NovelToon NovelToon
Sang Legenda: Naga Langit

Sang Legenda: Naga Langit

Status: tamat
Genre:Misteri / Fantasi Timur / Balas Dendam / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:8.6M
Nilai: 4.5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Xiao Chen selalu dianggap murid terlemah di Klan Xiao.

Tidak punya bakat, selalu gagal dalam ujian, dan menjadi bahan ejekan seluruh murid.
Namun tidak ada yang tahu kebenaran sesungguhnya bahwa tubuhnya menyembunyikan darah naga purba yang tersegel sejak lahir.

Segalanya berubah saat Ritual Penerimaan Roh Penjaga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2: Jiwa yang Tertidur

Kegelapan itu tidak dingin. Sebaliknya, itu terasa panas, menyesakkan, dan purba.

Xiao Chen merasa tubuhnya ditarik paksa dari kamarnya yang sempit, melayang masuk ke dalam ruang hampa tanpa batas. Rasa sakit di tangannya lenyap, digantikan oleh tekanan spiritual yang begitu berat hingga rasanya jiwanya akan remuk.

Di hadapannya, sepasang mata emas vertikal raksasa terbuka di dalam kegelapan. Mata itu menatapnya, seolah-olah Xiao Chen hanyalah seekor semut di hadapan gunung.

"Siapa... kau?" tanya Xiao Chen. Suaranya bergema di ruang hampa itu.

Kabut hitam bergulung, memadat menjadi wujud manusia—seorang pria tua dengan rambut yang tergerai liar dan jubah hitam yang seolah terbuat dari bayangan malam. Wajahnya angkuh, memancarkan aura seorang penguasa yang telah melihat ribuan peradaban runtuh.

"Siapa aku?" Sosok itu mendengus, suaranya seperti guntur. "Manusia zaman sekarang benar-benar bodoh. Mereka melupakan nama yang pernah membuat langit runtuh."

Sosok itu melayang turun, menatap Xiao Chen dengan ketertarikan yang aneh.

"Di eraku, dunia menyebutku Kaisar Naga Abyssal. Dan kau, Bocah, telah membangunkan tidur panjangku dengan darahmu yang penuh dendam itu."

Xiao Chen tertegun. Kaisar Naga? Makhluk mitos?

"Kau bilang darahku?" Xiao Chen tertawa pahit. "Darah sampah maksudmu? Aku tidak bisa menampung Qi. Aku aib bagi klan."

"Tidak bisa menampung?" Yao Huang tertawa keras, tawa yang menggelegar menghina.

Xiao Chen mengerutkan kening. "Apa maksudmu?"

Yao Huang mengibaskan tangannya. Sebuah proyeksi cahaya muncul di udara, menampilkan sistem peredaran darah Xiao Chen.

"Kau bukan manusia biasa. Kau memiliki Garis Keturunan Naga Langit Kuno yang tertidur. Tubuh manusia biasa menyerap Qi alam yang lembut seperti meminum air. Tapi naga? Naga memakan api, menelan petir, dan melahap lautan!"

Dia menunjuk ke arah perut Xiao Chen di dalam proyeksi itu.

"Metode kultivasi klan-mu yang sampah itu memberikan energi yang terlalu halus. Bagi tubuh nagamu, itu bahkan tidak cukup untuk membasahi tenggorokan. Dantianmu menyerap semuanya seketika hanya untuk bertahan hidup, itulah sebabnya kau tidak pernah naik tingkat. Kau mencoba memberi makan dengan remah roti!"

Mata Xiao Chen membelalak. Selama ini... dia bukan tidak berbakat? Dia hanya... terlalu kuat untuk metode biasa?

Harapan yang nyaris padam kini menyala kembali, membakar dada Xiao Chen dengan ganas. Dia teringat wajah Qingyue yang membelanya, dan wajah angkuh Xiao Long.

Dia jatuh berlutut di hadapan Yao Huang.

"Senior! ajari aku!" teriak Xiao Chen. "Jika aku memang memiliki darah naga... ajari aku cara menggunakannya! Aku butuh kekuatan! Aku harus membuktikan bahwa aku bukan sampah!"

Dia menatap pemuda yang bersujud itu. Dia melihat api di mata Xiao Chen. Itu bukan api keserakahan, melainkan api pembuktian diri.

"Jalan kultivasi naga itu menyakitkan," Yao Huang menyeringai, memperlihatkan gigi yang sedikit terlalu tajam. "Kau harus meremukkan tulangmu, mendidihkan darahmu, dan menanggung rasa sakit seribu kali lipat dari manusia biasa. Kau mungkin mati."

"Aku sudah mati berkali-kali setiap hari saat mereka menghinaku," jawab Xiao Chen, mengangkat wajahnya dengan tatapan tajam. "Rasa sakit fisik bukan apa-apa."

"Bagus," mata Yao Huang berkilat senang. "Aku suka tatapan itu. Tatapan seekor predator yang lapar."

Dia mengangkat satu jari. Ujung jarinya bersinar dengan cahaya hitam pekat.

"Bersiaplah. Kita tidak punya waktu untuk metode lembut. Aku akan memaksa darah nagamu bangun sekarang juga."

Cahaya hitam itu ditembakkan tepat ke dahi Xiao Chen.

"ARGHHHHHHH!"

Di dunia nyata, di dalam kamarnya yang gelap, tubuh Xiao Chen mengejang hebat di lantai.

Panas.

Rasanya seperti darah di dalam tubuhnya diganti dengan timah cair. Pembuluh darah di kulitnya menonjol, berubah warna menjadi hitam, lalu merah menyala. Suara krak mengerikan terdengar saat tulang-tulangnya memadat, membuang kotoran, dan menyusun ulang strukturnya menjadi lebih kokoh.

Pori-porinya terbuka, mengeluarkan cairan hitam berbau busuk kotoran yang telah menumpuk selama bertahun-tahun menghambat tubuhnya.

Proses itu berlangsung sepanjang malam. Namun, Xiao Chen tidak pingsan. Dia menggigit bibirnya hingga hancur untuk tetap sadar, memandu energi liar itu sesuai instruksi suara di kepalanya.

Aku tidak boleh pingsan. Aku harus bangun. Aku harus kuat.

Cahaya matahari pagi menembus celah jendela.

Xiao Chen membuka matanya. Napasnya terengah-engah. Dia terbaring di lantai kayu yang basah oleh keringat hitam berbau anyir.

"Menjijikkan," gumamnya.

Namun saat dia mencoba bangun, dia terkejut. Tubuhnya terasa ringan. Sangat ringan. Pandangannya menjadi sangat jelas, dia bahkan bisa melihat debu yang melayang di udara.

Dia mengepalkan tangannya.

KRETEK.

Suara sendi jarinya terdengar renyah dan padat. Dia merasakan kekuatan fisik murni mengalir di setiap serat ototnya.

"Coba pukul tiang tempat tidur itu," perintah suara di kepalanya.

Xiao Chen menurut. Tanpa menggunakan Qi, dia meninju tiang kayu keras itu dengan santai.

BRAK!

Tiang kayu solid setebal paha orang dewasa itu patah menjadi dua bagian dengan mudah.

Xiao Chen menatap tangannya tak percaya. "Kekuatan fisikku... ini setara dengan Kultivator Tingkat 5 Pengumpulan Qi! Padahal kultivasiku masih nol."

"Itu baru permulaan," kata Yao Huang. "Sekarang bersihkan dirimu. Kau bau Busuk."

1
Margaretta Wongkar
Di sini Xiao Chen telah masuk ke ranah soul transformation.
Margaretta Wongkar
Ceritanya sih ok, keren menurutku tapi yang mengganggu itu kalau ceritanya ngak konsekuen. Misalnya tingkat kultivasi MC yang tidak sesuai dengan bab sebelumnya. Ada saat ranah kultivasi MC sudah soul transformation tapi di bab berikutnya kok jadi soul formation lagi.
Margaretta Wongkar: Ngak konsisten maksudnya, maaf typo😀
total 1 replies
Margaretta Wongkar
Bukannya Xiao Chen sudah ranah soul transformation ya, kok malah turun ke soul formation sih?
Amiera Syaqilla
purrfecto💕
Jack Syahputra
𝙭𝙞𝙖𝙤 𝘾𝙝𝙚𝙣 𝙝𝙖𝙩𝙞 𝙝𝙖𝙩𝙞 .. 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙮𝙜 𝙢𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙧𝙖𝙘𝙪𝙣𝙖𝙣 𝙤𝙗𝙖𝙩. ☺
Jack Syahputra
😍
Jack Syahputra
𝙘𝙤𝙗𝙖 𝙗𝙞𝙠𝙞𝙣 𝙥𝙞𝙡 𝙣𝙮 𝙥𝙖𝙠𝙚 𝙊𝙢𝙥𝙧𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙈𝘽𝙂 𝙥𝙖𝙨𝙩𝙞 𝙥𝙞𝙡 𝙣𝙮 𝙨𝙖𝙣𝙜𝙖𝙩 𝙨𝙚𝙢𝙥𝙪𝙧𝙣𝙖 𝙩𝙞𝙣𝙜𝙠𝙖𝙩 𝘿𝙚𝙬𝙖😄
Jack Syahputra
👍
NONA JANDA
mohon maaf untuk yang selalu berkomentar percuma ada guru kayak gini gini gini kenapa gininya lambat,,,
tolong ya di sini kita mengajarkan dari sampah yang tidak berguna dijadikan berguna sangat menakutkan untuk orang lain,, di sini gurunya sudah menekankan kalau dia berbeda dengan orang lain orang lain mudah untuk naik level tertentu segala macam dengan IQ yang dia serap dan sangat mudah untuk didapatkan orang lain,,, tapi di sini dia tidak menyerap EQ dalam hal seperti orang lain tapi dia menyerap inti dari binatang monster lainnya dan dia dijadikan IQ dia dan juga untuk diterobos jadi tolong kalian itu kalau nggak suka nggak jgn baca
guntur
Alur ceritanya terkadang tumpang tindih bikin bingung.
Dewa Raka jl
KOK ADA NAGA BERBULUBTOR🤣🤣🤣
Dewa Raka jl
KASIAN MC NYA YG SELALU PINGSAN DAN EPILEPSI... DAN LEMAH, MALAH PERAN PENDUKUNG NYA YG BISA MENGALAHKAN DIA TANAH BESAR DI ATASNYA🤣🤣🤣
MEC NYA MALAH DI KALAHKAN SATU TANAH PENUH DI BAWAH NYA🤣🤣🤣
Dewa Raka jl
AYO TOR KNPA NGK EPILEPSI MC NYA🤣🤣🤣
Dewa Raka jl
AYO TORR
BUAT MC KEJANG"ATAU EPILEPSI BIAR SERU🤣🤣🤣
Dewa Raka jl
kkoknaneh.... kapan MC menjadi kuat gitu, melawan tanah di atas nya, knapa ngk epilepsi lagi🤣🤣🤣 atau kejang " kehabisan qi🤣🤣🤣
Dewa Raka jl
TORR KNAPA JUGA MC NYA NGK BERUSAHA MENGEMBALIKAN TANAHNYA KE PUNCAK NESTEL SOUL.... KOK KELIATAN NYA TANPA BEBAN KULTIfasi nya jatuh, dari puncak ke menengah😞😞😞
Dewa Raka jl
SEKALIAN AJA KEMBALI KE INTI EMAS TORR. TANGGUNG TURUN SATU BINTANG... ATAUBSETAPBPERTARUNGAN KECIL MC NYA STEP N KEJANG KEJANG🤣🤣🤣🤣
Dewa Raka jl
😞😞😞
Dewa Raka jl
DIKIT"KEHABISAN TENAGA... NOVEL NYA ANEH🤣🤣🤣
ADA LAGI MC LAIN DIKIT "PINGSAN 🤣🤣🤣
Dewa Raka jl
ANEH TOR, DARI TIGA LV...
AWAL MENENGAH AKHIR...
KAN 3LAVE AJA DI TANAH INTI EMAS?
KNAPA DI TAMBAH"LAGI ISI PUNCAK... JADI MUBAZIR CERITA NYA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!