NovelToon NovelToon
Sang Penjaga (The Guardian)

Sang Penjaga (The Guardian)

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Fantasi Timur / Penyelamat / Romansa Fantasi / Action / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Abdullah Perwira Ginting

100.000 tahun yang lalu, dunia ini telah ditaklukkan oleh sebuah sekte bernama Sekte Sang Raja! Pemimpinnya dijuluki Huang atau Sang Penjaga. Huang telah menjelajahi dunia dan menciptakan legendanya sendiri.

Hingga suatu saat ia pergi dari dunia untuk menjelajahi dunia lain. Sebelum kepergiannya, ia mewariskan posisinya kepada para muridnya yang ia pilih. Selama 10.000 setelah kepergiannya, dunia masih baik-baik saja.

Hingga pada tahun 10.001 setelah kepergiannya, portal raksasa terbuka diberbagai penjuru dunia, makhluk-makhluk aneh dan menyeramkan keluar dari portal itu, membunuh dan membantai apapun yang mereka lihat. Orang-orang menyebutnya, RAS IBLIS!

Sejak saat itu, dunia yang dulunya damai dan tentram, kini kembali kedalam kekacauan, demi melindungi dunia sekte Sang Raja jatuh hingga titik terendah dan memaksanya untuk menutup diri. Kini 90.000 tahun lagi telah berlalu, dunia hampir sepenuhnya dikuasai oleh ras iblis.

Huang kembali, tapi orang sudah hampir lupa dengannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdullah Perwira Ginting, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 07 "Bertemu Dengan Putra Huang"

Huang termenung memandang Sektenya sekarang, kosong... benar-benar kosong melompong disana. Selama ratusan ribu tahun, ini adalah kali pertama Sekte Sang Raja tidak ada orang seperti ini, hanya dijaga olehnya seorang dan seorang wanita tua yang terluka.

"Mari lihat, dimana keberadaan putraku sekarang.."

Huang memejamkan matanya sejenak, dan ketika ia membukanya kembali matanya berubah menjadi emas dengan pupilnya berwarna merah. Pandangannya mengedar keseluruh tempat bahkan tempat yang terjauh sekalipun!

Dalam pandangannya, ia melihat semuanya seolah berjalan lambat, aliran angin, daun-daun berjatuhan, serangga dan bahkan hewan terkecil pun tak luput dari perhatiannya, menembus segalanya ketempat yang sangat jauh, hingga pandangannya berhenti disebuah bukit yang dilapisi dinding spiritual emas.

Huang mengerutkan keningnya, jelas-jelas bukit ini berada di wilayah yang sudah diduduki oleh para iblis. Banyak iblis mengelilingi bukit itu seolah mengepungnya, tapi tak ada yang benar-benar masuk kedalam.

Huang seketika tersenyum, dia tahu apa ini. Para iblis ini bukannya tidak mau masuk, tapi karena mereka tidak bisa sama sekali!

"Akhirnya aku menemukanmu putraku!.."

Benar, didalam bukit itu bersembunyilah anaknya Huang, putra dari seorang legenda! Jelas para iblis itu tidak bisa menembus dinding spiritual itu karena dinding itu diciptakan dari darah orang yang bersembunyi didalam. Singkatnya, putra Huang menggunakan darahnya dan membentuk dinding spiritual itu, tentu saja secara tidak langsung darah itu tidak lain adalah darah Huang sendiri!

"Shen Long, antarkan aku ke bukit kehidupan." Ucapnya dingin.

Naga Hijau yang dari tadi hanya melingkar di lehernya langsung melayang kelangit dan membesar seketika. Huang langsung melompat keatas kepalanya dan berdiri dengan tangan dilipat ke belakang.

Detik berikutnya, Naga Hijau itu melesat bagaikan kilat dan menghilang. Orang-orang yang ada dikota dilewatinya pun merasa heran, tiba-tiba kilat emas melintas diatas mereka membuat mereka bertanya-tanya apa itu?

Dalam perjalanan, Shen Long membuka suara, "Tuan aku benar-benar tidak mengerti. Tuan seharusnya bisa mengusir para iblis itu dengan mudah jika anda mau, tidak sampai sehari mereka pasti lari ketakutan, tapi anda..."

"Aku punya rencana sendiri Shen Long." Ucapnya singkat.

"Bisakah memberitahuku sedikit?" Mohonnya.

"Dahulu akulah yang menaklukkan dunia ini seorang diri, membuat dunia berlutut dibawah kakiku. Setelah aku pergi, orang-orang dunia ini tidak menghargai perjuanganku dan bahkan meninggalkan Sekte Sang Raja milikku dalam perang. Seolah mereka tidak mengerti apa artinya perjuangan, jadi kali ini biarkan mereka yang berjuang dan menumpahkan darah, agar mereka mengerti apa itu perjuangan. Darahku sudah terlalu banyak tumpah demi dunia ini. Kali ini, aku hanya berniat mengatur dibelakang layar, juga membangkitkan kembali Sekte Sang Raja."

"Jadi begitu.."

Shen Long merasa puas setelah mendengar itu. Tentu saja itu hanya salah satu dari alasan Huang, salah satu alasan terbesar nya sebenarnya adalah, jika dia membantai para iblis itu dan mengusirnya dalam sehari itu tidak akan menyenangkan sama sekali. Kaisar Dewa iblis itu, bukankah dia merasa dirinya berkuasa dan tak terkalahkan? Mari lihat, seperti apa raut wajahnya setelah melihat Huang didepan matanya dan membantai Ras iblisnya sekali lagi!

Waktu berlalu, para iblis yang mengelilingi bukit kehidupan menyipitkan matanya melihat kejauhan. Sepertinya ia melihat sebuah cahaya emas yang mendekat dengan perlahan, tapi semakin lama semakin besar dan cepat. Hingga matanya membola karena terkejut,

"Serangan Ras manusia hati-hati!"

BOOM!!

Sudah terlambat, Huang tiba dan meledakkan mereka dalam sekali serang. Asap mengepul, beberapa iblis yang masih hidup berdiri dengan susah payah.

"Sialan...apa itu tadi?"

Seorang iblis yang tampaknya adalah pemimpin mereka mengumpat kesal karena sangat terkejut, ia tidak akan menyangka jika ada serangan secepat itu, dia bahkan masih bingung dan berusaha mencerna apa yang baru saja terjadi.

Keterkejutannya bertambah lagi dan hampir mati berdiri ketika diatas kepalanya muncul seekor Naga Hijau raksasa dengan seorang pria muda dan tampan diatas kepalanya.

Shen Long menatap iblis itu dengan bringas dan ganas, seolah tidak sabar mencabik-cabiknya. Seketika iblis itu menggigil ketakutan, begitupun iblis yang masih hidup lainnya.

"Iblis rendahan, beraninya kalian menyakiti anakku!!"

Huang berkata marah, melambaikan tangannya. Tinju spiritual raksasa melesat dengan cepat dan menghantam para iblis yang masih termenung dibawah. Akhirnya, para iblis itu mati dengan perasaan yang masih bingung dan takut.

Ketika tinju spiritual itu menghilang, terlihat bekas tinju raksasa dibawahnya dan tubuh para iblis yang hancur dan remuk.

Huang turun dari atas kepala naga itu, dan Shen Long kembali melingkar dilehernya. Ia menatap dinding spiritual didepan sejenak, lalu melangkah masuk dengan terburu-buru.

Hingga sampai dipuncak bukit, Huang melihat bangunan tua dan rapuh disana. Hati Huang terasa sakit dan sedih, selama seratus ribu tahun anaknya tinggal dan bersembunyi di bangunan tua itu. Disekelilingnya juga terlihat tandus dan gersang, tidak seperti namanya yang adalah bukit kehidupan.

Huang masuk kedalam rumah tua itu, dan matanya merah hampir menangis melihat seorang anak laki-laki kecil yang terlihat asih berusia tiga tahun, meringkuk kedinginan dan menahan sakit. Anak itu memandang tajam kearah Huang dan berkata dengan lemah,

"S-siapa kamu? Bagaimana kamu bisa masuk kemari?"

Huang tidak menjawab, anaknya menggunakan darahnya menciptakan dinding spiritual dan bertahan hidup seorang diri disana. Anak itu, seharusnya tidak kecil seperti sekarang, tapi karena ia menggunakan darahnya usianya berkurang semakin kecil. Karena pada dasarnya, Huang tidak akan pernah menua apapun ceritanya, jadi tentu saja anaknya pun tidak akan menua. Malah semakin kecil dan lemah.

"Aku..." Huang hendak menjawab, namun di potong oleh putranya.

"Oh, aku tahu pasti kamu adalah keturunan pengkhianat yang masih hidup. Kamu datang kemari pasti untuk membunuhku kan!?"

Hati Huang berubah marah sekarang, bukan pada putranya tapi pada orang yang disebut pengkhianat. Tidak disangka, bahkan putranya pun dikhianati, setelah ini ia harus mencari siapa pengkhianatnya!

Huang tidak bicara, ia berjalan mendekat dengan perlahan. Tentu saja anak itu langsung berdiri, bersiap untuk bertarung. Tapi selanjutnya ia terdiam dan terkejut, Huang mengelus kepalanya!

"Siapa namamu?" Tanya Huang akhirnya.

Perasaan aneh yang tidak pernah dirasakan oleh anak itu menyelimuti hatinya, bahkan ia sampai tergagap dalam bicara.

"N-namaku Xu Feng..."

Xu? Huang terkekeh, ia hampir saja lupa apa marganya. Ya, nama sebenarnya adalah Xu Huang!

"Nama yang bagus Feng-"

Belum sempat Huang menyelesaikan ucapannya, Xu Feng langsung memeluknya.

"A-ayah! Akhirnya kamu kembali..huhuhu!" Xu Feng menangis dan merengek layaknya anak kecil, ia lupa jika ia sebenarnya sudah berusia 100.000 tahun.

Tubuh Huang bergetar, air matanya menetes. Putranya, langsung mengenalinya setelah ia mengelus kepalanya.

...............

1
Nanik S
Lanjutkan Tor
Nanik S
Lanjutkan
Nanik S
Uhuk... uhuk... sialan cacing kecil
Nanik S
Hadir
Haryati Tti
mantap 👍💪💪
Haryati Tti
gas💪
Haryati Tti
mantap 👍
Haryati Tti
👍
Haryati Tti
mantap
Haryati Tti
mantap 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!