NovelToon NovelToon
ISTRI GENDUT MILIK DUKE

ISTRI GENDUT MILIK DUKE

Status: tamat
Genre:Fantasi Wanita / Balas Dendam / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:597.1k
Nilai: 5
Nama Author: Archiemorarty

Semua orang tahu Lady Liora Montclair adalah aib bangsawan.

Tubuhnya gendut, reputasinya buruk, dan ia dipaksa menikahi Duke Alaric Ravens, jenderal perang paling dingin di kekaisaran, setelah adiknya menolak perjodohan itu.

Di hari pernikahan, sang Duke pergi meninggalkan resepsi. Malam pertama tak pernah terjadi.

Sejak saat itu, istana penuh bisik-bisik.

"Duke itu jijik pada istrinya karena dia gendut dan jahat."

Namun tak seorang pun tahu, wanita gendut yang mereka hina menyimpan luka, rahasia, dan martabat yang perlahan akan membuat dunia menyesal telah meremehkannya.

Dan ketika Duke Alaric akhirnya tahu kebenarannya, mereka yang dulu tertawa, hanya bisa berlutut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Archiemorarty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33. MALAM PENUH RINDU

Setelah riuh kepulangan Alaric beserta para kesatria serta jamuan yang Liora siapkan untuk semuanya, kini kediaman Duke terasa sepi.

Malam telah turun sepenuhnya ketika Liora menutup pintu kamar mandi.

Uap air masih menggantung di udara, menyelimuti kamar dengan aroma sabun herbal dan minyak bunga yang lembut. Rambut merahnya basah, jatuh di punggung dan bahu, sementara gaun tidur tipis berwarna gading membalut tubuhnya dengan sederhana, terlalu sederhana, justru itulah yang membuatnya terlihat memikat.

Liora baru saja meraih handuk kecil ketika sebuah suara pelan terdengar dari dalam kamar.

"Sudah selesai?"

Liora tersentak.

Wanita itu menoleh cepat dan mendapati Alaric berdiri di dekat jendela, punggungnya bersandar santai pada bingkai kayu gelap, lengan bersedekap, mata abu-abunya mengamatinya dengan sorot yang langsung membuat jantung Liora berdegup lebih cepat.

"Alaric?" napas Liora tertahan sesaat. "Sejak kapan kau di sini?"

"Sejak kau masuk kamar mandi," jawab Alaric ringan.

Liora mematung. "Kenapa kau tidak memberi tahu atau memanggilku?"

Senyum tipis yang terlalu Liora kenal terbit di bibir Alaric.

"Aku menikmati sensasi menunggu istriku selesai mandi. Mungkin sedikit membayangkanmu mandi," goda Alaric.

"Sejak kapan kau jadi pria mesum?" celetuk Liora seraya melipat tangan di dada.

"Sejak kau jadi istriku. Lagi pula apa salahnya mesum pada istriku sendiri, huh?" tantang Alaric.

Belum sempat Liora menjawab ...

Pintu kamar diketuk pelan, lalu terbuka sedikit. Sasa menampakkan wajahnya.

"Nyonya, aku membawakan selimut baru-" ucap Sasa namun berhenti mendadak saat melihat Duke sudah ada di dalam kamar.

"Terima kasih Sasa, taruh saja di sana," kata Liora lembut.

Sasa bergerak cepat menaruh selimut di atas tempat tidur lalu pamit segera, "Kalau begitu saya undur diri."

Tanpa menunggu jawaban, Sasa menutup pintu kembali dengan cekatan, meninggalkan keheningan yang terasa jauh lebih padat dari sebelumnya.

Liora dan Alaric kini sendirian.

Alaric melangkah mendekat, lalu duduk di sisi ranjang. Gerakannya tenang, penuh kendali, namun senyum yang terukir di wajahnya membuat Liora tahu; ini bukan ketenangan biasa.

Itu senyum berbahaya.

Liora berdiri diam, menatap suaminya tanpa berkata apa pun. Menyipitkan mata seolah berpura-pura kes atas kehadiran Alaric tiba-tiba ini.

"Kenapa kau berdiri sejauh itu?" tanya Alaric akhirnya, suaranya rendah. "Mendekatlah."

Liora ragu sesaat.

Alaric menepuk sisi ranjang dengan santai.

"Sudah cukup lima bulan aku tidak melihatmu. Jangan buat aku merasa ditolak pada malam pertama aku kembali," kata Alaric tanpa melepaskan senyum di wajah.

Nada suara Alaric bukan perintah, lebih seperti keluhan yang dibungkus godaan.

Liora menghela napas kecil, lalu melangkah mendekat.

Gaun tidur wanita itu bergerak mengikuti langkahnya, cahaya lilin memantulkan siluet tubuhnya dengan lembut.

Alaric tidak mengalihkan pandangan sedetik pun. Justru menahan napas setiap langkah Liora mendekat. Yang mana ia dapat melihat semakin jelas lekuk tubuh indah sang istri.

Begitu Liora berdiri di hadapannya, Alaric langsung meraih pergelangan tangan Liora dan menariknya ke pangkuan Alaric, tepat, tegas, namun tetap hati-hati.

Liora terkejut, namun tidak melawan. Ia justru refleks melingkarkan tangannya di bahu Alaric.

"Kasar sekali," canda Liora.

"Bukankah kau suka kalau aku kasar saat malam?" goda Alaric.

Liora memukul dada Alaric yang dibalas tawa oleh sang pria.

"Jujur aku masih belum terbiasa dengan perubahanmu ini," ucap Alaric seraya mengelus punggung Liora.

Liora menatapnya lembut. "Tidak suka?"

Alaric menggeleng pelan. "Suka. Sangat."

Alaric menghela napas, dahinya menyentuh pelipis Liora. "Hanya saja ... aku terbiasa memeluk tubuhmu yang dulu. Sekarang rasanya berbeda. Lebih ..." ia merapatkan pelukannya, "... rapuh. Dan itu membuatku ingin mengurungmu seperti ini di pelukanku setiap saat."

Liora tertawa kecil ketika kedua lengan Alaric melingkar erat di tubuhnya. Pelukan itu terasa lebih dalam, lebih menyeluruh, seolah Alaric benar-benar sedang memastikan bahwa Liora ada di sini, bersamanya.

Alaric menunduk, mencium leher istrinya dengan lembut, bukan ciuman tergesa, melainkan sentuhan penuh rindu yang ditahan terlalu lama. Menikmati aroma selepas mandi sang istri yang ia rindukan selama berbulan-bulan.

"Kau tidak tahu ... setiap hari aku ingin berlari pulang hanya karena merindukanmu," Alaric mengaku.

Liora tersenyum. "Kau pikir hanya kau saja yang rindu?"

Alaric terkekeh rendah. Tangannya bergerak menyusuri sisi tubuh Liora, berhenti di sana tanpa melampaui batas, cukup untuk membuat napas Liora sedikit goyah. Lalu Alaric menyusupkan tangannya ke balik gaun tidur Liora, mengelus paha sang istri.

Wajah Liora memerah.

Alaric melihatnya, dan senyumnya makin dalam.

"Aku harus bersabar. Aku tidak ingin menyakitimu. Tapi wajahmu benar-benar membuatku tidak bisa menahan diriku, Sayang," kata Alaric dengan helaan napas menahan diri.

Liora mengangkat tangannya, mengelus rambut Alaric. "Bagaimana keadaan wilayah timur?"

Pertanyaan itu sedikit memecah suasana, namun tidak menghilangkannya.

"Lebih gila dari yang kita bayangkan," jawab Alaric jujur. "Tapi Kaisar mengambil alih. Caelum akan membentuk unit pertahanan baru. Varkhiel terlalu dekat di timur untuk dibiarkan lengah."

Liora mengangguk, menyerap setiap kata.

Lalu Alaric menatapnya kembali, sorot matanya berubah.

"Sekarang giliranku bertanya," ujar Alaric.

Liora langsung menegang.

"Bagaimana," kata Alaric perlahan, "kau bisa menendang Marquess?"

Liora mengerucutkan bibir dan menjawab, "Dia memegang bahuku tiba-tiba. Di istana setelah aku menemui permaisuri."

Wajah Alaric mengeras seketika. "Dia menyentuhmu?" konfirmasinya.

Liora mengangguk. "Jadi aku spontan menendangnya lalu kabur."

"Di mana kau tendang?" tanya Alaric.

"Tulang keringnya," jawab Liora cepat.

"Seberapa keras?" tanya Alaric kembali.

"Cukup keras kurasa," jawab Liora.

Alaric tersenyum puas. "Bagus. Itu baru istriku. Mungkin lain kali kau bisa menendang di bagian tengah pria."

Liora mendengus kecil. "Kau terlihat terlalu senang aku melakukan kekerasan kepada orang lain."

"Karena itu pria," jawab Alaric tanpa ragu.

Liora terdiam sejenak, lalu berkata, "Besok Permaisuri mengadakan pesta minum teh bersama para sosialita. Aku akan hadir. Kau izinkan?"

Alaric menatapnya lama. "Kau yakin akan datang?"

"Aku tidak takut lagi dengan segala cacian mereka," jawab Liora mantap. "Kau lihat secantik apa aku sekarang."

Alaric tertawa kecil atas kepercayaan diri istrinya ini lalu berkata, "Kalau begitu datanglah. Dan jangan lupa berikan mereka rasa racun yang pernah mereka berikan padamu. Pakai perhiasan dan gaun terbaik, percantik dirimu. Banggakan kau adalah Duchess-ku."

Liora tersenyum lebar lalu mencium pipi Alaric, "Akan aku lakukan. Aku akan menunjukan siapa istri Duke Alaric Ravens yang dulu sering mereka rendahkan."

Alaric memeluknya erat, lalu mencium Liora dengan dalam, bukan tergesa, bukan kasar, tapi penuh kepemilikan dan rindu yang akhirnya menemukan rumahnya kembali.

Liora menikmati lumayan sang suami di bibirnya. Tak pernah merasa semendebarkan ini ketika Alaric menyentuhnya.

Alaric memindahkan Liora ke atas ranjang dengan hati-hati, merendahkan tubuhnya hingga wajah mereka sejajar.

"Aku mungkin tidak bisa menahan diriku malam ini. Kau keberatan?" izin Alaric.

Liora menggeleng.

Mendapatkan izin seperti itu jelas membuat Alaric lepas kendali.

Dan malam pun menutup pintu rapat-rapat bagi dunia luar.

Rindu yang tertahan berbulan-bulan akhirnya menemukan pelampiasan, bukan dalam kata, tapi dalam kehadiran, dalam keheningan yang penuh makna.

Malam menjadi saksi.

Bahwa bagi Alaric Ravens, tidak pernah ada, dan tidak akan pernah ada ... wanita lain selain Liora.

1
Atik Kiswati
udah tamat aja nih.....
Nor Azlin
cerita tentang papa mama nya sudah tamat dengan ending nya yang penuh suka duka & bahagia yah aku sangat puas hati lah thor sukses buat mu yah sampai ketemu di lanjutan nya yah 😂😂
Archiemorarty: Makasih udah baca ceritanya kak, happy reading di sequel selanjutnya 🥰
total 1 replies
Alfia Amira
butuh kretek kyk nya si liola nih 😁😁
trueNetizen
suka sekali dengan cerita ini
Alfia Amira
panas lah kalo matahari nya dua kali lipat 🤭🤭🤭
Nor Azlin
thor penasaran ni kok ibu nya si Arron tidak ada bersama mereka yah ...apa dia sudah meninggal atau dia memang tidak dapat ikut yah🤔🤔🤔lanjutkan thor
Archiemorarty: Emaknya Aaron ada kok, nanti bakal ketemu di sequel 🤭
total 1 replies
Dian
lanjutt
Lusianina
akhirnya yg ditunggu2 OMG SO EXCITED!!!!😱😱😱
Nor Azlin
Alhamdulillah syukur akhirnya twins lahir ke dunia ini bertemu sama kakak Rowan nya sama anggota keluarga yang lain ... welcome baby twins semoga kalian berdua setangguh daddy mommy kalian yah jadilah anak2 yang berbakti pada kedua orang tua kalian begitu juga sama negara ... lanjutkan thor
Nor Azlin
🤣🤣🤣🤣betul sekali tu yang ngidam itu bukan Liora kan tapi si Alaric nya tu 😂😂😂kasihan sekali si Gideon nya tu sebut aja anak dalam perut Liora pasti Gideon pasti melunak kan hanya demi bayi si Liora aja tu 😆😆😆semoga senyuman juga keceriaan pada keluarga mereka berpanjangan yah ...lanjutkan thor
Nor Azlin
sudah pasti lah kakak kandung nya mereka tiga bersaudara kan thor ...nah kerana mereka bersaudara lah hukuman nya Liora di kasih liburan ke utara tempat kelahiran mereka Alias kampung halaman mereka bukan...seperti nya Liora sangat di sayangi dalam keluarga Alaric yah ...semoga Alaric bisa memburu Monster yang lain nya agar kehidupan keluarga kecil nya bisa hidup damai yah 😂😂😂selamat berburu Duke...lanjutkan thor
Archiemorarty: Gimana gx disayang, dia udah ngelametin Alaric, keluarganya, satu kerajaan. pasti disayang dia 🤭
total 1 replies
Cicih Sophiana
suami idaman hanya memuja satu wanita yaitu istri nya...🥰😍😍
Archiemorarty: Benar sekali 🤭
total 1 replies
Ani Susanti
cembokur
Nor Azlin
sudah aku katakan yah mereka akan mendapat anak selepas perang habis 😂😂🤣🤣tebakan aku benar deh ...semoga bahagia selalu yah Alaric Liora nya & tidak sabar mau ketemu sama Pangeran kecil sama Puteri kecil yah ...lanjutkan rhor
Archiemorarty: Siap siap ketemu para pembuat onar cadel ya 🤭
total 1 replies
Nor Azlin
nah itu yang membuat ceritanya si author menjadi seru & menantang untuk di baca yah😂😂😂bayangkan aja membaca nya dengan dada berdebar-debar juga emosi yang ketakutan kayak kita nonton filem lah di tv gitu 😂😂😂menyenangkan sekali lho aku suka thor tidak bosan jadi nya aku terhibur banget deh...semoga selepas pulang dari medan perang ini khabar gembira menyusul Alaric sama Liora nya bahawa Alaric junior sama Liora junior udah ada di dalam perut nya Liora yah ...aku rasa kan iya deh si Liora hamil kerana wajah sama pipi nya udah gembul kembali tu 😂😂😂 lanjutkan thor
Archiemorarty: Hahaha... tenang tenang...para bocil bakal hadir nanti 🤭
total 1 replies
Cicih Sophiana
berbuat apa Marquess sampai di tendang Liora...
Cicih Sophiana
mungkin Lilola kurus krn gak ada yg ngasih makan Duke... kasian😪
Cicih Sophiana
semoga Alaric pulang dengan sehat...
Cicih Sophiana
Alaric pasti selamat krn kan semangat untuk Lilola nya tercinta...
ͩ☠ᵏᵋᶜᶟ⏤͟͟͞R•Dee OFF💕
wkwwkkwk... klu udh Kaisar yg manggil hrs patuh yaa hahahaha
Terselamatkan krn ada Gideon 🤭🤭🤭😀
ͩ☠ᵏᵋᶜᶟ⏤͟͟͞R•Dee OFF💕: hahaha oh iyaa 🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!