NovelToon NovelToon
Sang Pewaris Tersembunyi

Sang Pewaris Tersembunyi

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Konglomerat berpura-pura miskin / Kebangkitan pecundang
Popularitas:28.1k
Nilai: 5
Nama Author: Moms TZ

Darrel melepaskan gemerlap kemewahan keluarganya dan memilih hidup sederhana demi wanita yang mencintainya. Namun, pengorbanannya berbuah pahit: sang istri justru meninggalkannya, karena tak tahan dengan kerasnya kehidupan pasca kemewahan.

Terpuruk dan seorang diri, Darrel harus menghadapi kenyataan pahit membesarkan kedua anak kembarnya. Akankah dia menyerah pada keadaan dan kembali pada kehidupan lamanya yang penuh kemudahan? Atau justru bangkit, menemukan kekuatan tersembunyi dalam dirinya, dan membuktikan bahwa dia mampu bangkit dan menemukan cinta sejati?

Kisah perjuangan seorang ayah yang terkhianati, demi masa depan kedua buah hatinya.

Temukan kisah mereka hanya di sini:

"Sang Pewaris Tersembunyi" karya Moms TZ, bukan yang lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Awal baru yang penuh harapan

Pagi hari yang cerah, matahari memancarkan sinarnya dengan lembut. Angin semilir berembus menerpa wajah Darrel di balik helmnya beserta kedua anaknya. Dia memacu sepeda motor meticnya menyusuri jalanan menuju suatu tempat.

"Papa, kita mau ke mana, sih?" tanya Zoey seraya menoleh ke belakang menatap sang ayah.

"Nanti Zoey akan tahu setelah kita tiba di sana," jawab Darrel.

Sedangkan Zayn dia hanya diam duduk di belakang dengan tubuhnya terikat selendang di pinggang Darrel. Sepertinya anak itu masih mengantuk dan menyandarkan kepalanya di punggung Darrel.

Semalam setelah melihat sepeda motor roda tiga lantas terbersit dalam benak Darrel untuk membeli sepeda motor tersebut. Dia mencari-cari di internet barangkali ada yang menjual second, dan mendapatkannya. Maka, pagi harinya dia pun mendatangi tempat tersebut. Dengan sepeda motor itu, nantinya akan disekat menjadi dua bagian. Yang bagian dalam untuk anak-anak tidur dan bagian luar untuk memajang barang dagangannya.

Sesampainya di sebuah bengkel sederhana dengan beberapa motor bekas berjajar, Darrel menghentikan motornya lantas menurunkan anak-anak.

"Ini tempatnya, Zoey," kata Darrel sambil menggandeng tangan putrinya.

Zoey mengamati sekeliling dengan rasa ingin tahu. "Papa mau beli motor di sini?" tanyanya.

Darrel mengangguk. "Iya, Sayang. Papa mau beli motor yang bisa buat kita berjualan kopi."

Seorang pria paruh baya dengan pakaian overall kotor menghampiri mereka. "Cari motor apa, Mas?" tanyanya ramah.

"Saya mau lihat motor roda tiga yang saya hubungi semalam, Pak," jawab Darrel.

"Oh, yang itu. Sebentar ya, Mas," kata pria itu lalu berbalik masuk ke dalam bengkel. Tak lama kemudian, ia keluar sambil mendorong sebuah motor roda tiga yang tampak sedikit berkarat.

"Ini motornya, Mas. Lumayan lah kondisinya," kata pria itu sambil menunjuk motor tersebut.

Darrel mendekat dan mengamati motor itu dengan seksama. Catnya sudah pudar dan ada beberapa bagian yang penyok. Tapi secara keseluruhan, motor itu masih terlihat kokoh.

"Bisa dicoba, Pak?" tanya Darrel.

"Silakan, Mas," jawab pria itu.

Darrel naik ke atas motor dan mencoba menyalakannya. Mesin motor meraung keras, tetapi kemudian menyala dengan lancar. Darrel mencoba menjalankan motor itu di halaman bengkel. Motor pun bisa berjalan dengan baik, meskipun agak berisik dan sedikit oleng.

"Gimana, Mas? Cocok?" tanya pemilik bengkel.

Darrel turun dari motor dan menggaruk-garuk kepalanya. "Lumayan, Pak. Tapi ini perlu banyak perbaikan juga ya," ujarnya.

"Ya namanya juga motor second, Mas. Tapi mesinnya masih bagus, kok," jawab pemilik bengkel.

Darrel dan pemilik bengkel saling tawar-menawar harga selama beberapa menit. Setelah tawar-menawar harga akhirnya, mereka mencapai kesepakatan harga.

"Oke deh, Pak. Deal di harga segitu," kata Darrel sambil menyebutkan nominal harga yang dia tawarkan. Harga yang ditawarkan pemilik bengkel memang masih di atas budgetnya, tetapi dia sangat membutuhkan motor itu untuk berjualan.

Pemilik bengkel tersenyum lebar. "Siap, Mas. Langsung diurus surat-suratnya?"

Setelah mengurus surat-surat dan membayar motor tersebut, Darrel membawa motor roda tiga itu pulang. Sementara motornya sendiri dia meminta tolong pada salah seorang karyawan bengkel untuk mengantarnya ke rumah. Zoey dan Zayn tampak antusias dengan motor baru mereka.

Sesampainya di rumah, Darrel memarkirkan motor itu di depan rumah. Dia kemudian mengajak kedua anaknya masuk ke dalam rumah.

"Zoey, Papa mau perbaiki motor, ya. Kalian bermain dulu," kata Darrel.

"Iya, Papa," sahut Zayn dan Zoey serentak.

Darrel mulai memeriksa motor roda tiga itu dengan teliti, serta membersihkan bagian-bagian yang kotor dan berkarat. Kemudian dia mulai merencanakan desain untuk bagian belakang motor yang akan digunakan untuk berjualan kopi.

"Harus aku menjadikan motor ini senyaman dan seaman mungkin untuk anak-anak," gumamnya sambil mengencangkan baut. Dia membayangkan bagaimana dirinya akan berjualan kopi dengan motor ini, berkeliling dari satu tempat ke tempat lain. Dia juga membayangkan bagaimana anak-anaknya akan merasa nyaman bermain ataupun tidur di bagian belakang motor tersebut.

Akhirnya setelah beberapa lama, Darrel selesai memeriksa dan membersihkan motor roda tiga itu. Motor itu kini tampak lebih bersih serta terawat. Mesinnya juga terdengar lebih halus.

"Selesai!" seru Darrel sambil mengusap keringat di dahinya. Dia memandangi motor itu dengan bangga. "Sekarang tinggal tata interior seadanya."

Darrel masuk ke dalam rumah dan mengambil beberapa kain bekas juga tali. Dia tidak punya cukup uang untuk membeli bahan-bahan baru. Ia harus memanfaatkan apa yang ada.

Dia membentangkan kain-kain itu di bagian belakang motor, membuat semacam tenda kecil yang melindungi anak-anak dari panas matahari dan angin. Lalu mengikat kain-kain itu dengan tali agar tidak mudah lepas.

"Yang penting anak-anak nyaman," gumamnya sambil merapikan kain-kain itu. Ini bukan solusi yang ideal, tetapi setidaknya akan lebih baik dan tertutup.

Untuk tempat tidur anak-anak, Darrel menggunakan kasur busa bekas yang sudah tak terpakai juga bantal dan guling kemudian menatanya dengan rapi untuk kenyamanan anak-anaknya.

"Lumayanlah buat tidur siang," katanya sambil tersenyum.

Di bagian depan motor, Darrel memasang sebuah papan kecil bertuliskan "Kopi Enak Harga Merakyat". Ia menulisnya dengan spidol di atas selembar karton bekas.

"Sederhana tapi menarik," katanya sambil tersenyum.

Untuk perlengkapan jualannya, Darrel kemudian pergi sebentar ke sebuah toko perabotan yang tidak jauh dari rumahnya. Dia mengambil termos air panas dan termos es, toples air dispenser. Ada juga beberapa gelas plastik dan kertas serta sendok plastik juga sedotan. Setelah membayar Darrel lantas pergi ke toko agen sembako agar mendapatkan harga yang lebih murah. Ada kopi sachet berbagai rasa, minuman sachet, gula, juga susu sachet. Di rasa cukup dia pun langsung membayarnya dan kembali pulang ke rumah.

"Ini modal awal," katanya sambil menatap termos dan gelas-gelas itu. "In syaa Allah cukup."

"Papa darimana?" tanya Zayn ketika Darrel tiba di rumah.

"Papa dari membeli ini," kata Darrel sambil menunjuk barang-barang yang baru dibelinya.

Zoey dan Zayn lantas menghampiri Darrel dan ikut membantu membawa barang-barang tersebut ke dalam rumah.

"Papa, memangnya kita mau jualan?" tanya Zayn.

"Kita akan jualan kopi, Sayang," jawab Darrel. "Kalian mau bantu Papa, kan?"

"Mau!" seru Zoey dan Zayn semangat.

"Besok kita mulai jualannya, ya," kata Darrel sambil menatap kedua anaknya dengan penuh haru.

"Asyiiiik!" seru Zoey dan Zayn kegirangan lalu keduanya memeluk Darrel erat-erat.

Malam harinya, Darrel tidak bisa tidur dengan nyenyak. Dia terus memikirkan tentang rencana jualannya besok dan berharap jualannya laris agar bisa mendapatkan uang yang cukup untuk menghidupi anak-anaknya. Dia juga berharap motor roda tiganya bisa menjadi berkah bagi keluarganya.

"Semoga besok lancar, aamiin," gumamnya penuh harap.

1
Tiara Bella
temen lama palingan ya....
Leddy Sohar
Wah jadi bikin penasaran
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: stay tune terus ya🤭
total 1 replies
Esther Lestari
Papa Vira dan papa Darrel jangan2 sahabat lama
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: mungkin
total 1 replies
Nar Sih
jgn ,,papi baim dan papa nya vira teman lama atau teman bisnis wah ..seruu momz👍🥰
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: biar nitijen senang🤭
total 1 replies
Hendra Yana
lanjut momz
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: siap.,...
total 1 replies
Sunaryati
Mereka mungkin teman atau Mitra bisnis, yang pasti mereka lega dan suka berbesanan. Author karena hujan punya banyak gantungan ya.
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: bener bgt, mak. gak kering² tuh mpe dirubung rengit🤭🤣🤣🤣
total 1 replies
Patrick Khan
ahhh kenal kah. ato gimana ni..deg deg kan😑😑😑
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: tunggu aja besok, ibu gak up lagi
total 1 replies
Esther Lestari
semoga papi mami mu merestui pilihanmu Darrel.
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: aamiin
total 1 replies
Esther Lestari
Kejutan Darrel yang membuat Vira bener2 terkejut.
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: lha iyo
total 1 replies
ora
Jangan bilang mereka sudah saling kenal. Semoga saja saling mengenal dengan baik. Jadi, bertambah kebahagiannya mereka ....
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: semoga aja, sesuai keinginan nitijen🤭
total 1 replies
Sunaryati
Emak harapkan Mama Mia dan Papa Baim merestui
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: aamiin
total 1 replies
Sunaryati
Papa Barra nanti juga akan dapat kejutan siapa yang akan jadi besannya
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huummmm
total 1 replies
Sunaryati
Papa Barra nanti juga akan dapat kejutan siapa yang akan jadi besannya
Sunaryati
Kasihan Vira kena prank duren. Author bisa nih, buat emak geram👍
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Sunaryati
Langsung lamar Viranya Bang Darrel
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huummm
total 1 replies
Sunaryati
Emak berharap Vira berjodoh dengan Darrel dan mereka hidup rukun dibalut kebahagiaan bisa berkumpul kembali dengan orang tua Nak Darrel
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: aamiin mak
total 1 replies
Sunaryati
Duren yang sedang kena panah asmara gadis tomboi, semoga mulus melebihi jalan tol
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: bebas hambatan
total 1 replies
Sunaryati
Semoga jika mereka serius menjalani hubungan antara pria dan wanita dewasa orang tua Vira merestui
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: aamiin
total 1 replies
Sunaryati
Sudah ada kode Nak Darrel tapi jangan terburu-buru, pdkt dulu, anak- anak sudah kasih lampu hijau
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huummm
total 1 replies
Sunaryati
Sudah ada kode Nak Darrel tapi jangan terburu-buru, pdkt dulu, anak- anak sudah kasih lampu hijau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!