Terbangun tanpa ingatan dan identitas yang tercatat, Ezra mengandalkan sistem aneh untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya. Sejak saat itu dia mulai berinteraksi dengan hantu, melakukan penebusan untuk mereka, dan menciptakan berbagai kisah aneh yang abadi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lady Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
7 - Masalah Uang
Saat malam tiba, Ezra sedang menikmati tusuk sate yang ia beli di pinggir jalan. Setelah hantu gadis itu pergi, dia melanjutkan pencariannya, namun semua hantu yang ia temui selanjutnya tak bisa diajak berkomunikasi.
"Mengapa mereka tidak bisa berkomunikasi?" Waktu luang ini, Ezra akhirnya menanyakan pertanyaan yang sudah lama ia pendam ini pada sistem.
[Mereka tidak mati dengan dendam ataupun kebencian, mereka mempertahankan entitas hantu dengan sedikit penyesalan, makanya mereka sebenarnya sangat lemah]
[Kekuatan hantu berasal dari emosi mereka, tapi kalian manusia selalu lebih mudah terpengaruh oleh emosi negatif daripada emosi yang positif. Jadi, hantu baik yang bisa diajak berkomunikasi mungkin memang sedikit]
Ezra menggigit sate lagi, mengunyah perlahan, jadi begitu, dia sedikit memahaminya.
Tiba-tiba, angin dingin berhembus, itu nafas hantu, Ezra menoleh pada asal angin, dia melihat hantu pria paruh baya yang terlihat sangat dekaden.
Hantu itu menjambak rambutnya sendiri, mulutnya menggumamkan hal yang tak jelas, dia... Sudah berada di ambang kegilaan untuk menjadi hantu jahat.
Ezra segera memakan potongan sate terakhir dan menghampiri hantu itu.
"Permisi, apakah kamu memiliki penyesalan? Aku bisa membantumu." Ezra berkata.
Hantu pria paruh baya itu mendongak, darah mengalir dari seluruh tubuhnya, membuatnya terlihat menakutkan.
"Aku, aku ingin uang." Dengan sisa kewarasan, hantu itu mengucapkan keinginannya.
Uang? Sungguh hal yang duniawi.
"Berapa yang kamu inginkan?" Ezra bertanya lagi, kekayaannya saat ini seharusnya cukup.
"60... Tidak, 70.000."
"Bisa." Untungnya memang masih cukup.
Saat mendengar persetujuan Ezra, hantu itu terdiam, darah di tubuhnya mulai surut secara ajaib, tubuhnya bergetar hebat, membuat Ezra sedikit takut jiwa itu akan lenyap sebelum penebusan.
"Berikan pada istriku, biar dia bisa membayar hutang, hidupnya akhirnya bisa menjadi lebih baik, syukurlah..." Meskipun darah di tubuhnya surut, dia mulai meneteskan air mata darah, kerutan di dahinya mulai memudar, dan ia terlihat sangat rentan seperti anjing liar yang sakit-sakitan.
Hantu ini... Sepertinya penuh cerita.
"Salahkan aku, aku tergoda untuk berjudi, aku ditipu temanku untuk memasuki dunia kotor itu. Aku mati setelah di pukuli oleh para penagih hutang, istri dan anakku, hidup mereka sangat menderita, aku... Bersalah."
Uang memang dosa asal manusia.
Ezra mengangguk, dia membiarkan hantu itu menangis gila sendiri, bagaimanapun penyesalan itu dia buat sendiri, semiskin apapun, adalah dosa untuk berjudi. Dia tidak memahami para penjudi itu, mengapa mereka begitu percaya diri? Tidak pernah akan ada hal-hal baik yang jatuh dari langit.
Dia saat ini memikirkan cara untuk memberikan uang pada keluarga hantu itu, dia tidak bisa langsung memberikan dan mengatakan bahwa itu dititipkan oleh hantu itu sebelum kematiannya, bukan?
Eh, sebenarnya bisa juga.
"Ikuti aku." Ezra berkata, lalu dia pergi.
Hantu itu menatap punggung Ezra yang menjauh, segera mengikuti, takut semuanya hanya mimpi, takut kehilangan jejak pria itu, bahkan lebih takut jika pria itu menyesalinya.
Ezra menunggu sampai tengah malam, lalu menggunakan kemampuan Cermin Karma, membiarkan hantu pria paruh baya itu memasuki mimpi istrinya.
Selain melepas rindu dan meminta maaf, hantu itu mengatakan pada istrinya bahwa dia telah meninggalkan kartu bank berisi lebih dari cukup uang untuk membayar hutang beserta bunganya, sandi kartu itu adalah hari pernikahan keduanya.
Inilah cara konyol yang dipilih Ezra untuk memberikan uang, kartu bank itu dia kubur di bawah pohon yang berada di halaman rumah pria paruh baya itu.
Saat hantu pria paruh baya itu meninggalkan mimpinya, dia menghampiri Ezra, "Terima kasih, aku tidak bisa mengganti uang yang kamu berikan, jika ada kesempatan... Aku akan membalas kebaikan ini."
Ezra mengabaikan hantu itu, dia melihat wanita paruh baya yang merupakan istri hantu itu, terbangun dari mimpinya, air mata mengalir.
Saat putra pasangan itu menyadari suara aneh dari kamar, dia segera menerobos masuk ke dalam, melihat ibunya menangis, dia segera memeluk ibunya.
Pasangan ibu dan anak itu, di tengah malam yang dingin, menggali di bawah sebuah pohon. Mereka menemukan sebuah kotak berisi surat permintaan maaf hantu paruh baya, dan kartu bank berisi 70.000 kredit, cukup untuk melunasi hutang keluarga mereka dan bahkan menyisakan banyak uang yang bisa menghidupi mereka selama beberapa bulan lagi.
Meskipun mereka memikirkan dari mana pria paruh baya mendapatkan uang sebanyak itu, mereka memutuskan untuk tidak memikirkannya lagi, meskipun pria paruh baya itu pernah terjatuh ke jurang penjudi, mereka memilih untuk mempercayainya sekali lagi.
Ezra dan hantu pria paruh baya itu mengamati dalam diam, menunggu sampai pasangan ibu dan anak itu kembali memasuki rumah.
Hantu pria paruh baya itu kemudian menatap Ezra, ada sedikit keraguan di matanya, namun akhirnya berubah menjadi ketegasan. Dia memberitahu Ezra informasi tentang sarang perjudian tempat ia terjatuh, dia berharap Ezra dapat melaporkan pada polisi terkait berita ini, berharap polisi dapat memberantas sarang perjudian itu sehingga tidak akan ada lagi korban sepertinya.
Ezra mendengarkan dengan baik, dia mengingat semua yang dikatakan hantu itu, berniat menunggu kesempatan yang tepat untuk melaporkannya.
Setelah selesai mengucapkan semua informasi yang ia ketahui, hantu pria paruh baya menatap dalam-dalam ke rumah yang pernah ia tinggali, kenangan kehangatan keluarga dan pahit manisnya kehidupan selama puluhan tahun yang ia jalani, perlahan jiwanya pergi dengan tenang.
Begitu jiwa itu menghilang sepenuhnya, Ezra berbalik untuk pergi, tanpa menoleh kebelakang.
[Selamat Ezra, kamu mendapatkan hadiah : 300.000 kredit, 1.500 poin sistem, Koin Penunjuk]
Kali ini hadiah uangnya begitu banyak, poin sistem juga meningkat sedikit, tidak ada keterampilan yang dia dapatkan, dan Koin Penunjuk ini memiliki fungsi untuk menunjuk jalan.
"Sistem, uang ini... Masih melalui jalur yang legal, bukan?" Tanya Ezra, dia masih menyimpan ketakutan mendalam bahwa sistem ini akan membajak uang secara ilegal.
[Aman]
[Jika memungkinkan, lihatlah lebih banyak berita, dunia ekonomi sedang heboh tentang munculnya jenius saham yang menghasilkan jutaan kredit hanya dalam beberapa hari]
"Apakah itu kamu?" Ezra benar-benar tercengang, apakah sistemnya begitu luar biasa?
[Ya, makanya silahkan terus bekerja keras untuk menebus hantu, uang yang aku hasilkan akan sia-sia jika tidak kamu dapatkan. Aku memperkirakan dalam beberapa minggu lagi uang itu akan menjadi puluhan juta kredit, mungkin sebulan atau dua bulan lagi akan menjadi ratusan juta kredit, ini sungguh uang yang banyak, jangan sia-sia kan, oke?]
Ezra semakin tercengang, dia merasakan pusing saat mendengar jumlah nominal itu, butuh berapa banyak hantu yang harus ditebus untuk mendapatkannya?
Dia menyukai uang, namun dia tidak begitu tergila-gila, buat apa memiliki uang sebanyak itu?
Tapi memang sia-sia jika uang sebanyak itu, yang sudah dihasilkan sistem melalui jalur yang sah, menumpuk sampai dia mendapatkan semuanya. Sungguh, kecepatan sistem menghasilkan uang lebih cepat dari kemampuannya untuk menebus hantu.
Melihat langit yang sudah begitu gelap, Ezra menghela nafas, lupakan, dia akan beristirahat dulu dan melanjutkan tanggung jawabnya setelah fajar tiba.