NovelToon NovelToon
Suamiku Guruku

Suamiku Guruku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:12M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nurul Heldal Yani

Aku latika dan dia Afriadi kepala sekolah yang populer di sekolahnya, bahkan di luar kawasan sekolah, dan menjadi dambaan wanita-wanita di sekolah, dan di luar sekolah...
Tapi, guru itu adalah suamiku...
Kami berdua dipaksa menikah karena satu kejadian...

Bagaimana kisah hidup kami?
Apakah bahagia, atau tidak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Heldal Yani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terlambat

Cuaca yang tadinya panas sekali, berubah menjadi mendung, awan hitam berkumpul mengelilingi memenuhi langit, menutupi cahaya matahari, kelihata sekali mau hujan, sedangkan Latika yang masih tersedu sedu nangis dihadapan Afriadi seperti anak kecil.
Latika
Latika
Maaf pak, aku tak sengaja. Hiks... Hikss...
Afriadi menarik napas panjang dan menganguk.
Latika
Latika
Beneran pak hikss...
Sekali lagi Afriadi menganguk.
Latika
Latika
Kalau begitu bapak tidak akan tarik biaya siswa ku kan pak?, aku tidak akan disekor kan pak?, bapak tidak akan keluarkan aku dari sekolah kan pak?.
Afriadi menganguk tersenyum.
Latika
Latika
(Alhamdulillah tidak ditarik biaya siswaku).
Dengan cepat Latika menghapus air matanya dan pergi meninggalkan Afriadi disana, dibelakang Afriadi tersenyum lebar.
Latika
Latika
Hah... Gugupnya.
Bel panjang berteriak nyaring sekali, menandakan waktunya pulang, Latika pun ikut pulang juga tapi bukan seperti mereka pulang kerumah Latika harus bekerja dahulu untuk makan sehari-harinya, bisa melanjutkan sekolah disini saja ia sudah bersukur.
10 menit berlalu, Latika akhirnya sampai ditempat kerja, yah... Sederhana sekali Ia bekerja diresoran bintang 5, untung menejernya baik memberikan ia keringanan. Latika bekerja dari jam 2 sampai jam 10 malam, baik betul ya menejernya, karena menejernya merupakan teman baik ayah Latika, katannya. Gajihnya sih lumayan untuk kebutuhan Latika sendiri. Latika pun mulai bekerja. Dari membersihkan meja, mengantar makanan, ini itu... Ini itu...
Waktu memang tak terasa sekarang sudah jam 10 malam, Latika pun pulang kerumah kosan.
Latika
Latika
Hah... Lelahnya.
Keesokan harinya didepan gerbang sekolah.
Latika
Latika
Pak biarkan saya masuk pak.
Kodir (Sapam sekolah)
Kodir (Sapam sekolah)
Alah... Sudah lambat datang jangan harab dapat masuk.
Latika
Latika
Pak boleh lah pak, plisss...
Kodir (Sapam sekolah)
Kodir (Sapam sekolah)
Tidak.
Latika
Latika
Pak...
Kodir (Sapam sekolah)
Kodir (Sapam sekolah)
Tidak.
Latika
Latika
(Em... Bagaimana ni caranya bisa masuk kedalam).
Aku berpikir mondar mandir.
Kodir (Sapam sekolah)
Kodir (Sapam sekolah)
(Lagia apa ini anak mondar mandir terus).
Tiba - tiba ada mobil yang ingin masuk kedalam, Latika pun menaiki mobil itu dibelakangnya, pak sapam membukakan gerbang untuk mobil itu dan mobil itu masuk aku juga ikut masuk, Latika tersenyum dengan pak sapam.
Latika
Latika
Pak...
Latika melambai lambaikan tangan.
Kodir (Sapam sekolah)
Kodir (Sapam sekolah)
Anak itu. . .
Kodir (Sapam sekolah)
Kodir (Sapam sekolah)
Hy! berhenti.
Mobil itu tiba tiba berhenti.
Kodir (Sapam sekolah)
Kodir (Sapam sekolah)
Alama... Mati aku...
Latika pun segera turun tapi sayang sekali Latika tertangkap dengan sapam, orang yang ada didalam mobil keluar.
Kodir (Sapam sekolah)
Kodir (Sapam sekolah)
Eh... Maaf pak saya bukan berarti ingin memberhentikan bapak tapi anak ini.
Afriadi
Afriadi
Em...
Latika memandangi Pak Afriadi dengan takut.
Afriadi
Afriadi
Kenapa dengan dia?.
Kodir (Sapam sekolah)
Kodir (Sapam sekolah)
Ah... Biasa pak anak ini sering terlamabat dan nelotot ingin masuk juga.
Afriadi
Afriadi
Oh.
Latika
Latika
Tapi pak kenapa haya saya saja yang diberi hukuman kenapa tidak dia juga kan, dia juga terlambat, jadi dia harus dihukum juga pak, katanya menciptakan ketepatan waktu tapi kenapa dia juga terlambat, kalau saya saja yang dihukum tidak adil pak, dia juga harus dihukum.
Kodir (Sapam sekolah)
Kodir (Sapam sekolah)
Dasar ini anak, kau tidak tahu apa hah... dia ini kepala sekolah bukan murid.
Latika
Latika
Iya! tapi kan sama aja pak...
Kodir (Sapam sekolah)
Kodir (Sapam sekolah)
Ni anak kade bisa dipadahi jua, anak siapa pang nginini bangangnya. (Anak ni tak disa dibilangi juga, anak siapa sebenarnya ni pembangkang).
Kodir (Sapam sekolah)
Kodir (Sapam sekolah)
Keluar jadinya bahasa banjar bapak.
Latika
Latika
Pandai jua bapak bahasa banjar leh. (bisa juga bapak bahsa banjar).
Afriadi
Afriadi
Sudah, lepaskan saja dia, memang yang dikatakan dia benar.
Kodir (Sapam sekolah)
Kodir (Sapam sekolah)
(What...).
Latika dilepaskan lagi kali ini, entah lah yang akan datang nanti macam mana pula.
1
padika varsha (ai agata)
🤩🤩🤩
Jurina Diris
hai
MUHAMMAD SYAIFULLAH
bensin thor,
Bantul Qwerr
cie cie
MUHAMMAD SYAIFULLAH
ngelawak
MUHAMMAD SYAIFULLAH
beasiswa pak bukan biaya siswa
MUHAMMAD SYAIFULLAH
visi misi oii bukan misi visi
Cliks Zuan
Kamarudin Gak Salah Di Bawa Bawa/NosePick/
Sha Yusuf
hai
Syauqi Tajudin
kenapa gak ada ramai yang banyak mesej sih
Sovi Yana
bagus cerita nya ada sedih da bhgia seru
Dewi Susilowati
hay
Lippi Rxi
kerenn aaa
Nurhayati Nurhayati
hello
Tuti Lismawati
novel ini mana ya ko ga da
Sovi Yana
seru lucu ceritanya
😘@fiyah W'B😍
hahaha lucu thor
Arysa
lanjut.....
Putra Minang
ok
Nada
harus nya Astaghfirullah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!