NovelToon NovelToon
Ancaman Hasrat Tuan Duda

Ancaman Hasrat Tuan Duda

Status: tamat
Genre:Pengganti / One Night Stand / CEO / Ibu Pengganti / Duda / Pengasuh / Tamat
Popularitas:516.9k
Nilai: 4.6
Nama Author: Haasaanaa

Zira terjebak dalam tawaran Duda saat dimalam pertama bekerja sebagai suster. Yang mana Duda itu menawarkan untuk menjadi sugar baby dan sekaligus menjaga putrinya.
Zira yang memang sangat membutuhkan uang untuk biaya kuliah dan juga biaya pengobatan bibinya terpaksa menerima tawaran gila itu.

"Menjadi suster anakku maka konsekuensinya juga mengurus aku!" Ucap Aldan dengan penuh ketegasan.

Bagaimana cara Zira bertahan disela ancaman dan kewajiban untuk mendapatkan uang itu?

follow ig:authorhaasaanaa
ada visual disana.. ini Season Dua dari Pernikahan Dadakan Anak SMA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haasaanaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

0006

Karna ulah Aldan tadi membuat Aila menjadi termenung dengan ekspresi wajah yang menyedihkan. Bahkan kala mobil Aldan berhenti di perkarangan Mansion, Aila langsung membuka pintu mobil dan berlari kencang memasuki Mansion. Zira kasihan melihatnya, sementara sang pelaku hanya duduk diam santai saja. 

“Tuan, kasihan Aila. Dia hanya ingin perhatianmu_”

“Zira, bahkan kau baru datang dan baru menjadi istriku pagi tadi bukan? Berhenti ikut campur antara aku dan Aila!” ucap Aldan dengan sangat tegas. 

“Aku tidak ikut campur hubungan kalian, hanya saja sebagai ibu sambung dari Aila.. Semuanya harus aku tahu bukan?” tanya Zira dengan sangat kesal. 

“Kau menganggap nyata pernikahan ini? Ck, jangan harap kau bisa menggantikan posisi Alya!” Aldan mengatakan itu dengan sangat lantang bahkan mengarahkan jari telunjuknya kearah wajah Zira. 

Zira tersenyum tipis, ia menggigit jari telunjuk Aldan itu. “Aku tidak ada mengatakan jika aku akan menggantikan posisi Almarhum, Tuan! Hanya saja kau akan menikmati tubuhku, itu berarti pernikahan kita nyata bukan main-main!” ujar Zira dengan sangat tegas. 

“Jangan kekanak-kanakan, sudah pernah duda jadi sadarlah!” ucap Zira lagi sambil melangkah keluar dari mobil. 

Sementara Aldan masih mencerna apa yang Zira katakan pada dirinya tadi. “Ap-apa tadi kata dia? Sudah pernah duda, kekanak-kanakan? Ck, menyebalkan!” Aldan tidak terima tentunya. 

Cepat-cepat Aldan turun dari mobil, ia ingin memberikan pelajaran tidak terlupakan untuk Zira. “Hei, berhenti kau gadis gila!” Teriak Aldan dengan sangat kencang. 

Langkah Zira terhenti, yang sebenarnya Zira takut sekarang. “Mati aku! Mantan duda itu mengamuk!” Zira memberanikan diri berbalik badan. 

Terlihatlah wajah Aldan yang sangat marah, seakan bom yang siap meledak. “Kalau karna tidak ada rapat penting maka sudah aku pastikan.. Kau akan mati ditanganku sore ini!” bentak Aldan tepat diwajah Zira. 

Zira terpejam sebentar lalu kembali menatap Aldan dengan tatapan super tenang. “Yah, sayangnya.. Kalau begitu, maaf anda belum beruntung, Tuan.” Respon Zira sungguh mengejutkan bagi Aldan. 

“Kau… ?!” Aldan semakin geram, tapi ia sudah tidak memiliki waktu banyak lagi. “Kau tidak akan lolos malam ini, lihat saja!” ancam Aldan lalu langsung melangkah pergi masuk kedalam mobil. 

Kepergian mobil Aldan membuat Zira bisa menghela napas lega bahkan terus mengelus dadanya yang berdegup kencang. 

“Gila, serem banget ternyata kalau duda itu mengamuk. Huh.. Mati aku malam nanti!” Susah payah Zira menelan ludah sendiri kalau sudah seperti ini. 

Bahkan udara siang ini sangat menyeramkan seolah suasana sangat sempurna akan sebuah nasib Zira. Tentu saja Zira tidak tahu mengapa ia bisa memiliki keberanian seperti itu melawan Aldan yang sangat arogan dan semena-mena itu. 

Dari kejauhan ada Claudia yang ternyata menyaksikan seperti apa Aldan dan Zira saling berbicara. Ia sudah duga jika hubungan mereka bukanlah karna cinta, melainkan pada dasar saling membutuhkan satu sama lain. Aldan butuh Zira sebagai pelampiasan nafsu, sementara Zira butuh Aldan untuk pengobatan sang Bibi Ranum. 

“Tapi, Zira keren juga bisa melawan Aldan. Itu baru menantuku, Hahahah!” Claudia keluar dari semak-semak tempat ia bersembunyi. 

“MENYALA MENANTUKU!!” teriak Claudia dengan gaya anak-anak GenZ di aplikasi Tektok.

Zira terpelongo melihat Claudia yang tiba-tiba saja muncul dibalik semak-semak itu. “Bunda?” Seakan mimpi bagi Zira melihat tingkah Claudia seperti tadi. 

“Itu baru menantu Bunda, hem.. Jadi Bunda lega sekarang meninggalkan Aila bersamamu,” ucap Claudia sambil menyeruput teh hasil buatan dari Zira. 

“Bunda mau kemana?” tanya Zira, memang ia bisa melawan Aldan. Tapi, sungguh tidak tahu sampai kapan akan berani untuk melawan Aldan yang suka tantrum itu. 

“Bunda mau ke Amerika untuk healing, capek banget tau rasanya..” jawaban Claudia membuat Zira tertawa kecil. Karna memang Claudia memiliki sifat anak gaul zaman sekarang, sangat mudah memahami sifat Zira. 

“Usiamu masih sangat muda jika dibandingkan dengan Aldan, Bunda harap kau bisa menerima anakku yang banyak kekurangan itu..” ucap Claudia dengan sangat serius yang mana sedari tadi terus berbicara hal lucu. 

“Semua sudah ada kesepakatannya, Bunda,” balas Zira akan perkataan Claudia yang barusan. 

“Bunda akan berangkat sekarang, titip salam sama Aila. Dia kalau sehabis dibentak oleh Aldan pasti akan lebih lama mengurung diri di kamar,” ucap Claudia yang Zira angguki. 

Kepergian sang mertua membuat Zira termenung memikirkan nasib kedepannya nanti. Melihat ke asal tempat dimana ada foto pernikahan Aldan dan Alya ada disana. Perlahan Zira bangkit, ia melihat dua insan manusia yang tersenyum manis itu. 

“Ternyata duda tantrum itu bisa tersenyum lebar seperti itu?” tanya Zira sembari mengambil sebuah foto kecil didekat guci mahal. 

Sebuah foto Aldan dan Alya yang tersenyum menggunakan seragam SMA. “Benar kata orang, jika cinta yang paling sulit untuk dilupakan adalah cinta masa putih abu-abu..” gumam Zira sembari meletakkan foto itu kembali dari asalnya. 

Ponsel Zira berdering, tertera nama Rania yang mengirimkan pesan. 

Isi pesan: “Lo segera beli pil KB, Zira!”

Pesan singkat itu mengejutkan Zira, ia cepat cepat mencari keberadaan Aila untuk pergi bersama mencari pil yang sangat ia butuhkan. 

Sementara itu Aldan baru saja selesai dengan meeting panjang yang sangat melelahkan. Aldan menoleh kearah Liam yang ia hukum untuk mengerjakan berbagai dokumen karna sudah berani mengkhianati dirinya. 

“Tuan, sungguh aku melakukan itu karna terpaksa. Nyonya mengatakan akan_”

“Apapun ancaman Bunda tidak ada pengaruhnya untukmu, Liam. Kau adalah anggota kerjaku, segala nasibmu ada ditanganku. Jadi, apapun ancaman Bunda tidak akan berpengaruh padamu!” jelas Aldan menyela ucapan Liam yang mau membela diri. 

Liam baru sadar akan itu. “Maafkan aku, Tuan..” ucapnya. 

“Aku sudah memaafkanmu, sekarang aku harus balas dendam dengan wanita menyebalkan itu!” ucap Aldan kepada Liam yang sebenarnya terkejut. 

“Tidak ada yang paling enak balas dendam kepada sang istri kecuali diatas ranjang, Tuan,” saran dari Liam membuat Aldan tersenyum sinis. 

“Kau benar!” Aldan menyusun satu persatu barang miliknya yang berserakan dimeja. Mengambil kunci mobil untuk segera pergi pulang ke Mansion, ia membayangkan akan membalas dendam sekarang. 

“Malam ini kau menjerit pun tidak akan membuatku berhenti, Zira..” ucap Aldan yang sangat menyeramkan ditelinga Liam. 

“Hem, jaga dirimu baik-baik, Nona. Ah maksudku, jaga bagian dirimu yang lain baik-baik.. Ada Duda tantrum,” gumam Liam di dalam hati. Tidak terbayang akan seganas apa Aldan malam ini, mengingat sudah tujuh tahun lamanya menduda tidak pernah melampiaskan hasrat kepada siapapun. 

1
Ana Akhwat
kacian the loe Dadung tantrum 🤪🤪🤪
Evy
Mungkin sudah ada isinya makanya bertambah besar..
Evy
Anak kecil tiba tiba berubah sikap nya pasti ada yang sudah menghasutnya..
Farika Willesden
karen Thor pokok candu dgn semua certamu suka bngt🥰
Marni Rifki
lanjut thor..
Devi Sri lestari
Luar biasa
Shifa Burhan
Thor coba kau bayang kan suamimu bersandiwara berhubungan badan dengan pria lain intinya kayak zirah perlakukan Aldan, apakah kau akan Terima begitu saja

faktanya Thor zira sudah menghacurkan hati dan kehormatan suaminya, menyakiti hati suaki sangat dalam

dan apa Thor sesulit itu kah kau buat zila (wanita) memohon dan mengucapkan kata maaf

aku yakin 100%, kalau kau diposisi Aldan, kau dibodohi kayak gitu, pasti kau akan tidak Terima dan tidak akan mudah memaafkan

Thor pakai hati sedikit saja, rasakan kau diposisi Aldan juga, jangan hanya melihat diposisi pemeran utama wanita saja, jadi semua kelakuan kau bela dan pemeran utama pria kau buat bodoh kayak pengemis
Eceu Asnah
kok berenti smpi di sini padahal crita bagus lho, kenapa Thor kok ga d lanjut lgi
Juna Dong
luar biasa
arn.nvtsr
baguss
Isnawaty Djafar
yaah nanggung dech ceritax
Komang Diani
tinggal aja si Aila , anak ngak tau berterimakasih
Komang Diani
Luar biasa
Del Masdeliana
habis yz
Bu Anyi
kok si aila jadi gitu
min dii💭
es kelapa kalii😭😭👊🏻
ANS Putra
ampun deh si aldan ngk ad lembut lembutx,,pdahal kn wanita pengen suami yng lembut dan perhatian 🤦🤦
delfastri
masih bodoh aja kamu zira..itu anak sangat berjiwa manipulatif..masih kecil aja gitu gimana gedean dikit..jadi ratu drama tu anak jin
delfastri
astaghfirullah.. masih kecil saja sudah punya sifat tak tulus dan terimakasih pada orang yg menyayangi dirinya..gak pantas d emong anak seperti ini..memang bagus kau tinggalkan mereka zira..bakal diinjak2nya kau setelah keinginan disayang ayahnya sudah d dapat..
rahma dhani
seru cerita ny tp banyak bnget typo ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!