Louisa gadis menyedihkan yang ditinggal pergi oleh kedua orang tuanya sejak kecil tanpa alasan,membuat dirinya hanya tinggal berdua dengan sang nenek yang sudah sangat tua dan hidup yang sangat miskin dikampungnya
Setelah sang nenek meninggal,Mengharuskan dirinya pergi ke kota untuk bekerja sebagai pengasuh anak dengan bantuan sang tetangga yang kebetulan bekerja sebagai asisten rumah tangga dikota
Namun,ia tak menyangka jika dirinya akan dicintai oleh sang majikan yang statusnya masih memiliki istri dan seorang anak
Rintangan dan konflik apa saja yang akan dihadapi oleh Louisa???
Simak yuukk.. Dan bijak lah dalam menanggapi setiap alur cerita ini..Happy reading..🥰🥰
Ig ; Mitha_Shin
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ovelia.shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 35
Mark menuju kamarnya dan langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjang.Ia pun menarik nafas panjangnya setelah perdebatan panjangnya dengan Evalina.Dan pada akhirnya ja harus mengakhiri pernikahannya dengan Evalina setelah membongkar semua kebohongan pengkhianatan yang dilakukan Evalina pada dirinya.Sebuah keputusan yang berat untuknya jika pernikahannya berakhir begitu saja karna pengkhianatan.Dan perasaannya begitu hancur dan sakit setelah mengetahui jika Evalina begitu teganya membohongi dirinya disaat ia sudah menjadi dipuncak karirnya.Dengan memanfaatkan kekayaan yang dimiliki,Evalina justru mencari lelaki lain untuk kesenangannya dengan menghabiskan uang yang diberikan Mark
Tak berapa lama Evalina memasuki kamarnya dan menghampiri Mark
"Mark..Ku mohon..Tolong kasih aku kesempatan sekali lagi..Hiks..Aku akan berubah..Aku janji..Demi Alice..Hiks."Ucap Evalina dengan terisak kembali
"Aku sudah menegaskan padamu..Tidak ada kesempatan lagi untukmu..Semua sudah berakhir..Orang yang berkhianat,akan seterusnya berkhianat..Kau menghancurkan kepercayaan ku selama ini..Dan aku tidak akan pernah bisa lagi menerima mu..Untuk Alice,Kau tidak akan menerima hak untuknya..Segera cepat bereskan barang barangmu..Dan pergi dari sini..Secepatnya aku akan mengurus surat perceraian kita."Ucap Mark dengan tegas dan tenang
"Tolong jangan seperti ini Mark..Kau tidak mungkin melepas ku begitu saja ..Setelah sekian tahun lamanya kita melewati kebersamaan kita..Hiks.."Lirih Evalina yang terus terisak
"Jangan membuatku memaksamu untuk menarik paksa kau keluar dari rumah ini..keputusanku tetap tidak akan berubah..Cepat bereskan barang barangmu sekarang..!!!"Bentak Mark dengan keras,membuat Evalina terkejut
Evalina akhirnya hanya bisa menuruti perintah Mark dan tak berani lagi untuk memohon pada Mark.Ia pun tak mampu untuk membujuk Mark,menarik semua ucapannya agar ia tidak berpisah dengannya.Karna apa pun yang sudah menjadi keputusan Mark,Mark tidak akan pernah merubahnya
Evalina hanya bisa pasrah dengan apa yang sudah ia lakukan dengan semua kesalahan yang telah ia perbuat
Setelah membereskan semua barang barang,sebelum ia meninggalkan kediaman Mark,terlebih dulu ia menemui Alice yang sudah tertidur pulas.Ia mengusap usap wajah dan rambut Alice.Dan air matanya pun seketika menetes,menatap wajah sang anak yang begitu polosnya saat tertidur.Ia baru menyadari kepolosan sang anak yang tak tahu apa apa harus menerima kenyataan pahit jika kedua orang tuanya harus berpisah.Ntah dengan cara apa ia akan menjelaskan pada Alice jika nantinya ia akan jarang bertemu.Dan ntah Alice akan mencari sosoknya atau sebaliknya.Karna ia baru menyadari,jika dirinya memang sudah gagal menjadi ibu yang diinginkan Alice.Terbuai dengan situasi dunia luar dan godaan ***** yang sesaat,telah membuat apa yang ia miliki harus ia relakan untuk melepasnya
"Maafkan mami Alice..Hiks..Mami sudah sangat bersalah padamu. Hiks. "Isak Evalina dengan pelan sambil mengecil dahi Alice yang masih tertidur pulas
Setelah menghabiskan waktunya beberapa saat dengan Alice.Evalina berjalan menuju pintu utama dan terlihat Mark sudah berdiri disisi pintu tersebut dengan tatapan dingin
Sebelum Evalina berjalan keluar,ia menghentikan langkah kakinya dan menoleh kearah Mark
"Aku titip Alice..Kuharap kau tidak melarangku untuk setiap menemui Alice..Hiks."Ucap Evalina sebelum berpamitan
"Aku tidak akan membuatnya melupakanmu sebagai ibunya..Dan harus atas ijin dariku jika kau ingin menemuinya."Ucap Mark dengan nada dingin tanpa sekali pun menatap Evalina
"Baik lah..Maaf untuk kesalahan yang kuperbuat..Jaga dirimu baik baik..Aku pamit.."Ujar Evalina yang akhirnya meninggalkan kediaman Mark
Mark hanya terdiam dan menatap kepergian Evalina
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai Readers..😊😊
Cerita ini bakal mau ending ya..Berapa episode lagi..
Jujur deh kalian semua kalau cerita ini kurang terhibur dan sedikit membosankan..Karna saya juga merasa begitu..😂😂
Itu sebabnya saya ingin cepat selesaikan ceritanya.Daripada semakin ga seru dan bikin capek baca.😁😁
Sejak pindah rumah,jujur saya memang kurang fokus menulis karma masih sedikit sibuk untuk keluarga..Jadi saya sangat mohon maaf ya untuk readers yang merasa tidak terhibur..🙏🏻🙏🏻
Di cerita berikutnya saya akan coba lebih fokus lagi dan semoga readers masih tetap setia membaca setiap karya saya..
Masih menunggu give away dari saya kan??Jangan lupa untuk terus kirim hadiahnya ya..😉😉
Happy reading..🌹🌹
Mampir yuk di novel pertama ku yang berjudul "KEKUATAN HATI WANITA"
Berkisah wanita yg bangkit dari penghianatan.
Mohon dukungannya, terimakasih🙏🏻🤗🌹