Freen yatim piatu, sangat cantik kehidupannya mengalami perubahan sejak pertemuannya dengan keluarga Cankimha.
sebagai rasa hormat dan berterimakasih kepada orang tua angkatnya, akhirnya freen bersedia di jodohkan dengan Becky amstrong, seorang terlahir special atau futa.
sementara Becky amstrong mau menerima perjodohan karena tidak ingin fasilitas yang di miliki di tarik oleh orang tuannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ImFireGo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB. 07. Dulu selalu tertekan
"baru kali ini aku melihat manusia jahat seperti suamimu freen, di depan umum saja sok romantis padamu tapi nyatanya dia membuatmu sampai seperti ini". kesal heng
" aduh heng...kalau kau tahu semuanya mungkin hari ini juga kau sudah menyeretnya ". ucap nam
" ceritakan nam, aku ingin tahu". jawab heng
"ini rentetan demi rentetan masalah terus menerus yang terjadi, tapi freen tidak melakukan hanya ia selalu di fitnah oleh nona Jennie".
" nona Jennie melakukan karena tuan muda selalu mempercayai nya dan tidak pernah mendengarkan freen, karena itulah freen sering mendapatkan hukuman dari tuan muda ". ucap Nam
Flashback on
Freen banyak mengalami tekanan yang datangnya justru dari orang sekitarnya, terutama dari tuan muda Becky amstrong.
tuan muda Becky amstrong saat itu benar-benar marah pada freen pada saat perusahaan besar Amstrong group melakukan tour bersama.
Mereka memutuskan untuk berlibur di daerah pattaya dan menginap di resort milik keluarga Amstrong.
Saat rombongan baru sampai di resort, freen menghampiri Becky untuk bertanya.
Freen melihat tuan muda dan segera mendekat.
"Sayang dimana kamar kita?". tanya freen pelan
tuan muda Becky amstrong menatap freen dengan tatapan tidak suka.
"Kamar kita? Kau bicara omong kosong apa freen!!! Sejak kapan aku mau tidur satu kamar denganmu?". jawab tuan muda Becky amstrong dengan suara tinggi
Freen terkejut mendapat bentakan seperti itu, ia menenangkan diri sesaat dan mulai melihat kearah suaminya.
"Lalu untuk apa kamu mengajakku turut serta dalam tour perusahaan jika kita tidak bersama, jika seperti ini orang luar justru akan tahu masalah rumah tangga kita". jawab freen
Becky amstrong melihat kearah freen dan menatapnya dingin.
"Nenek yang memintaku untuk membawamu, ingat bersikaplah dengan baik dan jangan menimbulkan masalah selama disini". tuan muda Becky amstrong mengingatkan freen
"Apa aku terlihat seperti itu?". tanya freen tetapi tuan muda Becky amstrong tidak memperdulikan itu
Nona Jennie melihat tuan muda Becky amstrong sedang bersama istrinya sedang berdua membuatnya di bakar api cemburu.
dengan segera menghampiri mereka berdua dan beralasan jika para tamu sudah datang.
"Permisi Nona muda dan nyonya, maaf mengganggu waktu kalian...". ucap Jennie berpura-pura lembut
"Untuk apa kamu kesini Jennie?". tanya tuan muda
"Tuan muda tamu-tamu penting sudah berdatangan saatnya untuk anda menyapa mereka tuan muda dan
saya akan mendampingi anda". jennie menekan pada kata saya akan mendampingi anda agar freen tidak mendampingi tuan muda
"Saint tolong urus dia". begitulah sikap Becky pada freen
Saint mengangguk dan Becky berjalan dengan Jennie disampingnya untuk menyapa tamu undangan.
Freen sangat tidak memiliki muka dalam hal ini Becky tidak pernah melibatkannya dalam beberapa acara besar.
Saat masuk kedalam kamarnya freen meluapkan kesedihannya hingga tertidur.
Freen terbangun saat dirinya merasa lapar, ia mencoba menghubingi Becky tetapi tidak diangkat.
Aku lupa bahkan Becky tidak pernah menerima panggilannya atau membalas pesan dariku[bathin freen]
Tetapi freen tetap mengirimkan pesan pada Becky dan menanyakan dimana untuk mengambil makanan.
Pesan darinya sudah dibaca tetapi Becky tidak membalas pesan tersebut.
Freen takut bila membuat kesalahan apalagi di acara yang sangat penting seperti ini, freen memutuskan untuk menunggu saja dikamarnya.
Tidak beberapa lama pintu kamarnya ada yang mengetuk, freen berfikir yang datang suaminya.
Saat pintu terbuka ternyata Jennie yang datang.
"tuan muda Becky memintaku untuk mengatur makanan padamu". ucapnya datar
"Aku hanya bertanya pada suamiku dimana aku harus datang untuk mendapatkan makanan, dan tidak meminta untuk diantarkan makanan". jawab freen dingin
"Tidak perlu, aku sudah membawakan untuk mu". meletakkan makanan diatas meja yang ada di dalam kamar
Freen tidak ingin berdebat ia lalu duduk di sofa dan memegang pisau dan garpu untuk makan.
Dari luar jennie mendengar ada langkah seseorang, ia tersenyum smirk dan dengan gerakan yang cepat Jennie menarik tangan freen yang memegang pisau menancapkan pada paha kanannya.
"Akkkkk...Nyonya muda aa pa yang Anda lakukan padaku?". jennie berpura-pura bahwa freen yang menyerangnya
"Tolonggggg...tolongggg". jennie berteriak meminta pertolongan
"Freen apa yang kau lakukan!!!! Kau sangat keterlaluan freen, kenapa menyerang nona Jennie". tuan muda sangat marah sekali pada freen tanpa mendengar penjelasan dari freen
Saint segera menghampiri keduanya dan terkejut melihat freen memegang pisau
"Nyonya muda tolong lepaskan pisaunya dari tangan anda". saint mencoba menenangkan freen
Freen perlahan melepaskan tangannya, ia tidak dapat berkata-kata, kejadiannya begitu cepat dan tentu saja membuatnya syok
"Saint kirim dia ke rumah sakit jiwa sekarang, dia sangat membahayakan orang lain, dia sudah gila". ucap tuan muda murka
Becky dengan panik membuka kemejanya lalu merobek dan menutup luka di paha Jennie.
"Bertahanlah Jennie aku akan membawamu kerumah sakit". Becky menggendong jennie
Freen duduk di dalam mobil dengan air mata yang terus mengalir.
"Saint aku tidak melakukan penyerangan pada nona Jennie, jika ada CCTV aku berani bertaruh kalian akan menyesal memperlakukan aku seperti ini". ucap freen yang terus menangis
Freen harus mendekam di rumah sakit jiwa untuk sesuatu hal yang dia tidak lakukan.
Karena perlakuan semena-mena itulah freen menjadi tertekan.
ketakutan atau kekhawatiran yang berlebihan yang terus menghantuinya, membuat freen menjadi susah tidur dan tidak lagi percaya diri.
Bahkan selama di rumah sakit jiwa Becky tidak pernah mengunjunginya.
Sekali lagi hanya nenek Amstrong yang percaya dan yakin bahwa freen adalah perempuan yang sangat baik.
Flashback off
Mereka semua memeluk freen, ternyata dibalik semua kata baik-baik saja freen menyembunyikan banyak sekali penderitaan, bahkan harus ke dokter psikolog.
"Freen...kamu tidak sendiri ada kami yang selalu mendukungmu, ingat mulai hari ini jangan kamu tanggung sendiri apapun yang terjadi kamu harus segera menghubungi kami". ucap heng
"Terimakasih heng, aku sudah tidak lagi memikirkan lagi heng, aku bahkan sangat siap untuk melepaskannya".
" mempertahankan pernikahan membuat hidupku berada di ujung tanduk, Satu-satunya jalan membiarkan nona Jennie bebas dengan Becky adalah hal yang terbaik". jawab freen
"kamu yakin tidak ingin melakukan pembelaan atas perlakuan tidak adil yang kamu terima? apa kau akan membiarkan nona Jennie terus berbuat jahat padamu? ". tanya noey
" noey...jika aku masih dekat dengan Becky, nona Jennie akan semakin nekad dan bisa melakukan hal yang jauh lebih gila". jawab freen
"selain itu aku juga sudah tidak mau lagi dan hanya ingin bercerai dengan tuan muda". freen menjawab dengan pasti
sebab itulah adanya, perasaan tulusnya pada tuan muda sudah hilang begitu saja.
yang tersisa saat ini adalah rasa sakit hati atas semua perbuatan tuan muda padanya.
"baiklah freen...apapun keputusan mu kami selalu di pihakmu, sebaiknya kita berangkat sekarang karena sebentar lagi pasti jalanan akan sangat padat". ajak jaja
dan mereka segera berangkat untuk menemani freen terapi.
"kasihan sekali freen, kalau dipikir-pikir nona Jennie yang sebenarnya gangguan jiwa, bener tidak?". bisik noey pada heng
" menurutku juga seperti itu noey". jawab heng
_______________
next Bab---->>>