Bagaimana jika kamu memasuki novel yang baru saja kamu baca dan menjadi tokoh utama wanita dalam novel itu.
Rachel Jeshly gadis ini terjebak dalam novel dan ber transmigrasi ke tubuh Ashley istri seorang CEO terkenal.
Bagaimana cerita kehidupan Rachel saat memasuki dunia novel, yuk simak ceritanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon crowell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keenan monster
Setelah selesai bersiap siap siap, ia mengebaskan tangan dari tadi wanita itu berbolak balik menyiapkan barangnya sendirian tanpa bantuan dari Sonia.
Louis memasukan ponsel kedalam saku tapi mata terbelalak melihat tiga koper dan satu tas, ia tak habis pikir dengan jalan pikiran istri nya ini, ini padahal cuaman niat untuk menjaak Ashley menemani nya bukan mau pindah.
Ia kemudian menatap Ashley yang tadi nya tampak tersenyum antusias tapi kali ini ia terlihat manyun melangkahkan kakinya menuju sofa.
"huaaaaaa, hiks hiks !!"Teriak Ashley
apa lagi gebrakan wanita ini, makanya Louis sangat tidak suka jika sudah berkaitan dengan mood wanita masih mending ia membunuh dari pada berurusan dengan mood wanita.
"mengapa kau menangis?,kau lapar?"tanya Louis mendekat
"aku tidak punya paspor dan visa, aku kan selalu kau kurung..."katanya sambil menghapus air matanya menarik ingus nya.
"apakah kau lupa siapa suami mu ?, jangan ambil pusing tinggalkan koper besar mu ini, Cepat lah jet ku sudah menunggu"ucap Louis datar sambil melihat jam tangannya.
"huaaaaaa, kau memang terbaik kolot !!"seru Ashley berlari menghampiri Louis.
Tanpa sadar sudah dua kali ia mengecup pipi Louis, Louis selalu di buat kaget dengan serangan tiba tiba oleh istrinya ini.
"ayok kita berangkat sekarang" ajak Ashley sambil mengandeng lengan Louis "tapi di sana ada makanan kan ?"tanya Ashley menatap harap.
"aku tidak akan membiarkan kau kelaparan, jangan banyak bicara lagi "ucap Louis
keduanya berjalan menuju lift, untuk ke lantai atas Ashley tampak tak melepaskan tangannya dari lengan Louis, entah mengapa Louis juga tak menolak jika ia di sentuh oleh Ashley.
Ashley tersenyum lebar ketika sampai di lantai atas, dari situ terlihat hutan lebat dan taman yang kemarin ia datangi,ia terpukau dengan pemandangan di atas ini.
"tuan jet anda sudah di siapkan kan, nyonya silahkan" ucap Raka mempersilahkan keduanya untuk berjalan.
Louis hanya mengangguk kan kepalanya, Ashley masih sibuk dengan dunianya angin sepoi-sepoi udara terasa segar, Louis Hanya mengembuskan napas datar kemudian menarik tangan Ashley untuk masuk ke dalam jet.
"tunggu aku ingin melihat pemandangan ini sebentar saja" pinta Ashley
Louis yang sudah naik di satu anak tangga berbalik menatap wajah Ashley, gadis ini banyak sekali mau nya
"pergilah,tapi jangan marah jika aku meninggalkan mu" ucap Louis mengancam
Ashley memanyunkan bibirnya, menarik tangannya berjalan lebih dulu memasuki lift, Louis hanya menggelengkan kepalanya saja toh di rayu dengan makanan pasti langsung luluh
...----------------...
Sedangkan di sisi lain
Terlihat Keelya yang sedang menangis tersedu-sedu di bawah pohon yang lumayan rimbun, gadis itu sudah lama hampir tak terhitung sudah berapa jam ia menangis.
"hiks hiks, mau pulang aku mau pulang"lirih nya sambil sesenggukan
Anak itu terus-menerus menangis sedangkan, Clara dan Keenan mencari nya sedari tadi siang , kesanaa kemari sedangkan hari sudah hampir gelap, pengurus asrama juga acuh tak acuh dengan semua murid di sana.
"key, jawab kakak key !!"teriak Keenan anak lelaki ini terlihat sangat khawatir dengan Adek nya
"key kamu di mana !!"teriak Clara juga anak perempuan itu juga ikut mencari
Keenan terus menggenggam tangannya agar tak jauh jauh dari nya.
"hiks hiks, kak A-Aku di s-sini "jawab nya sambil segukan
Keenan dan Clara berhenti mencari dan mendengarkan suara itu. Mereka berdua saling menatap, kemudian berlari ke arah suara itu.
"Key! Adek di mana?" teriak Keenan, suaranya penuh dengan kegembiraan dan kelegaan.
"A-Aku di sini..." jawab anak itu, suaranya masih bergetar karena tangis.
Keenan dan Clara berlari ke arah suara itu, dan akhirnya mereka menemukan anak itu duduk di atas tanah, menangis dengan keras. Keenan langsung berlari ke arah anak itu dan memeluknya erat.
"key,Kami sudah mencari mu kemana-mana," ujar Keenan, suaranya penuh dengan kelegaan dan kekhawatiran.
Clara juga berlari ke arah anak itu dan memeluknya dari sisi lain.
"Kami sudah sangat khawatir, jangan pernah pergi sendirian lagi, oke?" ujar Clara, suaranya penuh dengan kelegaan.
Anak itu masih menangis, tetapi perlahan-lahan mulai tenang karena dipeluk oleh kakaknya dan teman dekatnya. Keenan dan Clara memeluknya erat, mencoba untuk menghiburnya.
"Kamu tak apa-apa, kan?key tak apa-apa," ujar Keenan, suaranya penuh dengan kelegaan.
Anak itu mengangguk, masih menangis, tetapi sudah mulai tenang. Keenan dan Clara memeluknya erat.
"kak, aku ingin pulang mereka menarik rambut ku rambut ku, kepala ku terasa sangat sakit "adu nya kepada Keenan
Keenan melepaskan pelukannya, tangan mengepal erat
"siapa?"tanya Keenan mencoba menahan emosi nya.
Keelya menunjuk ke arah satu anak cowok yang sedang tertawa sambil menunjuk nunjuk ke arah nya
Keenan langsung berdiri, mata nya menatap tajam ke arah anak cowok itu. "Siapa yang melakukan ini?" tanya Keenan, suaranya berat dan menakutkan.
Keelya masih menunjuk ke arah anak cowok itu, tidak berani berbicara. Clara juga berdiri, mata nya menatap tajam ke arah anak cowok itu.
"Keenan, jangan..." ujar Clara, suaranya lembut, mencoba menahan Keenan.
Tapi Keenan tak mendengarkan, ia langsung berjalan ke arah anak cowok itu, mata nya menatap tajam. Anak cowok itu masih tertawa, clara menarik tangan Keelya untuk menghampiri Keenan .
"Haha, lihat lah kakak dari cewek pendek itu datang!!"teriak anak lelaki itu tak ada takut takut nya.
"kau !!"geram Keenan
dengan cepat ia menarik kera baju anak itu memukul perut anak itu, terlihat anak itu langsung tersungkur, tak berhenti di situ saja ia menarik tangan anak itu dengan menyerat nya, menginjak injak tangan anak itu.
"kakak sudah kak, "lerai Keelya
"Ken, sudah menggapa kau seperti ini ?"tanya Clara mencoba menarik Keenan.
"Dia membuat adek ku menangis, jika adek ku kesakitan dia juga harus kesakitan "jawab Keenan
"hiks hiks, mommy tolong!!"teriak anak lelaki itu tangannya sudah berdarah.
"monster Keenan monster!!"teriak anak anak lain
"hentikan aku minta maaf, hiks hiks hiks "tangis anak itu
"aku tak akan mengganggu adikmu lagi "ujar anak itu
"Victor Alkeenan Morgan, hentikan!!"teriak wanita paruh baya
Keenan langsung membalikkan badannya kerena baru kali ini seseorang memanggil namanya lengkap dengan marga marga nya.