NovelToon NovelToon
Benci Untuk Rena

Benci Untuk Rena

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintamanis / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:668.2k
Nilai: 5
Nama Author: zidny zidan

Dendam salah sasaran, membuat derita panjang tak berkesudahan dalam hidup Rena.

Cinta pertama sekaligus harapan dalam hidupnya meninggalkannya tepat dihari pernikahan mereka.

Pasca kejadian itu, hampir tak ada lagi kebahagiaan yang dirasakan Rena, hamil tanpa diketahui sang mantan, dipaksa menikah sebagai istri ketiga seorang juragan untuk menutupi aib, keguguran karena siksaan fisik dari suami baru.

Dan akhirnya memaafkan masa lalu adalah jalan terbaik untuk menyembuhkan luka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zidny zidan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan dengan nyonya besar

Kembali ke tanah air.

Pagi hari saat Renata baru saja pulang dari pasar yang menjadi agenda rutinnya setiap awal bulan.

Sesosok wanita paruh baya tergeletak dijalanan tanpa seorang pun membantu. Rena yang kebetulan lewat di tempat itu tanpa pikir panjang langsung mendekat untuk memastikan kondisi wanita itu.

"Bu, apa yang terjadi?, kepala ibu berdarah, kita segera ke rumah sakit ya, ibu bertahan ya" Rena yang panik segera bertindak cepat membantu si ibu yang lemah.

Sementara wanita yang ditolongnya menatap Rena dengan pandangan kaget dan tak percaya. Tapi karena rasa sakit yang tak mampu ditahannya, wanita itu tak mengeluarkan sepatah kata pun, dia hanya menatap kosong sebelum akhirnya benar benar pingsan.

\=\=Suasana rumah sakit\=\=

Bu Lidya mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan. Tampak asing baginya, bau obat dan bunyi peralatan medis sangat terasa di ruangan itu. Bu Lidya menyadari saat ini dia berada di ruangan rumah sakit. Wanita itu mencoba mengingat apa yang terjadi padanya hingga bisa terdampar di ranjang rumah sakit.

"Gadis itu, yang menolong ku tadi, bukankah dia adalah??" Bu Lidya bergumam sendiri. Saat hendak merubah posisinya ke arah yang lebih nyaman, pandangannya terbentur ke sesosok tubuh kecil yang tengah meringkuk di kursi di samping ranjangnya.

Seketika Bu Lidya membeku, dengan posisinya saat ini, dia dapat melihat dengan jelas wajah gadis yang telah menolongnya itu. Dan benar seperti dugaannya, wanita itu adalah Renata, gadis yang dihancurkan nya 2 tahun lalu.

"Ya Allah" Bu Lidya tak mampu menahan ketakutannya. Dalam bayangannya, Renata pasti akan menyakitinya kali ini, akan membalas dendam kepadanya.

Renata terbangun dari tidurnya karena mendengar suara gaduh yang ditimbulkan Bu Lidya.

"Ibu kenapa, ada yang sakit? sebentar saya panggilkan dokter ya" Renata bergegas keluar dari ruangan untuk memanggil dokter.

Bu Lidya yang melihat Rena begitu tulus membantu hanya bisa melongo tak percaya.

Tak menunggu lama, dokter telah masuk kedalam ruangan dan memeriksa keadaan wanita itu. Sementara Rena tak ikut masuk, dia menunggu di depan ruangan.

"Syukurlah luka benturan yang ada di kepala ibu tak terlalu parah, ibu pingsan selama beberapa j karena kehilangan banyak darah. Untunglah putri ibu membawa ibu kesini tepat waktu, dia benar benar anak yang baik" tutur dokter menjelaskan.

"Dia bukan anak saya dokter" Bu Lidya yang masih menyimpan kebencian menjelaskan kepada dokter.

"Oh maaf Bu, saya pikir itu putri ibu, saat membawa ibu kesini nona muda itu menangis panik, dia tampak sangat tulus memohon kepada saya untuk menyelamatkan Anda, bahkan tanpa pikir panjang dia bersedia mendonorkan darah kepada anda" jelas sang dokter lagi.

"A...apa dok, anak itu mendonorkan darah untuk saya?" Bu Lidya tampak sangat tidak percaya dengan apa yang dia dengar.

"Ya Bu, benar, nona itu sangat mengkhawatirkan anda, saat anda tak sadarkan diri, dia tak tidur untuk menjaga anda" dokter kembali menambahkan.

"Terimakasih dokter" Bu Lidya tak sanggup berkata apa apa lagi, batinnya berperang.

"Kenapa dia membantu ku? apa dia tak mengenali ku?" Bu Lidya terus berkutat dengan pikirannya sendiri, hingga tak menyadari dokter telah berpamitan dan Rena sedang berdiri di hadapannya saat ini.

"Bu,,,ibu,,, apakah semua aman?" Rena menyadarkan Lidya yang tampak linglung.

"Sa..saya baik baik saja, terimakasih telah membantu saya" Bu Lidya mengucapkan kalimat yang tulus untuk pertama kalinya kepada Renata.

1
Siti
terima kasih kk atas cerita nya.bagus alur cerita nya /Good/
cha_cha96
kisah yg penuh perjuangan...
Nurhayati Nia
hadirrr thorr
Borahe 🍉🧡
mampir
Umu Rohayati
👍👍👍
Umu Rohayati
karya bagus, alur yg hebat 👍👍👍
Dewi Nirwani
ksh karma utk ibu dan anak jahat itu.. saya gak terima kalo varo balik dg rena dan varo n ibunya baik2 aja walaupun mrk sadar
Syafiqah Auliya
Varo itu chef terkenal. Katanya org2 sanggup bayar mahal untuk makan masakan varo. Jadi mustahil varo jatuh miskin. Mana2 hotel akan sanggup bayar berapa pun.

Alurnya tak sesuai dgn watak varo yg seorng chef terkenal
kavena ayunda
niko maju tk.gentarr
kavena ayunda
mampusss lu kasian bgt rena jangan mau balikan
tenny
cafe yg di australia gimana, kios kecil yg dulu rena punya ga ada kelanjutannya apa dijual atau didiemin aja. trus alif gimana ? tlg selipin ya author ceritanya biar kita pembaca ga bingung. semangat, ceritanya bagus kok sy suka
Ika Mamahnya Dika
ceritanya bagus nyampe kehati
Sri Widjiastuti
nyimak
reni rili
terima kasih thor, cerita sarat akan makna. tak hanya sekedar menghibur❤
vexana🤗
aq sangat suka dg karyamu kak.....semangat terus
Densi Andik
masak SM petir takut kliatan lebay bagt.org kl susah SM hantu aj gak takut
Laike Yuliono: terserah author donk.. emng lu pikir bikin karakter seseorang itu mudah🙂...hargai setiap alur nya ya.
total 1 replies
Mutiara Veni
selamat ya wat pasangn yg berbahagia..akhir.y ..
Mutiara Veni
lnjut
Siti Komariah
halah dasar laki cengeng
Siti Komariah
aku mampir lagi di karyamu yg kedua setelah cinta tulus sang ceo..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!