NovelToon NovelToon
PENGANTIN PENGGANTI IBUKU

PENGANTIN PENGGANTI IBUKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Duda / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Aa zigant

"Apa yang akan kamu lakukan jika harus menikahi pria yang seharusnya menjadi Ayah sambungmu?"

Ibu yang seharusnya menjadi pelindungmu tega meninggalkanmu demi mengejar cintanya, dan kamu yang dikorbankan!

Senja Irawan gadis kecil yang baru lulus SMA, terpaksa mengikuti kemauan Kakeknya untuk menikah dengan lelaki yang tak dicintainya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aa zigant, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 8

Sore ini setelah Senja di periksa, kondisinya sudah membaik. Senja dengan senang karena sudah di perbolehkan pulang, tapi tidak dengan Satya, karena setelah di rumah mereka akan tidur terpisah.

"Om, Senja pulang ke rumah Kakek ya, mau lihat Nenek," ucap Senja sambil membantu Satya memasukkan barang-barangnya ke dalam tas.

"Ada syaratnya," jawab Satya singkat.

"Kok pakai syarat sih Om," keluh Senja sambil duduk di samping Satya dengan cemberut.

Satya tersenyum melihat tingkah istrinya yang terlihat kesal padanya. Satya duduk menghadap Senja sambil memegang kedua tangan senja.

Senja merasakan jantungnya terasa mau lompat keluar karena debaran jantungnya sangat kuat apa lagi saat matanya dan mata Satya beradu.

"Syarat yang pertama jangan memanggilku Om lagi, syarat yang kedua kita pergi berdua ke rumah Kakek dan syarat yang terakhir, saat kita di rumah tidur tidak boleh pisah, karena kalau tiba-tiba Bunda datang lihat kita tidur terpisah mereka akan bersedih." ucap Satya, Hanya tersenyum menatap wajah istrinya yang terkejut.

Senja masih bengong, mendengar syarat yang terakhir, jantungnya semakin berdebar saat tiba-tiba Satya mengecup keningnya dengan lama. seketika wajah Senja memerah karena malu.

"Kenapa tidak menjawab, diam berarti kamu setuju dengan syaratnya," ucap Satya sambil membelai rambut Senja yang panjang.

"Maaf, kalau enggak Panggil Om jadi harus panggil apa?" tanya Senja dengan menundukkan kepalanya karena jantungnya masih berdebar.

Satya memegang dagu Senja, sampai wajahnya kini bisa menatap mata suaminya.

"Jangan menunduk, saat berbicara dengan orang tatap matanya, itu tandanya kamu tidak lemah," kata Satya menatap intens mata istrinya.

"Maaf," ucap Senja sambil menenangkan debaran jantungnya.

"Kamu boleh panggil , Hubby, sayang atau yang lain," jawab Satya.

'Harus di panggil apa coba, selain panggil Om. aku panggil Mas sajalah, ngapain pusing-pusing' batin Senja.

"Kalau panggil Mas saja boleh enggak," ucap Senja sambil tersenyum tipis menatap suaminya.

Satya tersenyum melihat tingkah istrinya yang masih malu dengannya, tak lama masuk Ranga dengan nafas ngos-ngosan.

"Hah, sesak napas," ucap Ranga sambil duduk di sofa.

"Kak Ranga habis di kejar apa? sampai ngos-ngosan gitu," kata Senja.

"Di kejar waktu, lagian pulang hari ini mendadak kasih tahunya," jawab Ranga melirik ke arah Satya.

Satya hanya diam, Senja yang melihat Ranga kecapekan memberikan air mineral ke Ranga, membuat Satya memutar bola matanya.

"Terima kasih Senja," ucap Ranga.

"Ia sama-sama Om, Mas kita langsung tempat Kakek ya," ucap Senja sambil tersenyum menatap wajah Ranga.

"uhuk...uhuk..." Ranga langsung tersedak karena terkejut mendengar Senja memanggil Satya Mas.

"Kebiasaan," ucap Satya sambil menepuk punggung Ranga.

"Jangan bilang kalian sudah saling terima menjadi suami istri!" kata Ranga yang penasaran.

"Sudah ayo antar kami ke rumah Kakek Roby," sahut Satya langsung menggandeng tangan Senja melangkah keluar beriringan.

"Prok...prok...wah kalian ya, ternyata sudah saling terima satu sama lain," ucap Ranga sambil bertepuk tangan, tapi juga kesal karena barang Satya dan Senja banyak, sedangkan Satya sudah tidak terlihat lari di lorong.

Di dalam mobil hening, semua asik dengan pemikiran masing-masing, tangan Satya masih menggenggam tangan Senja, duduk mereka pun tidak ada jarak. Ranga melihat dari spion tersenyum, merasa senang akhirnya Satya masih bisa di taklukkan oleh Senja.

Setelah menempuh perjalanan satu jam mobil sampai di depan gerbang warna hitam, terlihat penjaga segera membukakan pintu.

Setelah Mobil berhenti Senja langsung keluar berlari menuju pintu, saat melihat Kakeknya menyambut kedatangannya.

"Assalamualaikum Kakekku yang ganteng dan keriput," ucap Senja sambil menyalami tangan Kakek Roby.

"Walaikumsalam Nak, kok suaminya tinggalin," kata Kakek sambil mengacak rambut Senja.

Saat Senja melihat Kakek dan Suaminya mengobrol di ruang keluarga, Senja yang akan ke belakang melihat bik sum jalan mengendap-endap untuk mengerjai bik Sum, Satya dan Ranga yang melihat Senja seperti pencuri hanya diam memperhatikan saja.

"Dorrrr,....," suara Senja mengagetkan bik Sum yang sedang menyapu.

"Aakkkk....." ucap bik Sum yang latah, langsung tergeletak di Lantai. membuat Satya dan Ranga terkejut melihat wanita paruh baya tergeletak di lantai Karena Ulah Senja.

Suara tawa senja seketika pecah, Senja duduk di lantai membantu bik Sum duduk.

"Non, tega deh," ucap bik Sum wajahnya sudah memerah karena malu, apa lagi di lihatnya ada suami Senja.

"Hahahaha...ia maaf Bik, Senja kangen," ucap Senja sambil memeluk bik Sum dengan erat.

Kakek Roby yang melihat tingkah cucunya hanya bisa menggelengkan kepalanya.

" Begitu mereka nak Satya, bik Sum itu latah, tapi sering di kerjain Senja." ucap Kakek Roby sambil tersenyum melihat Senja datang membawa tiga cangkir teh.

"Silakan di minum tuan-tuan," kata Senja sambil tersenyum ramah, saat Senja akan pergi kakek mencegahnya.

" Mau ke mana? duduklah di sini," ucap Kakek sambil menepuk sofa di sampingnya, Senja hanya menurut.

"Kek, Senja mau ke kamar Nenek." ucap Senja memasang wajah imutnya membuat Satya tersenyum gemes melihat betapa manjanya istrinya.

"Nenekmu Sedang pergi dengan sahabat-sahabatnya ke Jakarta." jawab Kakek Roby.

"What? kok bisa Kakek kasih izin sih!" sungut Senja sambil cemberut.

"Biarkan saja Nenek mu itu jalan-jalan Nak," jawab Kakek.

"Senja mau ikut," ucap Senja dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

"Hah, kamu itu sudah punya suami, kalau mau jalan ya sama suamimu," sahut Kakek Roby.

"Kan hanya suami sementara kek, nanti kalau Ibu pulang kami pisah," ucap Senja.

Entah kenapa ada perasaan sakit di dadanya saat Senja mengucapkan kata-kata tadi, sambil menatap Satya yang juga sedang menatapnya dengan tajam.

Wah kayaknya aku salah ngomong, mas Satya terlihat menahan marah, hihihi...seram sekali wajahnya.

Kakek yang melihat perubahan mas Satya segera menyuruhku istirahat sedangkan Om Ranga pulang di antar sopir Kakek karena mas Satya menyuruhnya.

"Kakek kami istirahat dulu," ucap Satya sambil menggandeng tanganku, terasa sakit cengkeramannya.

Mas Satya membuka pintu kamar lalu mendorongku masuk, mas Satya langsung menutup pintu dan menguncinya.

"Apa maksudnya ucapan mu tadi Senja," ucap Mas Satya kepadaku.

"Kitakan menikah untuk itu Mas," ucapku sambil memundurkan langkahku karena mas Satya melangkah maju terus mendekatiku sampai punggungku menabrak sesuatu yang keras, aku yakin itu lemari pakaianku.

"Dengar ini baik-baik Senja, jangan pernah berpikir kalau pernikahan kita ini hanya main-main, ini pernikahan terakhirku," ucap Satya tegas.

Apa yang di katakan mas Satya, apa dia salah minum obat, kenapa ini di bilang pernikahan yang terakhir untuknya. ah... enggak mungkin mas Satya sudah mencintaiku, batin Senja.

"Maksudnya apa Mas?" tanya Senja dengan berlahan menatap mata suaminya.

Satya menyentuh kedua pipi Senja dengan lembut.

"Sayang, jangan pernah bilang pernikahan ini hanya sementara, hari ini, detik ini Senja Irawan adalah istri dari Satya Nugraha satu-satunya sampai maut memisahkan kita," ucap Satya.

Setelah mendengar ucapan Satya, air mata Senja mengalir di pipinya, melihat itu Satya mengusapnya dengan lembut.

"Mas, apa boleh Senja peluk," ucap Senja sambil terisak. Satya tersenyum langsung memeluk tubuh istrinya dengan erat, begitu juga sebaliknya dengan Senja.

Bersambung ya

Huwaaa pengen di peluk juga, Terima kasih yang sudah singgah di PENGANTIN PENGGANTI IBUKU, jangan lupa tinggalkan pesan, di kritik juga boleh🥰🥰🥰

1
Qaisaa Nazarudin
Masih penasaran kenapa Leon harus membawa mobilnya dgn kecepatan tinggi? Dan kenapa mereka harus bertengkar?
Qaisaa Nazarudin
Menantu yg kamu bela belain..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Heran aku ORANG2 HEBAT SEPERTI NUGRAHA,SATYA,LEON,RANGGA DAN DIRGA,Bisa KALAH dan gak bisa melawan Yona yg cuman punya otak seorang..🤣🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Nih Ortu masih aja membela mantunya,Udah tau Diana yg salah,ibu kandungnya aja marah dgn kelakuan anaknya,Lha kamu,Udah sakit sakitan juga masih mau belain orang yg gak benar..ckk 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Apapun alesannya,Tidak seharusnya ibu mertuanya berucap seperti itu,Seolah2 Senja membawa KESIALAN di rumah mereka,paham gak kamu bik?
Qaisaa Nazarudin
Harusnya sebagai orang tua itu menjadi penengah,Menyelesaikan masalah,Bukannya menambah masalah..INGAT MULUT MU,HARIAMAU MU..😡😡
Qaisaa Nazarudin
Semoga saja Ibu mertuanya gak nyesel setelah tau siapa Diana..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
lha orang suruhannya yg nabrak Mia,Kenapa Mia dan keluarganya yg di salahkan,Emang udah benar dari sono nya nih Kakek..
Qaisaa Nazarudin
Woow woow woow bentar bentar..Emangnya apa hubungan kakek Roby dengan mamanya Yoga? Wahh bikin aku penasaran nih..🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣🤣 kebakaran jenggot Misua..😜😜
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya satu keluarga bersatu juga ia? Semoga kakek Roby gak akan Egois lagi..
Qaisaa Nazarudin
Masa ia dari tadi Mentari sedari tadi gak mengenali anaknya?
Qaisaa Nazarudin
Waahh bakal seru nih,Yoga,Mentari, Senja udah ngumpul di sini..gimana ia saat mereka saling ketemu?🤔🤔😂
Qaisaa Nazarudin
MANA TUH ANAK?? Emangnya mereka seumuran ya? Mentari aja umurnya 35 tahun,masa ia Yoga umur 28-29 tahunan??
Qaisaa Nazarudin
Duuhh aku langsung deg degan nih,Yoga ketemu Senja,Kenal gak ya Yoga sama Senja??
Qaisaa Nazarudin
MANTAN ISTERINYA maksudnya thor? Aku juga heran,Ngapain Mantan juga di jemput? Anak mereka udah di selingkuhin malah di baik baikin lagi,Kalo dunia nyata itu mah udah jadi musuh sama satu keluarga..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Mampos loe,Dasar Jalang teriak jalang,Dia yg selingkuh malah seakan dia yg tersakiti,malu maluin aja,Satya kalo gak mau jadi duda utk kedua kali nya kamu harus Tegas lho,kalo gak tuh Jalang akan bertambah kelakuannya..
Qaisaa Nazarudin
Di mana2 Novel tuh alurnya sama ya,Saat pasangan udah nemuin pengganti,Baru nongol tu MANTAN,Sok soan jadi yg paling tersakiti,Lha selama ini kemana aja..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Untung aja,ku pikir Yoga udah family sendiri,Maklum udah 18 tahun juga..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan,Kalo Jodoh gak akan kemana..😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!