NovelToon NovelToon
Kisah Nyata- Suamiku Berubah Setelah Kaya

Kisah Nyata- Suamiku Berubah Setelah Kaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Pihak Ketiga / Pelakor jahat / Wanita Karir / Penyesalan Suami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dri Andri

Ia dulu berdoa agar suaminya kaya.
Ia tak pernah membayangkan doa itu justru menjadi awal kehancuran rumah tangganya.

Naura menikah dengan Zidan saat mereka hanya punya cinta, iman, dan sepiring nasi sederhana. Mereka menangis bersama di sajadah lusuh, bermimpi tentang hidup yang lebih layak. Ketika Allah mengabulkan, Zidan berubah. Kekayaan menjadikannya asing. Ibadah ditinggalkan, wanita lain berdatangan, tangan yang dulu melindungi kini menyakiti.

Naura dibuang. Dihina. Dilupakan.

Bertahun-tahun kemudian, Naura bangkit sebagai wanita kuat. Sementara Zidan kehilangan segalanya.

Saat Zidan kembali dengan penyesalan dan permohonan, satu pertanyaan menggantung:

Masih adakah pintu yang terbuka…
atau semua telah tertutup selamanya?

Dan ini adalah kisah nyata.

(±120 kata)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dri Andri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19: Gaji Pertama

#

Satu bulan berlalu.

Satu bulan Zidan kerja jadi sopir pribadi Pak Rahmat. Setiap hari dia bangun jam lima pagi. Sholat subuh. Sarapan seadanya. Terus berangkat jam setengah tujuh biar sampai rumah Pak Rahmat tepat jam tujuh.

Kerjanya nggak seberat kerja tiga tempat dulu. Cuma nyetir kemana Pak Rahmat mau pergi. Kadang ke kantor. Kadang ke pabrik. Kadang ke meeting sama klien klien. Kadang cuma antar jemput anak Pak Rahmat yang masih kuliah.

Tapi yang paling berharga bukan kerjaannya. Tapi pelajaran yang dia dapat dari Pak Rahmat. Setiap hari Pak Rahmat ngajarin dia tentang bisnis. Tentang cara ngatur uang. Cara ngambil keputusan. Cara baca peluang. Cara ngadepin masalah.

Zidan nyimak semua dengan serius. Kadang dia nyatet di buku kecil yang dia beli pake uang sisa. Biar nggak lupa.

Di rumah, Naura tetep jualan gorengan. Untungnya lumayan. Empat puluh sampai lima puluh ribu per hari. Faris tumbuh sehat. Udah mulai bisa senyum kalau diajak ngomong. Lucu banget.

Tanggal tiga puluh. Hari terakhir bulan. Zidan lagi nyetir Pak Rahmat pulang dari meeting di hotel bintang lima.

"Zidan, kamu kerja bagus bulan ini. Nggak pernah telat. Nggak pernah ngeluh. Bapak puas."

"Terima kasih Pak. Saya cuma ngerjain tugas saya."

"Bukan cuma itu. Kamu juga cepet belajar. Bapak lihat kamu nyatet semua yang Bapak ajarin. Itu bagus. Berarti kamu serius."

Zidan senyum sambil tetep fokus nyetir. "Saya nggak mau sia siain kesempatan ini Pak. Bapak udah baik banget ngajarin saya. Saya harus manfaatin sebaik baiknya."

Pak Rahmat mengangguk puas. "Bagus. Nanti sampe rumah kamu tunggu sebentar. Bapak mau kasih sesuatu."

"Baik Pak."

Sampe di rumah, Pak Rahmat masuk ke ruang kerjanya. Lima menit kemudian keluar bawa amplop coklat tebal.

"Ini gaji kamu bulan pertama. Lima juta. Bapak kasih bonus satu juta karena kamu kerja bagus. Total enam juta."

Zidan terima amplop itu dengan tangan gemetar. Enam juta. Enam juta rupiah.

Dia belum pernah pegang uang sebanyak ini sekaligus dalam hidup.

"Pak... ini... ini terlalu banyak. Bonusnya nggak usah Pak. Lima juta udah lebih dari cukup."

"Ambil aja. Kamu pantas dapat bonus. Lagian Bapak tau kamu pasti butuh buat keluarga. Pake buat anak kamu. Buat istri kamu."

Zidan nggak bisa nahan air matanya. Jatuh begitu aja tanpa bisa ditahan. Dia langsung lap cepet cepet pake punggung tangan.

"Terima kasih Pak. Terima kasih banyak. Saya... saya nggak tau harus bilang apa lagi."

"Nggak usah bilang apa apa. Kamu pulang aja. Kasih kabar baik ke istri kamu."

Zidan buru buru pamit terus naik motornya. Amplop itu dia masukin ke dalam jaket terus dia resleting rapat rapat. Takut jatuh atau kecuri orang.

Sepanjang jalan pulang dia senyum senyum sendiri. Kadang ketawa kecil. Orang orang yang liat pasti mikir dia gila.

Enam juta.

Dengan uang ini dia bisa bayar cicilan Pak Burhan dua juta. Beli beras sekarung. Beli susu formula buat Faris. Beli baju buat Naura yang udah lama nggak punya baju baru. Masih sisa banyak.

Sampe di kontrakan, dia parkir motor asal asalan terus langsung lari masuk.

"Naura! Naura!"

Naura lagi gendong Faris sambil jalan jalan di ruangan kecil itu. Faris lagi rewel. Nggak mau tidur.

"Mas kenapa? Kenapa teriak teriak?"

Zidan keluarin amplop dari jaketnya terus tunjukin ke Naura. "Ini! Gaji pertama! Enam juta! Pak Rahmat kasih bonus satu juta!"

Naura melotot. "Enam juta? Beneran Mas?"

"Beneran! Lihat!" Zidan buka amplop itu. Di dalamnya ada uang receh seratus ribuan. Dia itung di depan Naura. Enam puluh lembar. Enam juta pas.

Naura duduk pelan pelan di kasur sambil masih gendong Faris. Matanya nggak lepas dari uang di tangan suaminya. Air matanya mulai jatuh.

"Ya Allah... Ya Allah... ini beneran Mas? Ini bukan mimpi kan?"

"Bukan mimpi. Ini nyata. Ini uang kita. Rezeki kita."

Naura nangis keras sambil peluk Faris erat. Faris yang tadinya rewel jadi ikut nangis. Mungkin bingung kenapa ibunya nangis.

Zidan duduk di samping istrinya terus peluk mereka berdua. "Jangan nangis. Ini kan kabar baik. Kenapa malah nangis?"

"Aku... aku seneng Mas. Seneng banget. Kita... kita akhirnya punya uang yang cukup. Kita nggak perlu worry lagi soal makan besok. Soal bayar cicilan. Soal beli kebutuhan Faris."

"Iya. Kita akhirnya bisa napas lega."

Mereka berpelukan sambil nangis berdua. Faris di tengah ikut nangis juga. Tangisan keluarga kecil yang akhirnya dapat sedikit ketenangan setelah sekian lama berjuang keras.

Sore itu mereka nggak kemana mana. Cuma duduk di kontrakan sambil liat uang itu di atas tikar. Kayak liat harta karun.

"Mas, kita harus pinter pinter ngatur uang ini. Jangan sampe abis sia sia."

"Iya. Aku udah mikirin. Dua juta buat bayar cicilan Pak Burhan. Satu juta buat beli kebutuhan yang tertunda. Satu juta buat modal jualan kamu yang lebih besar. Dua juta kita simpen buat tabungan sama jaga jaga."

"Setuju Mas. Tapi... boleh nggak kita pake sedikit buat beli baju buat Faris? Bajunya udah pada kekecilan. Sama buat beli susu formula. ASI ku udah mulai berkurang."

"Boleh. Masuk ke kebutuhan yang tertunda. Besok kita belanja bareng ya."

"Iya Mas."

Malam itu mereka makan dengan lebih enak dari biasanya. Zidan beli nasi padang buat berdua. Naura makan dengan lahap. Udah lama nggak makan sepuasnya.

"Mas, enak banget. Rendangnya lembut. Sambelnya pedes tapi enak."

"Makan yang banyak. Biar ASI kamu lancar lagi."

Setelah makan, mereka sholat Maghrib berjamaah. Setelah sholat, mereka duduk bersimpuh di sajadah sambil angkat tangan.

Zidan yang mulai berdoa dengan suara bergetar.

"Ya Allah, terima kasih. Terima kasih atas rezeki yang Engkau berikan bulan ini. Hamba nggak pernah menyangka hamba akan dapat uang sebanyak ini. Enam juta ya Allah. Ini berkah yang luar biasa buat hamba dan keluarga hamba."

Suaranya mulai serak.

"Ya Allah, hamba mohon. Jangan biarkan hamba lupa pada Engkau gara gara rezeki ini. Jangan biarkan hamba sombong. Jangan biarkan hamba lalai. Tetap jaga hati hamba. Tetap jaga iman hamba. Aamiin."

Naura mengaminkan sambil ikut nangis. "Aamiin ya Allah."

"Ya Allah, hamba janji akan gunakan rezeki ini dengan baik. Akan bayar hutang. Akan belanjakan buat keluarga. Akan sedekah ke yang membutuhkan. Akan simpen buat masa depan. Hamba janji nggak akan sia siain rezeki ini."

Mereka sujud lama sambil nangis. Nangis syukur. Nangis lega. Nangis bahagia.

1
checangel_
Jangan heran, Zidan. Hidup di perkampungan memang seperti itu, jadi harus sabar seluas samudera 🤝
checangel_
Andai saja saat itu mereka terdaftar dalam KIS 🤧
checangel_
lebih tepatnya melawan ego diri sendiri dari setiap orang yang datang dan juga pergi🤧
checangel_
Lagi dan lagi-lagi ku mendengar janji 🤣, sudahi janji-janji itu bisa nggak🤧, biasanya yang berbau janji, hanya bergeming di perbatasan antara luka dan bahagia
Ema Susanti
cerita ini real bget, terjadi di kehidupanku. sampe aku di ceraikan karena wanita lain yang berstatus janda dan berkedok pula teman kerja.
aa ge _ Andri Author Geje: iya kak.. ini juga kayak gini cerita nya semua karna harta orang bisa lupa
total 1 replies
ceuceu
Bayar bunga doang 2 juta tapi hutang tetep blm kebayar,itulah makanya jgn pinjem rentenir selain dosa besar tap nyekek.
ceuceu
Naura suami pulang kerja jgn ngadu yg bikin hati suami sakit,ademin suami klo pulang kerja,nanti ceritanya klw udah santai.
ceuceu
Naura knp ga jagain ibunya dirumah sakit?
kasihan ibunya stroke ga ada yg jaga
ceuceu
kok malam abis penyatuan subuh langsung wudhu?
harusnya mandi hadast besar dulu thor,ini mah mandinya pagi sebelum kerja
aa ge _ Andri Author Geje: makasih dah ingetin revisi
total 2 replies
checangel_
Bentar, nggak ada KIS kah?
aa ge _ Andri Author Geje: bisa di bilang kan belum semua nya dapat
total 2 replies
checangel_
No, jangan lebih dari apa pun! Ingat, karena yang lebih hanya milik Allah 😇
checangel_
Gimana tuh nangis dalam diam? 🤧
aa ge _ Andri Author Geje: pura pura kelilipan lahhh🤣
total 3 replies
checangel_
الله اكبر
checangel_
Begitulah perasaan wanita, jika sudah terluka, walaupun hanya sebatas omongan tetangga/Facepalm/, tapi .... kembali lagi pada pribadi yang kuat dan tentunya cuek aja🤭
checangel_
Komitmenmu harus abadi ya, Mas Zidan 🤝
aa ge _ Andri Author Geje: semoga aja...tapi ya namanya manusia

Indosat (ingat doa saat gelap)
lupa akan prosesnya
total 1 replies
checangel_
Anggap saja kehadiran mereka seperti angin lewat yang tak pernah ada (abaikan jangan diambil pusing perkataan mereka yang tak penting)/Facepalm/
checangel_
Wah, pernikahan islami yang indah 😇, berbeda dengan realita zaman sekarang ...... tahulah seperti apa keadaan latar panggungnya /Facepalm/
checangel_
Biasalah, anggap saja riuh mereka seperti iklan drama lewat (cuek aja, dengarkan lalu hempaskan)/Hey//Facepalm/
checangel_
Yang bener Mas Zidan?/Chuckle/
aa ge _ Andri Author Geje: begitu lah relalita kehidupan nya
total 1 replies
checangel_
Kata hati memang selalu tepat sih, tapi tak semua 🤧
aa ge _ Andri Author Geje: benar
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!