NovelToon NovelToon
Kultivator Pengembara

Kultivator Pengembara

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi Timur / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:304k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

​Jian Feng, seorang anak haram dari keluarga bejat, dipaksa menikahi Lin Xue, gadis cantik namun cacat dan sekarat.

​Dipertemukan oleh takdir pahit dan dibuang oleh keluarga mereka sendiri, Jian Feng menemukan satu-satunya alasan untuk hidup: menyelamatkan Lin Xue. Ketika penyakit istrinya memburuk, Jian Feng, yang menyimpan bakat terpendam, harus bangkit dalam kultivasi. Ia berjanji: akan menemukan obat, atau ia akan menuntut darah dari setiap orang yang telah membuang mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35: Pelarian

​"Pegangan yang erat, Lin Xue! Kita akan membawa anak-anak keluar dari kota ini!" seru Jian Feng.

​Lin Xue mengencangkan pelukannya di leher Jian Feng. "Cepat, Jian Feng! Mereka ketakutan!"

​Petir Kecil, si Laba-laba Petir, mengeluarkan suara Bzzzt! riang, menganggap membunuh kultivator Jahat sebagai permainan yang menyenangkan, dan ia siap untuk putaran berikutnya.

​Jian Feng, dengan Lin Xue di punggungnya, bergegas ke tengah aula. Sepuluh anak kecil itu masih meringkuk ketakutan, beberapa menangis tersedu-sedu.

​"Ayo! Ikuti aku! Jangan takut!" perintah Jian Feng dengan suara yang tegas namun lembut. "Siapa yang paling tua di sini?"

​Seorang anak laki-laki dengan mata paling kering dan paling berani menunjuk dirinya sendiri. "Aku, Paman. Aku Zian."

​"Zian, kumpulkan adik-adikmu. Kita harus keluar dari kota ini sekarang. Jika kalian ingin selamat, kalian harus berlari secepat mungkin. Kalian bersamaku sekarang."

​Anak-anak itu, didorong oleh aura pelindung dari Jian Feng dan ancaman kematian yang baru saja mereka lihat, bangkit dan mulai berlari, mengikuti jejak Jian Feng.

​"Petir Kecil, jaga bagian belakang!" perintah Jian Feng.

​Laba-laba Petir itu mengerti. Bzzzt! Ia melompat ke belakang, menghadap mulut aula.

​Jian Feng memimpin rombongan anak-anak itu keluar dari Balai Kota, melewati penjaga yang masih tercengang.

​"Pelan-pelan, Paman! Aku tidak kuat!" seru salah satu anak perempuan.

​"Tidak ada kata pelan! Kita akan istirahat setelah kita mencapai hutan! Ayo cepat!" desak Jian Feng.

​Mereka akhirnya berhasil keluar dari gerbang belakang kota. Anak-anak itu kelelahan, tetapi teror di belakang mereka memaksa mereka untuk terus bergerak.

​Setelah masuk ke dalam hutan, Jian Feng akhirnya berhenti di balik semak tebal. Ia menurunkan Lin Xue dan anak-anak itu.

​"Kita aman untuk sementara," napas Jian Feng terengah-engah.

​Lin Xue menoleh ke belakang, melihat sepuluh anak kecil yang kelelahan dan ketakutan itu. Ia memeluk kepala anak perempuan terdekat, matanya dipenuhi kebahagiaan.

​"Jian Feng! Kita berhasil! Kita menyelamatkan mereka! Terima kasih!" Lin Xue bersandar di bahu Jian Feng. "Kau adalah pahlawan!"

​Jian Feng mendengus, tetapi tidak menepis Lin Xue. "Aku bukan pahlawan. Aku hanya tidak suka melihat bisnis kotor semacam ini berhasil."

​Namun, ia tidak bisa menahan rasa khawatir yang berlebihan. Ia kini harus bertanggung jawab atas sebelas nyawa.

​Aku hanya ingin hidup tenang dan membalas dendam pada orang tuaku. Kenapa nasibku harus berakhir menjadi pengasuh sepuluh anak kecil dan monster laba-laba raksasa? batin Jian Feng, frustrasi.

​Ia menatap ke arah Lin Xue, yang kini sedang sibuk membagikan sisa Tanghulu yang dibeli Jian Feng kepada anak-anak itu.

​Meskipun hidupnya menjadi jauh lebih rumit, melihat senyum tulus di wajah Lin Xue, yang dihiasi dengan tawa riang anak-anak, membuatnya sedikit melupakan rasa sakit di tubuhnya.

​"Lin Xue." panggil Jian Feng.

​"Ya?"

​"Jangan batuk lagi. Kalau kau sakit, siapa yang akan mengurus sepuluh anak ini?" kata Jian Feng dengan nada ketus, berusaha terdengar menyebalkan.

​Lin Xue tersenyum lebar "Tentu saja, aku akan baik-baik saja, suamiku. Aku adalah kakak perempuan mereka sekarang. Aku tidak boleh sakit."

​Sementara itu, di reruntuhan Balai Kota, keempat pria berjubah hitam telah kembali bersama dua kultivator tingkat tinggi.

​"Mereka melarikan diri ke hutan! Ikuti sinyal pelacak! Dan bunuh monster yang berani mencampuri bisnis kita!" raung pemimpin mereka.

​Perburuan telah dimulai. Dan kali ini, buronan itu adalah satu kultivator pincang yang menggendong istri sakit, diikuti oleh sepuluh anak kecil, dan dijaga oleh seekor Laba-laba Petir raksasa.

1
YaN Nie
🤣🤣🤣🤣🤣
nara SHIKAMARU
mirip kehidupan gw. umur 9thun gw udah bisa mling kelapa ,pas maghrib kekebun orang buat makan ato jajan lebih , soalnya dirumah suka keabisan nasi.

setiap hari pindah kebun sasaranya nangka ato kelapa jual kepasar. btw yang saya maling kebonya gak keurus , orangnya rantau jadi masih aman.
tapi gak enak klok ambil siang siang. kadang juga ketemu uler kadang ketemu penampakan 🤣
Agen One: /Scare/
total 1 replies
Jumsan Nande
addduh🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Jumsan Nande
jangan bilang ribuaaaan,rasanya berlebihan jika itu dimasa lalu semasa jamannya kultivator,maaaf🤭
teguh andriyanto
yang bodoh ya penulis nya🤣🤣 kenapa ngga dijadiin aja tuh pasangan gila
Raden
😆😆😆lelaki perkasa diperkosa😆😆
Cui Lan Seng
ga jadi baca buku di perpustakaan naga? cuman lihat peta doang?
teguh andriyanto
narsis bedebah.🤣🤣🤣
teguh andriyanto
semua MC dari author manapun sama. ketika udah kesurupan dan tinggal babat musuh, tapi masih aja banyakin narasi ngga perlu🤣🤣🤣
Cui Lan Seng
kayak menjiwai szizoprenia
teguh andriyanto
aneh, aura petir kecil yang hampir hilang aja MC mampu menangkap, masa aura pendekar Segede gaban ngga bisa🤣🤣🤣
Raden
manis banget kamu feng
Raden
maniz kali kau feng sama istri 🫶
Raden
semangat jiat, niatmu mulia, sangat terharu/Sob//Sob/
Cui Lan Seng
kapan kenalannya kok bisa tahu namanya
Cui Lan Seng
sepertinya Author mendeskripsikan seseorang dg dua kepribadian dg sangat detail...apa itu pengalaman nya sendiri kah
Cui Lan Seng
kena racun yg diminum kok jadi jiwanya retak....bgm Thor logikanya
Jade Meamoure
ahahahai makanya wanita itu cerewet Krn mulutnya dua terus makanya laki" itu egois n keras kepala Krn kepalanya dua 🤣🤣🤣🤣
Jade Meamoure
beehh mana ada suami yg kyk gitu skarang ini, adanya hp d tongkrongin 😏😏😏 bini dah mau lahiran mata masih nglirik cweq cantik d hp 😂😂😂
kang baca: curhat wkwkwk
total 2 replies
Cui Lan Seng
cincin ruangnya diambil dahulu juga inti bintang silumannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!