NovelToon NovelToon
Rencana Gagal Mati

Rencana Gagal Mati

Status: tamat
Genre:Action / Mantan / Komedi / Tamat
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: saytama

Tokoh utama nya adalah pria bernama Reza (30 tahun) .Dia bukan Pahlawan, dia bukan orang kaya ,dia cuma pria yang merasa hidupnya sudah tamat karena hutang, patah hati, Dan Rasa bosan.

dia memutuskan untuk pergi secara terencana .dia sudah menjual semua barang nya , menulis surat perpisahan yang puitis, dan sudah memilih Gedung paling tinggi. tapi setiap kali ia mencoba selalu ada hal konyol yang menggagal kan nya , misalnya pas mau lompat tiba tiba ada kurir paket salah alamat yang maksa dia tanda tangan. Pas mau minum obat, eh ternyata obatnya kedaluwarsa dan cuma bikin dia mulas-mulas di toilet seharian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saytama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penelusuran

Malam yang panjang itu menyisakan bau bensin dan sisa adrenalin yang masih berdenyut di pelipis Reza. Namun, saat fajar benar-benar menyingsing di atas langit Bogor, sebuah misteri baru muncul dari balik asap knalpot. Logo yang ditemukan Aris di motor yang disabotase bukan sekadar stiker biasa. Itu adalah simbol Mahendra Group , raksasa properti yang dulu melahap perusahaan teknologi Reza hingga ia jatuh ke titik nol.

Gudang pusat K.KJ yang biasanya ramai dengan desis motor listrik, pagi ini tampak seperti museum otomotif masa lalu. Motor-motor bebek tua berlumuran lumpur masih terparkir di barisan depan, sebuah monumen bisu atas kemenangan manusia semalam. Di lantai atas, di ruang rapat yang kedap suara, Reza duduk menghadap sebuah meja kayu besar. Di depannya tergeletak serpihan pelat besi kecil dengan logo elang emas lambang Mahendra.

"Sudah sepuluh tahun, Ris," gumam Reza, suaranya parau karena kurang tidur. "Aku pikir Mahendra sudah selesai denganku setelah mereka mengambil rumah, kantor, dan harga diriku dulu."

Aris, yang lengannya masih dibalut perban karena luka gesekan saat menerjang barikade, menggeleng. "Orang seperti Mahendra tidak pernah selesai, Mas. Mereka tidak hanya ingin menang; mereka ingin menghapus jejak lawan-lawannya. Saya sudah melacak aliran dana di balik serangan blackout semalam. Elena Vance memang yang menekan tombolnya, tapi infrastruktur server yang mereka gunakan untuk meretas daya nasional terdaftar atas nama anak perusahaan Mahendra di Kepulauan Cayman."

Reza menyandarkan punggungnya. Ingatannya melayang kembali ke masa-masa ia masih mengenakan jas mahal, sebelum kursi biru dan tali jemuran itu menjadi pilihan hidupnya. Mahendra adalah sosok mentor yang berubah menjadi algojo. Dia adalah orang yang mengajari Reza tentang bisnis, lalu menggunakan ilmu itu untuk menjebak Reza dalam hutang piutang yang dikonstruksi secara licin.

"Jadi, Elena hanyalah pion?" tanya Budi yang baru masuk membawa kopi.

"Pion yang sangat mahal," jawab Aris.

"Elena butuh dana besar untuk proyek Zion-nya yang gagal total itu. Mahendra memberikan suntikan dana, tapi dengan syarat: K.KJ harus dihancurkan. Mahendra ingin lahan-lahan pusat distribusi kita yang strategis itu kembali ke tangannya untuk proyek superblok mereka."

Reza berdiri, berjalan menuju jendela. Di bawah sana, ia melihat para kurir sedang saling bantu membersihkan motor-motor tua mereka. Pemandangan itu memberinya kekuatan. Jika dulu ia kalah dari Mahendra karena ia bertarung sendirian, sekarang ia punya "tentara" yang diikat oleh kejujuran, bukan sekadar kontrak kerja.

"Kita tidak bisa hanya bertahan, Ris," kata Reza dengan nada tegas. "Jika Mahendra menggunakan Nova.Link sebagai kedok, kita akan menggunakan kejujuran sebagai pedang. Budi, aku ingin kamu kumpulkan semua data tentang aset-aset lama perusahaanku yang disita Mahendra sepuluh tahun lalu. Aku curiga ada prosedur yang tidak sah dalam pengalihan kepemilikannya."

"Tapi Mas, itu berkas lama. Sudah terkubur di arsip pengadilan yang mungkin sudah berdebu," Budi ragu.

"Justru itu. Mahendra pikir aku sudah lupa. Dia pikir aku terlalu sibuk menjadi 'tukang kurir' sampai tidak punya waktu untuk melihat ke belakang. Panggil tim audit independen kita. Gunakan dana darurat koperasi. Ini bukan lagi soal persaingan bisnis logistik, ini soal pembersihan sejarah."

Selama seminggu berikutnya, markas K.KJ berubah menjadi pusat investigasi. Fajar Satria, yang kini merasa memiliki tanggung jawab lebih setelah kejadian di Nova.Link, membantu dengan kemampuan coding-nya. Ia mencoba menembus arsip digital yang sulit dijangkau, mencari benang merah antara kegagalan perusahaan ayahnya dulu dengan kebangkitan Mahendra Group yang sangat cepat.

Suatu malam, Fajar menemukan sebuah berkas terenkripsi dengan kode unik. "Ayah, lihat ini," panggil Fajar. "Ini adalah daftar pemegang saham bayangan di perusahaan properti Mahendra saat mereka mengakuisisi kantor lama Ayah. Ada nama yang sangat familiar."

Reza mendekat dan membaca layar komputer. Matanya membelalak. Di sana tercantum nama Gery.

"Gery? Sepupu Mahendra?" Reza tertegun. "Jadi selama ini mereka bekerja sama? Gery menyerangku di jalanan, sementara Mahendra menyerangku di meja perundingan? Mereka melakukan serangan sandwich dari sepuluh tahun lalu?" "Maaf mengecewakanmu, Pak Mahendra," Reza duduk tanpa dipersilakan. "Aku datang bukan untuk meminta maaf atau memohon ampun. Aku datang untuk mengantar paket."

Reza meletakkan sebuah amplop cokelat di meja Mahendra.

"Apa ini? Tagihan pengiriman?" ejek Mahendra.

"Ini adalah bukti bahwa pengalihan lahan kantor pusatku sepuluh tahun lalu melibatkan tanda tangan palsu dan pencucian uang lewat rekening Gery. aku sudah menyerahkan salinannya ke Satgas Mafia Tanah dan KPK pagi ini. Paket ini hanya untuk memberitahumu bahwa waktu pengiriman untuk keadilanmu sudah tiba."

Wajah Mahendra yang tenang mendadak berubah. Urat-urat di lehernya menonjol. "Kamu pikir kamu bisa menjatuhkanku dengan kertas-kertas tua itu? Aku punya hukum di kantongku, Reza!"

"Mungkin dulu begitu," sahut Reza sambil berdiri. "Tapi sekarang, publik sedang memperhatikan. Serangan blackout semalam sudah membuat orang-orang marah. Dan saat orang-orang mencari siapa pelakunya, mereka akan menemukan nama Nova.Link, lalu mereka akan menemukan namamu di balik Nova.Link. Kejujuran itu seperti air, Pak Mahendra. Ia bisa merembes lewat celah sekecil apapun dan akhirnya meruntuhkan bendunganmu yang paling megah sekalipun."

Reza berjalan keluar dari ruangan itu tanpa menoleh. Di koridor, ia berpapasan dengan Elena Vance yang tampak kuyu dan ketakutan. Elena menatap Reza dengan pandangan yang sulit diartikan antara benci dan kagum.

Keluar dari gedung Mahendra, Reza merasa beban di pundaknya sedikit terangkat. Namun, ia tahu Mahendra bukan tipe orang yang akan menyerah begitu saja. Di dalam mobil, Aris sudah menunggu dengan wajah serius.

"Mas, baru saja ada laporan. Beberapa gudang kita di daerah terpencil mulai didatangi orang-orang tak dikenal. Mereka tidak membakar, mereka tidak merusak. Mereka hanya berdiri di sana, mengawasi," lapor Aris.

"Intimidasi," gumam Reza. "Mahendra ingin menunjukkan bahwa dia masih punya taring di lapangan."

"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Budi lewat radio.

Reza menatap gelang benang kuning yang kini ia simpan di dasbor mobil sebagai pengingat. "Kita tidak akan membalas dengan kekerasan. Instruksikan seluruh kurir di titik-titik tersebut untuk mengajak orang-orang itu makan siang. Beri mereka kopi. Tanya apa yang mereka butuhkan. Jika mereka dibayar untuk menakuti kita, kita akan membalas dengan kepedulian. Kita tunjukkan bahwa di K.KJ, musuh sekalipun adalah sasaran pengiriman kebaikan."

Strategi "Radikal Empati" yang diterapkan Reza membuat para preman bayaran Mahendra bingung. Banyak dari mereka yang akhirnya malah curhat tentang kesulitan ekonomi mereka kepada para kurir. Kekuatan uang Mahendra mulai kalah oleh kekuatan persaudaraan yang dibangun Reza.

Namun, di balik kegagalan intimidasi itu, Mahendra menyiapkan satu kartu as terakhir. Sebuah serangan yang tidak ditujukan pada bisnis, bukan pada aset, tapi pada Anya.

1
magda lena
kalau di buat film pasti seru d, kyk mission impossible 👍
Night Watcher
🤭🤭🤭
zuwariyah c
novel yg inspiratif dan beda dr yg lain😍
Kal Ktria: terima kasih sudah membaca karya saya sampai akhir 🙏☺
total 1 replies
falea sezi
anya ne ngerepotin bgt tau hadeh jangan balik lah g rela q
falea sezi
gagal bundri y
oratakasinama
kek pernah baca di novel sebelah 🤣🤭
Kal Ktria: kak? mna , spil dong
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!