NovelToon NovelToon
Dewa Pembantai

Dewa Pembantai

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Reinkarnasi
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Sukma Firmansyah

revisi
ternyata di platform ini,tidak suka Pace lambat/banyak kata
jadi kita merivisi semua dari bab 1

Shi Yan adalah seorang pecandu olahraga ekstrem yang tidak lagi merasakan tantangan dalam hidup, hingga maut menjemputnya dan melemparkannya ke dunia yang jauh lebih kejam. Terbangun di sebuah kolam mayat yang membusuk, ia mewarisi warisan kuno yang mengerikan: kemampuan untuk menyerap energi dari mereka yang mati.
Di dunia di mana kekuatan adalah segalanya, Shi Yan tidak memilih jalan pahlawan. Dengan Martial Spirit yang haus darah dan hati yang sedingin es, ia mendaki puncak kekuasaan di atas tumpukan tulang musuhnya. Baginya, setiap kematian adalah nutrisi, dan setiap peperangan adalah tangga menuju keilahian. Di dunia ini, kau hanya punya dua pilihan: Menjadi mangsa, atau menjadi sang Pembantai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sukma Firmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5: Jiwa Bela Diri Petir

Shi Yan membuka matanya, menatap para budak obat dari kejauhan.

Para budak itu mayoritas berasal dari keluarga miskin. Demi bertahan hidup, mereka tidak punya pilihan selain menandatangani kontrak dengan Mo Yanyu dan menjual diri. Jika beruntung bertahan selama enam bulan, mereka akan mendapatkan 200 Koin Kristal Ungu. Jumlah yang sangat besar, setara dengan tabungan kerja selama 40 tahun bagi warga biasa.

Namun, saat menandatangani kontrak itu, mereka tidak pernah membayangkan bahwa percobaan obat akan sekejam ini. Setiap beberapa hari, satu per satu dari mereka mati dengan cara yang mengerikan. Ketakutan mulai merayap, namun kontrak tetaplah kontrak. Begitu nama mereka tertulis, hidup mereka adalah milik Keluarga Mo.

Shi Yan tahu tidak ada satu pun dari budak ini yang akan selamat. Cepat atau lambat, ajal akan menjemput mereka. Karena itulah, ia sengaja menjaga jarak agar tidak merasa kehilangan saat mereka mati nanti.

Sambil merenung, Shi Yan melirik diam-diam ke arah Tuan Karu yang duduk di atas naga bumi.

Di dada Tuan Karu, terdapat bordiran lima botol obat putih. Itu menandakan bahwa dia adalah Alkemis Tingkat Fana Level-5. Di Benua Grace, seorang alkemis jauh lebih terhormat dan langka dibandingkan seorang prajurit.

Ada lima kategori alkemis: Fana (Mortality), Misteri (Mystery), Jiwa (Soul), Bangsawan (Royalty), dan Dewa (Divinity). Masing-masing memiliki lambang unik; dari botol putih hingga kuali obat. Sebagai Alkemis Tingkat Fana Level-5, Karu memiliki pengaruh yang cukup besar.

Keluarga Mo sendiri adalah salah satu dari lima keluarga besar di Serikat Dagang, yang terkenal dengan Jiwa Bela Diri Petir mereka. Mo Yanyu adalah salah satu keturunan muda yang mewarisi kekuatan petir tersebut.

Hubungan antara Keluarga Mo dan Keluarga Shi—keluarga asli Shi Yan—sangat buruk. Paman kelima Mo Yanyu tewas di tangan Shi Yang tiga tahun lalu. Sejak itu, Keluarga Mo menyimpan dendam kesumat yang mendalam.

Shi Yan sadar, jika identitas aslinya ketahuan, dia pasti akan langsung dibunuh. Beruntung, Shi Yan yang asli adalah pemuda yang tertutup dan tidak pernah ikut dalam kegiatan bela diri keluarga, sehingga Mo Yanyu tidak mengenali wajahnya.

***

Malam tiba. Bulan bersinar seperti piring perak di langit yang gelap.

Pasukan Keluarga Mo berkemah di tepi sungai. Para prajurit makan dengan rakus sambil tertawa mesum, membicarakan pelacur di rumah bordil. Sesekali, mata nakal mereka melirik tubuh seksi Mo Yanyu yang sedang beristirahat. Tentu saja, itu hanya fantasi, karena Mo Yanyu berada jauh di atas level mereka.

Shi Yan baru saja akan mengalirkan Qi di tubuhnya saat ia melihat Mo Yanyu dan Tuan Karu berjalan ke arahnya.

"Sial!" batin Shi Yan. Perasaannya mendadak tidak enak.

"Racun Pemutus Usus (Gut Cutting) ini terlalu kuat untuk orang biasa. Enam budak sudah mati dalam dua hari. Aku rasa hanya seorang prajurit yang bisa menahan efeknya," ucap Tuan Karu dengan senyum berbisa. Di tangannya terdapat mangkuk berisi cairan hitam kental.

"Silakan, Tuan Karu. Dia milikmu. Jangan beri ampun, aku ingin dia mati semenderita mungkin," sahut Mo Yanyu sambil tertawa sinis.

"Haha, tentu saja, Nona Mo. Aku berjanji dia tidak akan mati dengan mudah. Seperti yang kau lihat sebelumnya, kulit dan daging para budak itu membusuk sedikit demi sedikit dari tulang mereka. Pemuda ini terlihat tangguh, jadi proses pembusukannya akan jauh lebih lama dan menyakitkan. Nikmatilah pertunjukannya!" Karu tertawa liar, seolah-olah Shi Yan hanyalah benda mati di depannya.

"Sempurna!" Mo Yanyu tersenyum puas. Matanya berkilat penuh kebencian.

Mereka akhirnya berdiri di depan Shi Yan. Tanpa penjelasan, Tuan Karu menyodorkan mangkuk hitam itu. "Kau, habiskan ini!" perintahnya dingin.

Mo Yanyu mengangkat tangan kirinya. Kilatan listrik mulai menari-nari di sela jari-jarinya. Ini adalah perpaduan sempurna antara Jiwa Bela Diri Petir dan Qi Mendalam. Suara ledakan kecil terdengar di udara.

"Hehe!" Johnson menyeringai dari belakang. "Bocah! Jika kau berani melawan, kau tahu apa yang akan terjadi padamu, kan?"

Tuan Karu tidak bisa membendung kegembiraannya. "Ayo bocah, Racun Pemutus Usus ini sangat menyenangkan. Tubuhmu akan membusuk dari dalam, sedikit demi sedikit..."

Mo Yanyu menatap Shi Yan dengan tatapan sedingin es. Ia berharap Shi Yan akan melawan. Dengan begitu, ia punya alasan untuk menghajar Shi Yan dengan kekuatan petirnya sebagai balasan atas penghinaan yang ia terima tempo hari.

Namun, jawaban Shi Yan di luar dugaan mereka.

"Tentu. Aku akan meminumnya," ucap Shi Yan acuh tak acuh.

Tanpa ragu sedikit pun, ia mengambil mangkuk berisi racun menjijikkan itu dan meminumnya sampai habis dalam sekali teguk.

1
Jujun Adnin
lanjut
azizan zizan
kimak betol novel sampah apa yang aku terlanjur baca Nih...
Sukma Firmansyah: kami sudah merivisi semua isi novel
terimakasih atas kritikan nya, semoga penulis dapat lebih baik lagi dalam menutur kata dan style yang mudah dimengerti
total 1 replies
azizan zizan
terlalu banyak pembahasan yang tidak perlu lagi satu perkataan yang sama di ulang terus...amat membosankan jika perkataan begitu di baca...
Sukma Firmansyah: silahkan baca dari bab 1, kita sudah merivisi semua atas saran editor, agar oembaca tidak kecewa
total 1 replies
azizan zizan
tajuk muka depan sama alur di dalam membingungkan...terlalu bila bila bila bila banyak...
Sukma Firmansyah: mohon besabar saudara, ini novel dengan kapasitas ribuan bab
tidak bisa cepat sangat dalam alur nya, mohon diresapi dan di baca dengan hati yang iklhas
total 1 replies
azizan zizan
ini cerita apa Thor cek cok cek cok tak jelas...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!