NovelToon NovelToon
DURI DI DALAM PERNIKAHAN

DURI DI DALAM PERNIKAHAN

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Cerai / Pelakor / Roh Supernatural / Tamat
Popularitas:159.7k
Nilai: 5
Nama Author: AMY DOANK

DURI Di Dalam PERNIKAHAN ternyata bukan hanya PELAKOR saja. Ada banyak DURI-DURI lainnya yang bisa menjadi CUCUK TAJAM dalam PERNIKAHAN. Salah satunya adalah karma orang tua yang melakukan perjanjian gaib yang ternyata harus ditanggung pula oleh anaknya.

Seorang perempuan BIASA bernama LIANA WULANDARI, ketika berusia 32 tahun dan pernikahannya tepat 10 tahun justru harus mengalami PERCERAIAN karena ulah PELAKOR.

Tapi siapa sangka, LIANA yang hanya perempuan BIASA akhirnya justru berubah menjadi LUAR BIASA setelah suaminya resmi menceraikan dirinya.

Perjalanan hidup membawanya pada PERUBAHAN NASIB yang tidak pernah dia sangka sebelumnya.

Satu persatu tersingkap misteri yang berada di putaran hidup orang-orang terdekat.

Novel ini novel fiksi pernikahan yang unik. Genrenya beragam selain PELAKOR, CERAI, MENGUBAH NASIB, dan juga ROH SPIRITUAL.

Semoga pembaca Budiman terhibur dan juga bisa mengambil hikmahnya.

Please... LIKE, FAVORIT, KOMENTAR dari para pembaca yang baik hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AMY DOANK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6 - ADA APA DENGAN KATLIYA?

Aku tak mengedipkan mata meski hanya sedetik saja. Fokus menatap wajah Bang Irsyad yang seketika ketampanannya justru membuatku muak.

Usianya kini 36 tahun. Masih gagah dan tetap tampan bahkan semakin mempesona. Bang Irsyad empat tahun lebih tua dari umurku.

Betul. Laki-laki semakin matang, semakin menggoda. Itu adalah fakta.

Berbeda dengan perempuan. Setelah dewasa perempuan cenderung banyak berubah drastis. Kebanyakan lebih sering kearah yang negatif. Sedikit sekali perempuan yang bisa mempertahankan kecantikan serta kemolekan tubuhnya seperti di masa remaja. Apalagi wanita-wanita yang sudah melepas masa lajang. Menikah, hamil dan melahirkan. Mereka lebih banyak memiliki problematika penampilan. Salah satunya adalah bentuk tubuh yang kian melebar. Seperti aku ini. Dan itu adalah fakta.

Berbeda dengan Bang Irsyad. Kini Ia sudah menjelma menjadi pria dewasa yang menggemaskan sekaligus menggairahkan.

Itu semua juga berkat kerja keras dan tangan dinginku dalam mendandaninya sampai jadi seperti sekarang ini.

Tubuh tingginya yang tegap atletis, terbentuk berkat ketekunanku merawat fisik serta jasmaninya lewat asupan gizi juga makanan yang sehat pastinya.

Belum lagi penampilannya yang kini berubah rapi juga trendy. Itu adalah buah tangan hasil karyaku yang selalu memantaskannya dengan pakaian berkualitas tinggi setiap hari, terlebih dalam event-event tertentu.

Juga wajahnya, kurawat dengan rutin membelikan sabun pencuci muka khusus pria agar terlihat semakin indah dipandang mata.

Aku yang membuat suamiku menjadi lebih baik dan makin baik dari segi fisik serta penampilan.

Dulu Bang Irsyad memang tampan. Bertubuh tinggi agak kerempeng dan kulit sawo matang khas cowok pekerja keras. Itu poin pertama yang kulihat dari dirinya setelah kebaikan hati serta budi pekerti yang luhur. Ditambah bonus, suamiku itu memiliki ilmu bela diri yang membuatku terkesan karena berhasil membantai tiga jambret yang ingin merampas handphone-ku kala itu.

Hhh...

Aku menghela nafas sejenak.

Mengusap buliran air mata yang terus mengalir tanpa henti dan sulit kuhentikan walau dari sumbernya.

"Kenapa harus dengan Katliya?" tanyaku dengan suara mirip gumaman.

"Dia perempuan yang baik. Dan aku sudah memantapkan hati memilih dia!" jawabnya, terdengar ringan sekali.

"Bagaimana dengan aku? Tidakkah kau memikirkan perasaanku? Tidakkah ada sedikit pun rasa iba atau kasihan padaku yang sudah menjadi istrimu selama sepuluh tahun? Aku tahu, dalam agama kita...kau boleh memiliki lebih dari satu istri. Tapi, apakah itu kau lakukan dengan tata cara dan ketentuan yang benar dalam Islam sesuai dengan namamu yang sangat indah itu?"

Dia menatapku tajam. Seperti mata pisau yang berkilau dan siap menghujam jantungku.

Dia menghela nafas. Mengalihkan tatapannya keluar pintu.

"Permisi, Pak, Bu! Ada tamu... Katanya penting dari Kantor Urusan Agama Jatiwaringin!"

Ratih menjadi penjeda diskusi alot kami soal niatan Bang Irsyad menikah lagi.

"Suruh tunggu sebentar!" jawab Suamiku itu seraya bangkit berjalan menuju washtafel dapur. Ia mencuci mukanya yang terlihat suntuk.

Sementara aku hanya menundukkan kepala. Menyembunyikan airmata yang terus mengalir bak anak sungai dari pandangan Ratih.

Pasti keributan rumah tanggaku ini sudah jadi gosip diantara para pekerja kami di toko sebelah dan juga tetangga sekitar kiri kanan.

Bodo amatlah! Aku tak mau ambil pusing memikirkan perkataan mereka! Yang harus kuurus adalah Bang Irsyad dan wajib kugagalkan rencana pernikahan keduanya! Itu tujuanku sekarang! Itu yang harus kuperjuangkan saat ini! Statusku sebagai istrinya, tak boleh terbagi dengan istri lain yaitu Katliya yang sudah jadi wacana Bang Irsyad dan kedua orangtuanya! Tidak boleh! Aku, tidak akan pernah mengizinkannya menikah lagi! Aku tidak ridho! Tidak akan pernah mengikhlaskannya, walaupun agamaku memperbolehkannya! Karena aku yakin, suamiku tidak akan bisa berlaku adil padaku dan istri barunya nanti! Tidak! Itu tidak boleh terjadi!!!

Cukup lama Bang Irsyad mengobrol dengan tamu dari KUA Jatiwaringin.

Tamu dari KUA Jatiwaringin?

Otakku yang lemot baru terkoneksi.

KUA Jatiwaringin???

Baru saja aku hendak keluar rumah dan menuju toko online kami yang ada disamping, tiba-tiba Bang Irsyad sudah muncul kembali.

"Duduklah!" katanya seolah menghipnotisku sehingga aku langsung menurut.

"Tolong tandatangani surat aku izin menikah lagi ini!" ujarnya lagi. Tapi kali ini aku langsung bereaksi. Menolak dengan tegas.

"Tidak mau!!!"

Bang Irsyad menatapku. Kali ini, tatapannya melemah cenderung sendu.

Aku melengos. Memalingkan wajahku agar tidak semakin memerah penuh amarah.

"Tanda tangan, Liana!"

"Tidak! Tidak akan pernah!!!"

"Kamu lalu sekarang maunya apa?" tanyanya dengan nada rendah.

"Mauku? Batalkan pernikahanmu dengan Katliya!"

"Tidak bisa!"

"Kenapa??? Sejak kapan kalian menyelingkuhiku dengan begitu rapinya? Sejak kapan hubungan kalian mulai terjalin?" desakku meradang.

"Tidak ada hubungan istimewa diantara kami, Liana!"

"Buulshiit!!! Omong kosong!!! Dasar laki-laki tukang tipu!!!"

Aku memundurkan wajahku dari jangkauannya. Mulai takut juga kalau tiba-tiba telapak tangan kanannya yang besar kembali mendarat di pipi chubby-ku ini lagi.

"Kamu memang keras kepala, seperti yang sudah kuduga!" gumamnya dengan mata mengerjap sedih.

"Kau laki-laki gila! Tidak ada hujan, tidak ada angin, bahkan kau katakan tidak ada hubungan istimewa diantara kalian, tetapi malah memutuskan akan melangsungkan pernikahan tanggal 1 November nanti!!!"

Aku men-skakmat-kan Bang Irsyad.

"Mandilah dulu! Tubuhmu bau keringat dan ketiakmu menyebarkan aroma tak sedap! Gosok semua lemak ditubuhmu agar menghilang dalam sekejap dan aku tak lagi illfeel melihat dirimu!"

Seketika dadaku terasa sesak. Sakit sekali rasanya. Bahkan bagaikan berhenti detak jantung ini karena perkataannya yang melebihi tajamnya belati.

Bang! Dimana kata-katamu yang dulu selalu lembut padaku, Bang? Dimana semua keromantisanmu yang tak pernah bisa jauh dariku, Bang? Dimana dirimu yang dulu, Bang???

Aku tidak tahu lagi pada apa yang kini tengah terjadi dalam rumah tangga kami ini.

Rasanya seperti mimpi yang buruk sekali.

Minggu lalu, kami masih sangat romantis dan baik-baik saja. Sungguh! Memori kenanganku kembali merewaind masa-masa yang masih segar dalam ingatan.

"Liana! Liana Sayang! Dimana kaos singletku, Yang?" tanya Dia padaku kala itu, seminggu yang lalu.

Baru seminggu yang lalu. Dan aku masih sangat jelas mengingatnya meskipun otakku lemah dan lemot hingga sering Bang Irsyad juluki 'Si Pentium Satu'.

"Itu, Abang Sayang! Makanya cari itu pakai mata, bukan pakai mulut, Sayang!" jawabku kala itu juga dengan guyonan mesra.

Lalu Bang Irsyad merengkuh bahuku yang extra large. Dia merangkul dengan gemas sembari mencuil-cuilkan kedua jari tetunjuknya ke pangkal lenganku yang gemoy (katanya).

"Unyu'nya istriku ini!" katanya saat itu.

Kembali rembes air mataku.

BERSAMBUNG

1
syska
Luar biasa
Mio Indonesia Sulteng
makin ngelantur
Mio Indonesia Sulteng
huuu, dikasi hati minta jantung
Beast Writer
Tamat. 100 favo.
lina
serem amat si bun 😭😭
lina
kuntilanak kah bun?
lina
bner bgt, tau gitu nawar, kalung bae 4 gram 🤣🤣 buat mas jswin
lina
itu baru pria mateng. matrng pikiran. mteng isi dompet, mateng itu ya juga buat nina ninu 🤣🤣
lina
amiiiiin
lina
💃💃💃 pilih kakanya eyyy
lina
Liana jdi priamdona
lina
🤣🤣🤣 soplak
lina
kasian amat katlia
lina
bagus ni emak2 jagain anak mantu
lina
bagus jordan, sindir bae itu s irsad
lina
🤣🤣🤣 penyok dong
Osie
waaaaahhhh seruuuuuuu
Osie
Subhanallah keren bgt dpt ilmu kanurugan..teramat sgt jarang lho yg dpt langsung ilmu pamungkas dijaman now..hebaaatt
Embun Kesiangan: makasih banyak Kak 🙏 mood booster banget komennya
total 1 replies
Niswah
lanjut
Embun Kesiangan: terima kasih kakak😍lanjut sampai tamat🙏
total 1 replies
Video Song
Keturunan bule? bukannya si Jordan doank yg bule?
Embun Kesiangan: lha kan si jonathan juga blasteran😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!