NovelToon NovelToon
Life After Divorce

Life After Divorce

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / CEO / Pernikahan Kilat / Nikah Kontrak
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Dua bulan lalu, Luella Brynn dipaksa menikah dengan seseorang Bernama Edric Alton yang tidak ia inginkan dan tidak ia kenal. Hanya untuk mengikuti permintaan mendiang orangtua Edric. Pernikahan hanya sebatas formalitas di hadapan orangtua Edric, dan begitu orangtua Edric meninggal. Luella di ceraikan begitu saja oleh Edric. Tidak ada kata perpisahan, hanya ada selembar cek dengan nominal fantastis sebagai rasa terimakasih karena Luella bersedia membantu Edric. Lalu bagaimana dengan kehidupan Luella dan Edric pasca bercerai? Dengan status baru yang akan mereka bawa satu sama lain, sedangkan usia Luella terbilang masih sangat muda bahkan usianya terpaut 15 tahun dengan Edric.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5

“Sarah bangun, kamu mau telat lagi?” ucap Luella sambil menyisir rambutnya.

 

Luella sudah bersiap, dan Sarah masih terlelap di ranjang. Mata Sarah mulai terbuka, kemudian dia duduk dan menatap Luella yang tengah bersiap.

 

“Tunggu ya, aku mandi sebentar. Aku bisa makeup di jalan” ujar Sarah sambil berjalan ke kamar mandi.

 

Luella melanjutkan merias wajahnya, kemudian dia keluar kamar untuk menyiapkan bekal untuk Sarah dan untuk dirinya sendiri. Tidak lama, Sarah turun dengan pakaian yang sudah rapi kemudian keduanya segera keluar rumah untuk berangkat ke kantor.

 

“Luella… Ada Henry” ucap Sarah dengan suara pelan.

 

Luella yang sedang mengunci pintu mendadak menoleh ke belakang. Matanya menemukan sosok tampan yang begitu ia kenal. Senyumnya ramah menatap tajam kearah Luella.

 

Ibu-ibu di sekitar rumah Luella mulai bergosip karena ada pria tampan yang berada di depan rumah Luella.

 

Henry yang mendengar segera menoleh, lalu menyapa Ibu-ibu komplek dengan ramah. Sontak semua orang ikut menyapa Henry.

 

“Aku antar kalian, nanti pulangnya aku jemput lagi” ucap Henry dari kejauhan.

 

Karena jam sudah sudah menunjukan pukul 8, Luella pun segera mengiyakan permintaan Henry, dan segera meninggalkan rumah untuk menuju ke kantor. Sementara Sarah dia tersenyum penuh arti sambil menunduk untuk menyembunyikan senyumnya.

 

Sejujurnya Sarah begitu senang ketika melihat Henry mulai mendekati Luella kembali. Sarah berharap Luella mau membuka hatinya lagi untuk Henry.

 

“Sudah sarapan?” tanya Henru menoleh ke samping menatap Luella.

 

“Belum, tapi kami bawa bekal” ucap Luella lembut.

 

“Kalau mau beliin sarapan gapapa sih, kiga gak nolak” sahut Sarah.

 

Henry dan Luella sama-sama menoleh ke belakang menatap sarah kemudian mereka tertawa. Luella hanya menggelengkan kepala, sementara Henry menyandarkan tubuhnya di jok mobil dan melanjutkan tawanya.

 

“Sarah gak pernah berubah” celetuk Henry sambil menjalankan mobilnya.

 

Dijalan, sarah hanya memainkan ponselnya dan terlihat tegang karena ia melanjutkan debat dengan pacarnya. Sementara Luella dan Henry terlihat sedang bicara santai membahas pekerjaan Luella di kantor.

 

Mobil Henry berhenti disebuah restoran siap saji, kemudian Henry memesan sarapan untuk Luella dan juga Sarah. Setelah itu dia mengantarkan kedua wanita tersebut ke kantornya.

 

Sampai di kantor, kedatangan Luella menjadi pusat perhatian. Bagaimana tidak, dia turun dari mobil mewah bersama Sarah, membuat semua orang bertanya siapa pria tersebut yang sedang mengantarkan Luella ke kantor.

 

Luella dan Sarah segera naik ke lantai dimana ruangan mereka berada. Tidak ada yang berbeda dari pagi ini, seperti biasa saat Luella datang semua mata akan memandang Luella dengan tatapan anehnya.

 

Tapi karena ini buka kali pertama, Luella sudah terbiasa dengan sikap rekan kerjanya. Selama tidak mengganggu karirnya, Luella akan tetap diam dan membiarkan semua orang salah paham.

 

“Luella, tumben diantar sama siapa hari ini?” tanya salah seorang temannya yang mulai penasaran dengan siapa Luella berangkat pagi ini.

 

Sebelum di jawab oleh Luella, Sarah lebih dulu menjawab pertanyaan tersebut dengan sedikit ketus yang menarik perhatian staff lain.

 

“Udah deh kalian bubar, jangan pada gosip. Kalian masih kurang setiap hari gosipin Luella?” tanya Sarah dengan lantang.

 

Semua orang terdiam tidak ada yang menjawab, mereka menyadari apa yang di katakana Sarah benar. Mereka bahkan terlalu mencampuri urusan Luella selama setahun terakhir ini.

 

Luella hanya diam dan menatap Sarah dengan lekat. Sejak dulu hinga saat ini Sarah lah yang menjadi garda terdepan Luella. Sarah yang membela Luella dari siapapun, tidak peduli dengan Ibu tirinya, Sarah akan tetap berada di depan Luella.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!