NovelToon NovelToon
Santet 2

Santet 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Kumpulan Cerita Horror / Horor / Horror Thriller-Horror / Mata Batin / Dendam Kesumat
Popularitas:62.4k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Nando menatap tubuh sang istri yang terbaring dengan tubuh penuh nanah dan tidak pernah berhenti merintih, sudah dua bulan ini Yuli terus aja menderita dengan rasa sakit begitu panjang dan ini semua tidak tahu datang dari mana.

Yuli adalah wanita yang tipe tidak pernah keluar rumah untuk urusan jalan-jalan atau yang membuang waktu, dia hanya diam di rumah dengan penampilan sederhana serta tidak banyak bertingkah namun mendadak saja sekarang jadi sakit seperti itu dan kabar beredar bahwa dia sedang di santet.

Siapa kah yang sudah menyantet Yuli?
Benarkah bahwa Yuli memang terkena santet?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Membawa kerumah sakit

Tina mematung tidak percaya melihat keadaan Yuli yang sudah separah itu, mulai dari ujung kepala hingga kaki sudah penuh bernanah dan sekarang justru dia jatuh dari ketinggian dan kemungkinan besar mengalami gegar otak karena yang berdarah adalah bagian kepala sehingga menghancurkan darah begitu banyak di lantai ini sehingga wajar saja bila Yudith merasa ketakutan.

Bocah sekecil itu tapi harus menghadapi situasi yang terasa begitu mencengangkan sekali dan sekarang dia hanya bisa menangis terisak-isak dalam pelukan Niko, sudah pasti perasaan Yudith begitu terguncang setelah menghadapi semua keadaan ini dan Nando sama sekali tidak peduli dengan apa yang telah terjadi pada rumah mereka.

Sebagai seorang wanita dan meski Nando adalah saudara dia tapi tetap saja Tina merasa bahwa Nando telah melakukan kesalahan besar karena mungkin saja dia muak mengurus Yuli yang tersakit seperti ini, pria akan memang muda bosan bila perasaan yang tumbuh di dalam hati tidak tulus dan kemungkinan besar itu adalah Nando.

Padahal baru dua bulan Yuni sakit seperti ini dan dia sudah mulai menunjukkan gelagat tidak baik seolah begitu mengurus Yuli, padahal dulu mereka juga saling mencintai dan rumah tangga mereka terlihat begitu harmonis seolah tidak ada yang bisa mengganggu rumah tangga mereka berdua yang telah di jalin cukup lama.

Karena keadaan Yuli yang sudah semakin parah maka Tina tidak bisa mengambil tindakan di dalam rumah ini saja, mau tidak mau dia harus meminta tolong kepada tetangga yang memiliki mobil agar segera membawa Yuli ke rumah sakit agar di tangani oleh para dokter dan tidak terjadi hal yang tidak mereka inginkan.

Yuli sudah tidak sadarkan diri dan kemungkinan besar dia akan mengalami koma, saksi mata di kejadian itu hanya Yudith semata dan nanti pasti akan mendengar dari mulut bocah itu agar mereka bisa tahu apa yang telah terjadi kepada Yuli sehingga mereka semua tidak bertanya-tanya kembali atas apa yang telah terjadi.

"Lah Bang Nando nya kemana, Mbak?" tanya Farel ketika dia di datangi oleh Tina.

"Mungkin sedang ada kerjaan di luar sehingga mereka tadi hanya berdua saja di rumah." Tina jelas menutupi semua apa yang telah terjadi.

"Ayo cepat kita bawa ke rumah sakit kalau begitu." Farel segera masuk ke dalam rumah untuk mengangkat tubuh Yuli.

"Em maaf sebelum nya, tapi Yuli bau sekali dan aku minta maaf kalau nanti kau tidak nyaman." Tina meminta maaf terlebih dahulu.

"Nama nya juga orang sakit sih, ya udah kita bawa saja sekarang dia biar segera tertolong." sahut Farel apa ada nya saja.

"Aku saja yang menggendong dia." Niko sudah keluar membawa tubuh Yuli.

"Ya Allah ini darah nya banyak sekali, jatuh apa bagaimana?!" Farel saja sampai kaget.

"Iya tadi jatuh, maka nya kepala dia berdarah." jawab Tina agak gugup.

"Mama terbang tinggi dan jatuh, Om." jawab Yudith pula membuat Tina saja kaget.

Farel agak bingung dengan ucapan bocah itu tapi dia tidak seberapa mendengarkan karena keadaan juga sedang genting seperti ini, andai tahu keadaan Juli memang sangat parah maka tadi jelas tidak akan datang menggunakan mobil saja agar tidak perlu meminta tolong kepada para tetangga dan menggedor pintu di malam hari seperti ini.

"Cepat ya, Rel!" Niko sudah takut bila Yuli tidak selamat.

"Ya aku usaha kan ngebut, kebetulan sudah agak sepi." Farel segera tancap gas saja.

"Yudith takut, Tante." bocah kecil ini masih saja menangis pilu.

"Sudah tidak ada apa apa, ada Tante di sini ya." Tina memeluk tubuh kecil itu.

"Lah memang cuma berdua saja ya pas kejadian?" Farel masih sempat bertanya.

"Iya ini, untung tadi Yudith menghubungi kami sehingga bisa langsung datang ke sini untuk melihat keadaan Yuli." jawab Niko.

"Mbak Yuli sebenarnya sakit apa sih kok terlihat begitu parah?" Farel tambah merasa penasaran ketika sudah melihat keadaan Yuli yang seperti itu.

Niko gelagapan ingin menjawab apa karena dia juga bingung harus menjelaskan penyakit yang di alami oleh Yuli ini, mau di bilang hanya penyakit kulit biasa tapi keadaan sudah tidak mungkin karena memang terlihat begitu parah dan tidak mungkin orang yang terkena penyakit kulit langsung tidak bisa bergerak dan bangkit seperti Yuli ini.

Tapi bila tidak di jawab maka yang ada orang akan semakin penasaran, sedangkan kabar tentang Yuli yang kena santet mulai menyebar di perumahan mereka sehingga sudah pasti sekarang semua orang sedang bergunjing untuk membicarakan penyakit yang tengah Yuli alami sehingga mulai ada spekulasi masing-masing.

"Dokter bilang ini hanya penyakit kulit biasa tapi tidak tahu juga karena keadaan dia semakin parah." ujar Niko.

"Barangkali ada penyakit lain yang dia derita, Bang." jawab Farel lagi.

"Maksud mu?" Niko menoleh karena dia mengira Farel juga akan mengatakan bahwa Yuli kena santet.

"Maaf ngomong ya, walau kita memiliki Tuhan tapi tidak mustahil ada hal seperti itu juga yang datang ke dalam hidup kita." Farel agak sungkan akan mengatakan yang ada di dalam hati dia.

"Ya memang, aku sebenarnya juga percaya dengan hal seperti itu walau tidak terlalu mendalami namun tetap saja ada sebagian yang terbukti benar." Niko juga setuju.

"Coba saja di bawa ke tempat lain setelah dia nanti di obati oleh dokter ini, aku ada teman yang memiliki teman lagi dan dia itu lah yang sangat paham dengan hal gaib." jelas Farel yang memiliki maksud baik kepada mereka semua.

"Nanti akan kami rundingkan terlebih dahulu karena di sini aku hanya ipar saja." jelas Niko.

Farel mengangguk paham dengan posisi yang di miliki oleh Niko karena memang pria itu hanya seorang ipar saja sehingga tidak mungkin memiliki kuasa yang begitu besar, Tina juga tidak bisa memangsa bila nanti Nando tetap bersikeras bahwa itu semua hanya penyakit yang bisa di tangani oleh dokter karena pria itu begitu gagah mengatakan bahwa bisa saja Yuli menderita HIV.

"Nanti kalau sudah ada pembicaraan maka aku akan mendatangi rumah mu untuk minta tolong ya." ujar Tina.

"Iya, datang saja kerumah biar nanti aku akan menemui teman ku itu." angguk Farel.

"Aku bukan mau mengada ada, tapi sakit Yuli memang aneh." lirih Niko.

"Kok rasa nya kita hanya berputar-putar di jalan ini saja ya?" Farel menyadari sesuatu dan dia menatap jalanan dengan tatapan bingung.

Padahal mereka dengan rumah sakit memang tidak terlalu jauh dan paling hanya membutuhkan waktu sekitar lima belas menit saja, tapi ini mereka sudah berjalan lama menggunakan mobil dan belum juga mencapai rumah sakit lalu sekarang Farel juga menyadari bahwa mereka hanya berputar di jalan itu saja.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Betri Betmawati
gara2 satu laki2 yg tak jelas tak setia bagitu Ica mau berbuat hal seperti ini , pantas aja dia tega SMA Yuli, saudara kandungnya aja dia tega
Betri Betmawati
kenapa si Nando ngk di ikutkan biar dia tau gmn nasib istri nya,
klu kyk gini dia ngk tau jg
Betri Betmawati
mang sinando ini biang dari semua Maslah nya, KNPA ngk sinando tu aja yg di santet
Ayu Putri
rasakan km Nando,sukurin digampar SM sadewa
Safitra
lanjut kak
NoviTa jungkook: siap 🥰🥰
total 1 replies
tse
sayang banget si sendal jepit g ikut masuk, biar dia bisa liat dengan matanya sendiri bahwa apa yang di katakan kakaknya dan anaknya ga bohong, bukan halusinasi doank...
kenapa sendal jepit ga di ajak masuk aja sih mak... biar dia kapok...
Wanita Aries
hadeh saudara kandung gk beres perkara rebutan laki2 sampe bgtu
Nurr Tika
lanjut thor
NoviTa jungkook: siap 🥰🥰
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
NoviTa jungkook: siap 🥰🥰
total 1 replies
Nureliya Yajid
lanjut
NoviTa jungkook: siap 🥰🥰
total 1 replies
yanti ikhsan
Nabila di bayar lunas,,gak sabar nunggu Nando kena karma juga
cuplis
nabila kalau mati pasti arwahny akan gentayangan
NoviTa jungkook: pergi masuk club kalau hantu kota🤣
total 1 replies
Jeje kwok 12🌹
masuk menunggu purnama and the genk masuk dalam alur cerita ini/Grievance/
Zuhril Witanto
Ica udah bertindak...seenak saja bikin orang sakit...
moerni🍉🍉
😓😓😓cacamarica ...bakal jdi calon teh celup d lembah
moerni🍉🍉: wkkwkkw....
mellehhh
total 3 replies
Sofiana Rosita
siang juga thor,,,💪
NoviTa jungkook: 🥰 🥰 🥰
total 1 replies
Eli Rahma
greget bgt sama ica marica hehe itu..
neni nuraeni
semoga aja dewa bisa menglhkn setanya
Dyana
blm ktmu purnama dan Arya... hbis ini s nando... nuggu nando kena banting cantik mba pur... 😍😍😍
Safitra
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!