terbiasa hidup sendiri Dan Mandiri menjadikan serang AMERALD GILBERT DULANGO serang yang bringas kejam tidak mengenal logika hanya mengenal apa yang dia lihat, Dan Karena itulah yang menjadi penyesalan terdalam Karena sudah menyakiti Isttri tercinta AISYAHWA KHUMAYRA SALIM
YUK KEPOIN KARYA PERTAMA AUTHOR YA😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D Baban Abay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MASIH 21 ++
Ameer yang tau kalau istrinya akan mencapai orgasme dia pun mempercepat laju tangan nya dan tak lama dari itu ...
" Abang Ais ..Ais...ah....."
Dengan nafas yang masih memburu , Ais pun terkapar tak berdaya ,seperti habis lari maraton sepuluh kilo , "Abang Ais capek ". Kata Ais kepada Ameer.
Ameer pun mendongak kan kepalanya dan melihat wajah sang istri .
Ameer pun terkekeh lucu melihat ekspresi sang istri ." ini baru pemanasan baby ,bagaimana kamu bilang capek hem ? permainan inti baru akan di mulai sebentar lagi , kali ini aku membiarkan mu sebagai penikmat saja ,tetapi lain kali kamu yang harus jadi pelaku ,ok ! "
Seperti orang bodoh Ais pun hanya " oh " saja menjawab ucapan sang suami .
Sang mafia kali ini lebih berani , dia menurunkan kepalanya hingga sampai di lubang surgawi , dan menempelkan mulutnya ke pintu surgawi tersebut .
Dan tanpa di duga Ais pun menjerit " Abang , apa yang Abang lakuan " Ais mengucapkan dengan Terbata bata antara kenikmatan yang di dapat dan rasa malu .Ais menggeliat tak karuan .
Sementara itu tangan Ameer yang satu memegang tangan sang istri dan mengarahkan ke terong jumbo sang mafia ,yang memang sudah berdiri tegak dengan aura menantang .
" Pegang dia baby dan rasakan " suruh Ameer .dengan ragu ragu Ais pun mengikuti perintah sang suami ,dan betapa kagetnya Ais ketika tangan nya memegang si terong jumbo itu , bahkan ketika jari - jari ais melingkar di terong sampai tidak muat di genggamannya.
" Ah.." Ameer pun ikut mendesah " baby bersiap !" Ameer pun memasang kuda kuda dan mengarahkan senjatanya masuk ke gua surgawi .
Selanjutnya lanjutkan sediri ya para pembaca !!
Tiga jam sudah berlalu ,dan akhirnya selesai juga ,Ameer pun ambruk di sebelah sang istri yang sudah tidak berdaya .
Sambil mengatur nafas Ameer mengucap terimakasih kepada istrinya itu " terimakasih baby , tidurlah kalau capek !"
" jam berapa ini Abang ? " Ais bertanya ,pasalnya tadi suami masuk ke kamar pada siang hari dan tentunya ini sudah masuk waktu sore hari ,
" kenapa bertanya jam baby ? Apa kamu menghitung durasinya saat bermain ?" goda Ameer pada istrinya .
" Bu - bukan begitu tapi aku mau mandi dan sembahyang dulu takut sudah lewat jam " jawab Ais.
" apa tidak bisa di tunda ? Atau ijin satu hari tidak melaksanakan ? Tuhan pasti tidak akan marah ,kamu orang yang taat beragama " tawar Ameer .
Ais pun terkekeh menanggapi usulan dari suami mualaf nya itu ." tidak bisa dan tidak boleh ,dalam satu hari harus melaksanakan yang lima waktu itu . " jawab Ais .
Ameer tidak mendengar Jawaban dari istrinya itu ,tetapi justru dia terpesona sama lesung Pipit yang ada di samping kanan dan kiri bibir Ais.
"Apa kamu pernah tersenyum kepada laki laki lain di dunia ini ?" sungguh pertanyaan yang sangat konyol menurut Ais ,
Ais pun bukan hanya terkekeh , tapi saat ini dia pun akhirnya tertawa sampai memperlihatkan gigi giginya yang di pagar dengan indah .
" pertanyaan Abang sangat lucu sekali ,ya pernah lah Abang ,apalagi orang asia itu terkenal dengan keramahannya,karna senyum adalah ibadah !"
Ameer pun mengkerut kan alisnya ,ada rasa tidak rela dan cemburu menguasai hatinya " untuk siapa saja senyum ini kamu berikan baby ?"
Dengan masih menahan senyum akhir nya Ais menjawab " ya dengan ayah ,ibu , saudara ,tetangga dan teman teman ,memangnya kenapa ? " tanya Ais lagi .
" Besok besok tidak perlu tersenyum lagi kepada siapapun, kamu cuma boleh tersenyum kepadaku ,kamu mengerti baby "
" Ha ? " Ais pun melongo tidak tau apa maksudnya .
Bersambung...,
keluarkan sisi lain darimu
pergilah dan temukan kedua anakmu
jangan memberi ampun kepada suamimu