Christy Walton Raymond seorang gadis cantik yang memilih hidup di dunia gelap, dunia para mafia. Karena kejadian di masa lalu yang membuatnya begitu terluka, membuat menjadi seorang pendendam.
Tanpa sadar dirinya memiliki kelainan emosi, tidak seperti orang-orang pada umumnya. Dunia medis menyebutnya, sosiopat.
hidup Christy tidak sebahagia orang lain, namun juga tidak seburuk yang di fikirkan. Christy memiliki segalanya, namun tetap saja merasa kesepian.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilsya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 34(Rahasia)
Flashback
Malam ini, Fara sedang bertemu dengan seorang pria. Tanpa sepengetahuan Raka dan yang lain.
Fara bertemu dengan pria iu, dipinggiran danau. Fara terlihat sedang berdiri, bersama seorang pria tanpa berbicara apapun.
Fara menangis sesegukan, sambil memukuli dada pria itu. Sedangkan pria itu, hanya bisa menerima pukulan dari Fara yang menyakiti dadanya.
"kenapa Rasya, kenapa lo harus balik. Kehadiran lo, hanya buat Chris sedih."kata Fara disela sela tangisannya.
Fara langsung terduduk lemas, dipinggiran danau. Rasya juga sedih melihat Fara seperti ini.
"maaf far, gue minta maaf. Ini semua ada alasannya"kata Rasya sambil menunduk.
"maaf lo, gak bakal buat sahabat gue balik kayak dulu. Rasya lo ****"kata Fara menatap Rasya dengan tatapan emosinya.
Pria yang ditemuin Fara, adalah Rasya. Sejak tahu alasan perubahan sikap Christy dan Michel, adalah Rasya. Fara langsung mencari keberadaan Rasya, dan mengajaknya untuk bertemu.
"gue tahu Far, maaf. Gue gak bisa balikin, semuanya jadi membaik. Tapi gue mau coba perbaiki kesalahan gue Far"kata Rasya, menatap sendu wajah Fara.
"lo pergi, tanpa kabar sama sekali. Lo hilang bagai ditelan bumi. Andai lo nyaksiin, gimana Chris yang hampir putus asa nyari lo. Bahkan Chris coba buat buka hatinya buat cowok lain, dan disaat Chris mulai bahagia sama Michel, lo balik kayak gak punya salah. Lo sadar gak sih Rasya"kata Fara, sambil memutar memory ketika melihat Christy, yang seperti orang gila mencari Rasya kemana-mana.
"gue ada alasan, kenapa gue pergi tanpa alasan, dan nyembunyiin keberadaan gue Far."kata Rasya, mencoba membuat Fara mengerti.
"alasan, alasan dan alasan yang lo bilang Rasya. Tapi apa alasannya? Kenapa lo gak jujur ajah sama Chris? Apa lo gak cinta sama dia hah?"tanya Fara, yang masih sangat emosi.
"justru, karena gue cinra sama princess. Gue gak mau dia tau, alasan kepergian gue yang mendadak Far"kata Rasya
"apa sulit, buat lo jujur dengan alasan yang lo bilang itu? Gue gak mau, lihat Chris balik jadi dingin kayak dulu. Gue gak tega Rasya"kata Fara, menatap sendu wajah Rasya.
"takdir Chris, bukan sama gue Fara"kata Rasya, membuat Fara bingung.
"maksud lo apa?"tanya Fara
"masa depan Chris, bukan gue Far"kata Rasya menunduk sendu.
"lo, jangan buat gue bingung. Jelasin semuanya Rasya"kata Fara.
"gue sakit Far, gue sakit. Umur gue gak lama lagi"kata Rasya dan terduduk lemas ditanah.
"Rasya, jangan buat gue mikir yang aneh-aneh. Jelasin semuanya Rasya"kata Fara yang sangat bingung, dengan apa yang Rasya katakan.
"gue, punya penyakit kelainan jantung Far. Penyakit itu, udah semakain parah. Bahkan cairan yang ada dijantung gue, udah menyebar hampir keseluruh organ tubuh gue"kata Rasya menatap sendu wajah Fara.
"tapi, itu masih bisa diobatin Rasya. Gue bisa, bantu lo nyari rumah sakit dan dokter yang handal"kata Fara, mensejajarkan dirinya dengan Rasya
"percuma Far. Hampir semua dokter diseluruh dunia, yang gue datengin buat nyembuhin penyakit gue ini. Tapi itu hanya sia-sia , itu alasan kenapa gue pergi dulu. Gue cuma gak mau, Chris lihat sisi lemah gue Far. Gue gak mau"kata Rasya, yang sudah menangis. Menatap sendu wajah Fara.
"kenapa lo gak jujur rasya? Apa lo gak nyadar, lo udah bohongin Chris. Dan lo yang buat Chris benci sama lo"kata Fara
"gue cuma gak mau, kalau Chris tau tentang penyakit gue. Dia cuma akan terbebani, dengan gue yang penyakitan Far"kata Rasya, merasa dirinya tidak berguna.
"Chris cinta sama lo. Bukan karena fisik lo Rasya. Dia cinta sama lo, karena lo pria pertama yang selalu buat Chris senyum, buat Chris bangkit dari masa lalunya yang buruk itu. Lo yang selalu suport Chris sejak kecil, dan dengan gampangnga lo bohongin Chris. Apa lo gak nyadar? Lo udah terlalu nyakitin Chris"kata Fara. Menatap Rasya.
"gue tau, gue udah terlalu nyakitin Chris. Tapi gue juga gak mau, kalau Chris tau tentang penyakit gue"kata Rasya, mengacak rambutnya frustasi.
"dan untuk apa lo balik? Kalau lo gak mau Chris tau tentang penyakit lo hah? Lo mau kasih dia harapan, dan lo pergi buat selamanya nanti. Lo brengsek Rasya brengsek hiks hiks"teriak Fara dan tangisannya mulai pecah.
"gue cuma mau disisa hidup gue ini, gue bisa habisin hari-hari itu bareng orang yang gue cintain Far. Gue mohon bantu gue. Ini permintaan terakhir gue"kata Rasya menatap Fara.
"apa lo gak mikir kedepannya Rasya? Mungkin beberapa hari kedepan, Chris bakal bahagia karena ada lo. Tapi setelah itu, gimana nasib Chris? Apa lo mau bunuh Chris, dengan cara buat dia sakit karena kehilangan lo buat selamanya"kata Fara, terisak dihapan Rasya.
"gue, cuma mau ngehabisin waktu lebih lama lagi sama Chris, Far. Gue mau, buat sisa hidup gue berarti buat Chris. Cuma itu mau gue, gue mohon bantuin gue Far. Gue mohon"kata Rasya, memohon pada Rasya.
Fara merasa kasihan, melihat Rasya yang seperti. Benar-benar putus asa.
Tapi disisi lain, Fara juga kasihan dengan nasib sahabatnya itu. Fara tidak bisa membayangkan, bagaimana nasib Christy nanti.
"gue, bakal bantuin lo. Tapi gue gak janji soal chris, yang bakal tau penyakit lo ini"kata Fara
"maksud lo apa Far?"tanya Rasya bingung.
"lo lupa? Kalau Chris punya keahlian membaca batin seseorang. Gue harap kalau didepan Chris, lo hilangin semua fikiran lo tentang penyakit itu. Jangan buat Chris berhasil nembus batin lo"kata Fara
"makasih Far. Ada satu lagi permintaan gue, apa lo bisa bantuin gue?"tanya Rasya.
"bilang ajah, selagi gue bisa bantu. Pasti gur bantu"kata Fara
"bantu gue, ketemu sama cowok yang sekarang jadi pacar Chris"kata Rasya
"maksud lo, Michel? Lo gila hah, mana mungkin Michel mau nemuin lo. Sekarang ajah,dia was was kalau sampai lo muncul depan Chris"kata Fara, mengingat possesivenya Michel akhir-akhir ini
"gue mau ngobrolin sesuatu ke dia. Ini soal Chris, tenang ajah gue gak bakal rusak hubungan mereka"kata Rasya.
"gue usahain Rasya, lo tunggu besok sore di cafe dekat RD hospital. Jam 5 sore, gue bakal ngajakin Michel kesana"kata Fara.
"makasih Far udah mau bantuin gue"kata Rasya
"lo cowok yang dicintain sama sahabat gue, dan tugas gue hanya buat lo bahagia. Begitu juga Chris"kata Fara, menepuk pundak Rasya. Lalu ergi meninggalkan Rasya sendiri didanau
Sekarang, hanya tinggal Rasya disana. rasya melihat kedanau, yang dihiasi lampu-lampu kecil.
Danau itu, adalah tempat dimana dia dan Christy selalu menghabiskan waktu bersama. Rasya menatap keatas langit, melihat indahnya bintang. Rasya menampilkan senyum manisnya.
"apa gue bisa, lihat bintang bintang itu lagi nanti? Gue pengen hidup bahagia, sama orang yang gue cintain. Tapi kenapa, takdir melarang itu semua. Hanya 1 bulan waktu yang tersisa, apa waktu itu cukup untuk membuat selembar kebahagiaan bersamanya? Tuhanku mohon, beri aku kesempatan bahagia walau hanya sebentar. Bersama gadis yang aku cintai"kata Rasya, lalu air matanya terjatuh. Danau dan langit menjadi saksi rapuhnya hatu Rasya.
masih mengikuti moga
sampai akhir makin menarik
ini sih bukan di indo ini mah diluar Thor 😁😁😁... lanjuuuuttt thoorrr