Vanya, Gadis SMA berusia 18 tahun terpaksa menjalani pernikahan dengan Daffin, Laki-laki yang telah menodainya, Yang ternyata adalah lelaki yang selalu bertindak semaunya dan juga kasar.
Namun siapa sangka setelah pernikahan itu secara perlahan Daffin mulai berubah dan juga mulai mencintai Vanya.
Bagaimana usaha yang Daffin lakukan untuk meluluhkan hati Vanya yang selalu bersikap dingin kepadanya?
Bukan cerita CEO, Hanya sebuah cerita perjuangan lelaki yang telah menghancurkan hidup wanita yang menjadi istrinya, Agar wanita itu dapat menerima ia dengan sepenuh hatinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yunyun veganezth, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PENSI
..."Akan Ada Hari yang Cerah Setelah Badai"...
...----------------...
Satu bulan kemudian..
Semua murid mulai berkumpul ditengah lapangan, Disana telah dibuat sebuah panggung untuk acara pentas seni dalam rangka Ulang Tahun sekolah.
Semua murid nampak berkumpul memadati lapangan untuk menyaksikan teman-temannya berunjuk kebolehan di atas sana.
Si pembawa acara mulai tampak berdiri disana sambil memberikan sambutan,
"Selamat pagi semua, Kakak-kakak alumni, Adik-adik kelas serta teman-teman yang saya cintai" Ujar pembawa acara tanda acara telah di mulai.
Sementara itu, Vanya terlihat semakin gugup karena entah kenapa ia dijadwalkan untuk mempersembahkan penampilan pertama di hadapan teman-teman satu sekolahnya.
"Ta , Kenapa jadi gue yang tampil pertama sih" protes Vanya ketika berada di dekat panggung.
"Enggak tau gue juga Va yang bikin jadwal acaranya bukan gue," ujar Meta.
"Ya untuk mempersingkat waktu kita panggilkan Vanya Satya Utama," ucap si pembawa acara disambut dengan tepuk tangan yang cukup meriah
"Tuh kan dipanggil terus yang ngiringin siapa jadinya? Kata lo si Fahmi enggak bisa," tanya Vanya yang mulai terlihat panik.
"Tenang aja lo rileks aja sana naik terus lo liat sendiri siapa disana," sambil mengantar Vanya ke atas panggung.
Saat Vanya baru saja menaiki panggung ia pun tertegun dengan apa yang dilihatnya.
Niko dengan senyum termanisnya membuat lesung pipinya nampak terlihat dengan jelas.
Niko !! Batin Vanya berucap.
Senang, Malu, Grogi semua jadi satu
Niko masih terus tersenyum sambil melambaikan tangan ke arah Vanya, Vanya mendekat perlahan, dan ketika ia berada serta dudum di samping Niko. Niko pun berkata,
"Vanya, Yuk mulai jangan grogi ya tenang ada aku kok," ujar Niko
Justru yang bikin grogi itu elo Nikooo batin Vanya berucap.
Niko mulai memetik gitar dan disambut nyanyian oleh Vanya
*One night I stand I remind of you
Our hope and dream tears in my eyes
When you gone so fast
When I realized you know I can't be perfect
I fall form you
You make me like I can't stand with you
You make me like I can't life with you
I can't hold your hand
So please don't let me down
I try to be a stronger
When I know everything over
Every time I feel everyday I think
I never see you ones again
I know I can't be a stronger
Even I try to forget you
Oh no I missing you
I need is you so please don't make me feel like
I keep you in my heart
Oleh Still virgin - Hate to Miss Someone*
Lagu selesai dibawakan oleh Vanya dan Niko tepuk tangan yang meriah pun mulai terdengar.
Ya, dua orang yang saling menyukai satu sama lain menyanyikan lagu dengan penuh penghayatan membuat semua orang kagum dan terbawa suasana begitu pula dengan orang yang membawakannya...
Niko tersenyum menatap Vanya dan begitupun sebaliknya.
"Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan menyerah hingga detik ini."
Niko sangat bahagia hari itu, Ia bisa kembali dekat dengan Vanya, Hanya dengan sebuah nyanyian nampak menyampaikan perasaan sukanya terhadap Vanya, Dan dengan tatapan Vanya juga yang seolah mengisyaratkan kalau ia memiliki perasaan yang sama.
Vanya mulai turun dari atas panggung diikutin oleh Niko dibelakangnya.
Sesampainya dibawah Vanya mulai disambut oleh teman-teman terbaiknya.
"Vanyaaaaa we love youuuu" teriak Fani dan di sambut pelukan dari temannya yang lain
"Vanyaa~~ Riri sampe terharu denger lagunya" ujar Riri sambil memeluk Vanya
Ya, Hari ini mereka bersorak, Bersemangat dan bergembira bersama...
Masa-masa sekolah yang tidak akan bisa terulang kembali lagi...
Masa-masa yang pastinya akan sangat mereka rindukan suatu saat nanti...
...----------------...
Acara pun berlanjut, Sementara Vanya dan teman-temannya memutuskan untuk pergi ke kantin terlebih dahulu, Mereka pun mulai memesan makanan.
Vanya dan teman-temannya sedang makan dan minum dikantin, Tidak selang berapa lama ada seorang laki-laki yang datang menghampiri meja mereka.
"Hai, Boleh duduk disini enggak?"ujarnya
"Boleh Kak" jawab Fani sambil senyum-senyum
"Kenalin Dion" sambil menyalami mereka satu persatu
"Aku alumni di sekolah ini, Oh iya tadi aku sempet liat penampilan kamu, Bagus banget, Emm langsung to the point aja ya mau enggak gabung di band Kakak biasanya Kakak suka manggung dikafe -kafe gitu kalau kamu mau nanti kamu juga dapet bagian kok tenang aja" ujarnya lagi kepada Vanya
"Band? Kakak terlalu berlebihan aku enggak sebagus itu kok" jawab Vanya
"Emm tapi aku pikir-pikir dulu ya kak"jawab Vanya lagi
"Oh ya udah kalau gitu aku boleh minta nomor telepon kamu?" tanya Dion
"Boleh kak nomornya 08*********"ujar Vanya
"Aku coba miscall ya" ucap Dion
"Iya udah masuk kak" ujar Vanya kemudian
"Oke kalau gitu aku tinggal dulu ya, Nanti pokoknya langsung hubungin kakak aja kalau kamu berminat"ujar Dion sambil pergi meninggalkan meja mereka
"Va kesempatan bagus nih kapan lagi"ujar Fani
"Iya Va, Gabung di band dapet duit lagi kapan lagi coba, Udah jangan sampe lolos ambil aja"bujuk Meta
"Gue enggak pede udah gitu emangnya Mama bakalan kasih izin ya"jawab Vanya lesu
"Hmm iya juga sih"ujar Meta
"Tapi nanti gue coba ngomong dulu deh sama Mama kali aja diizinin"ujar Vanya lagi
"Nah kalau gitu boleh banget tuh, gue doain semoga aja nyokap lo kasih izin ya"ucap Fani
Note : untuk yang membaca dan suka dengan karyaku jangan lupa untuk like, komen dan juga vote nya untuk dukungan supaya author makin semangat lagi menulisnya.
Happy Reading💞
makasih 🙏🏻😊
tp kn emang niatnya Thor bikin skenario yg kayak gini.
nunggu Vanya positif Bru mom's nya d kasih tau kl Vanya kecolongan d perkosa kakak kelas.
pokok ngikut kakak Thor aja lah