NovelToon NovelToon
CINTA Di BALIK 9 M

CINTA Di BALIK 9 M

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan
Popularitas:11k
Nilai: 5
Nama Author: Azkyra

Yurie Harielyn Nazeeran kehilangan ibunya di usia lima tahun. Kematian yang disebut karena sakit itu menyimpan kebenaran kelam—diracun oleh Agnesa, wanita yang dua hari kemudian menikahi ayahnya. Tak ada yang percaya pada kesaksian Yurie kecil, bahkan ayahnya sendiri memilih berpihak.

Sejak saat itu, Yurie hidup sebagai bayangan di rumahnya sendiri hingga di usia delapan belas tahun, ia dijodohkan demi uang sembilan miliar dari keluarga Reynard. Pernikahan itu menyeretnya ke dalam rangkaian misteri:

kematian, pengkhianatan, dan rahasia besar yang berpusat pada keluarga Nazeeran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azkyra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 30

Hujan semalam meninggalkan sisa dingin yang belum sepenuhnya pergi. Pagi di rumah Reynard tidak datang dengan cerah, melainkan dengan cahaya abu-abu yang masuk dari sela jendela. Tidak muram, hanya sunyi—sunyi yang terasa wajar, seperti jeda sebelum sesuatu bergerak.

Yurie duduk di tepi ranjang, rambutnya masih tergerai. Tangannya memegang liontin kecil berbentuk daun, benda lama yang selalu ia simpan di dekatnya. Hadiah dari ibunya.

Satu-satunya yang tidak pernah diambil, tidak pernah dipermasalahkan, mungkin karena dianggap tak berharga.

Ia memutar liontin itu pelan.

Dulu, saat masih kecil, ibunya pernah berkata,

“Kalau suatu hari kamu bingung, pegang ini. Tidak akan menjawab apa-apa, tapi akan mengingatkan kamu untuk tetap berdiri.”

Yurie tersenyum tipis. Ia baru mengerti makna kalimat itu sekarang.

Pintu kamar diketuk dua kali.

“Masuk,” ucapnya.

Kaiden muncul, sudah rapi seperti biasa. Kemeja gelap, lengan digulung, wajahnya tenang. Tapi Yurie mengenalnya cukup baik untuk tahu—ketenangan itu bukan tanpa beban.

“Ada kabar,” kata Kaiden.

Yurie berdiri. “Tentang apa?”

“Gudang lama di pinggir kota. Milik perusahaan yang sudah lama tutup. Nama perusahaannya tidak muncul di arsip resmi, tapi alurnya… menyambung.”

Yurie tidak langsung bertanya. Ia hanya mengambil jaketnya. “Kapan kita ke sana?”

Kaiden menatapnya sesaat, lalu mengangguk. “Sekarang.”

Gudang itu berdiri di antara bangunan-bangunan yang sudah kehilangan fungsi. Dindingnya kusam, catnya mengelupas. Tidak ada papan nama, hanya pintu besi yang terlihat jarang dibuka. Tapi justru itu yang membuatnya mencurigakan.

Di dalam, bau debu dan kayu tua bercampur. Cahaya masuk dari lubang-lubang kecil di atap, menciptakan garis-garis tipis di lantai.

Yurie melangkah perlahan, sepatunya berderit pelan. Ada perasaan aneh yang muncul—bukan takut, tapi seperti pernah berada di tempat ini. Atau setidaknya, pernah melihat sesuatu yang serupa.

“Kamu kenal tempat ini?” tanya Kaiden, menyadari perubahan langkahnya.

“Tidak,” jawab Yurie jujur. “Tapi rasanya… familiar.”

Mereka menemukan ruangan kecil di bagian belakang. Pintu kayunya terkunci setengah rusak. Kaiden mendorongnya, engselnya berdecit keras.

Di dalam ruangan itu, terdapat rak besi kosong, kecuali satu kotak logam di sudut. Kaiden berjongkok, membuka penutupnya.

Isinya sederhana: beberapa dokumen, satu flashdisk lama, dan sebuah buku catatan tipis.

Yurie mengambil buku itu. Sampulnya polos, tanpa judul. Saat dibuka, halaman pertama berisi tulisan tangan yang rapi.

S.

Hanya satu huruf.

“Shella,” bisik Yurie tanpa sadar.

Kaiden menatap tulisan itu lama. “Tulisan tangan ini… mirip dengan catatan Jayden.”

Yurie menoleh cepat. “Apa?”

“Jayden pernah menyimpan buku kecil. Isinya catatan acak. Tapi tulisannya—cara ia membentuk huruf—mirip.”

Dada Yurie bergetar pelan. “Berarti… mereka saling kenal.”

“Atau dipertemukan.”

Sementara itu, di rumah Nazeeran, suasana tidak setenang biasanya. Agnesa duduk di ruang kerja, jari-jarinya menekan meja kayu dengan gelisah. Di hadapannya, Bimantara berdiri, wajahnya mengeras.

“Kamu bilang semua sudah beres,” kata Bimantara datar.

“Dan memang begitu,” balas Agnesa cepat.

“Tidak ada yang bisa dilacak.”

“Reynard tidak berpikir begitu.”

Agnesa terdiam. Matanya bergerak cepat, mencari alasan. “Mereka hanya menggali masa lalu. Tidak akan menemukan apa pun yang—”

“Cukup.” Suara Bimantara dingin. “Aku tidak mau mendengar asumsi.”

Ia berbalik, melangkah ke jendela. “Kalau ini sampai menyeret Devano, kita semua akan tenggelam.”

Agnesa menggigit bibirnya. Nama itu selalu menjadi bayangan yang lebih besar dari segalanya.

“Aishakar tidak akan diam,” lanjut Bimantara.

“Dan kamu tahu itu.”

Sore menjelang ketika Yurie dan Kaiden kembali. Mereka tidak banyak bicara di perjalanan. Beberapa temuan tidak butuh diskusi panjang—cukup disimpan, dicerna perlahan.

Di teras, Yurie berhenti melangkah.

“Kaiden,” katanya pelan.

“Hmm?”

“Kalau nanti semua ini selesai… kamu mau hidup seperti apa?”

Pertanyaan itu terdengar sederhana, tapi Kaiden tahu—itu bukan tentang masa depan jauh. Itu tentang harapan yang sedang Yurie bangun diam-diam.

Kaiden berpikir sejenak. “Tenang,” jawabnya. “Tidak besar. Tidak rumit.”

Yurie tersenyum. “Aku juga.”

Mereka berdiri di sana beberapa detik, membiarkan sore berlalu tanpa dikejar.

Dan entah di mana, seseorang sedang membaca laporan yang sama, menutupnya dengan senyum kecil—senyum orang yang tahu, permainan belum selesai. Tapi papan sudah berubah.

1
Mitsuurii Mitsurikanroji
walaupun sulit di pahami, tapi aku bisa mencoba mengertikan bahasa dan kalimatnya, tak apa, tetap semangat ya author👍💪
new user
D tunggu next up
new user
D tunggu next up thor
Muna Junaidi
Lanjut thor untuk bergadang mumpung liborrr💪💪
new user
Semangat thor, d tunggu next up meskipun otak gk nyampe memahami alurnya
new user
D tunggu next up
Azkyra: diusahakan ❤️👍
total 1 replies
zenyaaqila
tokoh utamanya kasian banget, kalau aku jadi dia udh ku cabik cabik ibu tiri yang sok ngatur itu
zenyaaqila
sangat fantastis, bahasanya dan kata katanya jelas dan bisa dibayangkan apa yang terjadi/Smile//Smile//Smile/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!