NovelToon NovelToon
Mahligai Impian

Mahligai Impian

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Persahabatan / Angst / Tamat
Popularitas:5.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Desy Puspita

"Seiman, aku ingin seperti Mama yang cium tangan Papa di sepertiga malam sambil pakai mukena ... belajar ngaji selepas Isya dan berdiri berdampingan di Jabal Rahmah." - Zavia

Menjadi pasangan seorang Azkayra Zavia Qirany adalah impian seorang Renaga Anderson. Namun di sisi lain, sepasang mata yang selalu menatapnya penuh cinta justru menjadikan Renaga sebagai cita-cita, Giska Anamary.

Mampukah mereka merajut benang kusut itu? Hati mana yang harus berkorban? Dongeng siapa yang akan menjadi kenyataan? Giska yang terang-terangan atau Zavia yang mencintai dalam diam.

Follow ig : Desh_puspita


Plagiat dan pencotek jauh-jauh!! Ingat Azab, terutama konten penulis gamau mikir dan kreator YouTube yang gamodal (Maling naskah, dikasih suara lalu up seolah ini karyanya)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desy Puspita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33 - Dia Selemah Itu

Dentuman terdengar keras, klakson kendaraan bersahutan bersamaan dengan jeritan seorang wanita yang histeris melihat kejadian di depan matanya. Seketika, lalu lalang kendaraan berubah padat bahkan sulit untuk bergerak. Mendung pagi ini ternyata sebuah pertanda buruk, ibu kota akan menangis sebentar lagi.

Langkah kaki Giska terhenti, dia suara yang tadi memanggilnya tidak lagi terdengar. Jantungnya berdegub dua kali lebih cepat, hanya karena amarah Giska melupakan fakta bahwa Zavia tidak bisa menyebrang di jalan raya.

"Zavia?"

Lutut Giska mendadak lemas, wajahnya pucat pasi kala melihat kerumuman di belakangnya. Firasatnya sudah seburuk itu, Giska menghubungi Fabian sebagai pengaduan pertamanya, mana mungkin dia berani mengatakan hal ini pada Renaga.

Sudah pasti, Zavia celaka karenanya. Tidak ada kemungkinan korban lain yang kini tengah bersimbah darah. Giska menerobos kerumuman tersebut, meski sejak dahulu dia paling takut dengan darah dan semacamnya. Kali ini dia sendiri yang memeluk Zavia seraya meraung memanggil nama sahabatnya.

"Zavia, jangan becanda!! Bangun!!"

Giska bahkan melupakan kemarahannya, benci yang dia utarakan terganti dengan rasa bersalah. Tangisan Giska sama sekali tidak membuat Zavia merespon panggilannya, hingga ambulance datang Giska sama sekali tidak melepaskan jemarinya.

"Zavia ... jangan seperti ini, kak Aga semakin membenciku, Zav tolonglah."

Percuma. Mau bagaimanapun Giska memohon, Zavia tidak akan menuruti keinginan Giska seperti dahulu. Dia sedikit pembangkang kali ini, tiba di rumah sakit Giska juga harus bersiap menghadapi amarah Mikhayla.

.

.

Sementara di sisi lain, jauh dari keberadaan Giska. Segenap karyawan dan petinggi Jtc Inc tengah berbahagia menyambut sang pewaris yang sebentar lagi akan dipercaya sebagai pemimpin perusahaan.

Sudah cukup lama Renaga di sini, dia menyesuaikan diri dan lingkungan barunya memaksa Renaga harus menjaga wibawa Justin.

Rahangnya bahkan terasa pegal karena harus mengulas senyum ke banyak pihak. Sejak kecil Renaga tidak ingin membuat Justin kecewa, jelas saja dia harus menjaga sikapnya baik-baik.

"Sudah, Dad?"

"Sebentar, Ga ... temani Daddy di sini beberapa menit lagi."

Jujur saja Renaga agak tidak nyaman, dia tidak mengerti apa yang salah. Hanya saja, sejak tadi dia gelisah dan selalu menatap pergelangan tangan kirinya. Renaga mengatur napasnya, perlahan pria itu menghidupkan ponselnya diam-diam.

Sejak dahulu firasat Renaga tidak pernah salah, baru beberapa menit dia menghidupkan ponselnya mata Renaga dibuat membola kala menyadari puluhan panggilan tak terjawab dari Fabian terpampang jelas di sana.

Tidak hanya selesai di sana, dada Renaga tiba-tiba terhenyak kala melihat pesan singkat dari Fabian. Tanpa pikir panjang dia berdiri dan beranjak pergi, beruntung saja Justin sempat menahan pergelangan tangannya.

"Renaga!! Ada apa denganmu?"

"Aku harus ke rumah sakit, Dad ... Zavia kecelakaan, maaf sekali."

"Apa?"

Mendengar nama Zavia, tidak hanya Renaga yang panik, melainkan Justin juga. Pria itu ikut berlalu pergi hingga membuat orang-orang di sana menatap Justin penuh tanya.

Di antara yang lain, hanya Justin dan Renaga yang terlambat mengetahui hal ini. Keyvan dan Keny sudah berada di rumah sakit saat ini, begitupun dengan Fabian. Mereka bergegas dan meninggalkan perusahaan dengan langkah panjang.

"Daddy saja."

Paham jika putranya tidak mungkin bisa fokus, Justin mengambil alih. Pria itu melaju dengan kecepatan tinggi, dia mengerti bagaimana perasaan Renaga kala seorang wanita dalam hidupnya celaka.

"Cepat, Dad."

"Kita sudah cepat, Ga ... tenang sedikit."

.

.

Perjalanan yang seharusnya ditempuh dalam waktu tiga puluh menit mampu Justin tuntaskan hanya sepuluh menit saja. Keduanya bergegas melangkah dan mencari keberadaan pihak keluarga lainnya.

Beberapa jam lalu Zavia baik-baik saja, dia juga sudah berada di rumah sakit. Jelas saja penyebab Zavia yang kecelakaan di jalan yang cukup jauh dari rumah sakit menjadi tanda tanya bagi Renaga.

Tatapannya fokus ke depan, di sana Fabian dan Giska duduk berdekatan. Kedua orangtua Zavia berada di sana, tidak terkecuali Keny juga. Belum sempat bertanya bagaimana kronologinya, Giska menghambur ke pelukan Renaga dan meminta maaf dalam tangisnya.

"Giska kenapa? Katakan dengan jelas," titah Renaga berusaha menelaah ucapan Giska yang sedikit membuat amarahnya kian membuncah.

Pengakuan jika Giska yang meminta Zavia menemuinya di luar membuat emosi Renaga membuncah. Terlebih lagi, dia yang mendengar jika Giska meninggalkan Zavia begitu saja padahal mereka tahu sendiri kelemahan wanita itu sejak remaja.

"Giska!! Lepaskan!!" sentak Renaga dengan dada yang kini naik turun, dalam keadaan panik dia justru mendengar pengakuan Giska semacam ini.

"Maaf, aku tidak tahu kalau dia nekat mengejarku, Kak sumpah!!" teriak Giska dengan tangis yang kini kian menjadi, dia akui memang salah dan memang sebab utama Zavia terbaring lemah adalah dirinya.

"Diam!! I hate you!! Harus berapa kali aku katakan padamu, aku benar-benar membencimu!! Lihat apa yang terjadi, jika sampai calon istriku celaka bagaimana?!" Renaga menekan kalimatnya, berharap telinga Giska berfungsi dengan benar.

"Tidak perlu dipertegas, Kak!!"

"Apa yang kamu inginkan sebenarnya? Sejak kecil kehadiranmu hanya menyiksaku!! Bahkan ketika aku hampir menemukan kebahagiaan, kamu membuatnya celaka, hatimu dimana?!!" Suara Renaga bahkan terdengar serak, matanya kini membasah dan untuk pertama kalinya Renaga meneteskan air mata di hadapan semua orang.

Dia menjelaskan betapa tersiksanya menjadi seorang Renaga. Fabian hanya tertunduk lesu dan enggan ikut campur, sementara Keny menatap ke lain arah sembari meratapi kebodohan putrinya.

"Ga sudah, jangan menyalahkan Giska ... untuk sekarang kita hanya bisa menunggu, tahan amarahmu," tutur Justin menarik putranya agar sedikit menjauh dari Giska yang secara nyata mengakui kesalahannya.

"Tidak bisa, Dad ... Zaviaku celaka karena dia, apa mungkin aku bisa terima begitu saja."

.

.

- To Be Continue -

1
Mei Saroha
hasil keny Sonya ya jadi begini deh
Ayu Rinjani
kalau jodoh d tangan author apapuun jd indah dn berkesan..😍
Rosni Hasan
karyamu sangat aq suka thor ...pertama yg aq bc kisah hudzai...ternyata masih banyak karyawan klan megantara...akhirnya aq bc secara urut...bagus semua karyawan thor ..smg sukses
Ani Kurniati
bagus
Falach Abdillah
Alhamdulillah akhirnya KENI dapat mantu konglomerat juga , kasihan Giska ... meskipun cuma cerita tp xesel banget jadi Giska , akhirxa Keny dapat mantu yg bisa d banggakan sama sahabatxa , kasihan bacaxa ,,,,, makasih thooor udah xiapin jodoh yg perfect untuk giska
Alfi Alfi
Luar biasa
Alfi Alfi
Lumayan
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
🤣🤣🤣
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
Ooo udah tau ya
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
lahhhhhh
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
sudah kudugongggg
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
wah dah lama berarti.
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
emang turunan kayla😜
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
kamu mencurigakan opa 🤣
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
ya iyalah, cuma lu yg anaknya ampe 5 dan mau nambah lagi.
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
azka, astaga kenapa mikir kesana coba
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
wohhhh 👍👍👍
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
rosela giska rosela 🤣
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
whahahahahhaha👍
sukensri hardiati
doa di sepertiga malamku...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!