Anindita Chrisna Ferdinand namanya gadis cantik kelahiran Prancis yang dijodohkan oleh kakeknya diumurnya yang masih 20 tahun .Naas saat hari H pengantin prianya tidak datang terpaksa Anindita menikah dengan sahabatnya yang hanya seorang ojol .
Valentino Arga Darendra pria tampan keturunan Darendra yang menyamar menjadi seorang ojol demi mendapatkan seseorang yang tulus mencintainya .Takdir membawanya menikah dengan Anindita Chrisna Ferdinand.
Jalan takdir tidak ada yang tahu,akankah mereka berjodoh?
Follow Ig author @anisa_nurs334
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anis Nursanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 34
🍂Sebelum membaca tolong tinggalkan jejak berupa like komen vote agar author makin semangat untuk membuat novel ini 🍂
...•~•🍁🍁🍁•~•...
Sementara ditempat lain Arga habis meeting dengan sekretarisnya Mila disebuah restoran.Saat sedang berjalan tiba tiba badan Arga ditabrak oleh seseorang yang Arga tidak kenal sama sekali.
"bruk"Pria itu menabrak Arga seolah olah sengaja ingin membuat Arga terjatuh .
"Apakah anda punya mata tuan?"tanya Arga pada pria yang menabraknya .
"Saya ingin bicara dengan anda "tiba tiba pria itu ingin berbicara dengan Arga padahal Arga tidak mengenalnya.
"cih "Arga mendengus kesal .Dia tidak menghiraukan ucapan pria yang sama sekali tidak dikenalnya .Tapi seketika langkah Arga berhenti saat pria tadi mengucapkan sesuatu yang membuat hati Arga tersentak kaget.
"Angga Prasaja "ucap pria yang menabrak Arga .
Arga langsung menoleh kepada Pria tersebut, dirinya menyuruh sekretaris Mila untuk pergi duluan"Mila kau kemobil duluan aku ada urusan"
"baik tuan"Sekretaris Mila pun meninggalkan dua pria itu dari sana .Kini Arga dan pria tersebut sedang duduk disebuah Caffe .kedua pria itu tampak sedang membicarakan sesuatu yang serius .
***
"Kenapa anda mengenal Angga?"tanya Arga pada pria itu .
Pria itu tersenyum pada Arga "Perkenalkan nama saya Giorgio Prasaja "Ucap Gio pada Arga dengan sopan .
"Hmm, kembali ke pertanyaan pertama kenapa anda mengenal Angga?"tanya Arga lagi pada pria yang bernama Gio itu.
"Saya adalah ayah Angga .Dulu saya menikah setahun saat ibu Angga meninggalkan kami saya hanya ingin melihat anak saya mempunyai seorang ibu tetapi saya salah besar .Ibu tiri Angga dan kakak nya selalu saja menyiksa anak saya Angga .Bahkan saya baru tahu beberapa hari ini bahwa Angga selalu disiksa oleh kakak tirinya.Saya mencoba mencari Angga kemana mana tetapi tidak bisa ditemukan hingga akhirnya saya menemukan kabar bahwa Angga diadopsi oleh keluarga Darendra "ucap Gio panjang lebar menjelaskan pada Arga .
Arga mencoba mencerna semua yang di katakan Giogio padanya .Arga bernapas berat dirinya sudah menduga apa yang akan terjadi selanjutnya "Jadi anda menginginkan apa?"tanya Arga pada Gio .
"Saya hanya ingin anak saya kembali kepada saya . Dirinya adalah pewaris keluarga Prasaja satu satunya .Dan Angga adalah keluarga yang saya miliki saat ini .Saya sungguh berterima kasih kepada anda karena telah menjaga anak saya tetapi saya mohon berikan kembali anak saya "Gio memohon pada Arga agar menyerahkan kembali anaknya .
Arga hanya diam . Bagaimana bisa Arga menyerahkan kembali Sam pada Ayahnya . Itu akan membuat Anin sedih .Dan Arga sendiri menyayangi Sam seperti anaknya sendiri bagi Arga Sam adalah pelengkap cintanya dengan Anin .Arga sudah mantap berbikir dan itulah keputusannya saat ini"Maaf tuan Gio saya tidak akan memberikan anak saya kepada anda "ucap Arga yakin dengan keputusannya.
"Tapi itu adalah anak kandung saya .Dan Anggalah yang saya punya saat ini"ucap Gio menyakinkan .Gio sendiri sangatlah menyayangi anaknya .Dia tidak akan bisa hidup jika terpisah dari buah cintanya dengan istrinya . Walaupun Gio menikah lagi dengan istri barunya tetapi cintanya kepada istri pertamanya masih ada sampai sekarang.
"Maaf tuan Gio,saya berjanji akan membahagiakan anak anda"ucap Arga merasa bersalah.Tapi Arga sudah terlanjur menyayangi Angga .
Tuan Gio memukul meja dengan kerasnya"Saya adalah ayah kandung Angga dan jika tuan tidak memberikan Angga Kepada saya,saya akan mengambilnya dengan cara saya sendiri"Ancam Gio pada Arga lalu pergi dari tempat itu.
Tapi sampai kapanpun saya tidak membiarkan itu terjadi ...Arga