Raya Adha gadis manis berambut panjang dan hidup sebatang kara karena orang tua dan adiknya meninggal karena kecelakaan. Raya kemudian terusir dari rumahnya sendiri oleh adik tiri ayahnya.
Tak ingin terpuruk raya memilih pergi ke Jakarta menyusul temannya untuk melanjutkan hidup dan bekerja.Namun karena sebuah kejadian raya harus terikat sebuah pernikahan dengan laki-laki yang tidak ia cintai bahkan tidak di kenalnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35.Pernikahan Bayu&Audy
Hari ini adalah hari bahagia bagi Bayu dan Audy karena mereka sudah sah menjadi suami istri.Resepsi yang di selenggarakan di hotel milik Rendy sangatlah mewah. Bayu yang terlihat sangat tampan dengan setelan tuxedo berwarna putih sedangkan Audy nampak cantik dengan gaun pengantin berwana senada.
Raya terlihat sangat cantik menggunakan gaun yang senada dengan warna kulit nya begitu juga dengan Rendy dan Aksa yang terlihat sangat tampan.
Semua orang nampak bahagia dengan pernikahan Bayu dan Audy, namun tidak dengan salah satu laki-laki yang sejak tadi menatap ke arah Raya. Tatapan tajam menandakan kalau ia sedang menahan gejolak di dada nya.
"Apa yang lo harapkan dari dia?" Tanya Wika menghampiri Tian.
"Seharus nya dia milik gue bukan laki-laki kejam itu." Jawab Tian geram.
"Terus lo mau apa? ngerusak rumah tangga dia?" Tanya Wika sedikit tertawa "Lo harus sadar diri kalau lo cari makan di tempat laki-laki kejam itu." Ucap Wika berlalu pergi.
Mendengar ucapan Wika tangan Tian mengepal tidak terima karena harga diri nya begitu terinjak-injak dengan ucapan Wika.
"Kamu begitu cantik saat tersenyum tapi sayang senyum mu bukan untuk ku." Ucap Tian lirih.
Keesokan hari nya semua orang akan kembali ke jakarta hanya Bayu dan Audy yang akan tinggal untuk seminggu kedepan.
Raya dan Rendy masih sibuk mempesiapkan keperluan Aksa.Saat ini Aksa sedang di jaga oleh opa nya juga Sarah dan suami nya.
"Aku akan menjemput Aksa di restoran hotel mas." Ucap Raya.
"Baiklah...biar aku yang melanjutkan nya."
Raya berlalu pergi menuju lantai satu resto namu baru saja ia keluar dari lift menuju resto tangan nya di tarik oleh seseorang. Laki-laki itu membawa Raya pergi ke taman.
"Lepaskan aku." Bentak Raya namun Tian tetap menarik tangan nya.
"Apa segitu mudah nya kamu melupakan aku?" Tanya Tian sedikit emosi.
"Maksud mu apa?" Tanya Raya bingung.
"Aku mencintai mu Ray...tapi kamu malah memilih hidup bersama laki-laki itu bahkan sudah memiliki anak aku sangat tidak terima ini." Ujar nya.
"Apa hak mu mengatur hidup ku." Tatapan mata Raya seakan menunjukan kemarahan.
"Tinggalkan dia datang lah untuk ku..aku juga akan menganggap anak mu sebagai anak kandung ku." Ujar Tian meracau.
Plaaakkkk.....Tangan Raya reflek menampar wajah Tian.
"Kamu sudah gila...berhenti mengajar ku dan jangan pernah ganggu rumah tangga ku." Bentak Raya sambil berlalu pergi.
Tian memegang pipi bekas tamparan Raya.
Aku akan membalas penghinaan mu ini." Ucap Tian sambil membuang ludah.
Raya kemudian menenangkan diri nya sebentar setelah itu ia kembali menuju resto untuk menjemput Aksa setelah itu langsung kembali ke kamar.
"Kamu kenapa?" Tanya Rendy yang melihat wajah Raya yang nampak gelisah.
"Eh...gak kenapa-kenapa mas." Jawab nya "Aku mandiin Aksa dulu." Ujar Raya.
Setelah semua selesai dengan persiapan masing-masing mereka semua pergi menuju bandara nampak pasangan pengantin baru juga ikut mengantar mereka.
"Cepat kembali jangan lama-lama?" Ujar Rendy menggoda.
"Bolos sebentar juga boleh kan nama nya juga pengantin baru." Ucap Bayu membuat semua orang tertawa
"Sudahlah yang penting cepat buatkan mamah dan papah cucu." Goda Sarah.
Audy hanya tersipu malu mendengar permintaan mertua nya itu sedangkan Bayu tersenyum nakal sambil mengedipkan mata sebelah ke arah istri nya.
Akhirnya Rendy dan Raya sudah berada di kamar mereka yang penuh cinta.Mereka memilih untuk beristirahat sedangkan Aksa di jaga oleh baby sister yang bernama Alma.