NovelToon NovelToon
Janda Desa Kesayangan Presdir

Janda Desa Kesayangan Presdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Janda / Slice of Life / Romansa pedesaan
Popularitas:51.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Lastri menjadi janda paling dibicarakan di desa setelah membongkar aib suaminya, seorang Kepala Desa ke internet.

Kejujurannya membuatnya diceraikan dan dikucilkan, namun ia memilih tetap tinggal, mengolah ladang milik orang tuanya dengan kepala tegak.

Kehadiran Malvin, pria pendiam yang sering datang ke desa perlahan mengubah hidup Lastri. Tak banyak yang tahu, Malvin adalah seorang Presiden Direktur perusahaan besar yang sedang menyamar untuk proyek desa.

Di antara hamparan sawah, dan gosip warga, tumbuh perasaan yang pelan tapi dalam. Tentang perempuan yang dilukai, dan pria yang jatuh cinta pada ketegaran sang janda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter³³ — Tak Kenal Maka Tak Sayang.

Keesokan harinya, tanpa tahu calon mertuanya sedang menuju desa, Lastri berangkat ke kantor polisi bersama Pak Rendra. Tentu saja, Malvin ikut mendampingi.

Agenda mereka jelas, pemeriksaan saksi-saksi dan penyerahan bukti, agar kasus Surya dan Hadi segera ditindaklanjuti serta diproses secara adil.

Malvin bahkan menegaskan satu hal pada Rendra.

“Pastikan nggak ada celah, jangan sampai ada pihak yang mengintervensi hukum demi menyelamatkan Hadi.”

Semua orang paham, politisi seperti Hadi selalu punya tameng. Selalu ada tangan yang siap melindungi.

Namun Malvin juga paham satu hal. Kalau Hadi ingin lolos… maka pria itu harus dibuat tidak punya ruang untuk bernapas. Dan Malvin memastikan, Hadi akan benar-benar terpojok.

Siang itu Polsek mendadak terasa berbeda. Lebih ramai dan lebih tegang. Lastri baru menyadarinya ketika ia melangkah masuk bersama Rendra dan Malvin.

Biasanya, Polsek desa itu seperti biasa saja. Ada petugas yang santai, ada yang ngobrol, ada yang sekadar menatap kosong.

Tapi hari ini?

Semua berdiri lebih tegak.

Semua lebih sopan.

Dan semua terlihat… takut. Karena fakta bahwa dua nama besar sudah jatuh—Surya dan Pak Hadi. Dan sekarang, semua orang menunggu siapa yang akan ikut terseret.

Rendra duduk di depan meja penyidik, menaruh map besar. “Ini bukti tambahan dan kronologi yang sudah kami rapikan.”

Penyidik mengangguk cepat.

“Pak Rendra… kami sudah terima. Untuk status, Pak Hadi sudah resmi ditahan.”

Lastri menahan napas. Walau ia sudah tahu… mendengar itu tetap membuat dadanya sesak.

Namun Malvin menatap penyidik dengan wajah dingin. “Penahanan bukan akhir.”

Penyidik mengangguk pelan. “Saya paham, Tuan.”

Rendra menyela dengan nada tenang, tapi tajam. “Sekarang saya mau pastikan, tidak ada upaya penangguhan.”

Penyidik terdiam sejenak.

Lalu ia berkata pelan, “Sudah ada yang mencoba.”

Lastri langsung menoleh.

“Siapa?” tanya Malvin.

Penyidik mengusap kening. “Orang, dari—“

Malvin menyandarkan tubuhnya. “Dari partai?”

Penyidik mengangguk.

Rendra langsung menatap Malvin. “Ini yang saya bilang, mereka pasti akan gerak cepat.”

Lastri menggenggam ujung kerudungnya, jantungnya berdetak lebih cepat. Karena ia tahu. Di negeri ini, meski sudah di tangkap... namun penjahat tidak selalu kalah. Terkadang, penjahat hanya pindah tempat bermain.

Namun Malvin menepuk punggung tangan Lastri pelan. “Tenanglah, jangan khawatir.“

Lalu Malvin menatap penyidik. “Kalau ada yang berani bermain belakang, sebutkan saja namanya.”

Penyidik menelan ludah.

“Belum jelas, Tuan. Tapi mereka minta… kasusnya ditarik ke atas.”

Rendra mengangguk. “Bagus.”

Penyidik menatap Rendra bingung. “Bagus, Pak?”

Rendra tersenyum tipis.

“Karena kalau ditarik ke atas, semakin banyak mata yang melihat... semakin susah mereka menghilangkan bukti.”

Malvin menatap Rendra. “Setuju.”

Setelah istirahat sebentar, Lastri masuk ke ruangan pemeriksaan lagi. Namun kali ini… ia tidak gemetar. Ia duduk tegak, dan bicara sangat jelas.

Dan ketika penyidik bertanya, “Bu Lastri… apakah ibu takut jika nanti ada ancaman lagi?”

Lastri menatap penuh keyakinan. “Tidak.”

Penyidik terdiam.

Rendra yang duduk di sudut ruangan menatap Lastri, lalu mengangguk pelan. Malvin yang berdiri di belakang, tidak banyak bicara. Tapi Lastri sangat paham, kalau hari ini ia bisa berdiri setegak ini… itu karena ada andil dari kekasihnya.

Selesai pemeriksaan, mereka keluar. Di luar Polsek, beberapa warga sudah berkumpul. Ada dua pria memakai kemeja rapi, memegang ponsel, tampak sibuk mengetik.

Rendra langsung berhenti.

Malvin menyipit. “Mereka wartawan.”

Lastri langsung refleks mundur setengah langkah, namun Rendra mengangkat tangan. “Jangan panik, Bu.”

Salah satu wartawan mendekat, sopan.

“Pak… apakah benar Pak Hadi ditahan terkait kasus pemaksaan dan pengancaman saksi?”

Rendra menatapnya. “Benar.”

“Apakah benar juga, ada dugaan bayi dari seorang perempuan bernama Sinta… adalah anak biologis Pak Hadi?” tanya Wartawan itu lanjut.

Malvin langsung maju satu langkah, tapi Rendra menahan.

Rendra menjawab tegas. “Itu sedang dalam proses pembuktian. Kami tidak bicara asumsi, kami bicara bukti.”

Wartawan itu mengangguk cepat.

Lalu bertanya lagi, “Apa Bu Lastri korban langsung?”

Lastri menatap kamera wartawan yang diarahkan padanya, ia sebenarnya risih. Namun ia mencoba lebih berani lalu mengangguk perlahan.

“Saya hanya korban dari pernikahan siri. Saat masih berstatus suami saya, mantan suami saya menikah siri diam-diam... tanpa sepengetahuan saya.”

Ia berhenti sejenak, lalu melanjutkan dengan nada tetap stabil. “Kasus ini memang cukup rumit. Karena ada indikasi… istri siri mantan suami saya itu adalah simpanan Pak Hadi, Paman dari mantan suami.”

Lastri menatap lurus. “Saya belum bisa bicara banyak untuk saat ini, karena prosesnya masih berjalan.”

Wartawan itu terdiam, warga desa yang mendengar langsung heboh. Nama Hadi... benar-benar hancur.

Sementara di ujung jalan desa, mobil hitam mengkilap masuk perlahan, mobil itu terlalu mewah untuk jalanan sempit dan berlubang. Di dalamnya duduk seorang wanita. Rambutnya rapi, pakaiannya elegan. Wajahnya cantik, tapi dingin. Matanya tajam—Mama Wina.

Di belakangnya, Alya dan Kalvin duduk dengan gelisah.

“Ma… kita beneran mau ketemu teh Lastri?” bisik Alya.

Mama Wina tidak menoleh. “Dia janda.”

Kalvin menelan ludah. “Ma, teh Lastri itu… korban dari mantan suaminya.”

Mama Wina tertawa kecil. “Korban? Semua perempuan bisa jadi korban... kalau pintar memainkan cerita.”

Kalvin langsung menegang, ia menatap ibunya. Ia merasa... ibunya benar-benar kejam.

“Mama ajak kalian supaya kalian bisa menilai ulang sifat perempuan janda itu,” kata Mama Wina dingin. “Kalian baru kenal sebentar, wajar kalau kalian masih mengira dia baik.”

Alya langsung menyahut, wajahnya tegas. “Mah, ada peribahasa… tak kenal maka tak sayang. Alya sayang Teh Lastri karena Alya udah kenal sifatnya.” Alya menatap ibunya tanpa gentar. “Teh Lastri beneran baik, Mah.”

Mama Wina hendak membalas.

Namun tiba-tiba, matanya membelalak.

Matanya menyipit, menatap seseorang yang duduk di pinggir jalan—wajahnya kusut, bajunya berantakan, rambutnya acak-acakan. Sekilas… seperti pengemis.

Tapi Mama Wina merasa pernah melihat wajah itu. Detik berikutnya, ia membeku.

“Fahira!” teriak Mama Wina, suaranya pecah karena kaget.

1
Shee_👚
wow dia ngikutin jejak arsen yang pura-pura hilang ingatan 🤭
anita
jodohmu alyaa
Fia Ayu
Eeeeaaaaa,,,,, dan benih benih cinta tanpa di sadari telah tumbuh🤭
Tiara Bella
bener Alya lupa ingatan .... mudah² Vina berpihak sm Arsen ya
Eka Haslinda
tanya sama Arsen tentang apa saja yg telah dikerjakan Alya.. Arsen kan tau semuanya
Shee_👚
jangan sampai alya hilang ingatan, pokoknya Alya harus sadar🤭
Tiara Bella
semoga Alya gk hilang ingatan ya....
Tiara Bella
Alya sm arsen mudah²an Selamat ya....selamat bt Lastri sm Malvin atas kehamilannya ..
Shee_👚
semoga alya dan arsen baik-baik aja
Shee_👚
nyesel revan tar kalau udah jatoh dan di tahan, karena dan berkhianat sama alya dan perusahaan
Fia Ayu
Please si alya sama arsen yg jadi ubi dulu, 😥
Rere💫: Big Hug 🤗
total 5 replies
Aidil Kenzie Zie
si Dewi hidupnya hancur tapi masih bisa sewa orang untuk menculik Lastri
Sri Yuni
saat diperiksa di RS ternyata Lastri sedang hamil
Fia Ayu
Next, konfliknya si fahira sama revan nie🤭,
Bisa2nya aku santai baca novel di tengah2 gempuran bom, 😁
Juriah Juriah: semoga slalu dalam lindungan Allah SWT ya kak fia ayu 🤲.. semangat puasanya kak💪🙏
total 11 replies
Tiara Bella
tinggal masalah Alya nh sm Revan.....
Fia Ayu
Hadeuuuh tambah beban lg aja😅
Sri Yuni
pelan² semua kebusukan akan terungkap
bukan hanya di dunia novel.. di dunia nyata pun sama, kebusukan akan menghancurkan pelakunya dan pada akhir kisah, kebenaran adalah pemenangnya ( self reminder)
Rere💫: Aamiin🤗
total 3 replies
Shee_👚
tersenyumlah sebelum senyum hilang sebentar lagi😏
Shee_👚
lah kan itu buah daru perbuatan kamu sendiri🙄
Asyatun 1
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!