NovelToon NovelToon
You Are My Destiny

You Are My Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Berondong
Popularitas:695
Nilai: 5
Nama Author: nunna namjoon

seorang mahasiswi yang menjalin hubungan yang rumit dengan seseorang tentara .. apakah mereka akan berakhir sampai menikah ? ... entahlah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunna namjoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4

Setelah mereka berdua masuk mobil, suga langsung menginjak gas melajukan mobilnya dengan santai menelusuri jalannya yang lumayan padat.

Untuk memecah keheningan yang ada suga membuka perbincangan dengan sedikit ragu.

"Aku lapar, kalian mau sekalian makan juga atau langsung ku antar ke rumah" Tanya suga kepada kedua perempuan yang sedang di landa kebingungan.

Jujur saja gea masih terkejut dengan kedatangan suga secara tiba - tiba itu, selama perjalanan ia hanya menatap ke luar jendela mobil dengan memainkan jari jemarinya, ia tak tau harus berbuat apa.

Sementara yoona tampak bingung harus memulai dari mana secara yoona adalah saksi dimana suga dan gea dulu pernah menjalin hubungan, padahal yoona sendiri yang berencana untuk menyatukan suga dan gea untuk berpacaran kembali.

Ia kasian dengan suga, soalnya ia sempat melihat dompet suga masih tersimpan rapi foto gea waktu mereka SMA dulu.

Ketika gea akan menjawab pertanyaan suga, yoona dengan secepat kilat berbicara dulu.

"Aku juga lapar kak, gea juga pasti lapar, iya kan ge, ayolah jarang sekali kita makan bertiga setelah sekian tahun kita berpencar hihihi" Ucap yoona.

"Tapi yoona aku.. " Titah gea.

"Udah gakpapa ge, sekali ini aja ya temani aku dan kakak makan" Paksa yoona ke gea.

"Iya deh" Jawab gea dengan ragu.

Suga yang mendengar jawaban gea seketika tersenyum tipis tapi dia sadar gea bukan miliknya lagi namun perasaan suga sampai saat ini belum berubah sedikitpun.

Di hatinya hanya ada gea, walaupun banyak wanita yang ingin di jodoh jodohkan dengannya, suga tak berminat sedikitpun.

Mereka putus karena kesalahan pahaman waktu suga masih menjalani pendidikan militer. Suga menyadari jika tidak setiap waktu bisa menemani gea, setelah lulus pun ia harus di tugaskan di daerah yang cukup jauh dan itu hanya akan memperkeruh hubungan mereka. Maka lebih baik suga dan gea sepakat untuk menyudahi hubungan mereka.

Beberapa saat kemudian suga menghentikan mobilnya di depan restoran favorit mereka bertiga saat SMA dulu.

"Wahh kak kau masih ingat tempat kita sering jalan jalan, aku sudah lama tak kesini,, kau memang kakak terbaikku" Sanjung yoona ke suga.

"Kalian turunlah dulu untuk mencari tempat dan memesan menunya, aku akan memarkirkan mobil dulu" Ucap suga.

Yoona dan gea segera turun mencari tempat untuk mereka. Dan ternyata tempat duduk favorit mereka dulu masih kosong, bangku dengan views jalanan kota di lantai dua adalah tempat yang paling cocok untuk mereka.

"Yoona aku akan memesan menu dulu, tunggulah di sini sekalian aku mau ke toilet udah gak tahan dari tadi" Ucap yoona sambil berjalan menuruni anak tangga menuju lantai satu.

Ketika gea sedang menikmati pemandangan jalanan kota, suara bariton seorang pria sukses membuat ia terkejut dan tersadar dari lamunannya.

"hai" Ucap suga.

"aahh hai" Jawab gea gugup dengan sedikit menunduk.

"Apa kabar? Kau terlihat lebih baik dari sebelumnya?" Tanya suga.

"Ahh aku hanya sedikit gendutan" Tersenyum sambil mengalihkan pandangan nya ke jendela.

Mereka berdua nampak canggung karena sudah lama sekali tak bertemu.

Batin gea "aduhh yoona lama banget sih, gak tau apa kalau suasana di sini canggung sekali, ingin sekali aku pergi dari tempat ini"

"Ini pesanannya tuan" Ucap pelayan yang membawa pesanan yang sudah di pesan yoona tadi dan meletakkannya di meja.

"Kok cuman dua porsi ya? " Tanya gea.

"Temannya nona tadi berpesan ini untuk kedua temannya saja sebelum ia pergi meninggalkan restoran ini" Jawab pelayan itu.

"Hah " Gea nampak sangat terkejut dengan apa yang sahabatnya itu lakukan.

"Permisi tuan nona" Pamit pelayan.

Gea di buat kikuk dengan keadaan saat ini, suga melihat gea tak nyaman segera membuka suara.

"Makan lah dulu, kau pasti lapar, tak usah canggung di hadapanku, anggap saja aku tak ada, aku tau kau tak nyaman denganku" Ucap suga Sambil menyantap makanannya.

"Bukan begitu maksudku, maaf" Jawab gea dengan menunduk dan meraih garpu untuk menusuk potongan kentak goreng favorit nya.

Ingin sekali ia berteriak protes di dekat telinga yoona yang sudah mengerjainya.

Ting!!!

Pesan masuk dari yoona di handphone gea.

Yoona : ( maaf gea, aku buru-buru pulang, aku baru ingat ada tugas kampus yang harus segera di kerjakan, good luck SEMOGA BALIKAN SAMA KAK SUGA )

Gea : ( awas kamu yoona )

Suga yang nampak melirik gea yang sedang sibuk dengan handphone nya pun hanya geleng-geleng kepala.

"Makan dulu main handphone nya nanti setelah kau menghabiskan makanan ini" Ucap suga dengan memandang intens kedua bola mata gea.

Gea yang di pandangi seperti itu tiba tiba jantungnya berdetak lebih cepat, pandangan itu sukses melumpuhkan perasaan gea yang di bangun nya susah payah untuk tidak menaruh perasaan lagi ke suga.

"Jangan melihat ku seperti itu, aku jadi… "

"Jadi apa? Jadi kelinci kecil lagi" Sahut suga.

Batin gea "tolong suga jangan seperti itu, aku takut jatuh cinta lagi padamu"

Tiba-tiba suga mengambil makanan di sendoknya dan menyuapkannya ke mulut gea.

"Buka mulutmu, kau harus perhatian makanan mu, apa kau tak sadar badanmu sudah seperti tengkorak hidup" Ucap suga.

Gea hanya menurut membuka mulutnya untuk menerima makanan yang di suapkan oleh suga.

Uuhkkk uhhkk uhhkk!!!

"Pelan pelan saja makannya aku tak akan mengambil makananmu" Ucap suga sambil mengulurkan gelas yang berisi air ke gea.

Setelah gea meneguk habis minumannya ia melanjutkan makannya dengan cepat.

Selang beberapa waktu makanan mereka habis tak tersisa.

"Kau tak berubah ge, dari dulu kau tak pernah menyisakan makanan yang di sajikan di depanmu"

"Apa kau masih menganggapku babi gemuk karna kau dulu sering mengejekku seperti itu" Jawab gea dengan malu.

"Kau cantik gea" Titah suga sambil mengusap pelan pipi gea untuk membersihkan nasi yang menempel di pipinya.

Seketika Gea membatu dengan perlakuan suga yang masih sama seperti dulu, lembut dan penuh perhatian.

Mereka berdua saling bertatapan tanpa sadar suga mendekatkan wajahnya ke wajah gea tapi gea cepat menyadarinya.

"Ahh sudah mulai larut sebaiknya kita pulang" Ajak gea.

Suga hanya menganggukan kepalanya tanda mengiyakan.

Batin suga "apa yang sudah kau lakukan berusaha dasar bodoh, sadarlah gea bukan kekasih mu lagi melainkan mantanmu"

Setelah sibuk dengan pikirannya mereka masing-masing, mereka berdua segeran turun ke lantai satu.

"Tunggulah di sini aku akan mengambil mobil di parkiran" Perintah suga.

Gea hanya menganggukan kepalanya, hanya butuh 3 menit suga mengambil mobil nya dan berhenti tepat di depan gea.

"Masuklah aku akan mengantarmu" Suruh suga.

Selama perjalan ke rumah Gea mereka kembali dengan suasana keheningan seperti sebelumnya.

"Bolehkan aku menghubungi lagi? "Tanya suga yang mampu membuat degup jantung Gea berdebar debar kembali.

" Apakah tak apa jika kau menghubungi ku, aku takut jika kekasihmu marah" jawab gea dengan menunduk kan kepalanya.

"Aku tak punya kekasih setelah putus denganmu, aku menyibukkan diriku untuk berkerja keras" Jawab suga.

Senyum gea langsung mengembang ternyata suga masih sesetia itu kepadanya.

"Berikan ponselmu" Perintah suga.

Gea langsung memberikan ponselnya ke suga, dengan cepat suga mengetik nomor nya dan menelfon agar nomor Gea masuk ke ponselnya.

"Itu nomorku tolong di simpan, mungkin setelah ini aku akan sibuk bekerja setelah di pindahkan ke kota ini, tolong jaga diri baik baik, dan makanlah makanan yang sehat" Ucao suga penuh dengan perhatian.

Pipi Gea seketika memerah seperti ceri setelah mendengar menuturkan suga yang begitu memperhatikan nya.

15 menit berlalu kini mereka sudah sampai di depan rumah Gea.

"Terima kasih sudah mengantar ku" Ucap Gea dengan malu malu.

"Iya, jagalah dirimu, aku pamit" Jawab suga.

Setelah melihat mobil suga menjauh, Gea segera masuk ke rumah dan langsung menuju kamarnya.

Ia segera membaringkan tubuhnya yang sangat lelah dengan drama hari ini, Perasaannya saat ini sungguh membingungkan kan hingga ia tersadar.

"Ahh aku lupa jaket hyunjin masih ku pakai, apakah suga tadi curiga dengan pakaianku, ahh biarlah lagi pula dia bukan siapa²ku" Ucap Gea dengan segala pikirannya yang sedang berkecamuk.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Aaaiisshh hari yang melelahkan bukan yorobundel ..

Semoga hari kalian tetap baik baik saja…

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!