.
" bunda aku najwa melihat ayah bawa tante seksi masuk kamar kemarin. " cerita najwa pada bunda nya naura.
naura terkejut dengan ucapan sang putri, anak yang berumur 4 tahun itu menceritakan apa yang dia lihat.
" terus apa yang mereka lakukan di sana sayang. " tanya naura.
" najwa melihat ayah naik di tubuh tante itu mereka tidak menggunakan baju bunda. " kata najwa.
" waktu tante itu datang siapa aja di rumah. " tanya Naura dengan lembut.
" semua orang ada kok bunda.. tapi nenek dan kakek tidak marah liat ayah bawa tante itu di bawa masuk kamar sama ayah. " cerita najwa kembali.
ternyata benar yang di ucap kan teman-teman nya kalau suaminya berhianat pada nya..
" astaghfirullah aku tidak menyangka mas Bram tega menghianati aku padahal selama ini aku sudah setia dengan nya. " batin Naura..
Di balik senyum cantik nya itu banyak hal yang naura simpan baik tentang jati dirinya maupun yang lain. akan kah banyak rahasia yang terungkap.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 8
Jordan dan gibran sampai rumah, Maureen yang melihat anak tengah nya itu datang pun sangat senang.
"Akhirnya kamu ingat pulang juga bang setelah 3 bulan gak pulang" kata Maureen.
"Aku sibuk dengan pekerjaan ku mommy" ucap gibran dengan cuek.
"Kapan kamu mau kenalin pacar mu sama mommy, cuma kamu loh yang belum menikah. Mommy juga ingin gendong cucu dari kamu".
"Kalau aku menikah aku tidak mau tinggal di sini, bisa-bisa mommy memperlakukan anak ku seperti putri nya naura juga lagi dan gimana mau punya pacar baru dekat dengan perempuan aja sudah ada yang tidak terima dan membuat perempuan itu menjauhi ku dengan rencana jahat nya" gibran menatap Linda dengan tajam dan sinis.
Linda yang bertingkah seperti ulat bulu dari tadi langsung mematung dengan perkataan adik iparnya itu.
"Padahal dia sudah punya suami dan anak kan bang tapi perempuan itu tetep genit sama kamu.. Sekali jalang tetap jalang kok" Jordan ikut menimpali, dia tahu siapa yang gibran sindir.
"Daddy tahu siapa orang yang aku maksud itu" tanya gibran.
"Tahu lah, daddy gak pernah menyukai perempuan itu sampai sekarang dan kita tunggu tanggal mainnya untuk membongkar kebusukannya" jawab Jordan dengan senyuman menyeringai.
Linda semakin menegang dengan ucapan mertuanya tanpa sebut nama pun dia sudah tahu kalau dirinya lah yang di maksud sama mertua dan adik iparnya itu.
"Cukup, jangan main teka-teki lagi.. Abang kok bisa pulang bersamaan dengan daddy dan daddy kenapa pulang secepat ini" tanya Maureen.
"Aku pulang ke kantor daddy dan istirahat di sana sambil menunggu daddy kerja" jelas gibran sambil duduk di samping Jordan.
"Dan daddy coba jelaskan" suruh Maureen.
"Daddy kecewa dengan sikap mommy yang menampar dan mendorong najwa sampai segitunya, kamu pikir itu perbuatan yang baik" ucap Jordan dengan tatapan kecewa sama Maureen.
"Itu pantes anak nakal itu dapat kan karena telah mendorong dion sampai terluka".
"Kamu bilang pantes, dari mana pantes nya.. Dia itu juga cucu mu Maureen. Tanpa kamu mendengar penjelasan susnya dulu".
"Ya susnya nya pasti bela najwa lah daddy, aku rasa perbuatan mommy sudah benar kok" kata Linda.
"Mending kamu diam dan saya tidak bicara dengan kamu.. Kamu senang kam putri dan cucu saya pergi dari sini. Memang ini rencana mu" Jordan menatap Linda dengan tajam.
"Jangan salah kan Linda daddy".
"Abang gibran tunjukkan CCTV waktu najwa dan dion main di teras belakang supaya mommy mu yang keras kepala ini tahu apa yang sebenarnya terjadi" suruh Jordan.
Gibran dengan senang hati menunjukkan video itu, dia juga geram dengan perbuatan sang mommy sama najwa.
"Lihat lah video nya mommy ku sayang dan kamu mending diam saja dan jauh-jauh dari saya" ketus gibran sama Linda.
Maureen pun menonton video itu, ternyata dion lah yang duluan merebut mainan najwa. Maureen terdiam dan tidak berani memandang suaminya.
"Bukan hanya Naura yang kecewa dengan mommy tapi daddy juga,, najwa tidak bersalah karena mempunyai ayah yang bajingan.. Kamu kira setelah ini Naura akan kembali dekat dengan mu tidak sama sekali mom.. Lihat lah karena ketidak adilan mu putri kita itu memilih meninggalkan rumah ini lagi demi menjaga mental putri nya" ucap Jordan panjang lebar.
"Ini juga alasan aku males pulang kerumah ini. Melihat sikap mommy ini dan aku berpikir 2 kali untuk tinggal di rumah ini setelah menikah" lanjut gibran.
"Kamu gak usah berdiam diri di luar kevin, silahkan masuk daddy tahu kamu datang" ujar Jordan.
" bagus kalau daddy tahu, kenapa sampai sekarang daddy tidak menyukai istri aku sih.. Dia sudah berubah daddy" Kevin membela Linda.
"Itu menurut mu tapi tidak menurut daddy. Didik lah istri mu dengan baik supaya menjadi istri dan ibu yang benar" kata Jordan lalu pergi dari ruang tamu di susul oleh gibran juga.
" kenapa sampai sekarang daddy tidak menerima Linda di sini sedang Naura menikah dengan seorang pecundang dan setelah bercerai daddy langsung merangkulnya.. Naura tetap sebagai princess di rumah ini sedang kan istri aku tidak pernah di anggap ada" Kevin mengepalkan tangannya marah dan rasa benci mulai ada di hati nya untuk adik perempuan nya itu..
********
Selamat datang di rumah baru kita sayang, mari masuk" ajak Naura pada sang putri.
"Ini rumah baru kita bunda,, wah bagus dan mewah banget. Ini lebih bagus dari rumah kita yang kemarin itu" mata najwa berbinar-binar melihat rumah baru nya.
"Ya dong sayang, didalam juga ada kolam renangnya jadi najwa bisa renang sepuasnya" kata Naura.
"Tapi bunda, nenek dan tante-tante tidak tinggal di sini lagi kan dengan kita begitu pun dengan kak dion yang nakal itu" tanya najwa dengan muka sedih nya.
"Tidak sayang. Rumah ini hanya ada bunda, najwa, sus alin dan mbok darmi cuma kita berempat jadi kamu gak usah khawatir. Mending sekarang kita masuk untuk melihat kamar baru najwa" ajak Naura.
Najwa pun mengangguk dan mereka langsung masuk kerumah itu, semoga setelah ini putri nya hidup bahagia tanpa gangguan lagi.
Najwa sangat bahagia dengan kamar baru nya itu, apalagi ada tempat khusus bermain nya di kamar nya.
"Sekarang kamu istirahat ya sayang dengan sus alin, bunda juga mau ke kamar. Sudah waktu nya kamu tidur siang" Naura pun keluar dari kamar sang anak.
Tiba di kamar nya, naura langsung menangis. Hati nya masih sakit dan hancur setelah semua yang dia hadapi. Dia pura-pura kuat di depan semua orang terutama di depan sang putri.
"Aku ikhlas menerima takdir ku Tuhan tapi aku tidak rela putri ku di sakiti oleh siapa pun.. ijinkan kami bahagia walupun cuma berdua saja " batin Naura.
Ting!!
Bunyi pesan masuk ke hpnya, Naura langsung mengambil dan melihat pesan dari sang kakak.
Kak Kevin.
"Mulai besok kamu gak perlu lagi ke rumah sakit Naura, kamu kakak berhentikan. Carilah rumah sakit lain tempat mu bekerja. Kamu tidak di butuhkan lagi".
Naura tidak menyangka kalau kakaknya tiba-tiba memecatnya tanpa alasan yang pasti.
Naura.
"Apa alasan kak Kevin memecat aku?".
Kak Kevin.
"Karna istri ku tidak mau kamu bekerja di sana lagi, ingat rumah sakit itu daddy buatkan khusus untuk kakak jadi jangan pernah kasih tahu daddy akan hal ini.. Sudah cukup istri kakak gak di anggap sama daddy. Satu lagi kalau kita ketemu di luar bersikap lah seperti tidak saling mengenal".
" oke, terimakasih atas semuanya " balas Naura kemudian memblokir nomer Kevin.
Kevin punya rencana jahat untuk Naura, dia sudah kemakan dengan ucapan sang istri yang menuduh Naura yang gak-gak.
"mulai hari ini hidup mu akan saya buat menderita Naura,, aku akan taruh namamu di daftar hitam supaya tidak ada rumah sakit mana pun yang menerima kamu bekerja dan akan memanfaatkan kebaikan mommy sama Linda untuk buat hidup mu menderita dan hancur" batin Kevin.
cinta telah membutakan Kevin sehingga tega membuat hidup adik perempuannya nya menderita. di mata Kevin Naura tetap lah Anak manja dan masih bergantung hidup dengan orang tua mereka meskipun sudah punya anak..
kcang lpa kulitnya.....ga ingt y sblm ktmu naura dia spa????tau gt mh ga ush d jdohin sm kevin kl ujung2nya serkah....
jgn blng kl kenzo slingkuh????
scra dr kcil dia prcya sm bpk tirinya,trnyta mlah sjhat itu d blkangnya....slain acuh,trnyta uang dr ibunya pun d curi....