NovelToon NovelToon
Sang Pewaris Tersembunyi

Sang Pewaris Tersembunyi

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Konglomerat berpura-pura miskin / Kebangkitan pecundang / Tamat
Popularitas:64.2k
Nilai: 5
Nama Author: Moms TZ

Darrel melepaskan gemerlap kemewahan keluarganya dan memilih hidup sederhana demi wanita yang mencintainya. Namun, pengorbanannya berbuah pahit: sang istri justru meninggalkannya, karena tak tahan dengan kerasnya kehidupan pasca kemewahan.

Terpuruk dan seorang diri, Darrel harus menghadapi kenyataan pahit membesarkan kedua anak kembarnya. Akankah dia menyerah pada keadaan dan kembali pada kehidupan lamanya yang penuh kemudahan? Atau justru bangkit, menemukan kekuatan tersembunyi dalam dirinya, dan membuktikan bahwa dia mampu bangkit dan menemukan cinta sejati?

Kisah perjuangan seorang ayah yang terkhianati, demi masa depan kedua buah hatinya.

Temukan kisah mereka hanya di sini:

"Sang Pewaris Tersembunyi" karya Moms TZ, bukan yang lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Awal baru yang penuh harapan

Pagi hari yang cerah, matahari memancarkan sinarnya dengan lembut. Angin semilir berembus menerpa wajah Darrel di balik helmnya beserta kedua anaknya. Dia memacu sepeda motor meticnya menyusuri jalanan menuju suatu tempat.

"Papa, kita mau ke mana, sih?" tanya Zoey seraya menoleh ke belakang menatap sang ayah.

"Nanti Zoey akan tahu setelah kita tiba di sana," jawab Darrel.

Sedangkan Zayn dia hanya diam duduk di belakang dengan tubuhnya terikat selendang di pinggang Darrel. Sepertinya anak itu masih mengantuk dan menyandarkan kepalanya di punggung Darrel.

Semalam setelah melihat sepeda motor roda tiga lantas terbersit dalam benak Darrel untuk membeli sepeda motor tersebut. Dia mencari-cari di internet barangkali ada yang menjual second, dan mendapatkannya. Maka, pagi harinya dia pun mendatangi tempat tersebut. Dengan sepeda motor itu, nantinya akan disekat menjadi dua bagian. Yang bagian dalam untuk anak-anak tidur dan bagian luar untuk memajang barang dagangannya.

Sesampainya di sebuah bengkel sederhana dengan beberapa motor bekas berjajar, Darrel menghentikan motornya lantas menurunkan anak-anak.

"Ini tempatnya, Zoey," kata Darrel sambil menggandeng tangan putrinya.

Zoey mengamati sekeliling dengan rasa ingin tahu. "Papa mau beli motor di sini?" tanyanya.

Darrel mengangguk. "Iya, Sayang. Papa mau beli motor yang bisa buat kita berjualan kopi."

Seorang pria paruh baya dengan pakaian overall kotor menghampiri mereka. "Cari motor apa, Mas?" tanyanya ramah.

"Saya mau lihat motor roda tiga yang saya hubungi semalam, Pak," jawab Darrel.

"Oh, yang itu. Sebentar ya, Mas," kata pria itu lalu berbalik masuk ke dalam bengkel. Tak lama kemudian, ia keluar sambil mendorong sebuah motor roda tiga yang tampak sedikit berkarat.

"Ini motornya, Mas. Lumayan lah kondisinya," kata pria itu sambil menunjuk motor tersebut.

Darrel mendekat dan mengamati motor itu dengan seksama. Catnya sudah pudar dan ada beberapa bagian yang penyok. Tapi secara keseluruhan, motor itu masih terlihat kokoh.

"Bisa dicoba, Pak?" tanya Darrel.

"Silakan, Mas," jawab pria itu.

Darrel naik ke atas motor dan mencoba menyalakannya. Mesin motor meraung keras, tetapi kemudian menyala dengan lancar. Darrel mencoba menjalankan motor itu di halaman bengkel. Motor pun bisa berjalan dengan baik, meskipun agak berisik dan sedikit oleng.

"Gimana, Mas? Cocok?" tanya pemilik bengkel.

Darrel turun dari motor dan menggaruk-garuk kepalanya. "Lumayan, Pak. Tapi ini perlu banyak perbaikan juga ya," ujarnya.

"Ya namanya juga motor second, Mas. Tapi mesinnya masih bagus, kok," jawab pemilik bengkel.

Darrel dan pemilik bengkel saling tawar-menawar harga selama beberapa menit. Setelah tawar-menawar harga akhirnya, mereka mencapai kesepakatan harga.

"Oke deh, Pak. Deal di harga segitu," kata Darrel sambil menyebutkan nominal harga yang dia tawarkan. Harga yang ditawarkan pemilik bengkel memang masih di atas budgetnya, tetapi dia sangat membutuhkan motor itu untuk berjualan.

Pemilik bengkel tersenyum lebar. "Siap, Mas. Langsung diurus surat-suratnya?"

Setelah mengurus surat-surat dan membayar motor tersebut, Darrel membawa motor roda tiga itu pulang. Sementara motornya sendiri dia meminta tolong pada salah seorang karyawan bengkel untuk mengantarnya ke rumah. Zoey dan Zayn tampak antusias dengan motor baru mereka.

Sesampainya di rumah, Darrel memarkirkan motor itu di depan rumah. Dia kemudian mengajak kedua anaknya masuk ke dalam rumah.

"Zoey, Papa mau perbaiki motor, ya. Kalian bermain dulu," kata Darrel.

"Iya, Papa," sahut Zayn dan Zoey serentak.

Darrel mulai memeriksa motor roda tiga itu dengan teliti, serta membersihkan bagian-bagian yang kotor dan berkarat. Kemudian dia mulai merencanakan desain untuk bagian belakang motor yang akan digunakan untuk berjualan kopi.

"Harus aku menjadikan motor ini senyaman dan seaman mungkin untuk anak-anak," gumamnya sambil mengencangkan baut. Dia membayangkan bagaimana dirinya akan berjualan kopi dengan motor ini, berkeliling dari satu tempat ke tempat lain. Dia juga membayangkan bagaimana anak-anaknya akan merasa nyaman bermain ataupun tidur di bagian belakang motor tersebut.

Akhirnya setelah beberapa lama, Darrel selesai memeriksa dan membersihkan motor roda tiga itu. Motor itu kini tampak lebih bersih serta terawat. Mesinnya juga terdengar lebih halus.

"Selesai!" seru Darrel sambil mengusap keringat di dahinya. Dia memandangi motor itu dengan bangga. "Sekarang tinggal tata interior seadanya."

Darrel masuk ke dalam rumah dan mengambil beberapa kain bekas juga tali. Dia tidak punya cukup uang untuk membeli bahan-bahan baru. Ia harus memanfaatkan apa yang ada.

Dia membentangkan kain-kain itu di bagian belakang motor, membuat semacam tenda kecil yang melindungi anak-anak dari panas matahari dan angin. Lalu mengikat kain-kain itu dengan tali agar tidak mudah lepas.

"Yang penting anak-anak nyaman," gumamnya sambil merapikan kain-kain itu. Ini bukan solusi yang ideal, tetapi setidaknya akan lebih baik dan tertutup.

Untuk tempat tidur anak-anak, Darrel menggunakan kasur busa bekas yang sudah tak terpakai juga bantal dan guling kemudian menatanya dengan rapi untuk kenyamanan anak-anaknya.

"Lumayanlah buat tidur siang," katanya sambil tersenyum.

Di bagian depan motor, Darrel memasang sebuah papan kecil bertuliskan "Kopi Enak Harga Merakyat". Ia menulisnya dengan spidol di atas selembar karton bekas.

"Sederhana tapi menarik," katanya sambil tersenyum.

Untuk perlengkapan jualannya, Darrel kemudian pergi sebentar ke sebuah toko perabotan yang tidak jauh dari rumahnya. Dia mengambil termos air panas dan termos es, toples air dispenser. Ada juga beberapa gelas plastik dan kertas serta sendok plastik juga sedotan. Setelah membayar Darrel lantas pergi ke toko agen sembako agar mendapatkan harga yang lebih murah. Ada kopi sachet berbagai rasa, minuman sachet, gula, juga susu sachet. Di rasa cukup dia pun langsung membayarnya dan kembali pulang ke rumah.

"Ini modal awal," katanya sambil menatap termos dan gelas-gelas itu. "In syaa Allah cukup."

"Papa darimana?" tanya Zayn ketika Darrel tiba di rumah.

"Papa dari membeli ini," kata Darrel sambil menunjuk barang-barang yang baru dibelinya.

Zoey dan Zayn lantas menghampiri Darrel dan ikut membantu membawa barang-barang tersebut ke dalam rumah.

"Papa, memangnya kita mau jualan?" tanya Zayn.

"Kita akan jualan kopi, Sayang," jawab Darrel. "Kalian mau bantu Papa, kan?"

"Mau!" seru Zoey dan Zayn semangat.

"Besok kita mulai jualannya, ya," kata Darrel sambil menatap kedua anaknya dengan penuh haru.

"Asyiiiik!" seru Zoey dan Zayn kegirangan lalu keduanya memeluk Darrel erat-erat.

Malam harinya, Darrel tidak bisa tidur dengan nyenyak. Dia terus memikirkan tentang rencana jualannya besok dan berharap jualannya laris agar bisa mendapatkan uang yang cukup untuk menghidupi anak-anaknya. Dia juga berharap motor roda tiganya bisa menjadi berkah bagi keluarganya.

"Semoga besok lancar, aamiin," gumamnya penuh harap.

1
bibuk Hannan & Afnan
klaim apa klien
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: astaga typo/Sob//Sob//Sob/
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
knp tdk dititipkan saja ke Oma opa nya pasti mereka sangat senang bang rel
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
daniel dong say
bibuk Hannan & Afnan
si gadis yg marah² ke bang rel karena hampir menabrak si kembar kah itu?
bibuk Hannan & Afnan
hilal the real jodoh sejatinya bang rel selanjutnya nih kayaknya
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
teriakanmu bikin aku nyesek banget zoey 🥺🥺🥺 pdhl cuma baca aja tp tetep bikin mewek 😭😭
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🥹🥹🥹🥹🥹
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
penyesalan akan mendatangimu kelak dan anak kembarmu akan sangat membencimu nancy karena tdk diakuinya
bibuk Hannan & Afnan
ya ampun Abang Darrel sebegitu beneran mandirinya sampe anak²mu gak kenal dgn kakek neneknya, itu si namanya sama ky mutusin silaturahmi bang rel
bibuk Hannan & Afnan
adiknya Darrel kah itu yg borong gorengan
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: mungkin🤭
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
bawa ke bengkel bang Darren kembaran mu dimodifikasi bang rel biar makin keren
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 3 replies
bibuk Hannan & Afnan
kenapa gak mobil aja bang rel atau klo gak buka warkop mini disekitar tempat tinggal mu bang rel
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huumm
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
semangat bang rel💪,
bibuk Hannan & Afnan
hidup realistis aja dua duanya penting bang rel, cinta tanpa harta yaa susah melarat toh, begitu juga sebaliknya harta ada tanpa cinta yaa hampa bang rel, keduanya harus berjalan selaras seimbang bang rel,
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: hoohhh
total 3 replies
bibuk Hannan & Afnan
brti ini nancy yg sama yg disukai kembaran Darrel yaitu Darren tp memilih Darrel karena saat itu Darren hanya mengaku sebagai seorang montir biasa ya thor,
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: huumm
total 1 replies
bibuk Hannan & Afnan
Darrel anaknya kembar ya mom,
bibuk Hannan & Afnan: waaahhh keren, ky tetanggaku dia kembar yg adiknya lgsg punya anak kembar sejodoh maksudnya cewek cowok, klo pas lg berkunjung ke ortunya Tetang ku lucu gemesh
total 2 replies
Amyy Amyy
/Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: terimakasih bintang 5 nya 🫰🫶
total 1 replies
ora
Sokor. Enggak kasihan sih aku🤭😁😁✌
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😱🫣🤭🤭🫣
total 1 replies
ora
Buka tuh kuping lebar-lebar ....
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: gimana bukanya lebar lebar🤭
total 1 replies
ora
Udah dibaikin, ngelunjak kan😒😒😒
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: nah itu
total 1 replies
ora
Iya, seharusnya kamu yang disana, kalau aja kamu enggak egois😒
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: lha iyo
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!