NovelToon NovelToon
Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:23.9k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Shen Kuo Yu, bilioner wanita yang tewas di puncak kejayaannya karena kebocoran jantung, ia terbangun di tubuh Liu Xiao Xiao- gadis malang yang disiksa oleh keluarga angkatnya. Takdir pahit menantinya. Ia dipaksa menggantikan saudari tiri nya untuk menjadi pengantin pengganti dan menikahi Pangeran Keempat yang konon buruk rupa dan berhati kejam.

Shen Kuo Yu akan menaklukan Pangeran itu dan menjadikan nya bidak untuk membalas dendam pada Keluarga Liu yang memperlakukan nya seperti binatang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34 : Hukuman

​Suasana aula mendadak menjadi sedingin es saat Kaisar melangkah masuk. Jubah kuning kebesarannya menyapu lantai, dan setiap langkahnya seolah memberikan tekanan berat pada napas semua orang yang hadir. Kaisar duduk di singgasana tinggi, menatap tajam ke arah kerumunan di bawahnya.

​"Apa yang begitu mendesak hingga kalian membuat keributan di pagi hari yang tenang ini?" tanya Kaisar, suaranya berat dan berwibawa.

​Wang Han segera berdiri dan membungkuk dalam. "Baginda, hamba membawa kebenaran yang memilukan. Pangeran Keempat telah ditipu oleh Jenderal Liu. Wanita yang selama ini berada di sampingnya bukanlah putri kandung Jenderal Liu, melainkan seorang yatim piatu bernama Xiao Xiao yang mencuri identitas Liu Xiu."

​Liu Yu dan Liu Xiu asli segera bersujud di lantai. Liu Yu menangis tersedu-sedu, sebuah akting yang sudah ia latih berkali-kali.

​"Ampun, Baginda! Kami dipaksa untuk diam oleh suami hamba, Jenderal Liu. Gadis ini, Xiao Xiao, mengancam akan membocorkan rahasia militer jika ia tidak dikirim ke istana sebagai pengganti putri hamba! Putri hamba yang malang harus menderita di desa karena ketakutan!" ratap Liu Yu.

​Kaisar mengalihkan pandangannya pada Xiao Xiao yang masih berdiri dengan tenang, meski kepalanya sedikit menunduk tanda hormat. "Apakah itu benar, Xiao Xiao? Kau menipu putraku dan seluruh kekaisaran ini?"

​Zhi Chen hendak melangkah maju untuk membela, namun Xiao Xiao menyentuh lengan suaminya secara halus, memberi isyarat agar ia tetap diam. Xiao Xiao kemudian berlutut perlahan.

​"Baginda yang Mulia," suara Xiao Xiao terdengar stabil dan jernih, tanpa getaran ketakutan. "Hamba tidak menyangkal bahwa hamba bukanlah putri kandung Jenderal Liu. Hamba memang dikirim untuk menggantikan Nona Liu Xiu yang saat itu menolak keras pernikahan ini karena merasa Pangeran Keempat tidak layak untuknya."

​Liu Xiu asli tersentak mendengar kejujuran itu. Wajahnya memerah karena malu.

​"Namun," lanjut Xiao Xiao, "mengenai tuduhan bahwa hamba mengancam Jenderal Liu, mohon Baginda berpikir secara bijak. Manakah yang lebih masuk akal? Seorang gadis yatim piatu tanpa kekuatan apa pun mengancam seorang Jenderal besar, atau seorang Jenderal yang ingin menyelamatkan muka keluarganya dengan mengirimkan 'persembahan' pengganti demi mempertahankan aliansi politik?"

​Kaisar terdiam, matanya menyipit. Logika Xiao Xiao sangat tajam.

​"Identitas hamba memang bukan Liu Xiu," tegas Xiao Xiao. "Tapi selama hamba berada di paviliun Pangeran, hamba telah membongkar korupsi wilayah Barat yang merugikan kas negara, memulihkan suplai gandum rakyat, dan memastikan keselamatan Pangeran dari percobaan pembunuhan. Jika Nona Liu Xiu yang asli berada di posisi hamba saat itu, apakah beliau sanggup melakukannya? Ataukah beliau justru akan menjadi beban bagi Pangeran?"

​"Cukup!" teriak Wang Han. "Apapun jasamu, penipuan tetaplah penipuan! Hukumannya adalah mati!"

​Kaisar menatap Zhi Chen. "Zhi Chen, kau adalah orang yang paling dirugikan di sini. Kau mendapatkan istri yang bukan seharusnya. Bagaimana pendapatmu?"

​Zhi Chen menatap Xiao Xiao dengan tatapan yang sangat dalam. Ia kemudian berlutut di samping istrinya.

​"Baginda, hamba adalah seorang prajurit. Di medan perang, hamba tidak melihat nama pada pedang, hamba melihat ketajaman dan kegunaannya. Di istana ini pun sama. Nama Liu Xiu hanyalah sebuah label. Namun wanita di samping hamba inilah yang telah memberikan jiwanya untuk melindungi kehormatan keluarga hamba."

​Zhi Chen mengambil napas panjang. "Jika Baginda ingin menghukumnya karena penipuan nama, maka hamba memohon agar Baginda juga menghukum hamba. Karena hamba telah mengetahui rahasia ini sejak lama dan hamba tetap memilihnya sebagai satu-satunya permaisuri di hati hamba. Hamba lebih suka memiliki 'Xiao Xiao' yang cerdas daripada 'Liu Xiu' yang hanya tahu cara merias diri."

​Mendengar itu, Liu Xiu asli merasa terhina, sementara Wang Han tampak geram. Kaisar terdiam cukup lama, suasana menjadi sangat tegang hingga suara jarum jatuh pun akan terdengar.

​"Seorang istri yang cerdas lebih berharga daripada sepuluh jenderal," gumam Kaisar pelan. Ia menatap Liu Yu dan Liu Xiu asli dengan pandangan dingin. "Kalian berdua, jika kalian begitu mencintai status ini, mengapa kalian baru muncul sekarang setelah semua masalah terselesaikan? Mengapa kalian membiarkan 'penipu' ini menghadapi bahaya sendirian jika kalian merasa hak kalian dirampas?"

​Kaisar berdiri, memberikan keputusan akhirnya. "Mulai hari ini, nama Liu Xiu secara resmi dihapus dari silsilah keluarga Jenderal Liu karena pembangkangan terhadap titah pernikahan awal. Dan untukmu..." Kaisar menunjuk Xiao Xiao. "Aku memberimu nama baru: Zhi Xiao. Kau akan tetap menjadi istri sah Pangeran Keempat dengan identitas baru yang kuberi. Masa lalumu dianggap tidak ada."

​Wang Han terbelalak. Rencananya gagal total. Alih-alih dihukum, Xiao Xiao justru mendapatkan pengakuan resmi langsung dari Kaisar.

​"Namun," tambah Kaisar, "karena keluarga Liu telah melakukan penipuan, sisa harta keluarga Liu yang masih ada akan disita untuk kas negara, dan Liu Yu serta putri kandungnya akan diasingkan ke wilayah perbatasan untuk bekerja di barak militer sebagai pelayan dapur."

​Liu Xiu asli menjerit histeris dan pingsan di tempat, sementara Liu Yu memohon ampun sambil bersujud berkali-kali.

​Xiao Xiao---atau sekarang Zhi Xiao---menarik napas lega. Ia melirik Zhi Chen yang tampak tersenyum tipis di balik topengnya. Badai identitas itu akhirnya berlalu, namun ia tahu, dendam di mata Wang Han makin menghitam.

***

Happy Reading❤️

Mohon Dukungan

● Like

● Komen

● Subscribe

● Ikuti Penulis

Terimakasih ^_^ ❤️

1
sahabat pena
ayuk semangat pangeran...
sahabat pena
nyesel deh... tp tangan istri mu yg indah sdh terluka.. kau yg memberi jarak.. skrg gmn reaksi xiao. menjaga jarak jg tdk dgn pangeran
ANWi: bener banget kak ~
total 3 replies
sahabat pena
pangeran nya 4 kemah... mau aja masuk jebakan putra mahkota. kenapa td gudang nya ga dibakar aja xiao?
ANWi: xiao xiao : nanti meledak kak ada bubuk mesiu trs bukti kejahatan nya ilang
total 1 replies
sahabat pena
menegangkan...
sahabat pena
syukur lah terpecah kan. ternyata kaisar nya bijaksana dlm mengambil keputusan... ayuk balas putra mahkota.. guling kan putra mahkota
si kecil nikkey
lanjuuttt mantaapp
si kecil nikkey
lanjuuttt.....ceritanya seruu
ANWi: makasi suda mampir kaka si kecil nikkey~
total 1 replies
si kecil nikkey
liu xiu menuju kesialannya
Murni Dewita
double up thor
ANWi: siap kak~
total 1 replies
sahabat pena
lanjut kak💪
ANWi: siap kak~
total 1 replies
saniamycloe
cerita nya menarik dan membuat saya penasaran untuk melihat part selanjut nya.
ANWi: mkasi ulasan nya ka sania~
total 1 replies
Murni Dewita
👣
Mila Sari
baru baca, udah penasaran ceritanya thor💪
ANWi: makasi sudah mampir kaka cantik~
total 1 replies
sahabat pena
setelah menegangkan... skrg melihat keuwuan mereka berdua.. so sweet. lanjut kak.
ANWi: siap kak~
total 1 replies
sahabat pena
langkah awal menang... masih hrs waspada..lanjut..
sahabat pena
ututututu... pengeran bisa berkata romantis jg😍😍😍
sahabat pena
dag dig ser nih... nunggu cerita berikut nya.. 🤣🤣🤣lanjut kak
sahabat pena
eh kok up nya cuma 1 kak
ANWi: maaf kak, lagi liburan , tanggal merah hehe
total 1 replies
gacadam
suka
gacadam
baru baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!