NovelToon NovelToon
Sang Legenda: Naga Langit

Sang Legenda: Naga Langit

Status: tamat
Genre:Misteri / Fantasi Timur / Balas Dendam / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:7.7M
Nilai: 4.5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Xiao Chen selalu dianggap murid terlemah di Klan Xiao.

Tidak punya bakat, selalu gagal dalam ujian, dan menjadi bahan ejekan seluruh murid.
Namun tidak ada yang tahu kebenaran sesungguhnya bahwa tubuhnya menyembunyikan darah naga purba yang tersegel sejak lahir.

Segalanya berubah saat Ritual Penerimaan Roh Penjaga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17: Gelombang di Dalam Klan

Saat sosok Xiao Chen muncul dari kabut di tepi Hutan Binatang Kabut, dua penjaga di gerbang belakang klan langsung memasang kuda-kuda waspada. Mereka melihat seorang pemuda berpenampilan liar, jubahnya compang-camping dan berlumuran darah kering, memancarkan aura tajam yang membuat bulu kuduk mereka berdiri.

Ketika pemuda itu melangkah lebih dekat ke dalam cahaya, mereka terkesiap bersamaan.

"Itu... Xiao Chen?!" bisik salah satu penjaga dengan tidak percaya.

Yang lain menelan ludah. Ini bukan Xiao Chen si sampah yang mereka kenal. Aura yang dipancarkan pemuda ini kuat dan percaya diri, dan matanya yang tenang memiliki kilatan yang membuat orang lain tidak berani menatapnya langsung. Dia selamat. Setelah berhari-hari di dalam hutan, dia benar-benar kembali hidup-hidup.

Xiao Chen melirik mereka sekilas sebelum berjalan melewati gerbang tanpa sepatah kata pun. Dia mengabaikan tatapan mereka yang terperangah dan tidak kembali ke halamannya yang terpencil. Sebaliknya, dia berjalan lurus menuju pusat area klan, menuju salah satu bangunan tersibuk: Balai Kontribusi.

Balai Kontribusi adalah tempat para murid menukarkan hasil buruan, ramuan obat, atau penyelesaian misi klan dengan poin kontribusi. Poin ini adalah mata uang internal klan, yang dapat digunakan untuk mendapatkan pil obat, teknik bela diri, atau hak tinggal di halaman yang lebih baik.

Kedatangan Xiao Chen langsung menyebabkan keheningan yang canggung di dalam balai yang ramai. Semua murid yang ada di sana berhenti berbicara dan menatapnya. Penampilannya yang seperti pemburu yang baru pulang dari medan perang sudah cukup untuk menarik perhatian, tetapi identitas nya lah yang membuat mereka semua membeku.

Mengabaikan puluhan pasang mata, Xiao Chen berjalan lurus ke meja utama. Di belakang meja, seorang murid inti yang bertugas dan seorang tetua pengawas duduk.

Tanpa basa-basi, Xiao Chen membuka tas kulitnya yang usang dan menumpahkan isinya ke atas meja kayu yang kokoh.

KLAK... KLAK... KLAK...

Tujuh inti binatang iblis tingkat satu yang berkilauan menggelinding keluar, masing-masing memancarkan fluktuasi energi yang samar. Ini saja sudah cukup untuk membuat beberapa murid luar menahan napas. Tapi kemudian, sebuah inti yang jauh lebih besar dan lebih kuat menggelinding ke tengah. Warnanya abu-abu keperakan dan memancarkan aura buas yang jauh melampaui yang lain.

Murid inti di belakang meja itu membelalakkan matanya. "I-ini... Inti Binatang Tingkat Dua?! Dari Kera Roh Lengan Panjang?" serunya tanpa sadar, suaranya nyaring.

Tetua pengawas, yang tadinya setengah tertidur, langsung duduk tegak. Matanya yang keriput terbuka lebar. Dia dengan cepat mengambil inti tingkat dua itu, menyalurkan sedikit Qi untuk memeriksanya. Energi murni dan liar di dalamnya tidak bisa dipalsukan. Dia menatap Xiao Chen dengan tatapan penuh ketidakpercayaan.

"Kau... kau yang membunuh ini? Sendirian?"

Xiao Chen hanya mengangguk singkat. "Tolong hitung poin kontribusinya, Tetua."

Sang tetua menatapnya selama beberapa saat sebelum akhirnya memerintahkan murid di sampingnya, "Hitung semuanya! Tujuh inti tingkat satu, satu inti tingkat dua puncak!"

Berita itu meledak seperti bom. Seorang murid yang berada di dekat meja langsung berlari keluar dari balai, berteriak pada teman-temannya, "Kalian tidak akan percaya ini! Xiao Chen kembali! Dia membunuh seekor Kera Roh sendirian!"

Dalam sekejap, gelombang kejut menyebar ke seluruh Klan Xiao dengan kecepatan badai.

Di asrama murid luar, Wang Lei dan teman-temannya yang mendengar berita itu melompat kegirangan. "Aku tahu! Aku tahu dia bukan orang biasa! Xiao Chen adalah naga tersembunyi!" Bagi mereka, Xiao Chen menjadi idola, sebuah legenda hidup yang membuktikan bahwa latar belakang tidak menentukan segalanya.

Di area murid inti, berita itu disambut dengan keheningan yang mencekam. Xiao De, yang sedang memulihkan diri di kamarnya, menjadi pucat pasi saat mendengar nama "Kera Roh". Dia tahu betul kekuatan binatang itu. Bahkan tim yang terdiri dari tiga murid tingkat enam seperti dirinya pun belum tentu bisa mengalahkannya. Rasa takut yang tulus kini menggantikan kebencian di hatinya.

Di paviliun mewahnya, Xiao Long baru saja kembali bersama timnya. Wajahnya masih masam setelah pertemuan di hutan. Ketika seorang pengikutnya masuk dengan tergesa-gesa dan melaporkan berita dari Balai Kontribusi, ekspresi Xiao Long menjadi sangat buruk. Satu hal untuk merasakan aura aneh, hal lain untuk mendapatkan bukti nyata yang tak terbantahkan. Seekor Kera Roh... bahkan aku harus berhati-hati saat melawannya. Benih keraguan di hatinya kini telah tumbuh menjadi pohon kewaspadaan yang berduri.

Di aula para tetua, pesan itu tiba seperti petir. Tetua Kedua, Xiao Lie, membanting meja dengan marah, wajahnya memerah, tetapi kali ini dia tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun untuk menuduh Xiao Chen curang. Membunuh binatang iblis tingkat dua adalah bukti kekuatan yang nyata. Para tetua yang mendukung Xiao Chen tersenyum penuh arti, sementara Tetua Agung hanya mengelus janggutnya, matanya yang dalam bersinar dengan cahaya yang tak terduga. Di kursi utamanya, Patriark Xiao Zhan mengepalkan tinjunya di bawah meja, tubuhnya sedikit gemetar—bukan karena marah, tetapi karena kegembiraan luar biasa yang ia tahan.

Sementara itu, sang penyebab semua kekacauan, Xiao Chen, telah dengan tenang menukarkan poin kontribusinya dengan sebotol Pil Pengumpul Qi dan sebuah token untuk halaman kelas menengah di area murid inti.

Dia berjalan keluar dari Balai Kontribusi, meninggalkan badai yang ia ciptakan di belakangnya.

1
Guttasilo Sasmita
Asyik..
Tidak menyangka kisah ini mirip2 dengan perang hegemoni antara barat dan Timur..
Mas Uan
padahal dia tidak mencampakkaan..kenapa menyesal..si otod lupa dg alur cwritanya swndiri....😄
Mas Uan
epreet..
Mahbub Ubaidillah
alurnya tolong kaya novel sebelah aja yang mutiara hitam
Guttasilo Sasmita
Sangat menarik Thor. Baru sampe sejauh ini udah banyak kejutan2 yg muncul..

Kisah yg sangat bagus..
Mas Uan
tidak masuk akalllll
apit fadilah
babnya acak-acakan
apit fadilah
di bab yang lalu udah jadi guru ya sekarang jadi senior lagi.
Ahmad Gatot
tingkatkan kekuatan mcnya thooorr......
Ahmad Gatot
orang segitu banyak,dng tingkatan yg sama masih juga kuwalahan menghadapi joan li.....kalo gitu jian li lebih strong dong.
Ahmad Gatot
jian li bisa masuk dng mudah napac dan teman"nya mengalami kesulitan untuk masuk,apa kekuatan mereka semua masih di bawah jian li..,😄
Halik M
awal yang bagus ,mantap thor,lanjut👍👍👍
Halik M
lanjuut
Ahmad Gatot
heeeeemmmmmm.......mlayu meneh ki piye thoo kiiiii.......pateni jo nganti mlayu kuwi si jian li,la kok gere perang mlayu ndelik,perang maneh,mlayu maneh.....bosen aku....🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ahmad Gatot
hajar,bantae semua prajurit istana matahari ungu biar tidak selalu bikin masalah.
Ahmad Gatot
gimana dng nasib pengkhianatnya thooorrr...dah di bunuh atau belom....kok ga ada ceritanya.....harusnya kan di tangani dulu,biar nanti tdk membocorkan rahasia lagi.
Ahmad Gatot
si jian li dah lolos ke tiga kalinya,apa ga ada antisipasi gitu,kok ampe bisa lolos lagi,setiap kali bertempur.
Ahmad Gatot
ending akhirnya selalu bisa melarikan diri si jian li,dng cara yg licik.
Ahmad Gatot
mantap nih,bom jiwanya jian li.....dah kaya nuklir kali ya....
Ahmad Gatot
lagi" pengkhiatan dlm keluarga,karena kalah bersaing maka mereka memilih berpihak pd lawan,sungguh ironis memang,tdk di dunia nyata atau fiksi hal" seperti ini selalu ada,ujungnya hanya kekuasaan dan harta.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!