Franceska wanita cerdas berpendidikan tinggi, berparas cantik dan berprofesi sebagai guru matematika. Suatu kombinasi yang melengkapi penampilannya yang good looking, cemerlang dan bersinar dari keluarga sederhana.
Prestasi akademik, serta kecerdasannya mengola waktu dan kesempatan, menghentarkan dia pada kesuksesan di usia muda.
Suatu hari dia mengalami kecelakaan mobil, hingga membuatnya koma. Namun hidupnya tidak berakhir di ruang ICU. Dia menjalani penglihatan dan petualangan dengan identitas baru, yang menghatarkan dia pada arti kehidupan sesungguhnya.
》Apa yang terjadi dengan Franceska di dunia petualangannya?
》Ikuti kisahnya di Novel ini: "Petualangan Wanita Berduri."
Karya ini didedikasikan untuk yang selalu mendukungku berkarya. Tetaplah sehat dan bahagia di mana pun berada. ❤️ U 🤗
Selamat Membaca
❤️🙏🏻💚
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 08. PWB
...~•Happy Reading•~...
Boby sangat marah mengetahui orang tua dan kakaknya ditahan polisi karena laporan Rina. Dia seakan tidak percaya ketika Papanya telpon minta disediakan pengacara.
Sehingga dia langsung ke kantor polisi untuk memastikan. Setelah Papanya menjelaskan penyebab mereka ditahan setelah dipukul dan diikat, Bobby langsung mendatangi Rina dengan amarah yang meluap.
~▪︎
Ketika cekikan Boby hampir membuat Rina kehabisan nafas, Ceska bergerak cepat. 'Lemaskan tubuhmu.' Perintah Ceska kepada Rina. Kemudian Ceska mengangkat kedua ujung jari dan menusuk pinggiran telinga Boby, hingga tangannya terlepas dari leher Rina dan mundur kesakitan.
"Kau yang berani main kasar pada istrimu." Bentak Ceska hingga Boby melihat dia dengan mata melotot. Dia baru pernah melihat Rina bisa lakukan seperti itu. Sehingga dia makin yakin yang dikatakan Papanya, benar.
"Istri? Jangan mimpi. Sadar asalmu dari mana. Seperti pungguk merindukan bulan." Boby makin emosi melihat Rina melawan dan dia kembali hendak menampar Rina.
Ceska tidak tinggal diam. Dia menangkap tangan Boby dan terdengar erangan saat Ceska memelintir lalu mendorong dengan kuat. "Apa maksudmu?" Ceska bertanya dengan nada suara yang naik level.
Sambil meringis kesakitan, Boby melihat Rina dengan marah. "Apa buktinya kau menikah denganku? Seharusnya kau bersyukur, aku keluarkan kau dari panti asuhan kumuh itu dan jadikan kau orang di sini." Rina terkejut mendengar ucapan Boby, hingga tidak bisa berkata-kata. Begitu juga dengan Ceska yang segera mundur.
"Aku sudah memberi tempat tinggal dan makan enak, sekarang melawanku?" Boby tidak tahan merasakan tangannya panas dan sakit.
Ceska menatap Boby sambil berpikir yang dikatakan, sebab tiba-tiba dia merasakan kesedihan Rina. 'Rina, bicara. Keluarkan yang kau rasakan. Jangan dipendam. Dia telah menipumu.' Ceska memberi keberanian dan kesempatan kepada Rina untuk mengeluarkan unek-unek di hati. Ceska yakin, Rina korban manipulasi dan eksploitasi.
'Rina, kau mengerti omongan orang yang kau anggap suami ini bukan?' Ceska bertanya, sebab Rina masih diam dan mulai menangis.
'Iya, Mba Ceska.' Rina bicara dengan suara bergetar. Dia jadi mengerti, mengapa dibawa Boby dan keluarganya.
"Aku lebih baik tinggal di panti asuhan yang kumuh. Dari pada di sini jadi babu dan budak keluarga yang seperti sampah bejat." Rina mengeluarkan yang dia rasakan, setelah didorong oleh Ceska untuk berbicara.
Rina jadi mengerti, dia berada dalam keluarga yang berkelakuan sampah. Semua perilaku manis saat datang ke panti asuhan untuk meminangnya adalah bohong, hanya polesan.
"Apa kau bilang? Keluarga bejat? Manusia tidak tahu diuntung. Sudah diangkat dari lumpur, berani melempar lumpur ke keluargaku?" Bentak Boby dan langsung melompat hendak memukul Rina.
Dengan cepat Ceska menunduk dan tanpa hitung ke dua, dia menyapu kaki kiri dan kanan Boby yang tidak menyadari akan adanya serangan. Sehingga jatuh dengan kaki terbuka dan pantat menyetuh lantai.
Boby berteriak dan mengeluarkan kata-kata kasar juga sumpah serapah. Dia melompat seperti monyet menari sambil menggosok pantat yang sakit dengan kedua tangan bergantian.
'Diam, Rina.' Ceska meminta Rina diam, karena sudah tahu duduk persoalannya dan merasakan kesedihan Rina makin padat, hingga tenggorokan hampir tersumbat.
"Kau bilang apa? Aku manusia tidak tahu diuntung? Kau lelaki yang tidak tahu diuntung." Ceska mengambil alih. Walau suara bergetar, tapi memiliki tekanan kuat dan galak.
"Kau datang ke panti asuhan dengan berkedok mau menikah, padahal mau jadikan aku pembantu di rumah ini. Dasar lelaki penipu, sama bejatnya dengan tiga orang itu."
"Kau bilang aku bejat? Siapa kau?" Boby hendak mendekat untuk memukul Rina, tapi tertahan saat melihat sikap Rina yang waspada. Dia jadi berpikir lagi, sebab rasa sakit di pantat, tangan dan pinggiran telinga belum hilang.
Dia jadi ragu berlaku kasar, karena wanita di depannya sangat berubah. Bukan saja bersikap galak, tapi bisa balik mengatakan kata-kata yang pedas dan panas, menyakitkan hati.
Dia tahu suara Rina, tapi sekarang memiliki intonasi dan tekanan nada yang berbeda. Sehingga setiap kalimat yang dikatakan memiliki kekuatan untuk menggebuk pusat hati yang paling dalam.
"Aku bukan siapa-siapa, tapi sekarang aku tahu siapa kau, lelaki sampah." Ceska memakai diksi yang digunakan Rina.
"Kau mau ada orang yang bisa mengurus keluargamu dengan baik, tapi gratis. Tidak tahu malu."
"Jadi selama ini, kau pura-pura kasih uang padaku, tapi akan diambil lagi oleh keluargamu." Ceska jadi ingat yang dikatakan Rina, uangnya diambil oleh mertuanya.
"Aku tidak perlu melempar lumpur ke kalian, karna kalian tinggal dalam lumpur." Ceska jadi emosi memikirkan kelicikan Boby mempekerjakan Rina sebagai pembantu rumah tangga dengan kedok jadikan istri.
Pantesan Rina bilang dia tidak pernah hubungan intim dengan suaminya. Dia biarkan Rina digauli kakaknya, dan dia mungkin hidup enak dengan wanita lain. Ceska jadi berpikir lebih jauh tentang sikap dan perilaku Boby.
"Pergi dari rumah ini perempuan lak..." Boby tidak bisa meneruskan makian, karena Ceska menampar mulutnya.
"Kau yang pergi dari rumah ini, sebelum aku habis kesabaran dan mengumpulkan kalian sekeluarga ditahanan." Ancam Ceska.
"Setelah keluarga bejatmu menggunakan tenaga dan tubuhku, lalu sekarang mau mengusirku dari rumah ini? Kau harus membayar semua derita yang kualami di rumah ini, dengan bunganya." Ceska meneruskan ancaman.
Boby yang hampir 4 bulan tidak datang ke rumah itu, terkejut melihat mata dan kemarahan Rina. Hatinya jadi menciut dan bingung melihat perubahan Rina 180 derajat.
Boby jadi ingat lebih dari tiga tahun lalu ke tempat panti asuhan yang sederhana dan hampir tutup karena kekurangan dana. Hanya ada beberapa anak remaja yang tinggal, karena mereka tidak bisa terima anak baru.
Setelah melihat penghuni, dia memilih Rina. Karena selain lebih cantik, mulus dan polos dari yang lain. Pemilik panti asuhan menyetujui, karena dia melamar untuk dijadikan istri.
Tapi sekarang Rina bukan gadis lugu, polos dan mungkin bodoh yang bisa diperdayai. 'Siapa yang merubahnya? Apa keluargaku sendiri yang lakukan?' Boby membatin, karena melihat bekas warna biru samar di tulang pipi Rina dan goresan luka di kening dan bibir.
Melihat Boby terdiam, timbul keberanian di hati Rina. "Aku kira kau pria yang berhati mulia, mau melamar wanita sepertiku untuk dijadikan istri. Ternyata kau melamarku untuk dijadikan budak, melayani perut dan nafsu keluargamu."
"Kau kira semua yang kalian lakukan, tidak ada yang lihat?" Ucap Rina sambil menahan tangis. Dia yakin, ada yang melihat semua derita yang dialami. Sehingga terus bertahan dan berseru minta tolong dalam diam dan tangis.
Ketika bisa berkomunikasi dengan wanita yang bernama Ceska, Rina heran dan tidak mengerti. Dia sempat berpikir semua yang dialami hanya khayalan.
Tapi dia mengikuti semua yang dikatakan Ceska, tanpa protes dan curiga. Setelah ditolong berkali-kali, dia yakin wanita yang ada dalam tubuhnya adalah roh pelindungnya.
...~▪︎▪︎▪︎~...
...~•○¤○•~...