Anisa Zahara adalah seorang gadis yang berasal dari keluarga sederhana.Nisa sosok gadis yang berhijab,sholeha,ramah.
Anisa berusia 18 tahun yang masih bersekolah.
Andrian Adhiguna sosok pria tampan,dingin jika dengan orang lain berusia 28 tahun.Dia adalah CEO di perusahaan miliknya.
Bagaimana kisahnya? Yuk baca...
****
Ini adalah karya pertama aku, maaf kalau masih banyak salahnya karena ini pertama kali aku menulis novel. Bantu aku ya kak memperbaiki kesalahanku dan jangan pernah bosan untuk memberikan aku saran bahkan kritik untuk novel pertama aku ini.
Budayakan untuk selalu tinggalin jejak yang berupa Like Komen Vote Rate bintang 5,dan juga tambahkan ke favorit,
Selalu dukung karya aku ya kak.
Maaf kalau masih banyak kesalahannya,karena ini juga novel pertama aku,
Mohon kasih sarannya ya kak buat aku.
Follow juga yuk kak
IG @afrida_1604.
I LOVE YOU ALL AND HAPPY READING😊
TERIMA KASIH😘🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A F R I D A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9
" Udah udah kalian bersiap siap dulu untuk pergi ke rumahnya Nisa " ucap mamanya
untuk menghentikan tawa mereka semua.
" ya udah deh Kita ke kamar dulu ya ma pa untuk ganti baju dulu " ucap mereka
" sebentar kalian ngga makan malam dulu " tanya mamanya pada mereka
" Ngga kok ma nanti kita semua makan di rumahnya Nisa soalnya temen aku ngomong gitu " jawab Diana.
" Yaudah aku ke kamar dulu ya mau ganti baju dulu " ucapnya.
Dia pun berjalan menuju kamarnya yang juga berada di lantai dua hampir dekat dengan kamar kakaknya.
Sedangkan Andrian udah dari tadi ke kamarnya setelah mamanya menyuruh mereka untuk bersiap siap.Ya dia tidak mendengar pembicaraan mama dan adiknya tadi tentang makan malam mereka.
Andrian dan Diana pun udah siap untuk pergi ke rumahnya Nisa sebelum pergi mereka berpamit dulu dengan mama dan papanya.
" Ma pa kita pergi dulu ya " ucap Andrian pada kedua orangtuanya.
" Iya sayang kalian hati hati ya " jawab mamanya sedangkan papanya hanya mengangguk sebagai jawaban.
Andrian dan Diana pun berjalan menuju mobil kakaknya setelah sebelumnya mereka berpamitan pada ke dua orangtuanya.
Merekapun masuk ke dalam mobil dan Andrian pun mulai melajukan mobilnya keluar dari rumah mereka.
****
Rumah Nisa.
Nisa dan ibunya sudah selesai memasak untuk makan malam mereka semua nanti.Mereka kini sedang menata makanannya di atas meja dengan rapi.Mereka ngga tau kalo yang datang bukan hanya sahabatnya saja tapi juga Andrian dan Reza karena Diana Lisa dan Vina tidak memberitahunya.
Sedangkan kursi yang ada di meja hanya ada empat saja karena hanya makan itulah yang mereka punya.
Sesudah selesai semuanya Nisa dan ibunya berganti baju karena baju yang mereka kenakan sekarang udah kotor karena mereka masak tadi.
Beberapa menit kemudian setelah dia dan ibunya selesai ganti baju,Mereka mendengar suara ketukan pintu dan orang memberi salam Nisa pun segera keluar dengan berjalan sedikit pincang karena sakit yang di area kakinya saat berjalan.Saat membuka pintunya dia begitu terkejut saat melihat Reza datang dengan Lisa dan Vina.
" Assalamualaikum Nisa " ucap mereka bersamaan.
" Waalaikumsalam,ayo masuk " jawabnya sambil mempersilahkan mereka masuk.
Mereka pun berjalan masuk ke dalam rumahnya Nisa.Nisa berjalan dengan sedikit pincang,Reza yang melihatnya pun kasian dengan keadaannya.
" Nis kamu nggak papa jalan sendiri " tanyanya pada Nisa.
" Ngga kok aku baik baik aja cuma sedikit nyeri aja saat aku berjalan " jawabnya.
Mereka pun duduk bersama di kursi tamu sambil mengobrol sebentar karena sebentar lagi juga mereka makan malam.
" Diana ngga datang ya " tanya Nisa pada mereka.
" dia datang kok mungkin sekarang dia ada di jalan,kita tunggu mereka dulu " jawab Lisa pada Nisa.
" Mereka ? maksudnya Diana dengan siapa " tanya Nisa lagi.
" Dia datang dengan kak Andrian Nisa rencananya mereka siang tadi mau ke rumah kamu,terus kakaknya itu lagi sibuk,kebetulan kita datang malam ini,ya kakaknya itu pun juga ikut " jelasnya panjang lebar.Sedangkan Nisa yang mendengarnya hanya menjawab oh.
Ibunya Nisa pun datang sambil membawa air untuk menemani mereka mengobrol sambil menunggu kedatangan Andrian dan Diana.
" Silahkan di minum dulu anak anak minumannya " ucap Bu Aisyah pada mereka.
Mereka semua hanya mengangguk sambil mengambil dan meminumnya.
" Diana dan kak Andrian udah sampai mana sih kok lama banget " ucap Lisa pada mereka.
" Ngga tau coba aku telfon dia aja kali ya kita tanya " jawab Vina dan dapat anggukan oleh mereka semua.
Vina pun menghubungi Diana untuk menanya keberadaan mereka.Setelah selesai bicara dengan Diana dia pun mamatikan dan memasukkan kembali hp dalam saku celananya.
" Katanya dia udah ada di jalan dan mungkin sebentar lagi juga sampai " ucap Vina pada mereka dan mereka semua hanya menjawab oh doang.
" Andrian itu siapa sih " tanya Reza penasaran pada mereka semuanya.
" Kak Andrian itu kakaknya Diana Za dan dia itu juga orang yang ngga sengaja nabrak Nisa waktu itu " jawab Lisa karena dia juga baru tadi siang saat di sekolah di beritahu oleh Diana bahwa Andrian lah yang ngga sengaja nabrak Nisa.
" Terus dia ngapain datang kesini " tanyanya lagi.
" Mungkin untuk menjenguk Nisa kali " jawab Vina
Sedangkan Nisa dan ibunya hanya setia mendengar pembicaraan ketiga orang itu.
Tak lama kemudian Andrian dan Diana sampai di rumahnya Nisa yang juga ada satu mobil yang tak kalah mewahnya dengan mobil milik Andrian,tapi lebih mewah dan mahal mobil Andrian ya.
Ya itu adalah mobilnya Reza karena Reza termasuk anak orang yang sangat kaya juga.
" Na itu mobil siapa " tanya Andrian sebelum mereka keluar dari mobilnya.
" Kayaknya sih mobilnya Reza deh kak,kata teman aku tadi mereka datang dengan mobilnya Reza dan mereka juga udah sampai dari tadi " jawabnya.
Mereka pun turun dari mobilnya dan berjalan menuju ke arah pintu rumah Nisa dan mengetuknya sambil memberi salam.
Nisa dan juga semua orang mendengar ketukan pintu dan salam,dan mereka pikir pasti itu Diana dan kakaknya Andrian.
Nisa pun berdiri dari duduknya dan berjalan dengan sedikit pincang menuju ke arah pintu dan membuka pintunya.
" Assalamualaikum " salam andrian dan Diana saat pintu rumahnya di buka oleh Nisa.
" Waalaikumsalam Na kak Andrian " jawabnya sambil tersenyum kearah Andrian dan Diana.
Andrian melihat Nisa tanpa berkedip karena malam ini dia begitu cantik dengan pakaiannya yang juga indah.
Diana yang melihat ke arah kakaknya yang tak mengalihkan pandangannya terhadap Nisa tersenyum dan sedikit menyenggol tangan kakaknya untuk menyadarkannya dari lamunannya.
Sedangkan Nisa yang melihat ke arah Andrian yang sedang memperhatikan segera mengalihkan pandangannya.
" Ayo Na kak Andrian silahkan masuk dulu " ucap Nisa pada mereka berdua.
" Iya Nis.Ayo kak kita masuk udahan dong lihatinnya begitu " ucap Diana sambil berbisik pada Andrian.
" I iya ayo " jawab Andrian yang sadar dari lamunannya.
Mereka pun masuk kedalam rumah dan berjalan kearah kursi tamu dan duduk dengan Lisa Vina Reza dan ibunya.
" Assalamualaikum Bu " ucap Andrian sambil mencium tangan ibunya.
" Waalaikumsalam nak Andrian " jawabnya sambil menerima tangannya Andrian.
" Ya udah kan semuanya udah pada datang ayo kita makan malam dulu,kalian udah pada laper kan" tanya ibunya Nisa pada mereka dan mendapat anggukan oleh mereka semua
Mereka semua pun berjalan ke arah meja makan yang hanya ada empat buah kursi sedangkan mereka semua berjumlah enam orang.Dan otomatis yang mendapatkan kursi hanya empat orang saja.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE YA....
☺️☺️😊