NovelToon NovelToon
Pembalasan Sang Narapidana

Pembalasan Sang Narapidana

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Anak Lelaki/Pria Miskin / Gangster / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: ilham risa

🏆Juara Satu Fiksi Modern Jalur Kreatif


Bagaimana jadinya, jika seorang pemuda yang baru berusia 18 tahun, harus di penjara hingga 12 tahun lamanya?


Padahal pemuda itu tidak pernah melakukan kesalahan seperti yang dituduhkan kepada orang orang yang menuduhnya. Dia di Fitnah saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas. Atas kasus pembunuhan seorang pemuda yang tak lain adalah teman satu kelasnya.




Lalu apa yang selanjutnya pria bernama Jo itu lakukan? Setelah dinyatakan bebas dari hukuman yang dia jalani? Mampukah Jo menemukan para dalang yang sudah memfitnah nya dengan sangat keji?



Dan nilah perjuangan Jo.Yang Dinobatkan sebagai seorang mantan Narapidana yang melekat sampai akhir hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilham risa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jo Bermain Cepat

"Sekarang juga! Antarkan aku ke tempat lokasi pembangunan perusahaan!" Jo menatap Clara tajam. sambil memerintah kepada asisten barunya itu.

Jo terpaksa bersikap dingin kepada wanita yang dia cintai, karena saat ini para musuh sedang mengincar dirinya.

Mike baru saja memberikan kabar kepada Mario. Dan Mike mengingatkan kepada Bos nya, jangan sampai identitas bos nya yang sebenarnya terbongkar oleh siapapun dulu.

Sebab, jika hal itu terjadi maka rencana pembalasan dendam akan hancur sebelum mereka jalankan. Lalu Clara dengan langkah malas menarik tangan Nadia guna mengajak Jo berjalan menuju ke lokasi tanah yang sudah dia beli.

Di dalam hatinya, Clara bergumam. Bagaimana mungkin Jo yang saat ini dia lihat, dan Jo yang dulu dia sukai memiliki sikap dingin yang sama sama menyeramkan.

"Tidak! Walaupun mereka sama sama dingin. Tapi mereka berdua tetap saja berbeda. Jo ku tidak menyeramkan seperti dia. Sedangkan dia! Benar benar sangat mengerikan." batin Clara di dalam hatinya.

Jo, Mario dan beberapa para bodyguard serta perangkat desa mengikuti langkah kaki Clara dan juga Nadia. Entah mengapa, pria itu menginginkan agar Clara mengantarkannya ke tempat lahan yang akan dibangun perusahaan. Padahal ada pak kepala Desa yang berdiri di dekat dirinya.

Hingga tak lama berselang, mereka semua sudah tiba di sebuah hamparan tanah Luas yang ditumbuhi oleh rerumputan dan juga pohon pohon yang tidak terlalu tinggi. Jo tersenyum tipis melihat wilayah tersebut.

Akhirnya dia bisa membangun perusahaan seperti yang diinginkan oleh paman Pablo. Sebenarnya, sebelum keluar dari penjara. Pablo sempat berpesan kepada Jo. Agar dirinya menjadi pengusaha sukses. Sebab itu adalah jalan paling cepat untuk bisa menjadi seorang penguasa.

Dengan menjadi pengusaha. Jo dapat menjadi raja bisnis di seluruh dunia, dan dia juga mampu mengendalikan siapapun yang dia inginkan.

Dan Pablo tidak menginginkan Jo menjadi penjahat seperti dirinya, yang bekerja di dunia bawah, Pablo ingin, Jo membawa pengaruh positif untuk Mafia Dragon kedepannya. Dengan memberikan pekerjaan layak dan menolong antar sesama manusia yang membutuhkan.

"Lihatlah Paman! Sekarang keinginan mu akan segera aku wujudkan. Aku akan membuat perusahaan besar di tempat ini. Yang akan berjalan di bidang batu bara serta pertambangan. Dan setelah perusahaan ku berjalan sukses, aku akan membuka perusahaan yang lainnya lagi.. Sampai akhirnya, aku dapat merebut kembali perusahaan Senjata mu yang sudah direbut oleh para musuh mu. Aku tidak akan mengecewakan mu paman. Aku bersumpah!" gumam Jo tersenyum penuh keyakinan.

Lalu salah satu perangkat desa yang memegang data data dari tanah tersebut, mulai menjelaskan kepada Jo, letak ukuran dan strategis yang ada di wilayah itu.

Jo pun mengangguk mengerti, hingga tatapan matanya, tanpa sengaja mengarah kearah Clara dan Nadia yang sedang tertawa bersama.

Di dalam hatinya, Jo ikut tersenyum. Akhirnya adik yang sangat dia sayangi bisa tumbuh dengan sehat dan cantik, tanpa mengalami syok akibat kejadian puluhan tahun yang lalu.

Dan itu semua sudah pasti, karena peran Clara yang sudi menemani adik nya Nadia.

Hembusan angin sepoi sepoi menerpa mereka semua, membuat tubuh serasa segar dan juga rileks. Begitu juga dengan Jo, dia tidak henti hentinya memandang kearah Clara. Yang saat ini rambut panjangnya sedang menutupi wajah cantiknya karena terkena hempasan angin.

Jo merasa terkesima. Sungguh perasaannya semakin menjadi. Dan rasa rindunya seakan tidak dapat dia bendung lagi.. Tapi logika Jo tetap menahan agar Jo mau bersabar sampai waktunya tiba.

Lalu dia pun mengeluarkan handphone miliknya, menulis pesan kepada Mike yang masih berada di kandang musuh.

"Aku tidak bisa menunggu terlalu lama. Mereka semua harus segera dihancurkan." gumam Jo di dalam hatinya.

"Mike! Segera retas seluruh data perusahaan milik Marvel. Dan kirimkan kepada ku. Nanti malam, aku yang akan menghancurkan seluruh data perusahaan miliknya." tulis Jo di dalam pesan tersebut.

"Baik bos. Beberapa anak buah ku, telah menaruh alat penyadap di ruangan kerja milik Marvel. Saya akan segera melakukan perintah dari bos." balas Mike di dalam pesan.

Jo tersenyum menyeringai. Setelah itu, mereka pun kembali pergi meninggalkan tempat itu.

Jo telah menyuruh pak Kepala Desa untuk mencari tukang bangunan yang profesional di kampung miliknya. Sedangkan konsultan dan juga Arsitek pembangunan telah disiapkan oleh Mario.

Besok seluruh material sudah bisa dibeli. Dan Jo benar-benar membuka lapangan kerja untuk seluruh rakyat yang membutuhkan pekerjaan.

Kini Jo berencana ingin singgah ke rumah Asisten baru nya, Clara yang mendengar perkataan Jo pun menjadi terkejut. Mengapa juga seorang bos harus mampir ke rumah anak buahnya.

"Tuan! Tapi apakah tidak lucu? Kenapa tuan mau mampir kerumah saya?" tanya Clara menatap penasaran.

"Iya, itu saya lakukan agar saya dapat mengenal kamu dengan baik. Jangan sampai setelah kamu menjadi Asisten pribadi saya di kampung ini, dan kamu memegang berkas berkas penting milik saya, kamu nya malah kabur meninggalkan kampung ini. Jadi sebelum itu terjadi, saya harus mengenal siapa keluarga kamu yang ada di kampung ini." jelas Jo membuat Clara menjadi terdiam.

Pak Kades yang mendengar perkataan Jo pun menjadi tersenyum, lalu pak kades menawarkan diri untuk mengantarkan Jo.

"Tuan! Kalau begitu mari saya saja yang mengantarkan tuan. Saya akan memperkenalkan tuan kepada pak Imran dan juga ibu Siti, selaku paman dan bibi nya nona Clara."

"Baik.Terimakasih pak Kades. Ayo masuklah ke dalam mobil saya." ajak Jo sambil tersenyum miring kearah Clara.

Melihat senyuman itu, Clara menjadi bertambah kesal. Ternyata ketampanan yang pemuda itu miliki, menyimpan sikap yang sangat menjengkelkan.

"Lihat Nadia! Wajahnya saja yang hampir mirip dengan kakakmu. Tapi tidak dengan sikapnya. Pria itu benar benar menjengkelkan!" maki Clara membuat Nadia tersenyum.

"Ya sudah, ayo kita pulang kak, jangan sampai pengusaha itu berbicara yang bukan bukan kepada bapak dan ibu."

"Kau benar Nadia.. Ayo kita segera pulang." ajak Clara menyetujui perkataan Nadia.

Mereka pun berlari mengejar mobil milik Jo yang sudah melaju dengan kecepatan sedang, Meninggalkan Yati yang baru saja tiba di depan kantor kepala Desa.

"Clara! Nadia! Kok aku di tinggal lagi sih! Gini. banget punya badan gendut." omel Yati dengan nafas ngos ngosan

1
MRYSS
bukanya lari mlh nangis g jlss kock bngt kek boch sd pinter tapih otak g di pake
Rajo kaciak
mantaaap
Rajo kaciak
nah ,,selamat jo
Rajo kaciak
harapan nya ,Jo jujur pada keluarga nya
Ilham Risa: hai kak, mampir yuk ke novel baru aku "Pembalasan Pemuda Yang Disingkirkan" terimakasih 🙏
total 1 replies
Salmi Akhyar
sangat bagus
Anonim
Luar biasa
guntur moch
AUTHOR ANDA BELUM LAYAK BUAT CERITA DGN ALUR MAFIA,KOK MAFIA AMATIRAN GITU CARA MEMBUNUHNYA GAK HALUS DAN RAPIH INI MAH TERANG-TERANGAN DI KANTOR
guntur moch
Apa Susahnya ngomong Berlima di Rumah Rahasiakan Kepada Mereka,Ini Terlalu NOVEL KALAU ALURNYA BEGINI
guntur moch
Sejak Kapan di Bogor ada Cadangan Batu Bara
guntur moch
terus Ortunya si Clara gimana
Leson Shop
author kampreeeeeeetttt... klo mo komentar dalam tulisanmu sendiri pakai BOLD teks... agar beda dengan kata2 lain,,, asal aj nulis d dalam cerita loe
Oom Iin
pakai topeng tp msih bisa meludah berarti topeng zorro
Oom Iin
seperti cerita novel2x yg lainnya,yg membuat cerita tersebut membingungkan yg lama kelamaan jdi bosan baca nya,krn bakal byk kejadian yang tidak masuk di akal pembaca
Rajo kaciak: benar , apasalah nya jujur pada anggota keluarga sendiri ,
total 1 replies
ibnu zaenal
Luar biasa
dua putri ...
semangat truss thorr karyamuu bguss bgdd
Nur hayati
yg jomblo suruh minggir😄😄😄
Nur hayati
episode mengandung bawang 😭
Inongsuzzana
Ampe nangis baca ini air mata meleleh aj
Mamat Stone
Cumi-cumi ikan beletok pasti mereka merasa tiktok /Tongue/
Ilham Risa: Halo kak, mampir yuk ke novel baru aku "Pembalasan Pemuda Yang Disingkirkan" terimakasih 🙏
total 1 replies
Mamat Stone
/Smirk//Good/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!