NovelToon NovelToon
Aku Bukan Pelakor

Aku Bukan Pelakor

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Pelakor / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Irma

Mari menepi dari kisah Cinderella Story (Pangeran tampan/CEO menikahi Upik Abu), kisah kawin kontrak, dan juga kisah menikah dengan keterpaksaan karena balas budi. Saatnya kita belajar dari pengalaman ana yang aku tulis dikarya perdanaku ini.

Ana merupakan mahasiswi magang di PT. Asri Global Tbk, di perusahaan tersebut ana bertemu dengan seorang pria yang benama julio, julio merupakan manager acounting di divisi tempat ana magang.

Sejak pandangan pertamanya dengan ana, julio sudah menaruh hati terhadap ana, sehingga ia mendekati ana.

Tak banyak rekan-rekan kantornya yang mengetahui jika ternyata julio telah memiliki istri dan anak di kampung halamannya, begitu pun dengan ana.
Hingga hubunganan mereka mereka yang sudah terlalu jauh, sampai pada akhirnya ana mengandung anak julio.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 8

Selesai briefing pagi bersama dengan timnya di kantor, Rio mendapatkan kabar yang kurang mengenakan dari asisten rumah tangga Ana.

Sambil menangis asistennya bercerita jika Ana di usir dari kediamannya oleh kakak kandungnya."Ma... maafkan saya Pak Rio, saya terpaksa menghubungi kakaknya Non Ana karena sepanjang malam saya melihat Non Ana melamun dan menangis tanpa henti. Saya pikir keluarganya bisa memberikan solusi untuk meringankan bebannya Non Ana," ucapnya dengan penuh penyesalan.

"Kenapa Bibik tidak menghubungi saya? bukankah sudah saya katakan jika ada apa-apa langsung kabari saya," bentaknya dengan nada tinggi, kemudian Rio langsung mematikan teleponnya.

Rio mencoba menghubungi Ana, namun sayangnya handphone Ana selalu di luar jangkauan.

"Akh... kenapa handphonenya tidak aktif," gumam Rio, ia mulai panik dan mencemaskan kondisi Ana.

Rio meraih kunci mobilnya kemudian ia bergegas pergi ke kediaman Ana, meskipun ia tahu jika Ana tidak ada di rumah tapi ia berharap paling tidak dirinya mendapatkan kejelasan atau mendapatkan petunjuk tentang keberadaan Ana.

Sesampainya di kediaman Ana, Rio langsung mengetuk pintu rumah Ana dengan tidak sabar, hingga membuat Risti keluar dengan tatapan sinis. Wanita itu menatap Rio dari atas kepala hingga ujung kaki Rio. "Siapa loe? ada keperluan apa?" tanya Risti dengan ketus.

"Saya Rio, saya kesini mencari Ana." Rio berusaha untuk tetap bersikap sopan kepada Risti.

"Ooh... Dia sudah pergi dari rumah ini."

"Kenapa Ana di usir dari rumah ini? bukankah ini rumahnya?"

"BUKAN URUSAN LOE. PERGI DARI SINI!!!!" bentak Risti.

Risti ingin menutup pintu rumahnya, namun tangan Rio dengan cepat menahan pintu tersebut agar tidak tertutup. "Saya yang akan bertanggung jawab atas kehamilannya, cepat beri tau di mana Ana berada?"

"Gue udah bilang, dia udah pergi! Kalau loe mau tanggung jawab loe cari aja dia sampe ketemu."

Bruug...

Risti membanting pintu dengan sangat keras, membiarkan Rio di luar yang mulai tampak frustasi. Rio masuk kedalam mobilnya kemudian ia berfikir sejenak kemana ia harus mencari Ana, ia mulai teringat akan kampus tempat Ana kuliah.

Tanpa menunggu waktu lama Rio memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi menuju kampus tempat Ana kuliah, ia berharap jika Ana berada di kampusnya atau minimal ia bisa bertemu dengan salah satu teman atau pun sahabat Ana, sehingga ia bisa mencari informasi tentang keberadaan Ana.

Sesampainya di kampus tersebut Rio berlari mengelilingi kampus untuk mencari sosok Ana, tak ketinggalan Rio juga mengunjungi kantin kampus, ia menanyakan ke beberapa mahasiswa di sana apakah ada salah satu dari mereka yang mengenal Ana.

Salah seorang dari mereka menyuruh Rio untuk bertanya kepada Mia karena Mia merupakan sahabat baik Ana, yang kebetulan saat itu Mia juga sedang berada di kantin.

"Permisi, apa benar kamu Mia temannya Ana?"tanya Rio kepada Mia yang sedang menikmati minumannya.

"I...ia Kak, aku Mia. Ada perlu apa?" raut wajah Mia berubah menjadi bingung karena ada seseorang yang tidak ia kenal tiba-tiba datang mencarinya.

"Perkenalkan saya Rio temannya Ana. Begini, ada yang ingin saya tanyakan, apa kamu mengetahui keberadaan Ana sekarang?" tanya Rio.

"Setahuku Ana sudah lulus sidang Tugas Akhir, jadi Ana sudah jarang ke kampus. Mungkin sekarang Ana berada di rumahnya, kakak ke rumahnya saja," jawab Mia.

"Begini Mia, sebenarnya Ana pergi dari rumah. Karena itu saya mencarinya kemari."

Uhukk... uhuk...

Mia yang sedang minum seketika terbatuk karena terkejut mengetahui bahwa sahabatnya pergi dari rumah.

"Apa? aku malah baru tahu jika Ana pergi. Ada apa dengan Ana, Kak?"

Rio menceritakan kejadiannya secara singkat mengapa Ana pergi dari rumah, namun hanya sebatas Ana sedang ada masalah dengan keluarganya. Rio sama sekali tidak menyinggung kondisi Ana yang tengah mengandung, karena ia sangat menjaga privasi dan janjinya kepada Ana.

"Kemana biasanya Ana pergi jika ada masalah?" tanya Rio.

"Emmm... biasanya Ana pergi ke taman yang berada di Jalan Mawar," jawab Mia.

"Ok kalau begitu saya akan langsung ke sana, tapi aku minta tolong sama kamu cari info keberadaan Ana ke teman-temanmu yang lain. Jika ada petunjuk atau informasi segera hubungi saya." Rio mengambil kartu namanya dari dalam dompetnya kemudian ia menyerahkannya kepada Mia.

"Baik, Kak. Tapi kalau Ana sudah ketemu, Kakak kabarin aku ya."

Rio hanya mengangguk sambil berlalu pergi meninggalkan kampus, ia memacu kendaraanya menuju taman yang di informasikan oleh Mia.

Sudah lima kali Rio mengelilingi taman itu tapi ia tidak menemukan sosok yang dicarinya, Rio kembali ke dalam mobilnya memukul-mukul kemudi mobilnya dengan sangat keras, pikirannya buntu ia sudah tidak tau lagi harus kemana mencari Ana.

Rio begitu sangat mengkhawatirkan kondisi Ana dan kandungannya, ia tidak mau ada hal buruk yang akan menimpa Ana.

Akkkkhhh....

"Harus kemana aku mencarimu An?" ada penyesalan dalam diri Ana mengapa dirinya tadi pagi tidak ke rumah Ana terlebih dahulu sebelum berangkat ke kantor.

Drrrrrrt.. drrrrrrtrt.. drrrrrrt...

Handphone Rio bergetar, ada panggilan masuk dari asisten rumah tangga Ana, Rio sangat berharap ada berita baik mengenai keberadaan Ana.

"Hallo ada apa Bik?" tanya Rio.

"Begini Pak Rio, tadi ketika saya membereskan ruang keluarga, saya menemukan handphone Non Ana." Ia baru teringat jika tadi malam Ana sempat menyuruhnya untuk mencharger handphonenya di ruang keluarga, karena stop kontak dikamarnya sedang rusak.

'Jadi Ana tidak membawa handphone? pantas saja ia tidak bisa di hubungi,' gumam Rio dalam hati.

"Begini saja Bik, saya akan ke sana untuk mengambil handphone Ana, barangkali ada petunjuk mengenai keberadaan Ana. Bibi tunggu saya di pertigaan dekat rumah Ana ya, saya tidak mau Risti mengetahui dan membuat masalah baru lagi!" perintah Rio.

"Baik Pak." asisten rumah tangga Ana pun menuruti perintah Rio.

Begitu Rio mendapatkan handphone Ana, Rio segera menyalakan handphonenya, ia berharap mendapatkan petunjuk mengenai tempat favorit yang biasanya Ana kunjungi.

Ketika handphone Ana menyala ada ratusan pesan masuk di handphonenya, pesan tersebut dari teman-teman Ana yang ikut mencari keberadaan Ana dan termasuk pesan dari Rio.

Rio hanya membalas pesan dari Mia, ia menginformasikan kepada Mia bahwa Ana belum di temukan dan Ana tidak membawa handphone sehingga Mia tidak lagi menghubungi Ana ke handphonenya.

Selesai membalas pesan dari Mia, Rio membuka menu galeri. Tanpa Rio sadari tubuhnya mulai gemetar, luapan emosi memenuhi dadanya, rasa cemburu, perih, sakit hati dan terluka menjadi satu, ketika ia melihat ratusan foto kebersamaan Ana dengan Julio.

Rio langsung mematikan kembali handphone Ana, ia benar-benar tidak kuasa melihat galeri handphone Ana yang di penuhi foto-foto kebersamaan mereka berdua.

1
Nancy Nurwezia
Luar biasa
Apalah Arti Sebuah Nama
cuma ada di novel lelaki seperti RIO,☺️☺️☺️
imelda
cerita wanita tangguh.lumayan keren.
kalea rizuky
ini uda gk. perawan tp sok jual mahal. hadehhh
Mita Karolina
Bukannya kalau LDR itu yg paling penting komunikasi ya?
aima
di Shopee ada ga ya kek rio 🤣😭
Irma: Kalo ada, dah soldout mba😂
total 1 replies
Susi Sinaga
bukan hanya di author ada lelaki spt itu ....dunia nyata jg ada...
Susi Sinaga
wow....terima ...terima
Susi Sinaga
ke rumah si pecundang tak tanggung jawab
Susi Sinaga
terharu aku masih ada org berhati emas spt Bu lyra
Sita Sit
adakah di dunia nyata laki2 kayak Rio,,keren pokoknya rio
altanum
ceritanya bikin penasaran dan ingin segera menyelesaikan membaca semua bab....semangat thor
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
Pak Rio kamu royal juga ya sama istri nya ngasih hadiah ngak tanggung" fatanstis ya
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
keren habis
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
Semoga hayalan kamu buat nikah sama Julio bisa Jadi kenyataan ya Ana
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
luar biasa

suka sama cerita nya walau baca yg 21+ tapi tetap bagus cerita nya walau belum baca semua bab nya
Leny Hui
a very great novel and there are many lessons that we can learn, highly recommended novels from the author
Defi Danny Firmansyah
semangat....semangat...💪🏻💪🏻💪🏻
Defi Danny Firmansyah
semangat trs berkarya Thor....💪🏻💪🏻💪🏻
Kod Driyah
wah Rio sdh mulai berubah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!