Diandra Zivana Athalla seorang gadis yatim piatu yang mencari nafkah dengan berjualan di taman kota setiap malamnya.
Diandra memiliki seorang sahabat yang bernama Galen Baim Pratama Syahputra. Galen sering menemani Diandra berjualan.
Suatu malam, Galen ada acara sehingga tidak bisa menemani Diandra. Gadis itu pulang dengan sepedanya.
Di tengah perjalanan seorang pria menghentikan sepedanya. Diandra diberi obat bius hingga pingsan. Setelah itu Diandra diperkosa. Trauma karena perkosaan membuat Diandra menjadi bisu.
Merasa bersalah dan juga kasihan dengan nasib Diandra, Galen menikahi Diandra.
Saat ijab kabul berlangsung, Diandra mengetahui jika pria yang memperkosanya itu adalah kakak kandung Galen yang bernama Adyatma Mahavir Alister Bagaskara.
Bagaimana kisah selanjutnya? Siapkan tisu sebelum melanjutkan membaca novel ini.
follow ig mama : reni_nofita79
Untuk mengenal dan mengetahui novel mama.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab Tujuh CINTA TANPA KATA
Galen telah melakukan pembayaran administrasi rumah sakit dengan uang tabungannya. Setelah itu Galen menemui Diandra dan mengajaknya kembali ke kontrakannya Diandra.
Dalam perjalanan pandangan Diandra tampak menerawang entah kemana. Sambil menyetir Galen selalu mencuri pandangan ke arah Diandra.
Sebelum sampai ke kontrakan Diandra, Galen mampir dulu ke salah satu restoran dan membeli makanan.
"Kamu mau pesan makanan apa. Ayam, udang dan apa lagi?"
Diandra menggelengkan kepalanya tanda tidak ada permintaan.
"Kamu harus makan. Aku belikan apa aja yang aku suka. Oke."
Galen masuk ke restoran dan membeli makanan Diandra suka. Galen masih ingat selera wanita yang sangat dia cintai itu.
Setelah membeli makanan, Galen kembali mengendarai mobil menuju kontrakan Diandra.
Sampai di halaman kontrakannya Diandra, Galen keluar dari mobil terlebih duluan, setelah itu Diandra.
Saat akan masuk ke rumah Diandra melihat seorang pria yang mengintip dari balik sebuah pohon besar.
Diandra langsung berlari dan memeluk Galen, dengan napas memburu. Diandra menunjuk pohon itu.
"Ada apa Diandra? Apa yang kamu lihat?" tanya Galen dengan wajah kuatir melihat Diandra yang wajahnya pucat karena ketakutan.
Diandra memeluk erat Galen. Pria itu jadi penasaran, apa yang di lihat Diandra.
"Jangan takut. Ada aku." Galen membawa Diandra masuk dan mengajaknya duduk. Di kontrakan Diandra tidak ada sofa. Mereka duduk dilantai.
Setelah Diandra duduk, Galen segera keluar dan berlari menuju pohon yang Diandra tunjuk.
Saat sampai di jalan, Galen melihat mobil Adit melintas. Galen menghentikan mobil abang-nya itu.
Adit menurunkan kaca mobil dan tersenyum ke arah Galen.
"Hai, kamu kenapa ada di sini?" tanya Adit.
"Aku juga mau tanya, Abang dari mana? Kenapa bisa kebetulan lewat sini?" tanya Galen.
"Aku dari rumah teman di ujung sana."
"Abang ada lihat orang berdiri di pohon ini tadi nggak?" tanya Galen.
"Aku baru lewat. Mana ada lihat orang. Emang kenapa?" tanya Adit.
"Nggak ada. Oke, aku kembali ke rumah temanku dulu. Abang bisa jalan lagi."
"Oke. Aku cabut ...," ucap Adit. Dia segera melajukan mobilnya meninggalkan Galen.
"Kenapa kebetulan sekali Abang Adit ada di sini?" tanya Galen pada dirinya sendiri.
Galen berjalan cepat ketika mengingat Diandra yang tadi ditinggalkan dalam ketakutan.
Ketika Galen masuk ke rumah, dilihatnya Diandra yang duduk sambil memeluk kedua lututnya di sudut ruangan.
Galen mendekati Diandra. Wanita itu langsung memeluknya dan menangis terisak. Lama Diandra menangis hingga baju Galen basah.
Setelah Diandra agak tenang, Galen memberikan pena dan buku untuk Diandra bisa mengutarakan apa maunya.
"Kamu tadi melihat apa?" tanya Galen.
"Aku tadi seperti melihat pria yang melecehkan aku bersembunyi dibalik pohon seberang jalan."
"Kamu yakin itu orangnya?" tanya Galen lagi.
"Aku yakin. Aku ingat betul wajahnya. Sedikit mirip kamu orangnya." Tulis Diandra.
"Mirip denganku?"
"Udahlah, mungkin itu perasaan aku saja. Tapi aku takut dia datangi aku lagi. Galen, jangan tinggalkan aku."
"Aku nggak akan meninggalkan kamu. Sekarang sebaiknya kamu istirahat. Aku akan temani di sini. Tunggu aku ambilkan bantal."
Galen masuk ke kamar Diandra. Pria itu tau letak semuanya, karena sering bermain di kontrakan Diandra. Lagi pula kontrakan ini hanya ada satu kamar.
Galen meminta Diandra membaringkan tubuhnya, kepala Diandra yang beralaskan bantal yang dibawanya berada di samping Galen duduk.
Galen mengusap rambut Diandra hingga wanita itu terlelap.
Aku tak punya alasan kenapa aku mencintaimu. Hanya satu yang aku tahu, aku bahagia saat bersamamu. Jika kamu tak memiliki alasan ketika mencintai seseorang, maka kamu tak akan memiliki alasan berhenti mencintainya. Cinta sejati adalah ketika Anda merasa bahwa kebahagiaan orang tersebut lebih penting daripada kebahagiaanmu sendiri. Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan, mengerti apa yang tidak dijelaskan, sebab cinta tidak datang dari bibir, lidah, atau pikiran, melainkan hati.
...****************...
Bersambung.
Selamat Pagi semuanya. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan.
Jangan lupa tinggalkan jejak ... like dan komentarnya. Lope-lope sekebon jengkol. ❤❤❤💙💙💜💜💚💚💓💓
semua saling memaafkan dan tidak menaruh dendam lg..
walopun di cerita ini Adit belum dapat pasangan, setidaknya penyakitnya sudah sembuh dan berubah menjadi lebih baik perilakunya..
semoga Diandra jg bisa sembuh total walopun tanpa harus ke psikolog..
dengan didampingi suami dan anak tercinta serta dukungan seluruh keluarga besar Galen..
baru tau ternyata Adit juga jatuh cinta sama Diandra sayangnya gak terbalaskan..
setelah tau Galen jg jatuh cinta sama Diandra, penyakit hati Adit kambuh dan akhirnya Diandralah yg jadi pelampiasannya..
di sini bisa kita ambil pelajaran, jika ingin menikah harus benar2 siap mental terutama..
karena ini dibutuhkan dalam menghadapi masalah apapun nantinya yg pasti dihadapi dalam dunia pernikahan..
finansial, anak, konflik dg keluarga besar semua pasti pernah mengalaminya..
satu hal yg penting, jangan pernah membanding-bandingkan anak2 kita, karena setiap anak terlahir berbeda sekalipun dari ortu yg sama..
jadi treatment tiap anak pun jg berbeda satu sama lain..
keren banget mam ceritanya..
ini novel terakhir yg kubaca di kategori "cinta yg menyedihkan"..
cuss lanjut novel2 di kategori lainnya..
jangan bosen baca komenku ya mam..
semoga sehat terus..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu..
💪🏻🙏🏻😘🥰😍🤩💕💕💕
terimah kasih thoor ❤️❤️
tetaplah berkarya ini