NovelToon NovelToon
Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Putri asli/palsu / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Aliansi Pernikahan / Mengubah Takdir
Popularitas:49.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: KOHAPU

"Meiji....!" Teriaknya memeluk jenazah putranya.

Pada akhir hidupnya Lily menyadari, semua orang yang ada di sekitarnya adalah pengkhianat. Cinta mereka palsu!

Berakhir dengan kematian tragis.

Karena itu kala mengulangi waktu, dendam seorang ibu yang kehilangan putranya, membuatnya tertawa arogan dan berucap...

"Bukan kamu, tapi aku yang membuangmu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tanya Dulu

"Ada hal penting yang harus aku bicarakan dengannya." Neiji berusaha keras untuk tersenyum.

Pemuda yang sejatinya mengetahui kemungkinan rencana Lily yang tiba-tiba mengundangnya ke hotel bintang tiga. Sudah pasti pembicaraan di komunitas soal menggoda calon kakak ipar di ranjang.

Dan tiba-tiba kutu busuk ini datang?

"Membicarakan apa? Apa perjodohanku dengan si jelek. Kakak, sudah aku katakan aku hanya mencintai Silvia. Sayang! Kemari!" Panggil Dilan pada kekasihnya yang duduk di meja lain.

Lily mengamati penampilannya dari atas sampai bawah. Begitu pula dengan gadis bernama Silvia yang ini yang juga mengamati penampilan Lily.

Sebelum mengulangi waktu, Silvia pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pria yang lebih kaya. Tapi, hasilnya Silvia kembali dengan kegagalan. Hati Dilan juga tidak didapatkannya kembali. Dilan sudah menjalin hubungan dengan Rini di belakang Lily.

"Sayang, ini siapa?" Tanya Silvia pada kekasihnya.

"Ini kakakku Neiji, yang pernah aku ceritakan. Dan ini wanita yang dijodohkan denganku." Kalimat lembut dari Dilan pada kekasihnya.

"Oh... ternyata benar-benar jelek ya?" Kalimat yang diucapkan Silvia.

"Siapa?" Dilan bertanya balik.

"Keduanya." Silvia mengangkat sebelah alisnya, sementara Dilan tertawa.

"Apa yang kalian lakukan di hotel bintang tiga?" Tanya Neiji to the point, tidak ingin kencan pertamanya dengan tunangan adiknya gagal.

"Kakak seperti tidak tau saja. Oh ya! Aku lupa, kakak akan segera menikah kan? Kakek penasaran setengah mati siapa calonnya. Kamu sampai rela mulai menabung." Kalimat dari Dilan, membuat Lily bagaikan cermin yang retak.

Pria ini mau menikah? Tapi sebelum mengulangi waktu Neiji sampai meninggal dalam kecelakaan tidak pernah menikah?

"Tutup mulutmu." Neiji berusaha keras untuk tersenyum. Dirinya tidak menyukai adiknya, benar-benar tidak menyukai orang menyebalkan ini. Pria yang seperti hama dalam hidupnya.

"Lily! Tidak bisakah kamu mundur dari perjodohan? Aku tau aku begitu tampan dan sempurna. Tidak mungkin kamu tidak tertarik denganku. Tapi lihat! Aku sudah mempunyai kekasih. Silvia begitu cantik, begitu lembut, berbeda denganmu yang... seperti babu." Pemuda yang tersenyum mengangkat sebelah alisnya.

"Dilan sebaiknya kamu pergi ke hotel lain yang lebih mewah, karena aku juga punya batas kesabaran untuk mentolerirmu." Kali ini senyuman sama sekali tidak terlihat di wajah Neiji. Pemuda yang kembali makan dengan tenang.

Dilan menelan ludahnya, entah kenapa kakaknya terkadang terasa lebih menyenangkan dari kakeknya.

"Kamu menyukai Rini kan?" Lily yang sudah bertahun-tahun mengejar Dilan, kini memulai pembicaraan ke titik yang tidak terduga."Kenapa tidak minta merubah perjodohan saja?"

"Yang aku cintai hanya Silvia!" Tegasnya, mengepalkan tangan.

"Kamu memiliki beberapa foto dan pesan pornografi dari Rini. Jangan salah paham, Rini begitu cantik, selain itu dia adikku. Jadi aku sama sekali tidak akan menyalahkanmu." Lily menghela napas kasar. Moodnya untuk menggoda Neiji di ranjang sudah hilang.

Padahal semua persiapan sudah ada. Tapi ternyata pria ini memiliki seseorang di hatinya? Gila! Lain kali saja dirinya menggoda di ranjang. Walaupun obat penyubur kandungan sudah mulai dikonsumsinya. Tekadnya untuk kembali memiliki Meiji tidak berkurang sama sekali.

Air mata menyedihkan dari Silvia mengalir dirinya menatap ke arah kekasihnya."Apa benar?" Tanyanya lirih, memang pantas menjadi saingan Rini.

"Tidak benar sayang." Ucap Dilan lembut, kemudian kembali mengalihkan pandangannya pada Lily."Cepat jelaskan pada pacarku kalau kamu berbohong."

"Aku tidak berbohong..." Gumam Lily yang memang mengetahui kejadian sebelum waktu terulang. Bagaimana Dilan dan Rini bisa saling berkirim foto dan video berbau pornografi. Dan bodohnya dirinya bertahan... karena ganteng? Entahlah hanya Dilan memang dijodohkan dengannya dari kecil.

"Kamu hanya ingin merusak hubungan kami kan!? Cepat katakan yang sejujurnya! Jelaskan pada pacarku kalau kamu berbohong." Dilan benar-benar emosional berani-beraninya si jelek membocorkan rahasianya.

Hendak mencengkeram lengan Lily, tapi dengan cepat juga sang kakak mencengkeram pergelangan tangannya.

"Adikku sebelum pernikahan jangan menyentuhnya." Kalimat dari Neiji masih dapat tersenyum. Pria yang kelihatannya lemah, kini tersenyum mengerikan.

Krak!

Apa tangannya patah? Sungguh ini menyakitkan.

"Aaaghhh! Sakit! Anj*ing! Sakit! Lepas!" Teriaknya tapi sang kakak tidak melepaskan cengkraman tangannya juga.

"Ingin dilepaskan?" Neiji berucap dengan pandangan merendahkan. Wajahnya masih tersenyum tenang, malah sungguh terlihat mengerikan."Akui dulu kesalahanmu."

"Aku akan mengadukan ini pada ibu! Aku akan mengadukannya!" Teriak Dilan berusaha melepaskan tangannya, hampir menangis. Kakaknya yang merupakan anak baik penurut, pendiam tapi rajin, rela berkorban untuknya. Sekarang seperti sosok setan.

"Iya! Iya! Lily benar! Aku salah! Aku salah!" Teriaknya.

Dan seperti janjinya pria itu melepaskan cengkraman tangannya dari pergelangan tangan Dilan.

"Aku akan mengadukan ini pada ibu---" kalimatnya terhenti kala sang kakak melemparkan kunci mobil padanya.

"Tutup mulutmu, dan pergilah berkencan dengan pacarmu menggunakan mobil baru yang dibelikan kakek." Kalimat dari Neiji dengan nada sedingin es.

"Awas saja kalau mobilnya tidak bagus." Geram Dilan melangkah bersama kekasihnya masih memegang pergelangan tangannya."Dasar pria br*engsek! Penyuka sesama jenis!" Komat-kamit pemuda itu menghina.

"Kamu memberikan mobil padanya? Tapi mobilmu sendiri---" kalimat Lily disela.

"Mobilku yang sekarang lebih hemat bensin, pajaknya juga tidak tinggi. Tidak seperti mobil spot yang dibelikan kakek. Aku harus menghemat pengeluaran sementara jika ingin menikah. Begini, aku sudah mengakumulasikan biaya untuk membeli rumah dengan tabunganku, aku rasa cukup. Mobil sudah ada, pekerjaan tetap juga ada. Apa menurutmu harus mengikuti kursus menjadi orang tua sebelum menikah? Aku juga lumayan bisa memasak. Jadi istriku tidak akan begitu stres saat memiliki bayi nanti." Pemuda yang membicarakan tentang dirinya sendiri. Istilah lainnya promosi.

Tapi tanggapan Lily berbeda."Apa pria ini menyombong karena sudah memiliki calon pendamping? Astaga! Sial! Tapi demi Meiji aku akan mencari cara untuk merayap di atas tubuhmu." Batinnya.

"Kamu calon suami yang baik ya..." kalimat yang diucapkan oleh Lily.

"Mungkin." Pemuda ini kembali makan dengan tenang. Tiba-tiba menjadi sosok yang irit bicara lagi.

"Kamu kenapa memilih makan di restauran hotel?" Tanya pemuda yang mengetahui rencana Lily.

"Itu karena... karena kebetulan! Lain kali kita makan di restauran biasa." Jawab Lily berusaha keras untuk tersenyum lebar.

"Oh..." Pemuda yang merapikan letak kacamatanya tebalnya kembali makan. Tidak mengerti sama sekali apa yang salah. Apa dirinya salah? Seharusnya Lily berencana menidurinya bukan?

Sedangkan raut wajah Lily anyep, bagaikan sayur kekurangan garam. Bertemu dengan Dilan, ditambah mengetahui kenyataan ayah kandung Meiji berencana untuk menikah? Sial.

Sampai di rumah dirinya harus kembali bertanya pada komunitas di internet. Bagaimana caranya menggoda pria yang sudah memiliki calon istri. Sudah pasti harus lebih ekstrim dan agresif bukan.

Mengigit bagian bawah bibirnya sendiri. Tapi jika dipikirkan lagi, pengalaman pertamanya sebelum mengulangi waktu dengan Neiji... pemuda ini begitu luar biasa di ranjang.

Intinya! Tanya di komunitas!

1
yula
💪💪💪💪💪
mimief
ahh....dibilang Lisa
masa baktinya udah selesai saat kau melukai Lily
selamat menikmati hari hari sedih mu yaa
mimief
wkwkwkkwkk 😜
mimief
wkwkwkwkwkwk
jadi bayangin lagi muka nelangsa nya

kasiaaan 😜🤣🤣
mimief
dah lan Rio,kita kan pecinta kedamaian
lepaskan lah...yg harus dilepaskan 😜🤣🤣
Rahma Intan
lanjutkan lagi Thor semakin seru 💪😘😘😘😘😘😘
Nureliya Yajid
semangat thor
Indar
benar2 perlu diselidiki ibu Lisa karena banyak misteri yang dia sembunyikan
Nur Wahyuni
disini tokoh jahat utamanya adalah lisa... padahal kedudukannya dia cuma menantu di keluarga itu...
M M Athalla
Lily sama Ervan sama saja menyembunyikan wajah rupawan pasangannya 😊
Senjaa💞
rio asal km tau..biarpun tidak sah tp aku yakin km satu2nya darah daging faro...makanya lisa berusaha menyingkirkanmu...
RahaYulia
yg pnonton itu aac rio y sbnrnya, bnr2 mnikmati sajian🤣🤣🤣
RahaYulia
waduh🤭🤭🤭
RahaYulia
aku rasa dimasa sblm wkt trulang c neiji dg ksadaran pnuh bikin anknya😁😁😁
RahaYulia
🤣🤣🤣🤣ah dsr neiji pdhal klo kmu yg g tau malu jg lily g bkal nolak
RahaYulia
didlmnya psti byk tersimpan roti sobek atau batu bata 🤣🤣🤣😁
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍😍😍💪💪💪💪💪
Ika
lope lope sekebon
Ufiyyyy
ahirnya evan muncul... van jgn galak2 sm kkak ipar... nnti bella ngamuk kmu kurg ajar sm kakaknya.. 🤣🤣🤣
Eka Anam
iparan kah mereka itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!