NovelToon NovelToon
Menjadi Madu Dalam Semalam

Menjadi Madu Dalam Semalam

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Poligami
Popularitas:19.4k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

kehidupan seorang gadis yang dulu bergelimang harta, Dimanja oleh ayah dan kakak laki-lakinya, sekarang hidup sederhana, karena perbuatan masa lalunya bersama Mamanya ...Selena.

"Panas...., Papa tubuhku rasanya sangat panas" rintih Patricia sambil berlari.
" cepat nak, kalau tidak lari, kau akan menjadi santapan para pria iblis itu" ucap Papanya yang bernama Tono, Putrinya akan dijual, bahkan mereka memberikan obat perangsang
Duarrrrrr...
suara guntur menggelegar ,hujan turun begitu lebatnya,membuat jalanan licin...
" Aaahhhh"
Patricia terjatuh, karena terpeleset,...
" Ayo cepat nak, "
" Iya pah"....
mereka memasuki gedung tua yang tak berpenghuni, suasananya begitu gelap....
"Paaaa...panas, ... hiks... hiks..... Cia tidak kuat pah, sakit"
Patricia terus menyakiti dirinya sendiri...
" Ya Allah....ini sangat menyiksa Cia...Pa....".
" Jangan, sakiti diri sendiri nak...." ucap Tono dengan nada khawatir....
" Brakkkkk"
tak lama kemudian... seorang pemuda datang dengan korek api yang meny

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7

Alendra melepaskan pelukannya walaupun sedari tadi Patricia terus memberontak, duduk di tepi ranjang, tangannya terjulur ingin menghapus air mata Patricia, namun ia terhenti. Cahaya lampu ruangan itu memantul di permukaan cincin berlian di jari manis tangan kiri Alendra.

Mata Patricia tertuju pada benda itu. Tangisnya mendadak berhenti, digantikan oleh tatapan kosong yang jauh lebih menyakitkan.

"Kamu... kamu sudah menikah, Alen?"tanya Patricia pelan.

Keheningan yang mematikan menyelimuti ruangan itu. Alendra menunduk, tidak berani menatap mata Patricia.

"Iya... Namanya Kirana. Kami menikah delapan bulan yang lalu. Aku mencarimu, Cia... tanpa sepengetahuan siapapun Aku mencarimu ke mana-mana, tapi kabarnya kamu keluar negeri. Aku menyerah tepat saat aku bertemu dengannya."

Patricia tertawa getir di sela tangisnya "Jadi semalam... kamu mengkhianati istrimu untuk menyelamatkan sampah sepertiku? Alendra, apa yang telah kita lakukan? Kamu punya istri yang mencintaimu, dan sekarang kamu terikat pernikahan siri denganku di atas gudang kotor itu!"

Alendra menggeleng pelan...lalu Alendra meraih tangan Patricia, menggenggamnya erat meski Patricia mencoba menariknya.tangannya tak setebal dulu, dulu wajah Patricia chubby , tubuhnya berisi, itulah yang membuat Alendra gemas sekaligus memuja Patricia terlepas dari sifat angkuhnya yang justru membuat ia tertarik.

"Aku tidak akan melepaskanmu lagi, Cia. Tidak peduli bagaimana cara kita bertemu kembali. Kamu istriku. Demi Allah, semalam aku sudah bersumpah di depan Ayahmu. Aku akan bertanggung jawab."

"Bagaimana caranya? Kamu mau menjadikanku madu? Kamu mau menyakiti istrimu? Alendra, aku sudah bertaubat! Aku tidak mau menjadi perusak rumah tangga orang lain! Pulanglah... anggap semalam tidak pernah terjadi. Anggap saja kamu hanya membantu orang asing." ucap Patricia dengan nada sedikit meninggi

"Tidak bisa, Cia...! Darahmu ada di jaketku! Rasamu ada di jiwaku! Dan cintaku... ternyata tidak pernah hilang untukmu....aku memang egois, namun yang tidak bisa kau sangkal, kau sudah menjadi milikku, bahkan bisa jadi , calon anakku sudah berdiam di sana" ucap Alendra lembut, membuat Patricia tersentak.

Tono masuk ke kamar membawa air mineral, ia terkejut melihat Alendra sudah di sana.

"Tuan... Anda datang?" tanya Tono sopan.

Alendra berdiri dan menyalami Tono dengan hormat "Pak Tono, saya akan memindahkan Patricia ke rumah sakit keluarga saya. Dia harus mendapatkan perawatan terbaik. Dan tolong... jangan sebutkan identitas saya sebagai pengusaha besar pada siapapun. Untuk saat ini, saya hanya suami Patricia."

Alendra menatap Patricia sekali lagi dengan tatapan yang penuh luka sekaligus pemujaan. Ia tahu, mulai detik ini, hidupnya adalah sebuah bom waktu. Ia memiliki Kirana yang sikapnya mulai berubah, dan ia memiliki Patricia, cinta sejatinya yang baru saja ia hancurkan demi sebuah penyelamatan.

___

Sore harinya Ruangan itu hening, hanya suara detak mesin pemantau jantung yang terdengar. Monica duduk di sisi ranjang, menggenggam tangan Patricia yang masih gemetar. Tatapan Monica penuh dengan penyesalan mendalam, matanya berkaca-kaca menatap wajah pucat menantu barunya itu.

Rombongan keluarga Suhadi datang untuk menjenguk menantunya, Najwa yang sedang hamil besar juga antusias untuk melihat adik ipar Rukayyah yang 2 tahun lalu ia lihat , kaki sebelah nya berjalan tidak normal akibat kecelakaan.namun dengan bantuan dokter Edo, Patricia bisa sembuh total.

Kirana berdiri agak jauh di sudut ruangan. Wajahnya datar, namun tangannya meremas tas jinjingnya hingga buku-buku jarinya memutih. Ia tahu suaminya sudah menikahi gadis ini. Ia tahu semalam Alendra bersama. gadis ini. Meski ia berakting ketus dan pura-pura tidak peduli, ada badai kecemburuan yang hebat di balik matanya yang tajam.

Alendra berdiri di tengah, seperti terdakwa di pengadilan. Pipinya yang tadi ditampar mamanya masih menyisakan rona kemerahan yang samar.

Monica mengusap kepala Patricia yang tertutup jilbab dengan lembut, sebuah gestur keibuan yang membuat Patricia justru semakin ingin menangis.

"Maafkan putra Mama, Patricia... Maafkan Alendra. Mama tidak pernah mendidiknya untuk meninggalkan tanggung jawab di tempat seperti itu. Kamu sudah menjadi bagian dari keluarga ini sekarang, Nak. Mama yang akan menjamin hidupmu."

Patricia hanya bisa menggeleng pelan, air matanya jatuh membasahi bantal. Ia melirik ke arah Tono yang berdiri tertunduk di pojokan, lalu melirik ke arah Kirana. Sedangkan Selena sedang berada di luar untuk mencari makanan.

"ma... jangan seperti ini. Saya... saya hanya orang biasa. Tuan Alendra sudah menyelamatkan nyawa saya, itu sudah cukup. Saya tidak mau merusak kebahagiaan Tuan Alendra dan istrinya."

Mendengar namanya disebut, Kirana melangkah mendekat dengan gestur yang elegan namun penuh duri. Ia berdiri tepat di samping Alendra, sengaja menyentuh lengan Alendra seolah sedang menandai wilayah kekuasaannya.

Kirana tersenyum sinis, menatap Patricia yang wajahnya sangat pucat.."Wah, Mama baik sekali ya. Tapi Mama, kita juga harus realistis. Mas Alendra melakukan itu karena darurat medis, kan? Seperti memberi nafas buatan... hanya saja ini versinya lebih... ekstrem."

Kalimat Kirana bagaikan sembilu yang menyayat hati Patricia. Alendra langsung menoleh tajam ke arah istrinya.

"Kirana! Jaga bicaramu. Dia istriku juga sekarang. Aku sudah bersumpah di depan Allah."

Kirana mendengus, menatap Alendra dengan tatapan menantang "Istri? Di gudang tua tanpa saksi keluarga? Mas, jangan terlalu dramatis. Dia ini orang asing yang kebetulan kamu temukan. Kalau memang mau bertanggung jawab, beri saja dia uang, rumah, atau apa pun... tapi jangan bawa-bawa status istri di depanku."

Papa Afkar yang sejak tadi diam, akhirnya berdehem. Suara beratnya seketika membungkam perdebatan itu. Ia menatap Kirana dengan pandangan memperingatkan, lalu beralih pada Tono.

"Kirana, jaga martabat keluarga Suhadi. Apa yang dilakukan Alendra adalah tanggung jawab laki-laki. Pak Tono, besok setelah Patricia pulih, kita akan urus semuanya secara legal. Patricia akan tinggal di bawah pengawasan kami."

Patricia memejamkan mata. Ia merasa seperti barang yang sedang diperebutkan. Ia melihat Alendra yang tampak sangat bersalah, namun pria itu tidak bisa melepaskan pandangannya dari Patricia, sebuah pandangan yang membuat Kirana semakin merasa terancam.

Alendra hanya diam membisu. Saat Kirana menyandarkan kepalanya di bahunya, Alendra justru merasa tubuhnya mati rasa. Matanya bertabrakan dengan mata Patricia yang penuh duka.

Patricia melihat pemandangan itu dengan hati yang hancur. Ia melihat Alendra yang begitu gagah, begitu dicintai oleh istrinya yang cantik. Ia merasa dirinya benar-benar butiran debu, julukan yang ia berikan pada Alendra dulu,kini berbanding terbalik kepadanya... kini ia tersangkut di antara kebahagiaan orang lain.

"Mas, kalau dia sudah membaik, kita pulang ya? Aku merasa sedikit pusing di sini."

Kirana memegangi kepalanya sejenak, sebuah isyarat yang sebenarnya adalah tanda penyakit kronisnya mulai bereaksi, namun semua orang di sana, termasuk Alendra, hanya mengira itu adalah bentuk manja Kirana karena cemburu.

Alendra menghela napas panjang "Iya, sebentar lagi. Aku mau bicara sebentar dengan dokter."

Sebelum rombongan itu keluar, Kirana menyempatkan diri berbisik di dekat telinga Patricia saat berpura-pura membetulkan bantal gadis itu.

Kirana berbisik sangat rendah "Cepat sembuh ya, Patricia. Setelah sembuh, kembalilah ke duniamu. Jangan terlalu lama di sini, karena tempat ini bukan untuk orang sepertimu."

Patricia hanya bisa terpaku, air matanya jatuh tanpa suara saat pintu VIP itu tertutup rapat meninggalkan dirinya dalam keheningan yang menyakitkan. Alendra di balik pintu, sempat menoleh sekali lagi melalui kaca kecil, menatap istrinya yang terluka dengan janji yang ia simpan rapat di dalam hati.

1
Yuyun Srie Herawati
hmm gila sama kamu mbak Cia
Meiny Gunawan
up yg bnyk atuh thor...
nunik rahyuni
lha..wes konangan to...kurang ahli dalam penyamaran🤣🤣🤣🤣
@Mita🥰
yeeee semoga CIA peka klu itu alen
@Mita🥰
wah Alen bandung Bondowoso ...atau Roro Jonggrang 🤭🤭
Ulandary Ulandary
up lagi min
Sukarti Wijaya
alen bertranformasi jd bandung bondowoso siap beraksi, sblm ayam berkokok dan suara adzan menggema🤣
Yasmin Natasya
lanjut,up yang banyak thor 😁🙏
Nur Ayra
sangat bagus alurnya , 💪🥰🥰
Yuyun Srie Herawati
wahh nanti mbak Cia malah cinta sama kang Asep
@Mita🥰
semangat ya CIA .....Abang Alen selalu ada tuk mu
@Mita🥰
Alhamdulillah klu alendra yang dulu udah kembali🫣🫣🫣
@Mita🥰
🤣🤣🤣🤣 kang Asep Alon" 🤣🤣
Ulandary Ulandary
up lagi min
Nie
alhamdulillah kamu balik lagi ke asal Alen 😁🤭
Sukarti Wijaya
kekonyolannya ale muncul lg😄
@Mita🥰
🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Sri Supriatin
wouw da cerita baru n sdh 23 bab 👍👍..Happy Valentine days../Heart//Heart/ disimpen dulu bentar lagi Ramadhan...Tks thor tetap semangat ..🙏🙏
Ulandary Ulandary
up lagi min
Sukarti Wijaya
up lg thor, jgn bikin penasaran😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!