NovelToon NovelToon
Mawar Yang Tersisih Kan

Mawar Yang Tersisih Kan

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Saudara palsu / Mengubah Takdir
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Mawar adalah anak ke 2 yang di paksa harus selalu mengalah dengan adik nya, Mawar di bedakan oleh ibu nya.

Mawar harus selalu mengalah demi sang adik, Mawar di perlakukan seperti anak tiri. Penderitaan Mawar semakin pedih saat ayah nya meninggal dunia, sikap ibu nya semakin menjadi terhadap diri nya.

Untung saja kakak laki - laki Mawar bisa melindungi diri nya, sebagai sang kakak dia tidak rela melihat penderitaan sang adik.

Sang kakak bahkan rela menolak beasiswa nya di sebuah universitas ternama karena dia tidak ingin meninggal kan Mawar sendirian.

Ikuti kisah Mawar dalam mengarungi kehidupan di bawah tekanan sang ibu dab juga adik nya, bisa kah ibu nya Mawar menyayangi Mawar seperti dia menyayangi putri bungsu nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

Waktu terus berlalu dan kehidupan Mawar tidak ada yang berubah, Bu Munah tetap memperlakukan Mawar dengan buruk. Sementara Indah tetap menjadi putri kesayangan bu Munah.

Tidak terasa beberapa bulan lagi Mawar akan segera lulus SMA dan Indah akan lulus SMP. Mawar tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik jelita, kecantikan yang di miliki Mawar membuat dia menjadi pujian orang satu kampung nya.

Tentu saja hal itu membuat Indah semakin kesal dan membenci Mawar, setiap hari Indah kerja nya cuma bersolek saja tapi tetap saja tidak bisa menandingi kecantikan sang kakak.

Mawar tidak pernah tersentuh produk kecantikan modern, berbeda dengan Indah yang setiap hari nya berkutat dengan berbagai macam skincare dan body care. Bu Munah sampai kelimpungan menuruti keinginan sang anak, rasa iri dan dengki yang di miliki oleh Indah terhadap Mawar membuat nya ingin mengalah kan Mawar.

"Mawar, setelah lulus nanti kamu mau melanjutkan pendidikan di mana?" Tanya Hesti pada Mawar.

"Aku mau kerja aja Hes!" Jawab Mawar sambil tersenyum.

"Sayang sekali Mawar kalau kau hanya sebatas SMA saja, kamu kan anak yang pintar. Beda dengan ku yang telmi ini!" Ujar Hesti lagi.

"Dari mana aku dapat uang untuk biaya nya Hes, beda sama kamu yang orang tua nya masih lengkap!" Mawar sadar diri dengan keadaan nya.

"Tapi kan kamu bisa ambil jalur beasiswa Mawar, kamu kan anak yang pintar. Aku yakin kamu pasti bisa mendapat kan beasiswa full dari jalur prestasi!" Hesti tahu seperti apa kemampuan yang di miliki oleh Mawar.

"Aku gak berniat untuk menerus kan pendidikan ku Hes, aku mah kerja aja setelah aku lulus SMA!" Ujar Mawar dengan mantap.

"Aku berencana mau ambil jurusan kebidanan!" Hesti memberi tahu rencana nya.

"Wah, bagus itu Hes. Aku dukung kamu!" Mawar memberi semangat pada sahabat nya.

"Makasih ya Mawar, semoga kamu segera mendapat kan pekerjaan ya setelah lulus nanti dan semoga kamu segera mendapat kan kebahagiaan mu Mawar!" Hesti ikut mendoakan kebaikan untuk Mawar.

"Amiiin, makasih ya Hes!" Mawar mengamini doa tulus dari sahabat nya.

Mawar bertahan hanya karena dukungan dari sang kakak, jika saja tidak ada Farhan mungkin saja Mawar sudah tidak ada di dunia ini. Mawar sendiri tidak ingin menyusahkan kakak nya lebih lama, Mawar ingin mandiri di atas kaki nya sendiri.

Itu lah sebab nya Mawar ingin bekerja saja setelah dia lulus sekolah, Mawar ingin segera pergi dari rumah yang sudah seperti neraka bagi nya. Semenjak kejadian Mawar yang ingin bunuh diri itu, Mawar lebih banyak diam dan tidak pernah berbicara pada siapa pun di rumah nya. Palingan dia bicara dengan Farhan dan itu pun jika Farhan yang mengajak nya berbicara.

******

Tidak terasa kini Mawar sudah lulus SMA dengan mendapat kan nilai tertinggi dan sebagai lulusan terbaik di sekolah nya. Tidak hanya itu, Mawar pun mendapat kan beasiswa full dari beberpa perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi Swasta di beberapa kota besar.

Tapi Mawar menolak semua itu, karena tekad Mawar hanya satu yaitu ingin bekerja dan tidak mau lagi membebani sang kakak. Mawar kasihan melihat kakak nya bekerja keras siang dan malam untuk memenuhi kebutuhan keluarga nya.

"Mawar, bagai mana dengan ketulusan nya?" Tanya Farhan pada adik nya karena dia tahu imi sudah pengumuman.

"Alhamdulillah kak, aku udah lulus sekolah!" Jawab Mawar dengan wajah yang berseri - seri.

"Syukur lah kalau begitu? Lalu apakah kamu mendapat kan beasiswa untuk masuk ke perguruan tinggi?" Tanya Farhan lagi.

"Tidak kak!" Jawab Mawar berbohong.

Mawar sengaja berbohong pada Farhan mengenai beasiswa itu, karena jika sampai Farhan tahu tentang beasiswa itu maka sudah pasti Farhan akan memaksa nya untuk menerima beasiswa itu.

Surat undangan untuk orang tua dalam mengambil pengumuman kelulusan beberapa waktu yang lalu sengaja Mawar sembunyikan dan dia meminta ayah nya Hesti untuk mengambil hasil kelulusan nya. Mawar tidak ingin Farhan tahu jika dia mendapat kan beasiswa di beberapa perguruan tinggi sekaligus.

Jika saat masih sekolah di SMP dulu, pak Harto lah yang akan datang setiap ada undangan wali murid, tapi setelah pak Harto meninggal Mawar selalu menyembunyikan undangan untuk orang tua nya. Karena semua itu percuma saja, Mawar pernah memberikan undangan itu pada ibu nya. Tapi bu Munah menolak nya dan mengatakan bahwa itu tidak penting bagi nya. Semenjak itu Mawar tidak pernah memberitahu kan apapun lagi pada ibu nya.

"Tidak papa Mawar, jangan berkecil hati. Kamu bisa ikut tes untuk masuk perguruan tinggi, kakak yakin kamu pasti lulus!" Ujar Farhan sambil tersenyum.

"Aku tidak mau melanjutkan kemana pun kak, aku mau bekerja saja!" Mawar mengutarakan keinginan nya.

"Tidak Mawar, kamu harus melanjutkan pendidikan mu. Tidak masalah kau tidak mendapat kan beasiswa, kakak akan bekerja keras untuk mencari biaya nya!" Ujar Farhan sambil menatap adik nya dengan serius.

"Kak, biaya untuk kuliah itu besar.Aku juga tidak berniat untuk melanjutkan pendidikan ku lagi, aku cuma mau bekerja saja!" Mawar menolak keinginan kakak nya.

"Tidak Mawar, kau tidak boleh berhenti sampai di sini. Jangan pikir kan biaya nya, urusan mu cuma belajar dan biaya nya menjadi urusan kakak!" Farhan memaksa Mawar untuk tidak berhenti sampai di sini saja.

"Sudah lah Farhan, biar kan saja Mawar bekerja. Lagian kan tahun ini Indah akan masuk SMA, dan biar nanti Indah saja yang kuliah setelah dia lulus SMA!" Bu Munah yang dari tadi mendengar perbincangan antara kedua kakak beradik itu ikut menimpali.

"Tidak bu, Mawar tetap harus melanjutkan kan pendidikan nya. Aku akan bekerja keras untuk itu!" Farhan tetap pada keinginan nya.

"Farhan, kuliah itu butuh waktu yang lama. Sementara 3 tahun lagi Indah akan lulus SMA, saat Indah lulus SMA nanti Mawar masih duduk di bangku kuliah. Hal itu tentu berpengaruh dengan Indah!" Bu Munah berkata lagi.

"Apa maksud ibu?" Tanya Farhan yang tidak mengerti maksud ucapan sang ibu.

"Begini nak maksud ibu, jika Mawar kuliah tentu saja butuh waktu 4 tahun setidak nya hingga jadi sarjana. Sementara Indah, 3 tahun lagi akan lulus SMA. Indah juga akan kuliah, jadi biaya akan sangat besar jika Mawar masih kuliah!" Jelas bu Munah pada putra sulung nya.

"Bu, aku akan bertanggung jawab dengan semua pendidikan Mawar hingga dia menjadi Sarjana, tapi untuk Indah aku tidak bisa janji bu!" Ujar Farhan dengan tatapan datar.

"Apa maksud kamu nak? Indah itu adik mu juga, pendidikan nya lebih penting dari pada Mawar!" Bu Munah tidak terima dengan ucapan Farhan.

"Bu, sudah berapa banyak uang yang di habis kan Indah habis kan untuk berfoya- foya selama ini. Jika di total kan semua nya, itu sudah lebih dari cukup untuk biaya kuliah nya nanti!" Farhan berkata pada ibu nya.

Bukan nya Farhan tidak tahu, semua uang hasil kerja keras nya yang dia berikan pada ibu nya semua nya habis untuk Indah berfoya - foya. Tapi Farhan diam dan memilih untuk pura- pura tidak tahu akan semua itu, dan bu Munah mendukung apa yang di lakukan oleh Indah selama ini.

1
kalea rizuky
maaf males MC nya glblok
partini
bicara lembut ada maunya,, semoga kena stroke biar tau rasa
Isabela Devi
pada halkan mawar bisa sambil kerja Farhan
Isabela Devi
kasian mawar tp Farhan ingin mawar sukses
Isabela Devi
ibu yg ga punya belas kasih sama anak
Isabela Devi
mawar pergi dari rumah itu mungkin kamu bukan anaknya
Isabela Devi
ibu jahat bangatnya
Isabela Devi
dapat kak yang baik gitu, rasanya senang bangat
Isabela Devi
Farhan ga terimah beasiswa Krn dia mau jaga adiknya, amanah dari papanya sebelum meninggal
Isabela Devi
biasanya anak yang di manja gitu dibtengah jalan sekolahnya ga henar
Isabela Devi
semoga mawar kuat
Isabela Devi
semoga suatu saat mawar mendapatkan kebahagiaan
Isabela Devi
ibu yang py hati emang, apa mawar bukan anak kandung dia ya
kalea rizuky
ibuk gendeng nunggu karma mu
kalea rizuky
mending pergi dr rmh lag
partini
sambil kuliah kan bisa kerja yg online ataupun offline
Dede Azwa
semoga km pergi mawar..dari rumah sendiri tp bagai kan neraka... semoga di luar sana km menjadi orang yg sukses...😭sedih aku thorrr kok ada seorang ibu modelan kaya gitu..😡
Dede Azwa
astagfirullah...itu sich janji edan🤦😡
Dede Azwa
astagfirullah..kok ada ya ibu modelan ke gitu...😡
Korik Kook
kok aneh gak mungkin ibu kandung kelakuannya kyak gitu sama anak sendiri.. klo anak tiri mungkin / hasil perkosaan aneh ceritamu ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!