NovelToon NovelToon
Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Status: tamat
Genre:Fantasi Isekai / Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno / Tamat
Popularitas:82.7k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Shen Kuo Yu, bilioner wanita yang tewas di puncak kejayaannya karena kebocoran jantung, ia terbangun di tubuh Liu Xiao Xiao- gadis malang yang disiksa oleh keluarga angkatnya. Takdir pahit menantinya. Ia dipaksa menggantikan saudari angkat nya untuk menjadi pengantin pengganti dan menikahi Pangeran Keempat yang konon buruk rupa dan berhati kejam.

Shen Kuo Yu akan menaklukan Pangeran itu dan menjadikan nya bidak untuk membalas dendam pada Keluarga Liu yang memperlakukan nya seperti binatang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27 : Persiapan Malam Dingin

​Persiapan perjamuan musim dingin mulai terasa di setiap sudut istana. Pelayan berlalu-lalang membawa kain sutra dan hiasan perak, namun di balik kemeriahan itu, Xiao Xiao justru semakin waspada. Ia tahu bahwa ketenangan ini hanyalah selubung sebelum badai besar menghantam.

​Xiao Xiao sedang duduk di tepi ranjang saat Mao masuk dengan wajah sedikit pucat. Ia membawa sebuah amplop kecil yang tidak memiliki stempel resmi.

​"Nona, seseorang meletakkan ini di keranjang belanjaan hamba saat di pasar tadi," bisik Mao.

​Xiao Xiao membuka surat itu dengan tenang. Isinya hanya jadwal pengiriman barang-barang kebutuhan perjamuan dari gudang Jenderal Liu ke dapur istana. Namun, ada satu catatan kecil yang hanya bisa dibaca oleh orang yang paham kode-kode perdagangan. Peti nomor sembilan berisi rahasia.

​"Peti nomor sembilan," gumam Xiao Xiao. Ia segera membakar surat itu di atas lilin. "Mao, siapkan pakaian pelayan untukku. Malam ini kita akan menyelinap ke gudang penyimpanan dapur pusat."

​Malam itu, dengan menyamar sebagai pelayan dapur, Xiao Xiao dan Mao berhasil masuk ke area penyimpanan barang. Suasana sangat sunyi, hanya ada suara tikus yang berlari di sela-sela karung gandum.

​Xiao Xiao mencari peti kayu dengan tanda angka sembilan. Begitu menemukannya, ia menggunakan pisau kecil untuk mencongkel tutupnya dengan hati-hati. Alih-alih berisi bahan makanan mewah, peti itu berisi tumpukan surat berstempel rahasia dan beberapa buku catatan militer yang tampak sangat kuno.

​Xiao Xiao membedah isi buku itu dengan cepat. Matanya membelalak. Ini bukan hanya bukti korupsi, tapi rencana pemberontakan yang disusun Jenderal Liu bersama beberapa pejabat di perbatasan. Jenderal Liu berniat mengkambinghitamkan Pangeran Zhi Chen sebagai dalang pemberontakan tersebut jika rencana ini terbongkar.

​"Licik sekali," desis Xiao Xiao. "Dia ingin membunuh dua burung dengan satu batu. Menghilangkan Pangeran dan mengambil alih takhta dengan alasan menertibkan kekacauan."

​Tiba-tiba, suara langkah kaki terdengar mendekat ke arah gudang. Xiao Xiao segera memberi isyarat pada Mao untuk bersembunyi di balik tumpukan karung.

​Pintu gudang terbuka. Seorang pria berjubah hitam masuk bersama seorang kasim yang dikenal Xiao Xiao sebagai orang kepercayaan Permaisuri.

​"Pastikan peti nomor sembilan ini tetap aman sampai malam perjamuan. Permaisuri sendiri yang akan meminta Kaisar untuk membukanya di depan semua orang," ujar pria berjubah hitam itu. Suaranya berat dan sangat familiar bagi Xiao Xiao. Itu adalah suara salah satu orang kepercayaan Jenderal Liu.

​"Tentu saja. Semuanya sudah siap. Pangeran Keempat tidak akan punya jalan keluar kali ini," jawab sang kasim dengan tawa rendah.

​Setelah kedua orang itu pergi dan mengunci pintu kembali, Xiao Xiao keluar dari persembunyiannya. Ia tidak membawa buku catatan itu pergi karena akan memicu kecurigaan. Sebaliknya, ia mengeluarkan beberapa lembar kertas kosong dari balik bajunya dan sebuah botol tinta kecil.

​"Nona, apa yang Anda lakukan?" tanya Mao bingung.

​"Aku akan mengganti isi beberapa halaman penting di buku ini dengan bukti asli korupsi Permaisuri yang kita dapatkan dari Selir Agung tempo hari," jawab Xiao Xiao sembari menulis dengan sangat cepat, meniru gaya tulisan di buku tersebut. "Biarkan mereka membawa peti ini ke depan Kaisar. Mereka pikir mereka sedang membawa bom untuk kita, padahal mereka membawa bom untuk diri mereka sendiri."

​Kembali ke paviliun utama, Xiao Xiao mendapati Zhi Chen sedang berdiri di teras, menatap bulan sabit. Pangeran itu seolah sudah tahu bahwa istrinya baru saja melakukan sesuatu yang berbahaya.

​"Kau berbau asap gudang dan debu, Xiao Xiao," ujar Zhi Chen tanpa menoleh.

​Xiao Xiao mendekat, berdiri di samping suaminya. "Saya baru saja memastikan bahwa peti mati untuk Jenderal Liu dan Permaisuri sudah siap. Kita hanya perlu menunggu mereka masuk ke dalamnya secara sukarela."

​Zhi Chen menoleh, menatap wajah Xiao Xiao yang diterangi cahaya bulan. "Kau benar-benar tidak akan menyesali ini? Jika Jenderal Liu jatuh, kau akan kehilangan statusmu sebagai putri jenderal."

​Xiao Xiao tersenyum tipis, sorot matanya penuh dengan ambisi yang dingin. "Status adalah sesuatu yang bisa kita buat sendiri, Pangeran. Saya lebih suka menjadi istri seorang penguasa daripada menjadi putri seorang pengkhianat yang sewaktu-waktu bisa dibuang."

​Zhi Chen terdiam, lalu ia meraih tangan Xiao Xiao dan menggenggamnya erat. "Kalau begitu, mari kita selesaikan permainan ini bersama-sama di malam perjamuan nanti."

***

Happy Reading❤️

Mohon Dukungan

● Like

● Komen

● Subscribe

● Ikuti Penulis

Terimakasih ^_^ ❤️

1
Anjani Manurung
Ciao jgn lgsg maafin suamimu.ksh pelajaran dl
Anjani Manurung
Ema dan anak yg serakah.mau untung malah buntung wkwkwk
Anjani Manurung
lanjut Thor seru nih
Anjani Manurung
ternyata kehidupan istana ribet ya.gimana dg kerajaan zaman skrg ya.ky d Inggris gitu.banyak intrik jg x ya
Anjani Manurung
org pintar d zaman apapun pasti berhasil ya
Anjani Manurung
mantap.kayanya penulis TDK suka pemeran wanita yg lemah ya.semua novelnya bagus2
Anjani Manurung
lanjuuut
Anjani Manurung
hadiir
Phoobe Pudji
jln ceritanya bagus
ANWi: makasi kak Phoobe~
total 1 replies
Dayu Santi
lanjuuut...
Dayu Santi: sama2... ceritanya baguuus...
total 2 replies
Sulati Cus
cerita yg manis jd pgn ikutan
ANWi: hehe makasi ka~❤️
total 1 replies
Travel Diaryska
niceee~
Travel Diaryska: sama2~ semangattt
total 2 replies
Iyus Iyus
bsguuuuuuuuus
ANWi: makasi kak iyus iyus ~❤️
total 1 replies
Lhina Bright
oh tidak thor, jangan lagi ada drama perebutan istri 🫣🫣🫣🫣
ANWi: tenang kak~
total 1 replies
Lhina Bright
menarik, pokoknya suka banget klo pemeran wanita nya kuat, tdk mudah di tindas apalagi kejam bagi yg jahat sama dia...🤭🤭🤭
sahabat pena
wah happy ending 😍😍ditunggu karya baru berikut nya kak. klo bisa cerita tentang transmigrasi make artist di up kak
sahabat pena: suka banget kak.. lanjut ya kak. semangat 💪💪💪
total 2 replies
Mommy Ayu
Lanjut bonchap lagi Thor...... semangat ya
ANWi: mau bonchap karakter apa ka?
total 1 replies
xiaoyu
💪💪💪
ANWi: makasi kak xiaoyu ~🤗
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
bagus
ANWi: makasi sudah mampir kak zhuyan ~
total 1 replies
sahabat pena
ayolah pangeran move on. buka hati mu untuk orang lain.
ANWi: zhi alun : gak bisa ~
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!