NovelToon NovelToon
BALAS DENDAM

BALAS DENDAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Bullying dan Balas Dendam / Dendam Kesumat
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Darren adalah anak yatim piatu yang diangkat anak oleh Jhon Meyer, Owner XpostOne. Prestasinya sangat gemilang sehingga dia sering di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk bertugas di daerah konflik.

Umurnya sudah dua puluh delapan tahun dan belum menikah. Ia berjanji sebelum bisa membalaskan sakit hatinya kepada keluarga Blossom, ia tak mau menikah. Dulu saat berumur sepuluh tahun orang tua dan kakaknya di bakar hidup-hidup oleh keluarga Blossom.

Suatu hari ia di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk menyelamatkan tiga orang gadis yang terperangkap didesa Beduwi. Dengan berat hati ia pergi ke Bali, tapi apa yang dia temukan di desa itu? Ilmu hitam atau Le-ak. Sangat mengerikan dan hampir saja ia menjadi tumbal.

Saat mengetahui salah satu dari ke tiga gadis itu adalah putri keluarga Blossom, ia pun membuat rencana jahat untuk menyiksa gadis itu.

Apakah yang direncanakan oleh Darren? silahkan baca sampai tamat.

Trimakasih, jangan lupa like, coment***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.03.KE DU-KUN.

Perjalanan ini melewati Toll Bali Mandara yang sangat indah. Ia berdecak kagum melihat pemandangan laut biru, dengan perahu nelayan yang warna warni di ayun ombak. Beberapa burung camar hinggap di atas perahu membawa ikan yang di dapat di laut. Sangat memukau.

"Di luar negeri banyak pemandangan yang menjulang dan modern. Semua canggih, tapi disini sangat natural membuat aku merasa terkagum-kagum."

"Bali sorga dunia bos, pulau ini bisa hilang maknanya jika ada oknum tertentu yang ingin mengeksploitasinya."

"Jangan sampai warganya dijajah oleh pendatang." ucap Darren melirik jam tangannya.

Ada perbedaan waktu satu jam tapi ia tak merubahnya, karena jam tangan yang dipakai adalah senjata rahasia. Ada lima jarum halus tersembunyi yang berisi racun, itu dipakai untuk menyerang lawan.

Setelah dua puluh menit perjalanan A

akhirnya mereka sampai. Mobil berbelok ke sebuah home stay yang berada di daerah Sanur, dekat pantai. Darren segera turun setelah mobil masuk garasi.

Agung dan Darren masuk ke dalam rumah memakai sonar CCTV. Sampai di ruang utama, Darren mengambil alat detektor perangkat elektronik yang menggunakan teknologi seperti frekuensi sangat rendah (VLF) atau induksi pulsa (PI) untuk menemukan logam, baik berupa nugget kecil maupun sesuatu di bawah tanah atau air, dengan memberikan sinyal audio saat mendeteksi target.

Ia tidak boleh gegabah, walaupun Agung anak buahnya, tapi kewaspadaan sangat penting. Intelijen adalah "telinga dan mata" negara, untuk menjaga keamanan dengan mengolah informasi menjadi kekuatan untuk bertindak secara rahasia dan efektif. 

Setelah merasa aman Darren masuk ke dalam kamar yang sudah di siapkan oleh Agung.

Tiga puluh menit kemudian Darren dan Agung berkemas untuk pergi mencari Jro du-kun. Mereka membawa ransel yang berisi Revolver dan senjata rahasia mini.

"Silahkan bersiap dan mulai membuka kamus untuk belajar "salam" dalam bahasa daerah." ucap Agung saat melihat Darren sedang berkemas.

Pakaian adat bali yang sederhana sudah disiapkan oleh Agung. Siapa tahu nanti berguna.

"Apakah warga Beduwi tidak faham bahasa Indonesia?"

"Aku meragukan, yang penting jaga sopan santun, jangan lupa membawa oleh-oleh."

"Aku tidak ada oleh-oleh. ...siapkan sesuka hatimu." ucap Darren tersenyum tipis.

Darren memakai kaca mata agen yang bisa merekam aktivitas lawan, semua rekaman itu secara otomatis terhubung dengan pusat.

"Senjata sudah siap di ransel, kamu punya ide lain?" tanya Darren mematut diri saat memakai pakaian adat Bali.

"Sebelum ke du-kun kita ke tempat tatto kontemporer dulu. Aku dengar warga di sana bertatto sebagai pengenalan diri."

"Aku merasa akan masuk ke sarang Yakuza..." sahut Darren tertawa.

Agung ikut tertawa. Mereka lalu menuju garasi dan menukar plat nomor mobil supaya nanti tidak bisa di lacak. Semua senjata di masukan ke mobil yang sudah di modifikasi.

"Aku rasa tidak usah membawa senjata hulu ledak atau granat nanas. Yang perlu adalah mantra untuk melawan Le-ak." ucap Agung enteng.

"Apa? Aku seolah menjadi bodoh."

"Kita melawan ilmu ghaib boss."

Darren terhenyak, ia bersandar di body mobil dan betul-betul kalah akal. Kali ini Lawannya bukan manusia real yang bisa di tembak, tapi manusia yang menyerupai hewan atau sesuatu yang menyeramkan. Yang lebih menakutkan manusia itu bisa menghilang dalam sekejap.

"Boss..mari kita berangkat." ajak Agung membuyarkan lamunan Darren.

"Kalau boleh memilih lebih baik tugas ke Uganda daripada kesini."

"Jangan pesimis boss, Le-ak itu hanya cerita sebelum tidur untuk menakuti anak kecil, jika Le-ak itu ada, kenapa aku tidak pernah melihat Le-ak. Aku pikir Le-ak itu peradaban zaman dulu yang sudah punah dan sekarang di kemas lagi oleh warga untuk menakuti-nakuti orang yang datang ke desanya."

"Betul juga, mungkin untuk mengamankan wilayahnya, sekarang penyerobotan tanah marak terjadi di desa-desa dan bule-bule gencar menikah dengan wanita pribumi, supaya bisa membeli property."

"Itu sudah terjadi boss..."

"Aku berdoa supaya tidak ada ilmu hitam dalam tugas ini. Pemandangan seindah ini sayang kalau di nodai oleh sesuatu yang menyeramkan." ucap Darren galau.

Pukul 11.15 wita mereka sampai di depan Club Tatto Art. Agung sengaja mengajak Darren ke Kuta untuk membuat tatto.

Tidak lama hanya beberapa menit sudah usai. Darren puas melihat tattonya begitu juga Agung. Mereka merasa sudah mirip bule yang terdampar di pantai Kuta.

"Sekarang kita mencari du-kun, setelah itu baru pergi ke desa Beduwi." ucap Agung naik ke mobil.

Mobil menyusuri jalan Drupadi mencari du-kun sakti yang sering terlihat di tiktok. Tidak begitu sulit mencari alamat itu, akhirnya sampai juga.

Mereka memarkir mobil di pinggir jalan dan gegas masuk ke rumah Jro du-kun. Tak ada yang menyambut atau bertanya, semua sibuk dengan dirinya sendiri.

Beberapa orang sedang berobat dan ada yang kesurupan, ntah apa yang mereka katakan karena memakai bahasa daerah.

Darren melihat sekeliling, rumah du-kun ini sangat antik, full still bali dan tiangnya berukir naga. Dimana-mana ada patung berwajah seram.

Agung cepat mengambil nomer antrean, dan mereka kemudian duduk di teras rumah menunggu panggilan. Ada ibu-ibu setengah baya yang mengurus antrean.

Jro du-kun terlihat duduk di bale-bale, bau wangi dupa dan kemenyan mampu membuat otak Darren berselancar ke alam ghaib. Di Jakarta ia belum pernah ke du-kun, mungkin saja sama seperti ini.

Wajah du-kun itu seram, rambut panjang, bibir merah karena habis ngunyah sirih. Cincinnya besar menghiasi ke sepuluh jari-jemarinya.

Yang lebih menggelikan du-kun ini selalu berteriak saat tongkat yang dibawanya menyentuh badan pasien. Du-kun itu berbahasa daerah, Darren tidak mengerti artinya, tapi ia tahu kalau Jro mengobati pasiennya dengan sarana tongkat.

Seliter air mineral sudah habis belum juga di panggil. Satu persatu pasien sudah pulang. Ternyata banyak juga yang masih percaya dengan du-kun. Mereka datang rata-rata karena sakit lutut, kesemutan, nyeri otot dan sakit pinggang. Anehnya mereka tidak ke rumah sakit malah ke du-kun. Le-ak di kambing hitamkan.

Setelah menunggu hampir satu setengah jam akhirnya namanya dipanggil. Agung mengajak Darren naik ke bale tempat Jro dukun duduk. Mereka saling berhadapan.

"Apa tujuanmu kesini, ada yang sakit?" tanya Jro du-kun menatapnya tajam. Untung du-kun itu memakai bahasa Indonesia.

"Maaf Jro.. saya mau beli ilmu Le-ak.." ucap Darren.

Deegg!!

Hening seketika!

Du-kun itu tampak kaget. Semua orang menoleh dan meneliti wajah Darren yang ganteng. Biasanya orang membeli ilmu Le-ak sangat rahasia tabu di dengar orang beresiko tinggi dan sanggup dibenci masyarakat. Tapi ini aneh, dia tidak takut kena sanksi sosial atau menjadi target pembunuhan.

"Hemm...sudah dipikirkan tampak buruk dari ilmu ini? Ada negatif, ada positif, apa mampu mengelola ilmu ini kalau sudah menyatu di tubuh?" ucap dukun wanti-wanti.

*****

1
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
kabur gung 🤣🤣 itu juga kalo kamu masih ada tenaga buat kabur...
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
serasa mau ke pesta Halloween👻🍬
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
saking penasarannya plus tegangnya si Agung nungguin itu ilmu yg dibeli di olshop beneran ngepek apa ga 😅
❤️⃟Wᵃf Nesia
Aluna cepat cari bantuan untuk temanmu
❤️⃟Wᵃf Nesia
ratunya masa bisa salah si 🤣
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
kasian sekali hidupmu aluna terasa tertekan smaa dua org itu
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
segala ada add on nya ilmu leak 🤣🤣 blm lagi ada diskonan juga... dukun jaman now 😅
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
waduh Darren ini masuk golongan yang mn ya 🤔
❤ning🍀⃝⃟💙༄⃞⃟⚡
udah keburu nyebur ya sekalian aja nyelem ya😅
❤️⃟Wᵃf Nesia
kok makin penasaran yah ceritanya menarik
❤️⃟Wᵃf Nesia
ternyata sudah ada larangan keras dari polisi
❤️⃟Wᵃf Nesia
Prustaii ditinggal Pacar
❤️⃟Wᵃf Nesia
ceritanya mbah dukun
Anonymous71
mata-mata agensi
Anonymous70
lanjut thor semangat
Anonymous69
sakit banget pasti
Anonymous68
keren banget novelnya
Anonymous67
mantap daren
Anonymous66
lanjut
Anonymous65
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!