NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi Panglima

Identitas Tersembunyi Panglima

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat / Identitas Tersembunyi / Kehidupan Tentara / Perperangan / Keluarga / Raja Tentara/Dewa Perang
Popularitas:30.3k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Di mata keluarga besar Severe, Jay Ares hanyalah seorang menantu benalu. Tanpa harta, tanpa jabatan, dan hanya bekerja sebagai sopir taksi online. Ia kenyang menelan hinaan mertua dan cemoohan kakak ipar, bertahan hanya demi cintanya pada sang istri, Angeline.

Namun, tak ada yang tahu rahasia mengerikan di balik sikap tenangnya.

Jay Ares adalah "Panglima Zero" legenda hidup militer Negara Arvanta, satu-satunya manusia yang pernah mendapat gelar Dewa Perang sebelum memutuskan pensiun dan menghilang.

Ketika organisasi bayangan Black Sun mulai mengusik ketenangan kota dan nyawa Angeline terancam oleh konspirasi tingkat tinggi, "Sang Naga Tidur" terpaksa membuka matanya. Jay harus kembali terjun ke dunia yang ia tinggalkan: dunia darah, peluru, dan intrik kekuasaan.

Saat identitas aslinya terbongkar, seluruh Negara Arvanta akan guncang. Mereka yang pernah menghinanya akan berlutut, dan mereka yang mengusik keluarganya... akan rata dengan tanah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10: Tangan Tak Terlihat

Markas Besar Han Corp. Lantai 88. Pukul 16:00.

Kepanikan bukanlah kata yang cukup untuk menggambarkan situasi di ruang perdagangan Han Corp sore itu. Ruangan yang biasanya hening dan dingin itu kini berubah menjadi lautan teriakan histeris para pialang saham.

Di dinding utama, layar LED raksasa menampilkan grafik pergerakan saham. Garis yang seharusnya hijau dan menanjak, kini berwarna merah darah dan menukik tajam ke bawah seperti air terjun.

Victor Han berdiri mematung di tengah ruangan. Wajah tampannya pucat pasi, matanya menatap nanar angka-angka yang terus berganti dengan kecepatan mengerikan.

Seorang analis keuangan senior berlari menghampirinya, keringat dingin membanjiri keningnya.

"Tuan Han, kita mengalami pendarahan hebat," lapor analis itu dengan suara bergetar. "Dalam dua jam terakhir, nilai saham Han Corp anjlok empat puluh persen. Kapitalisasi pasar kita hilang lima triliun."

"Bagaimana bisa?" desis Victor, suaranya rendah namun penuh amarah tertahan. "Siapa yang membuang saham sebanyak itu? Siapa yang berani menyerangku?"

"Kami sedang melacaknya, Tuan. Tapi..." analis itu menelan ludah, takut menyampaikan berita buruk. "Pola serangannya sangat terkoordinasi. Ada entitas tak dikenal yang melakukan short-selling secara masif, lalu membanjiri pasar dengan rumor tentang penggelapan pajak perusahaan Anda. Investor panik. Mereka menjual aset secara massal."

"Hentikan perdagangannya! Hubungi bursa efek! Lakukan suspend!" teriak Victor.

"Sudah terlambat, Tuan. Pasar akan tutup lima menit lagi. Kerusakan sudah terjadi. Para pemegang saham mayoritas sudah menelepon, mereka menuntut rapat darurat malam ini."

Ponsel Victor berdering. Itu panggilan dari Demian Severe, ayah Angeline.

Victor mengangkatnya dengan tangan gemetar.

"Victor! Apa yang terjadi dengan sahammu?!" suara Demian terdengar panik di ujung sana. "Nilai investasi Severe Group di perusahaanmu hancur setengahnya! Jelaskan padaku!"

"Tenanglah, Mr. Severe. Ini hanya fluktuasi pasar sementara. Ada serangan dari kompetitor," jawab Victor, mencoba terdengar kendali.

"Fluktuasi?! Ini pembantaian, Victor! Jika besok pagi sahammu tidak naik kembali, batalkan semua rencana pernikahan dengan Angeline. Aku tidak akan menikahkan putriku dengan orang bangkrut!"

Klik. Sambungan diputus sepihak.

Victor membanting ponsel mahalnya ke lantai marmer hingga hancur berkeping-keping. Napasnya memburu. Ia mencengkeram rambutnya frustrasi.

Pagi ini dia merasa seperti raja yang bisa menghancurkan siapa saja. Sore ini, dia seperti pengemis yang kehilangan istananya.

Tiba-tiba, layar laptop di mejanya menyala sendiri. Sebuah pop-up hitam muncul di tengah layar, menutupi grafik saham yang merah.

Hanya ada satu kalimat singkat berwarna putih:

"Sekakmat. – Z"

Victor menatap inisial itu. Z?

Bayangan wajah Jay Ares, sopir taksi yang menatapnya dingin di ruang makan, melintas di benaknya.

"Tidak mungkin..." bisik Victor. "Tidak mungkin sopir rendahan itu punya kapabilitas untuk menggerakkan pasar modal global. Siapa dia sebenarnya?"

Apartemen Angeline & Jay. Pukul 19:00.

Suasana yang sangat kontras terjadi di sebuah apartemen kontrakan kecil di pinggiran kota. Aroma harum bawang putih dan daging panggang memenuhi udara.

Jay sedang berdiri di depan kompor, membalik steak sederhana dengan keahlian seorang chef bintang lima. Meski bahan-bahannya murah daging diskon dari supermarket di tangan Jay, itu terlihat seperti hidangan mewah.

Pintu depan terbuka. Angeline masuk, melepaskan sepatu hak tingginya sambil menghela napas panjang. Wajahnya lelah, tapi matanya berbinar cerah.

"Selamat malam," sapa Jay tanpa menoleh, fokus pada masakannya. "Aromanya sudah matang tepat waktu."

Angeline berjalan ke dapur, memeluk punggung suaminya dari belakang, menyandarkan kepalanya di punggung lebar itu.

"Hari ini benar-benar gila, Jay," gumam Angeline. "Kau tidak akan percaya apa yang terjadi setelah petugas dinas itu pergi."

Jay mematikan kompor, berbalik, dan menatap istrinya dengan senyum lembut. "Ceritakan padaku sambil makan malam."

Mereka duduk di meja makan kecil yang hanya muat untuk dua orang. Jay menuangkan air mineral ke gelas kaca pengganti wine yang belum mampu mereka beli.

"Orion Group... mereka luar biasa," Angeline memulai cerita dengan antusias sambil memotong dagingnya. "Setelah insiden penyegelan itu batal, tim hukum mereka langsung mengirimkan somasi balik ke Dinas Tata Kota. Dan sore harinya... kau tahu? Berita di TV mengatakan saham perusahaan Victor Han hancur lebur."

Jay mengangkat alisnya, pura-pura terkejut. "Benarkah? Wah, karma bekerja sangat cepat di kota ini."

"Bukan sekadar karma," Angeline menggeleng serius. "Ini terlalu kebetulan. Pagi hari Victor menyerangku, sore harinya dia hancur. Rasanya seperti ada tangan tak terlihat yang melindungiku. Seseorang yang sangat kuat."

Angeline menatap mata Jay dalam-dalam. Tatapan penuh selidik.

"Jay... apa kau tahu sesuatu tentang ini?"

Jay menghentikan suapannya. Ia menatap balik istrinya dengan wajah tenang, ekspresi yang sulit dibaca namun menenangkan.

"Angel," kata Jay lembut. "Aku hanya seorang suami yang kebetulan bisa menyetir dengan baik dan memasak makan malam. Mengenai Victor... mungkin dia hanya salah memilih lawan. Orang sombong biasanya menggali kuburannya sendiri."

Angeline terdiam sejenak, mencari kebohongan di mata suaminya, tapi tidak menemukannya. Akhirnya, ia tersenyum dan mengangguk.

"Kau benar. Mungkin aku terlalu banyak berpikir. Yang penting, kita selamat. Dan aku masih punya pekerjaan."

"Untuk permulaan yang baru," Jay mengangkat gelas air mineralnya.

"Untuk kita," balas Angeline, mendentingkan gelasnya.

Mereka menikmati makan malam itu dalam damai. Angeline tidak tahu bahwa pria yang duduk di hadapannya, yang sedang menyeka saus di sudut bibirnya dengan tisu, adalah orang yang baru saja menghapus lima triliun aset musuhnya hanya dengan satu pesan singkat.

Saat Angeline pergi mandi untuk membersihkan diri, Jay membereskan piring kotor. Ponselnya di saku bergetar satu kali.

Pesan dari Leon.

[Target Victor Han telah dinetralisir secara ekonomi. Namun, intelijen kami mendeteksi pergerakan di Sektor Bawah Tanah. Organisasi 'Black Sun' mulai mengaktifkan sel tidur mereka di Distrik 13.]

Jay meletakkan piring di wastafel. Tatapan hangat suami yang penyayang lenyap seketika, digantikan oleh sorot mata tajam sang Panglima.

1
Hendra Yana
lanjut
Mamat Stone
/Bomb//Bomb/💥
Mamat Stone
tok tik tok 👊💥👊
MyOne
Ⓜ️🔜⏩🔜Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🆗🆗🆗Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🙄👀🙄Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️😡😡😡Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🤬🤬🤬🤬Ⓜ️
Mamat Stone
/Determined/
Mamat Stone
/Angry/
Mamat Stone
☮️
Mamat Stone
☯️
Mamat Stone
🐲
Mamat Stone
😈
Mamat Stone
/Toasted/
Mamat Stone
/Gosh/
MyOne
Ⓜ️😵😵‍💫😵Ⓜ️
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
Mamat Stone
💥☮️💥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!