NovelToon NovelToon
Singa Jantanku

Singa Jantanku

Status: tamat
Genre:Time Travel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:66.7k
Nilai: 5
Nama Author: cucu@suliani

Meyra merasa sangat aneh karena kini dia berada di sebuah pulau yang dia tidak tahu entah di mana, sejauh mata memandang hanya ada lautan saja.

Setelah dia mencari tahu, ternyata Meyra terdampar di dunia lain. Demi bisa kembali ke bumi, dia rela menerima tawaran untuk menikah dengan siluman singa jantan yang dia temui di sana.

"Apakah aku bisa pulang ke bumi jika menikah denganmu?"

"Tentu saja, aku juga bisa membantumu untuk mengungkapkan kejahatan yang menimpa ayahmu."

Bagaimana kisah selanjutnya?

Langsung kita kepoin yuk.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Alexander

Lion terlihat beradu argumen dengan pria tua yang ada di hadapannya, mereka seakan tidak mau mengalah tentang ruang bawah tanah yang kini sedang di tempati oleh Lion.

Pria tua itu berkata jika itu adalah tempat rahasia miliknya, Lion berkata jika dia tidak mau tahu akan hal itu.

Lion hanya menumpang saja untuk sementara waktu, dia meminta pak tua di hadapannya untuk tidak banyak bicara.

Selain takut jika Meyra akan terbangun, dia juga takut jika penjaga yang sedang berkeliling akan datang dan menangkap mereka.

Lion takut jika misi menyelamatkan kedua orang tua Meyra akan terhalang, karena pria tua itu tidak mau mengalah. Padahal waktunya hanya tinggal sebentar.

Walaupun mereka berdebat dengan suara berbisik, tapi tetap saja suara mereka terdengar penuh dengan penekanan.

Hal itu menyebabkan Meyra yang sedang tertidur dengan pulas, seakan terusik oleh keributan dari kedua pria tersebut.

Meyra terlihat mengerjap-ngerjapkan matanya, dia berusaha untuk membuka matanya dan mengumpulkan kesadarannya.

Matanya yang terasa masih buram dalam memandang membuat dia kesulitan melihat dengan siapakah Lion sedang berdebat, Meyra berusaha untuk duduk.

Kemudian, dia mengusap kedua bola matanya yang masih terasa sepat. Dia memicingkan matanya ketika Lion terlihat sedang beradu argumen dengan penerangan yang sangat minim.

"Sayang, kamu sedang apa?" tanya Meyra.

Lion dan pria tua itu terlihat menolehkan wajahnya ke arah Meyra, Lion tersenyum lalu menghampiri istrinya.

"Ini, Sayang. Ada bapak-bapak, katanya tempat ini adalah tempat persembunyiannya saat malam tiba," jawab Lion.

Lion terlihat mengadu kepada Meyra, dia sangat persis seperti anak kecil yang mengadukan perlakuan tidak menyenangkan dari temannya kepada dirinya.

Mendengar apa yang dikatakan oleh Lion, Meyra terlihat menatap lekat lelaki tua yang ada di hadapannya.

"Maaf, ya, Pak. Kami hanya ikut berlindung sebentar saja, jangan marah." Meyra tersenyum manis ke arah bapak tua itu.

Walaupun pria tua itu tidak bisa melihat dengan jelas wajah Meyra, tapi dia bisa mendengar suara Meyra dengan jelas. Bahkan, dia bisa melihat siluet tubuh Meyra di bawah cahaya rembulan.

"Me--Meyra," panggil pria itu lirih.

Mendengar pria tua itu menyebutkan namanya dengan bibir bergetar, Meyra kembali memicingkan matanya, karena dia tidak bisa melihat wajah pria itu dengan jelas.

Hanya sinar rembulan yang membantu penerangan, itupun tidak terlalu memperlihatkan wajah pria tua itu.

"Anda mengenal saya?" tanya Meyra.

Tentu saja Meyra bertanya seperti itu, karena pria itu terlihat menatapnya penuh tanya, penuh rindu dan penuh haru.

Pria tua itu terlihat menghampiri Meyra, kemudian dia menjatuhkan tubuhnya ke atas tanah. Lalu, dia terlihat duduk tepat di hadapan Meyra.

Lelaki tua itu terlihat menatap Meyra dengan sangat lekat, sayangnya tetap saja Meyra merasa tidak mengenali pria itu.

Rambutnya yang gondrong, jenggotnya yang tumbuh dengan lebat. Bahkan kumisnya pun terlihat hampir menutupi bibir pria tua itu, jambang pria itu juga terlihat menutupi setengah pipinya.

Meyra benar-benar tidak bisa melihat dengan jelas, dia tidak dapat mengenali siapa pria tua di hadapannya tersebut.

"Anda siapa?" tanya Meyra.

Lagi-lagi dia bertanya kepada pria yang berada di hadapannya, karena dia benar-benar tidak bisa mengenali pria tua itu.

Pria tua itu terlihat kecewa, tapi dia berusaha untuk tersenyum kepada Meyra. Kemudian, dia berkata.

"A--aku, Alexander. Ayah kamu, Sayang." Alexander berkata dengan tubuh yang terlihat berguncang.

Pria tua itu terlihat begitu bahagia saat bisa bertemu dengan Meyra, dia tidak bisa menahan tangis harunya.

Meyra langsung membuatkan mata dengan sempurna ketika mendengar pengakuan dari pria tua yang berada di hadapannya, dia benar-benar tidak menyangka jika dirinya akan sangat mudah bertemu dengan ayahnya tanpa melakukan misi yang sudah dia rencanakan bersama dengan Lion.

"A--ayah," panggil Meyra lirih.

Meyra benar-benar tidak menyangka jika pria tua yang ada di hadapannya adalah ayahnya sendiri, Alexander yang biasanya terlihat tampan, gagah dan juga memiliki tubuh yang bagus di usianya yang sudah paruh baya, kini tidak bisa dikenali sama sekali.

Apalagi baju yang Alexander kenakan, hanya seperti kaos lusuh yang terbuat dari karung goni dengan celana pendek seperti terbuat dari kulit kayu.

Tangan Meyra terulur untuk mengusap wajah sanga ayah, dia menangis seraya memperhatikan wajah ayahnya yang terlihat menyedihkan.

"Anda beneran Ayahku?" tanya Meyra tidak percaya.

Alexander terkekeh mendengar pertanyaan dari putrinya, wajahnya mungkin tidak bisa dikenali. Penampilannya apalagi.

Namun, apakah Meyra tidak bisa mengenali suaranya, pikirnya. Kenapa Meyra malah bertanya seperti itu kepada dirinya, tanyanya dalam hati.

"Meyra, Sayang. Apakah kamu tidak mengenal suara Ayah?" tanya Alexander.

Meyra tertawa, tapi air matanya terus saja mengalir di kedua pipinya. Dia sangat tahu jika pria yang ada di hadapannya adalah ayahnya, hanya saja dia masih ingin menggoda pria tua itu.

"Tentu, tentu saja aku sangat mengenal ayahku. Dia adalah lelaki tampan dan juga kuat, tapi kenapa pria yang kini berada di hadapanku sangat jelek?" kata Meyra seraya terkekeh.

Alexander langsung tertawa mendengar apa yang dikatakan oleh putrinya, lalu dia menarik lembut putrinya kedalam pelukannya.

Dia benar-benar merindukan Meyra, dia mengelus lembut punggung putrinya dan mengecupi puncak kepala putrinya itu.

"Ayah rindu, Sayang. Ayah rindu," kata Alexander.

Dia tidak tahu bagaimana caranya

Meyra bisa datang ke kerajaan Gordion, tapi jujur saja dia benar-benar merasa bahagia bisa bertemu dengan putrinya kembali.

"Mey juga," kata Meyra.

Kedua insan itu terlihat melepas rasa rindu yang begitu menggebu, Lion hanya bisa tersenyum seraya menepuk-nepuk lengan istrinya dengan lembut.

"Ayah, Ibu mana?" tanya Meyra seraya melerai pelukannya.

Dia terlihat mengedarkan pandangannya,

Meyra benar-benar berharap jika kini dia bisa bertemu dengan ibunya yang sangat dia rindukan itu.

"Belum datang, biasanya dia yang datang duluan. Ke mana ya, dia?" tanya Alexander.

Sebenarnya Alexander merasa kebingungan, karena pada saat dia datang bukannya istrinya yang ia temui, tapi malah pria tampan yang terlihat mencurigai dirinya.

"Aku bertanya Ayah, kenapa Ayah malah bertanya kembali?" tanya Meyra seraya memukul pundak Ayahnya dengan gemas.

Kembali Alexander tertawa mendengar apa yang dikatakan oleh putrinya tersebut, karena seharusnya dia bisa menjawab pertanyaan dari putrinya, tapi dia malah bertanya kembali kepada putrinya itu.

"Ayah juga ngga tahu, mungkin masih banyak penjaga yang berkeliling. Oiya, Sayang. Siapa laki-laki tampan ini? Kenapa kamu memanggil dia, Sayang?" tanya Alexander.

Alexander terlihat menatap wajah Lion dengan raut menyelidik, dia benar-benar ingin tahu siapa sebenarnya lelaki yang dipanggil sayang oleh putrinya tersebut.

"Dia, dia--"

***

Selamat malam kesayangan, selamat beristirahat. Satu bab menemani malam kalian, terima kasih sudah meninggalkan like dan juga komentarnya. Sayang kalian selalu.

1
panjul man09
kenapa up nya lama padahal ceritanya bagus 👍
panjul man09
alur ceritanya sangat menarik , membacanya , seolah olah menonton filmnya walaupun kadang ada salah tulis nama , tapi itu tertutupi dengan kemampuan penulis yg berfantasi dan saya suka dgn novel yg berlatar belakang luar negeri .
panjul man09
tante lolita mamanya roy , oh iya apa kabarnya tante liliana apa belum pulang ?
kalea rizuky
kok g lanjut Thor
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
mampir dan baru bisa komen sekarang
🌹🪴eiv🪴🌹
ternyata bem kelar ini cerita
far~Hidayu❤️😘🇵🇸
mujurlah pinter setelah tahu kejahatan roy
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
merya bener tuh jadi istri yg bisa membuat emosi suami turun tapi ya GK pas di jalan juga mainnya
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
tuh di kasih saran sama anak nya harus turutin lepaskan saja cowok yg kasar itu
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Alhamdulillah akhirnya ketemu sama ibu yg selalu dirindukan dan ingin di peluk dari kecil
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
wah ternyata perbedaan umur singa dan manusia sangat berbeda jauh sekali
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
Liliana jadi penasaran saat lihat lion apa mungkin dia ibunya🤔
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
ternyata setelah jadi manusia Leon bisa makan apa saja
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
haha kedengarannya pas LG berhubungan untuk cuma sama bibi jika sama orang lain mungkin yg blm tau jika mereka menikah akan langsung di grebek
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
bener sih mungut di hutan ya GK merya nanti kalau jawab jujur mungkin kaget bibi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga GK salah alamat ya jika ditinggalkan merya tidur
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kasian merya di gempur terus sama Leon dan ayah Leon juga sedih karena sebentar lagi Leon akan ikut ke dunia
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
lakukan saja lah kan sudah sah juga tuh
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
kalau sudah sah mah bebas merya kan juga kamu setuju menikah dengan Leon setelah itu baru kamu bisa balik ke dunia mu dan bisa bantu orang tuamu balik lagi
🍁MulaiSukaSamaKamu(tyas)✅
semoga setelah menikah nantinya tumbuh rasa saling mencintai dan tidak adanya perpisahan keduanya karena ini merupakan pernikahan dadakan yang menguntungkan kedua belah pihak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!