Di dunia yang penuh dengan keajaiban, di mana yang Abadi mampu membelah lautan dan menghancurkan gunung, di mana Akar Roh menjadi penentu antara yang fana dan yang Abadi, jiwa lain bangkit di tubuh manusia fana.
Dengan kitab harta karun yang ia peroleh, jiwa itu membawa tekad untuk bertahan di dunia yang kejam. Ia melangkah ke dunia kultivasi, menciptakan klan kultivasinya sendiri. Setiap langkah adalah perlawanan, setiap kemajuan dipenuhi berbagai rintangan dan cobaan.
Namun ia ditakdirkan untuk tidak menjadi biasa-biasa saja.
Ia ditakdirkan untuk mencapai sesuatu yang besar.
Saksikan bagaimana seorang manusia fana memulai jalan kebangkitan untuk klannya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hdibibu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch.17 - Klan Sue
Dan saat itu juga, dua sosok muncul di depan gunung tersebut. Mereka menatap Yan Xuanlei dengan waspada. Hanya karena mereka merasakan tingkat kultivasi orang ini, mereka tidak mengambil tindakan yang gegabah.
Salah satunya berkata dengan mengancam, “siapa kau, apa yang kau lakukan dengan di sini!? Apa kau tidak tahu ini adalah wilayah Klan Sue!?”
Yan Xuanlei tertegun sesaat sebelum buru-buru menangkupkan tangannya dan berkata, “salam sesama taois, saya Yan Xuanlei. Tiga bulan yang lalu seorang pembawa pesan dari klan mu datang mengunjungi saya, dan saya pikir ada baiknya mengunjungi Klan Sue untuk menunjukkan itikad baik.”
“Dan ada beberapa hal penting yang saya ingin bicarakan dengan kepala Klan Sue.”
Mereka berdua saling melirik terkejut. Mereka pernah mendengar rumor yang beredar di klan mengenai kultivator lepas yang baru-baru ini muncul dan membuat klan-nya sendiri. Mereka hanya tidak menyangka kultivator ini masih sangat muda dan memiliki basis kultivasi yang tinggi.
Mereka mengangguk satu sama lain.
“Kalau begitu ikuti saya. Ini adalah Formasi penyembunyian klan kami. Jangan coba mengganggunya dengan energi spiritualmu, atau kau akan berakhir menderita,” ucap salah satunya dengan sedikit makna.
Yan Xuanlei terkekeh pelan, “saya tadi hanya penasaran.”
Salah satunya mengeluarkan token dan sebuah lorong terbuka di sekitar riak-riak energi spiritual tersebut.
Setelah berjalan masuk, tampilan gunung itu langsung berubah. Kepadatan energi spiritual di udara lebih besar dibandingkan dengan lingkungan di luar.
Yan Xuanlei untuk pertama kalinya merasakan apa arti energi yang melimpah. Tubuhnya seolah bersorak. Jika bukan karena identitasnya sebagai tamu, ia hampir ingin duduk untuk berkultivasi.
Deretan berbagai rumah dan ladang warna-warni tampak memenuhi gunung tersebut. Terdapat beberapa air terjun kecil yang mengalir lembut di tengah gunung, menciptakan beberapa danau dengan kilauan yang indah di bawah sinar matahari.
Ikan-ikan Spiritual berenang riang dan sesekali muncul ke permukaan, memercikkan air ke udara.
Dia menyaksikan seorang Petani Roh di lereng gunung membentuk segel mantra Awan Hujan Roh, dan kemudian awan gelap terbentuk seratus meter di udara dan perlahan meneteskan air hujan yang mengandung elemen air dan kayu yang kaya, menyirami beberapa mu ladang pertanian dengan nutrisi yang tinggi.
Satu lagi Petani Roh sibuk menggumamkan mantra Nutrisi Bumi di ladang pertanian yang lain, dan ladang pertanian itu bergerak-gerak seolah hidup, menyerap elemen tanah di udara untuk memperkaya kesuburan tanah.
Di sebelah ladang pertanian terbaring beberapa Binatang Yao yang sudah jinak, dan dua hingga tiga orang sedang sibuk merawat tubuh binatang-binatang itu.
“Benar-benar dunia yang hidup…” Yan Xuanlei bergumam dalam hatinya. Dia semakin termotivasi. Suatu saat nanti, Klan Yan pasti akan lebih makmur dari ini!
Mereka berjalan mendaki gunung, melewati jalan batu yang rapi, hingga akhirnya tiba di puncak. Di sana, deretan paviliun dengan taman-taman bunga yang indah menutupi seluruh puncak. Beberapa kultivator Klan Sue menatapnya dengan penasaran.
Mereka berjalan menuju sebuah aula yang luas di tengah-tengah gunung itu, dengan plakat emas besar bertuliskan karakter ‘Sue’ terpajang megah di depan pintu aula.
Dia menunggu beberapa menit di sebuah ruangan, dan seorang pria dengan bentuk wajah yang tegas dan tatapan mata yang tajam memasuki ruangan bersama dengan seorang tetua berambut dan berjanggut panjang putih dengan kontur wajah seperti angin musim semi yang menyejukkan.
Hati Yan Xuanlei sedikit tergerak. Dia tidak merasakan tingkat kultivasi apa pun dari mereka.
“Salam kepala Klan Sue..” Yan Xuanlei berdiri dan menangkupkan tangannya dengan hormat.
Kepala klan itu, Sue Chongli, mengangguk pelan dan berkata, “Silahkan duduk, junior taois.“
Di sampingnya, Tetua Agung Klan Sue, Sue Changwei, menatap Yan Xuanlei selama beberapa saat dan berkata dengan sedikit persetujuan dalam nadanya, “sungguh bakat yang menjanjikan. Sebagai kultivator lepas, sangat jarang melihat orang dengan bakat sepertimu.”
Yan Xuanlei tertawa pelan, “junior ini tidak berani menerima penghormatan seperti itu.”
Mereka berdua langsung membuat penilaian dalam hati mereka. Muda, namun hati-hati dalam berbicara. Mereka bertiga lalu berbicara basa-basi selama beberapa saat sebelum Yan Xuanlei mengutarakan alasannya berkunjung.
“Junior taois, seperti yang kau bilang, kami memang tidak punya tenaga kerja lagi untuk mengelola dan menjaga Urat Nadi Spiritual itu, “ kata kepala Klan Sue pelan, “tapi kami tidak berniat menyewakannya.”
Hati Yan Xuanlei mencelos.
Namun perkataan Sue Chongli selanjutnya membuat hatinya hampir berteriak gembira. “Tapi kami berniat menjualnya. Bagaimana?”
Yan Xuanlei menenangkan hatinya dan menjawab hati-hati, “berapa yang anda tawarkan?”
Sue Chongli tersenyum geli, “junior taois, bukankah seharusnya kau yang mematok harga lebih dulu?”
Yan Xuanlei langsung tertawa masam dalam hatinya. Sungguh rubah tua yang licik. Dia termenung beberapa saat sebelum pura-pura menggertakkan gigi dan pura-pura merogoh kantong bajunya untuk mengeluarkan dua tetes Air Qi Asal dari Kitab Ungu Surgawi.
“Air Qi Asal!!’ Sue Chongli dan Sue Changsi berseru bersamaan. Mereka hampir tidak bisa mengendalikan diri.
Yan Xuanlei di sisi lain terus berpura-pura menggertakkan gigi dan berkata, “saya hampir mati dari Binatang Yao untuk merebutnya. Ini adalah harta terakhir yang saya miliki.”
Keduanya saling melirik sebelum sang tetua agung mengangguk sungguh-sungguh dan dengan serius berkata, “junior taois, kebaikanmu kali ini akan kami ingat.“
Mereka tidak meragukan perkataan Yan Xuanlei. Air Qi Asal merupakan harta yang sangat langka. Mampu menemukan dua tetes sudah sebuah keberuntungan.
Yan Xuanlei di sisi lain bingung dengan maksud perkataannya. Bukankah hanya dua tetes? Mengapa mereka bereaksi berlebihan? Namun dia segera memperoleh jawabannya.
Ternyata kepala klan, Sue Chongli, sudah berusia 53 tahun dan masih terjebak di puncak tingkat 9. Dia kesulitan menerobos halangan terakhir Pemurnian Qi ini. Jika dia tidak segera mencapai tingkat Kesempurnaan Agung secepat mungkin, peluangnya untuk menerobos Pembentukan Fondasi akan semakin tipis.
Secara umum, Energi Spiritual dan fisik kultivator Pemurnian Qi akan mengalami penurunan yang signifikan setelah menginjak usia 60 tahun. Dan syarat menerobos menuju Pembentukan Fondasi, selain dari indra ilahi yang kuat, adalah kebutuhan akan Energi Spiritual yang besar dan fisik yang kuat.
Dan meskipun tiga syarat itu terpenuhi, peluang untuk menerobos masih sangat rendah, hanya sekitar 30%. Hanya dengan bantuan Pil Pembentukan Fondasi peluang seseorang dapat meningkat hingga sekitar 60%.
Itulah mengapa kebanyakan kultivator menganggap usia 60 sebagai patokan. Siapa pun yang menginjak usia itu dianggap tak punya harapan lagi untuk menerobos Pembentukan Fondasi.
Air Qi Asal ini datang di waktu yang sangat tepat.
“Kalau begitu, mengenai Urat Nadi Spiritual…”
Sebelum Yan Xuanlei menyelesaikan ucapannya, Sue Chongli sudah terlebih dahulu memotongnya.
“Jangan khawatir, dua tetes Air Qi Asal sudah lebih dari cukup untuk Urat Nadi Spiritual tingkat Menengah. Bahkan bisa dibilang kami sedikit untung, nak,” katanya, dengan sedikit rasa terima kasih di wajahnya.
Rencana saya update 2 chapter/hari.
Bagi kawan2 yang menyukai cerita ini, bantu like dan komen skuyy.
Dukungan kalian jadi motivasi buat Author.
Salam membaca, Salam dari dunia kultivasi. Gua tunggu lu pada di sana.