dae.

"Pasti gak bawa makan siang juga." Batin Veby.

"Haiii...." Kata Veby pada laki-laki yang bernama Joung-dae tersebut.

"Ada apa?" Tanyanya dengan agak dingin.

"Apa kau tau kantin disini?"

"Ohh tentu."

"Bisakah kau menunjukkannya untuk ku?" Pinta Veby.

"Baiklah." Sambil memasukkan buku-bukunya.

Diperjalanan menuju kantin, Joung-dae tidak berbicara apapun, sambil memasukkan tangannya kedalam kantong celananya. Ia juga tidak melirik orang manapun, tatapannya selalu kedepan.

"Apa kamu tidak membawa bekal makan siang?" Tanya Veby pada Joung-dae.

"Ia, aku jarang makan di sekolah."

"Ohhh bisakah kamu menemani ku di kantin? Aku akan mentraktir mu." Kata Veby.

"Hmm.......Baiklah."

Saat makan dikantin, banyak orang menatap mereka dengan aneh, tapi keduanya tidak memperhatikan. Veby dan Joung-dae hanya berbicara sedikit, itupun Veby yang memulainya. Jung-dae tidak pernah tertawa dengan apa yang di bicarakan oleh Veby. Paling dia hanya akan tersenyum lalu melanjutkan makannya.

"Makanan disini sangat enak." Kata Veby saat berjalan menuju kelasnya bersama jung-dae.

"Dari makan siang?" Terdengar seseorang mengatakan hal tersebut dari belakang Veby dan Joung-dae. Sontak keduanya membalikkan tubuhnya untuk melihat orang tersebut.

"Ohhh pak Soo-il. Ia pak, kami baru mau kekelas." Kata Veby.

"Kalian sahabatan?" Tanya Pak Soo-il. (Sahabat sama pacar agak dekat)

"Ahhh tidak pak, kami belum juga mengenal dengan baik." Kata Veby dengan rona merah.

"Saya kekelas dulu Pak." Kata Jung-dae lalu berbalik.

"Tu... Tunggu." Kata Veby lalu menyusul jung-dae.

"Apa ini sifat mu?" Tanya Veby yang duduk di depan jung-dae.

"Kenapa kamu tidak duduk di tempat mu?" Dambil membalikkan halaman buku.

"Aku ingin berbicara dengan mu, lagian hanya kamu yang aku kenal di kelas ini." Kata Veby. Jung-dae hanya diam.

"Apa kau punya masalah? Kenapa dengan kepribadian kamu?".

"Ada hal yang tidak harus di ekspresikan."

"Uhh singkat sekali.." Batin Veby.

...Jam pulang............

"Kenapa masih gerimis aja?" Batin Veby. Kemudian ia mengembangkan payungnya namun tidak bisa.

"Ahhh sial. Kenapa payung yang rusak sihh harus aku bawa? Dan kenapa baru rusak sekarang?" Kesal Veby sambil membuang payung tersebut ketempat sampah.

"Kenapa?" Tanya Jung-dae.

"Payung ku rusak." Kata Veby.

"Rumah kamu dimana?"

"Di jalan R apartemen F."

"Jauh.... Mari aku antar sampai di rumah ku. Kebetulan rumahku satu arah dengan apartemen itu. Nanti aku pinjami payung." Sambil menarik pundak Veby.

Deg....Deg.... Jantung Veby berdetuk kencang. Ini adalah kali pertama ia jalan berdua dalam satu payung dengan seorang laki-laki.

Dalam perjalanan tersebut juga sama, Jung-dae tidak mengatakan hal apapun. Veby juga hanya memandangi perjalanannya karena terlalu malu.

Tiba-tiba Veby mengingat sesuatu.

"Oh ia, aku lihat tadi kamu fokus sekali belajar. Apa kamu punya ringkasan sejarah untuk soal sepekan?" Tanya Veby.

"Tentu. Nanti ku pinjami, jika disini aku takut nanti basah."

Mereka terus berjalan, sebenarnya Veby bisa saja memesan taksi online. Tapi ia merasa perjalanan ini akan lebih indah dari pergi jalan-jalan ke pantai.

1
Kim Yeotan
lah, berarti Jiso itu lakik?
juria ria
ko setiap kata" kya kurang sopan dn aga gmn gtu...,
Cyrus
rada rada mbak ini ya
Cyrus
terdapat anime yang guanteg
Ismei Dhamayanti
Bikin penasaran,,,
Rika Astiya
keren
Nur'ain Mustafa
tadi kepala sekolah pak kok sekarang jadi ibu
Charlotte
f
No Name
ok. nunggu kelanjutannya nih...🙄
No Name
ga sama junghyu (bener ga nih sebut namanya) gapapa... mark boleh juga kok 😍
No Name
ngeri ngeri syedep kalo iblisnya tamvan 😆
No Name
versi manusianya tampan bingits... eeehh pas mode iblisnya on, uwuuww tetep sih mempesonah 😍
mintil
kalo iblisnya modelan gitu yaaa karungin 🤣
mintil
blm dapet feel nya. kecuali kakak brot 🤣🤣🤣
wew gantung
azizah_02
wah ceritanya bagus mirip Ama pocong tampan, si anan lupa ingatan
Remasari
alur ceritanya menarik tapi kalimat kalimatnya garing.
sejauh ini aku masih suka alurnya
Deann
juju ucul bat
Lamsaria
Lanjut
Ida Rosse
gini aja?????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!